KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
330 - Xiao Shuxiang (12)


__ADS_3

"Tidak perlu banyak bicara. Kita bunuh mereka semua!"


Seruan itu menjadi awal dari pecahnya perang besar antara para pendekar Kekaisaran Langit Tengah melawan anggota Sekte Lembah Iblis.


Tidak ada dari mereka yang menahan kekuatan, begitu pun dari pihak lawan. Mereka bertarung seolah-olah ini adalah saat yang menentukan bagi kemenangan mereka.


Bocah Pengemis Gila bergidik dan merasa bahwa orang-orang ini sudah tidak waras. Bagaimana mungkin mereka datang dan langsung menyerang begitu saja, bahkan tanpa adanya rencana.


"Mati ... Aku yakin mereka semua pasti akan mati," Bocah Pengemis Gila memeluk erat tongkat bambu miliknya sambil menghindari pertarungan dari para pendekar ini.


Di sisi lain, penampilan Siu Yixin begitu mencuri perhatian dan menjadi target serangan. Dia sampai menghadapi dua orang anggota Sekte Lembah Iblis yang praktik kultivasinya lumayan kuat.


Bocah Pengemis Gila melihat Ling Lang Tian yang sedang menolong salah satu pendekar dan kini terlibat pertarungan sengit dengan mayat hidup bertubuh besar. Kupu-kupu milik Xiao Shuxiang sendiri justru nampak hingga pada mayat kultivator dan seakan menghisap darah serta daging dari kultivator yang tewas itu.


Terkadang, serangga terbang tersebut menghinggapi tubuh mayat hidup yang berhasil ditebas oleh beberapa pendekar, walau dia seakan lebih menyukai tubuh mayat yang masih segar.


Ekspresi wajah Bocah Pengemis Gila terlihat buruk. Melihat tindakan kupu-kupu milik Xiao Shuxiang itu membuatnya merasa bahwa serangga terbang tersebut tidak pandang bulu. Dia hinggap dan menghisap habis daging seseorang tanpa peduli mangsanya itu berasal dari pihak lawan atau bukan.


Bocah Pengemis Gila baru akan buka suara ketika seorang anggota Sekte Lembah Iblis menyerangnya. Dia pun spontan menahan serangan itu dengan tongkat bambunya dan seketika memutar tubuh untuk memberikan sebuah tendangan pada lawannya.


!!


Hanya satu tendangan pada bagian leher lawan dan Bocah Pengemis Gila sudah menumbangkannya begitu saja. Seorang anggota Sekte Lembah Iblis yang melihat itu menggeram marah dan lantas melesat dengan pedang yang terayun kuat.


Bocah Pengemis Gila menghindarinya dan kembali memberi serangan yang langsung menumbangkan lawan. Dia mengembuskan napas dan tindakannya ini membuat terkejut beberapa orang.


"Dia ..."


"Orang itu ... Bagaimana dia bisa melakukannya?"


Tentu saja ini mengejutkan, pasalnya praktik kultivasi anggota Sekte Lembah Iblis yang sedang berhadapan dengan para kultivator tidaklah serendah itu sampai bisa tumbang hanya dalam satu serangan. Apalagi, sosok yang sudah menumbangkan mereka adalah pria dengan riasan aneh di wajahnya.


"Siapa orang itu?"


"Dia terlihat seperti orang konyol, tetapi gaya bertarungnya jelas bukan pemula."


Bocah Pengemis Gila mendengar ada beberapa orang yang membicarakannya. Dia merasa gugup dan sama sekali tidak menyukai ini. Dia bahkan merutuki mereka di dalam hati.

__ADS_1


"Orang-orang ini ... Kenapa mulut mereka lebih cepat bergerak daripada tangan dan kaki? Apa mereka tidak lihat sulitnya kondisi saat ini..!" Bocah Pengemis Gila ingin sekali memarahi para pendekar itu, tetapi sayangnya posisi mereka terlalu jauh dari tempatnya berada sekarang.


