KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
331 - Sosok Yang Luar Biasa


__ADS_3

Xiao Shuxiang melihat cahaya matahari yang menembus melalui sela-sela dedaunan, suasana ini akan sangat menenangkan andai di tidak tahu bahwa ini adalah bagian dari Bentang Alam Mimpi seseorang.


"Kau bertanya tentang seberapa banyak persen kemungkinanmu akan menang melawan Iblis Mimpi, kan? Jujur saja, itu tidak lebih dari 1 %."


Xiao Shuxiang tersentak dan langsung menoleh ke arah pria yang berjalan di sampingnya. Dia tentu saja kaget, matanya bahkan melebar saking tidak percayanya.


Pria dengan mata berwarna hijau alami itu menatap pemuda di dekatnya dan berkata, "Secara teknik ... Iblis Mimpi bukanlah lawanmu. Dia berada di tingkat di mana kau tidak bisa menyamainya,"


"Itu mustahil. Apa serius aku benar-benar tidak punya peluang menang?"


"Mm ... Apa kau bisa mengendalikan dirimu saat sedang bermimpi?" pria itu bertanya dan membuat Xiao Shuxiang kembali tersentak. Dia bisa tahu jawabannya hanya dengan melihat ekspresi pemuda ini.


Pria tersebut menjelaskan, "Pada dasarnya, mimpi adalah sesuatu yang tidak bisa kau kendalikan, ini adalah faktanya. Saat kau sedang bermimpi, seluruh Indramu akan bekerja, kau bahkan bisa merasakan emosi seperti rasa takut dan sebagainya. Namun pada posisi kita yang sekarang ... Tempat ini merupakan mimpi orang lain. Kau tidak boleh sampai melupakan ini,"


Xiao Shuxiang mengangguk pelan, "Aku mengerti. Tapi apa tidak ada yang bisa kulakukan di tempat ini? Aku mungkin bisa mencari sesuatu semacam inti dari mimpi ini lalu menghancurkannya, atau sesuatu yang lain."


"Inti mimpi memang ada. Anggaplah ada lapisan demi lapisan yang menjadi pembatas di tempat ini menuju inti mimpi itu, dan saat ini kita berada di area paling luar. Saat kau berjalan semakin dalam, maka kondisi di sekitarmu akan semakin mencekam dan tentu saja ini akan sangat buruk. Kau tidak akan pernah bisa melangkah lebih dalam,"


"Jadi memang tidak ada hal yang bisa kulakukan?" Xiao Shuxiang mulai cemas dengan keadaannya. Saat ini, dia bahkan tidak bisa mengeluarkan energi spiritual apa pun. Dia benar-benar tidak berdaya.


Pria bermata hijau alami itu menarik napas dan berkata, "Kau memang tidak bisa melakukan apa pun. Satu-satunya yang dapat dilakukan adalah menunggu sampai bentang alam mimpi ini berakhir, tapi ..."


"Iblis Mimpi bisa memanfaatkan kondisi yang sekarang untuk mengambil nyawa orang lain." Xiao Shuxiang berkata, "Aku merasakan firasat tidak baik sebelumnya dan sekarang aku ada di tempat ini. Aku tidak mau membayangkan hal yang bukan-bukan, tetapi ada kemungkinan Iblis Mimpi itu bertarung melawan seseorang dan menggunakan teknik ini untuk membuat musuhnya terperangkap."


"Pemikiranmu luas, memang itu salah satu dari fungsi Bentang Alam Mimpi ini. Mereka yang terperangkap di dalamnya akan mengalami kejadian berbeda-beda, mengerikan atau tidaknya ... Tergantung dari seberapa baik Iblis Mimpi itu pada mereka,"


Xiao Shuxiang tersenyum getir, kata 'baik' yang ditujukan pada Iblis Mimpi tentu mempunyai arti yang lain. Dia pun mengembuskan napas dan menengadah sejenak.



"Oh iya, di mana temanmu yang berwajah tepung beras itu?" pria yang bersama Xiao Shuxiang buka suara kembali.


"Dia pergi ke Alam Kultivasi Bawah, entah apa yang dia lakukan sekarang ini."


"Siapa namanya tadi...?"


