KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
442 - Penyembunyian (9)


__ADS_3

Itu hanyalah segel penghalang biasa. Mungkin terlihat sederhana, namun karena Lan Guan Zhi yang berkata bahwa dia bisa bertarung tanpa khawatir pada dampak dari serangannya, Bocah Pengemis Gila pun menjadi tidak ragu lagi.


"Aku tidak tahu sekuat apa segel buatanmu, tapi aku percaya padamu Lan'Er Gege. Jadi kau tunggulah sebentar," Bocah Pengemis Gila mengayunkan tongkat bambunya sebelum mulai melesat dengan Tenaga Dalam Udara.


Wang Zhao tetap berdiri di posisinya. Ketika serangan datang, dia menahannya dengan mudah memakai pedang. Hanya saja di detik saat senjatanya berbenturan dengan pusaka lawan, tiba-tiba kekuatan sosok di hadapannya menjadi sangat besar.


!!!


Kekuatan itu bagai hantaman sebuah batu sebesar bukit dan karena posisi Wang Zhao yang tidak stabil, dia pun terpental jauh dan kemudian menghantam pembatas dari segel penghalang Lan Guan Zhi. Saat itu Wang Zhao merasakan sakit dan retak pada bagian organ dalamnya.


Wang Zhao memuntahkan darah, serangan kembali datang dan dengan segera dia pun melesatkan asam miliknya. Kali ini Lan Guan Zhi yang melindungi Bocah Pengemis Gila dengan memakai tekniknya.


Lan Guan Zhi maju dengan Shǎndiàn. Dirinya memang membiarkan Bocah Pengemis Gila melawan Wang Zhao, tetapi bukan berarti dia tidak bisa ikut campur. Biar bagaimanapun dia sudah memutuskan untuk mengalahkan Wang Zhao dan memberinya hukuman yang sepadan dengan kejahatannya selama ini.


Bocah Pengemis Gila sendiri tidak keberatan. Dia dan Lan Guan Zhi bahkan bisa bekerja sama dengan baik. Mereka akhirnya bisa membuat Wang Zhao berada di posisi bertahan.


Wang Zhao mendengus, "Rasanya seperti ini adalah perjuangan terakhir kalian sebelum tiada,"


Wang Zhao mulai mengusap darah di sudut bibirnya dan menyeringai. Dia pun menghilang dan tiba-tiba muncul di depan Bocah Pengemis Gila.


!!!


Pedang milik Wang Zhao dan senjata Bocah Pengemis Gila berbenturan hingga tercipta sebuah angin kejut disertai suara yang keras. Keduanya pun terlibat dalam pertarungan yang sengit dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya.


Hanya saja, kali ini Bocah Pengemis Gila dalam masalah. Dia kaget sebab gerakan Wang Zhao berubah drastis menjadi lebih dominan dengan tangan kiri. Padahal sebelumnya pemuda ini jelas merupakan kultivator pengguna tangan kanan.


Satu perubahan ini saja membuat kekuatan serangan Wang Zhao meningkat drastis. Bocah Pengemis Gila bahkan harus lebih serius dari biasanya. Dia sampai menggunakan setengah dari Tenaga Dalam Berat miliknya untuk menahan serangan Wang Zhao.


Bocah Pengemis Gila masih bisa menghadapi Wang Zhao, tetapi memang jika berhubungan dengan serangan asam---dia tidak punya pilihan selain mempercayakan semuanya pada Lan Guan Zhi.


"Lan'Er Gege. Terima kasih," Bocah Pengemis Gila mengayunkan tongkat miliknya dan dia pun menatap Wang Zhao. Kilat keemasan terlihat pada matanya.


"Aku sebenarnya masih ragu untuk ini. Dia adalah iblis hati anak itu dan tentu saja aku cemas jika sampai membunuh orang ini, maka itu akan berdampak buruk pada Xiao Shuxiang sendiri. Tapi..."


"Dia merupakan sesuatu yang tidak seharusnya ada. Dia mungkin memiliki ikatan denganku di masa lalu, tetapi tidak dalam kehidupan ini."


Bocah Pengemis Gila mengingat ucapan Xiao Shuxiang dan kemudian menarik napas, "Aku akan percaya pada perkataan itu."


!!


Lan Guan Zhi merasakan udara di sekelilingnya berubah. Dia pun menyaksikan tongkat yang dipegang oleh Bocah Pengemis Gila berubah warna menjadi sangat hitam dengan ukiran keemasan berbentuk naga.


Lan Guan Zhi saat itu menyadari bahwa dia sebenarnya belum benar-benar mengenali bagaimana kekuatan sosok seorang Bocah Pengemis Gila.


!!!


*


*

__ADS_1


Di tempat Xiao Shuxiang sekarang ini, situasi yang buruk sedang menimpa lawannya. Meski dia sudah tahu cara mengalahkan Wang Hu Zhuang, tetapi menjalankan rencananya secara langsung bukanlah perkara mudah.