Bocah Pengemis Gila tahu bahwa dirinya sedang dibicarakan tentu karena indra pendengarannya begitu tajam. Dia pun sampai bisa mendengar bentakan dari anggota Sekte Lembah Iblis.


"Kurang ajar! Bunuh orang itu!" seorang pria menunjuk Bocah Pengemis Gila dan berseru. Dia seakan memimpin teman-temannya untuk melesat dengan niatan membunuh.


Bocah Pengemis Gila tersentak, dia terlihat takut. Tetapi tingkah semacam ini dengan cepat berubah ketika tongkat bambu miliknya mulai berbenturan dengan senjata lawan. Dia menghadapi mereka semua dan berhasil membuat beberapa tumbang tidak sadarkan diri.


Bocah Pengemis Gila tidak membunuh, berbeda dengan para pendekar lainnya yang sama sekali tidak membiarkan lawan mereka mempunyai kepala yang utuh. Dia bisa saja mengambil nyawa lawan dengan kekuatannya, tetapi Bocah Pengemis Gila tidak mau melakukan hal semacam itu.


Berbeda dengannya, Siu Yixin jelas tidak akan ragu menebas tubuh lawan. Dia saat ini sedang bertarung sengit, suara benturan pedangnya begitu keras dan lebih nyaring dari benturan pedang para pendekar yang lain.


Di saat yang sama, ada banyak ledakan yang mengiringi pertarungan pria dengan penampilan meriah itu. Dia membuat alur pertempuran menjadi lebih cepat dari yang biasanya.


Meski kehadiran Siu Yixin, Ling Lang Tian, dan Bocah Pengemis Gila cukup membantu---tetapi keadaan masih belum terkendali. Buktinya, korban lebih banyak berjatuhan dari sisi aliansi para pendekar.


*


*


Kondisi belum terlalu mengerikan di tempat Bocah Pengemis Gila, tidak sama seperti lingkungan Sekte Lembah Iblis yang ada di Alam Kultivasi Atas saat ini. Di mana para kultivator yang berada di halaman Istana Teratai Hitam terkejut dengan kabut yang tiba-tiba menyelimuti mereka.


Tidak hanya Chu Gu Xiang yang merasa demikian, tetapi juga para kultivator yang lain. Mereka semua sekarang berada di Bentang Alam Mimpi Qiao Nuan dengan posisi yang berbeda-beda satu sama lain.


Di dalam salah satu ruangan harta Istana Teratai Hitam---Xiao Shuxiang terlihat mengerutkan kening saat suara keras yang sebelumnya selalu mengganggu dirinya kini tidak ada lagi. Entah apa yang sedang terjadi di luar sana, tetapi dia yakin suara pertarungan yang tiba-tiba menghilang bukanlah kabar baik.


!!


Baru saja hendak berpikir, Xiao Shuxiang seketika dikejutkan dengan asap tipis yang masuk lewat sela-sela dinding di sekitarnya, termasuk juga di bawah pintu. Tidak butuh waktu lama sampai kondisi di sekitarnya menjadi lain, sangat berbeda dari yang tadi.


"Tempat ini bukankah ..." Xiao Shuxiang berdecak saat mengetahui bahwa dia lagi-lagi masuk ke dalam Bentang Alam Mimpi. Bisa dipastikan dari lingkungan sekitarnya yang entah bagaimana berubah menjadi tempat yang dipenuhi pepohonan.


Raut wajah Xiao Shuxiang terlihat tidak baik. Dia seharusnya menjalankan misi yakni mendapatkan Kitab Pembunuh Matahari, namun kabut ini sudah menjadi penghalang bagi misinya.


"Tidak ada Bocah Pengemis Gila di sini," Xiao Shuxiang mengedarkan pandangan ke sekeliling sebelum menatap kedua tangannya. Dia sama sekali tidak bisa merasakan energi spiritual dan kali ini rasanya seakan energi itu benar-benar menghilang.


"Aku harus mencari cara untuk bisa keluar. Aku tidak suka terperangkap, apalagi sendirian seperti ini. Bagaimana jika ada yang memanggilku tanpa peringatan sama sekali--"

__ADS_1


"Seperti aku misalnya,"


!!!


Xiao Shuxiang terkejut mendengar suara maskulin itu. Dia spontan menoleh dan melihat seorang pria yang tengah bersandar pada sebuah batang pohon. Matanya agak membulat saat mengenali orang ini.


Sosok di hadapan Xiao Shuxiang tidak lain adAlah kultivator yang merupakan leluhur dari Bocah Pengemis Gila. Dia berkedip beberapa kali sebelum mulai berjalan mendekat.


"Anda ... Bagaimana bisa Anda ada di sini?" Xiao Shuxiang jelas saja heran. Dia bicara dengan sopan meski masih cukup kebingungan karena dirinya bertemu orang ini lagi.


Pria dengan penampilan yang begitu maskulin tersebut mengembuskan napas sebelum berkata, "Sama seperti sebelumnya. Roh-ku ditarik ke tempat ini, bahkan tanpa bisa kucegah."


Xiao Shuxiang bernapas pelan dan lantas berkata, "Tapi Bocah Pengemis Gila tidak ada di sini. Bukankah sebelumnya anda bilang bahwa roh anda ditarik kemari karena Teknik Pernapasan Naga milik pria aneh itu? Jadi tentu saja aku sangat penasaran dengan bagaimana anda bisa sampai di tempat ini lagi."


"Siapa namamu?"


"Xiao Shuxiang,"


"Baiklah, Shuxiang. Aku juga memikirkan ini dan menyimpulkan bahwa mungkin saja kau memiliki hubungan dengan orang yang mempunyai tepung beras di wajahnya itu,"


Xiao Shuxiang tersentak, "Hubungan? Aku dan Bocah Pengemis Gila sama sekali tidak sedekat itu. Aku juga paling tidak sudi bila harus menjalin hubungan dengannya,"


"Entahlah, mungkin kalian pernah saling terlibat sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan nyawa atau pernah saling membagi rahasia masing-masing. Ada banyak hal yang bisa membuatmu mempunyai hubungan dengan pria itu dan akhirnya membawaku kemari."


Xiao Shuxiang memperhatikan sosok di hadapannya dengan saksama dan lantas menundukkan sedikit pandangan. Dia ingat tentang identitasnya yang hanya diketahui oleh Bocah Pengemis Gila.


Xiao Shuxiang bernapas pelan, dia tidak mungkin mengatakan segalanya pada orang ini. Bahkan jika sosok di depannya merupakan leluhur dari Bocah Pengemis Gila sekali pun.


"Sebelumnya karena terbatas waktu, aku tidak sempat mengatakan ini. Sekarang apa Anda bisa menjawab pertanyaan dariku?" Xiao Shuxiang menatap pria di hadapannya dan dengan serius berkata, "Ini tentang Iblis Mimpi. Menurut Anda, berapa persen kemungkinan aku bisa menang jika berhadapan dengannya?"


"Kau serius menanyakan itu?"


"Mn, ini yang terpikirkan olehku. Anda bilang bahwa cakupan kekuatan Iblis Mimpi bisa menyelimuti sebuah benua, jadi aku ingin tahu berapa kemungkinan pasti untuk membuatnya kalah."


".................." pria dengan mata berwarna hijau alami itu memperlihatkan pemuda yang berdiri di depannya. Dia pun menyilangkan tangan dan kemudian mulai melangkah. "Ikutlah denganku,"


?!

__ADS_1


Xiao Shuxiang tersentak, namun tetap mengikuti langkah dari sosok leluhur Bocah Pengemis Gila yang misterius ini. Pria yang sudah menciptakan Teknik Pernapasan Naga, Sang Pendekar Naga.


******


__ADS_2