Xiao Shuxiang mengakui kemampuan Wang Hu Zhuang. Ekspresi di wajahnya bahkan terlihat bersemangat, seakan dia melawan sosok yang bisa memicu adrenalinnya sampai di tingkat seperti ini.


"Sudah lama aku tidak merasakannya... Kepuasaan saat menghadapi lawan yang kuat." Xiao Shuxiang menghunuskan pedangnya dan tersenyum. "Yang Mulia Xiao Shuxiang ini pasti akan mengingat namamu,"


"................." Wang Hu Zhuang tetapi tidak bicara sepatah kata pun. Dia kembali melesat dan bertukar serangan dengan Xiao Shuxiang. Keadaan di sekitar tempat mereka bahkan sama sekali tidak layak untuk dijelaskan sebab sudah terlalu parah.


Wang Hu Zhuang memang sangat kuat dan hebat, tetapi jika bertanding soal stamina--Xiao Shuxiang jelas lebih diunggulkan. Pemuda menawan itu merupakan alkemis yang sudah membuat pil-pil hebat. Memiliki modal seperti ini sudah membuat perbedaan besar terlihat di antara mereka.


Napas Wang Hu Zhuang terengah-engah meski sikap dingin dan penuh wibawanya itu masih ada. Dia bahkan terlihat lebih mengagumkan dari caranya mengusap keringat dengan wajah dingin sambil menatap Xiao Shuxiang.


"Jika saja kau bukan musuh, Yang Mulia Xiao Shuxiang ini tidak akan keberatan menjadikan orang sepertimu sebagai teman. Sayang sekali sejak awal, jalan kita sangat berbeda,"


Meskipun sudah membuat banyak kekacauan termasuk menyakiti orang-orang yang dia kenal, Xiao Shuxiang bisa saja memaafkan Wang Hu Zhuang. Bukan naif, tetapi karena pria ini mempunyai teknik yang luar biasa untuk dipelajari.


"Semakin diperhatikan baik-baik, aku makin menginginkan serangan sejenis itu." tatapan mata Xiao Shuxiang menajam dan perlahan segel berbentuk bunga teratai di dahinya mulai terlihat.


Segel tersebut dibuat oleh Bocah Pengemis Gila saat Xiao Shuxiang menghadapi tetua dari Partai Pedang Tengkorak dahulu. Segel ini tidak sama seperti segel lain karena Xiao Shuxiang bisa melonggarkan segel ini sesuka hatinya, termasuk membuat tandanya tidak terlihat.


Sekarang ketika menyaksikan segel dengan pola seperti bunga teratai itu---aura Xiao Shuxiang terasa berbeda. Matanya bahkan berubah warna, campuran antara merah dan hijau dengan pupil yang lebih menakutkan daripada milik Demonic Beast.


!!!


Wang Hu Zhuang terkejut dan buruknya saat menatap Xiao Shuxiang, cahaya di sekitarnya mulai menghilang. Rasanya seperti pergantian siang menjadi malam, tubuhnya bahkan sangat kaku untuk digerakkan.


"Kalaupun orang itu merupakah iblis hatiku, dia tidak akan bisa menggunakan teknik ini. Tidak dengan kebencian sebanyak itu di dalam dirinya,"


Tidak ada ledakan ketika serangan Wang Hu Zhuang mengenai bayang-bayang itu, hanya angin kejut yang besar dan mengganggu penglihatan. Di saat yang sama, serangan mendadak datang dan tidak disadari oleh Wang Hu Zhuang.


Ada lesatan bayang-bayang dan menembus kedua pergelangan Wang Hu Zhuang. Pria itu menahan erangan dan menatap ke depan, tapi yang terlihat di hadapannya hanya kegelapan. Bahkan sosok Xiao Shuxiang pun tidak dilihatnya.


"Kau tahu?"


!!


Sebuah suara tiba-tiba terdengar. Itu adalah suara dari lawan Wang Hu Zhuang. Dia tidak mengetahui keberadaan pemilik suara ini dan juga tidak bisa bergerak sebab bayang-bayang lain kembali menusuk pergelangan kakinya.


Suara itu kembali lagi dan terdengar seakan sangat dekat di telinga Wang Hu Zhuang. Suaranya pelan saat berkata, "Apa kau tahu kenapa nama Xiao Shuxiang di masa lalu seperti kematian bagi mereka?"


Nada suara tersebut menjadi dingin. Suara dengusan terdengar, "Itu karena... Siapa pun yang menyebutnya bisa kuhancurleburkan dengan mudah. Nyawa dan kekuatanmu... Telah menjadi milikku saat kau menyebut nama Yang Mulia ini."


!!!


Rahasia mengerikan dari penggunaan Jurus Kebangkitan Kembali terikat dengan nama Xiao Shuxiang. Bisa dikatakan bahwa dalam penciptaan jurus kebangkitan kembali, Xiao Shuxiang memakai namanya sebagai media. Karena ketika seseorang menyebut, mencari tahu, atau berbicara padanya---maka secara tidak langsung orang itu telah masuk ke dalam lingkup korban untuk jurus kebangkitan kembali.


Sejak awal bangkit dalam tubuh anak kecil dan hidup bersama Yang Hao, Xiao WeiWei, Xiao Lu, bahkan bertemu dengan Yang Shu---Xiao Shuxiang sudah membuat mereka menjadi salah satu dari pengorbanan untuk jurus miliknya. Buruknya, bahkan teman-temannya pun ikut di dalamnya.


Xiao Shuxiang pernah mengatakan dengan yakin bahwa para murid sektenya tidak akan berkhianat dan tidak akan pernah menjadi pengkhianat bukan karena dia percaya pada mereka, tetapi karena nyawa anak-anak itu berada dalam genggamannya.

__ADS_1


Penjelasannya adalah karena meski para murid Sekte Kupu-Kupu tewas, walau tidak di tangan Xiao Shuxiang secara langsung---mereka telah menjadi korban dari Jurus Kebangkitan Kembali. Semakin banyak yang mati, maka akan semakin kuat jurus ini. Dan Xiao Shuxiang bisa menggunakannya kembali di saat yang paling tepat.


"Kau ternyata tidak berubah," Wang Hu Zhuang berbicara untuk pertama kalinya. Suaranya terdengar dingin.


"Hmph, entahlah... Apa kau bisa menebak apa yang kupikirkan?"


"................."


"Tidak? Baiklah. Akan kuberitahu. Aku sedang berpikir tentang bagaimana aku harus membunuhmu,"


!!


Wang Hu Zhuang terkejut saat dadanya ditusuk oleh bayangan hitam dari arah belakang. Rasa sakit seperti terbakar seakan menggerogoti organ dalamnya. Dia sama sekali tidak bisa memberontak.


"Kau memang tidak banyak bicara saat pertarungan denganku tadi. Tapi tanpa kau sadari, kau tersenyum, kan? Itu hal yang wajar." Xiao Shuxiang tiba-tiba muncul tepat di depan lawannya.


Perlahan senyuman terlukis di wajah Xiao Shuxiang. Dia berujar, "Aku tahu. Itu karena yang namanya pertarungan memang bisa membuat orang lebih bergairah,"


Dalam nuansa gelap itu, hanya ada kilatan dari sepasang mata yang menakutkan dan suara daging yang ditusuk serta dikoyak tanpa ampun. Sama sekali tidak terlihat jelas karena kegelapan yang ada.


"Bertarung memang sangat menyenangkan, tetapi dibandingkan hal itu... Melakukan ini jauh lebih mengagumkan. Sudah lama sekali... Aku sangat merindukannya,"


!!!


Xiao Shuxiang tersenyum dan berkata, "Apa tadi kau bilang? Aku tidak berubah? Hmph. Kurasa kau sudah menyelidiki tentangku terlalu banyak. Ini akan menyulitkanku nantinya. Teman-temanku itu... Tidak boleh sampai tahu."


Kegelapan itu menyembunyikan kengerian yang tidak terbayangkan. Tidak terlihat, tetapi suara yang terdengar sudah bukan lagi hal yang dapat dijelaskan. Di waktu yang sama, justru ledakan dahsyat terdengar di tempat lainnya.


Lokasi itu adalah tempat di mana Bocah Pengemis Gila berada. Dia menggunakan Teknik Pernapasan Naga dengan memakai Tenaga Dalam Berat sehingga mampu mendesak lawannya.


Lan Guan Zhi sendiri membantu Bocah Pengemis Gila dengan melakukan serangan terakhir memakai pedang pusakanya, Shǎndiàn.


Mereka sudah bertarung sengit sejauh ini dan telah kehilangan banyak tenaga. Lawan yang mereka hadapi luar biasa tangguh. Sungguh, ini adalah pertarungan paling berat yang pernah dialami baik Bocah Pengemis Gila ataupun Lan Guan Zhi.


Masalahnya. Dalam kondisi dada yang tertusuk pedang Lan Guan Zhi, Wang Zhao justru masih menyeringai dan kemudian buka suara. Warna matanya terlihat sangat hitam.


"Jangan merasa bahwa kalian sudah menang. Ini..... Belum berakhir,"


!!!


"Lan'Er Gege..!" Bocah Pengemis Gila berseru dan langsung menarik Lan Guan Zhi untuk menghindar. Beruntung sebab dia bergerak tepat waktu sehingga Lan Guan Zhi tidak terkena ledakan yang merupakan serangan terakhir dari lawan mereka.


Bocah Pengemis Gila sangat syok. Dia melihat dengan jelas bagaimana Wang Zhao telah meledakkan dirinya sendiri dan dampak dari ledakan itu membuat kawah.


Efek lain dari ledakan dahsyat tersebut adalah angin bercampur cairan asam yang sangat kuat. Syukurlah Lan Guan Zhi dengan cepat membuat segel penghalang yang melindungi dirinya dan Bocah Pengemis Gila dari serangan asam itu.


"Lan'Er Gege!?"


!!

__ADS_1


******


__ADS_2