"Bocah Pengemis Gila, dia lebih akrab disebut begitu." Xiao Shuxiang tiba-tiba ingat sesuatu dan kemudian menoleh. "Anda pernah mengatakan bahwa Anda ini adalah Pencipta Teknik Pernapasan Naga, jadi seberapa besar teknik itu?"


"Mn? Bukankah kau pernah melihat temanmu menggunakannya? Kau harusnya sudah tahu bagaimana dampak yang bisa dia timbulkan,"


Xiao Shuxiang menggeleng pelan, "Aku tidak pernah melihat Bocah Pengemis Gila benar-benar serius saat sedang bertarung. Jadi aku tidak tahu seberapa kuat Teknik Pernapasan Naga yang dia miliki. Apa sehebat teknik pernapasan Anda?"


"Ha ha ha, tentu saja tidak. Praktiknya masih setingkat belalang sembah. Dia memang lebih kuat darimu, tapi dia masih pemula di mataku."


Xiao Shuxiang berkedip, dia pun spontan protes dengan berkata. "Jika Bocah Pengemis Gila saja masih pemula di matamu, lalu bagaimana denganku? Apa aku terlihat seperti bayi mungil?"


"Kau bayi yang menggemaskan,"


Xiao Shuxiang tercengang, apalagi orang ini benar-benar tertawa dan meledek dirinya. Untung saja dia masih sayang nyawa hingga tidak membentak dan mengatai sosok ini.


!!


Nyawa? Xiao Shuxiang tiba-tiba ingat sesuatu dan kemudian bertanya, "Apa Anda bisa menggunakan kekuatan Anda di tempat ini?"


"Tentu, kenapa? Kau tidak percaya?"


"Lalu kenapa tidak melakukannya sejak tadi?!" Xiao Shuxiang berseru, "Harusnya aku sudah keluar dari tempat ini dari tadi, kan..! Ya ampun,"

__ADS_1


"Shuxiang, bukan begitu cara kerjanya." Pria tersebut berujar, "Aku bisa memakai kekuatanku di tempat ini, tetapi aku tidak bisa mengeluarkanmu. Kau harus keluar dengan caramu sendiri,"


Xiao Shuxiang menatap pria bermata hijau alami di sampingnya dan kemudian mengembuskan napas. Dia berusaha menenangkan diri dan lantas kembali bertanya, "Baiklah. Aku akan bertanya yang lain. Antara Anda dengan Iblis Mimpi, siapa yang lebih kuat?"


"Mn?" pria bermata hijau itu berkedip beberapa kali dan kemudian terbatuk pelan seolah menyadari sesuatu.


Pria bermata hijau itu menggaruk pipinya yang tidak gatal dan bersuara setengah gugup. "Ehm ... Itu ... Kurasa aku--Aduh!"


Dia merintih saat tiba-tiba saja dahinya disentil oleh Xiao Shuxiang. Dirinya jelas sangat terkejut sampai tertegun karenanya.


Xiao Shuxiang meniup rambut poni depannya dan menyilangkan tangan, "Menyebalkan. Apa kau ini sedang mengerjaiku? Kau jelas-jelas lebih kuat dari Iblis Mimpi, tapi kenapa kau berkata seolah bahwa aku ini sudah tidak punya harapan untuk menang ataupun pergi dari tempat ini..! Aah ... Sialan,"


Xiao Shuxiang baru akan merutuk kembali saat dia melihat pandangan pria di sampingnya yang tiba-tiba menggelap. Dia baru sadar dengan tindakannya barusan dan amat sangat terkejut.


"Senior..! Aku minta maaf, sungguh! Aku tidak bermaksud melakukannya," Xiao Shuxiang mengusap-usap pelan dahi subjek di sampingnya, bahkan sampai meniupnya.


Pria bermata hijau alami itu kembali terkejut dengan tindakan yang tiba-tiba ini. Dia yang sebelumnya ingin marah menjadi tertegun dan menatap sosok di hadapannya.


"Senior. Anda baik-baik saja kan? Anda tidak gegar otak, kan? Tanganku ini sangat nakal, ya ampun ... Dahimu sampai merah,"


"Anu ... Shuxiang?"


"Ya? Ada apa?" Xiao Shuxiang terlihat khawatir dan kembali mengusap-usap pelan dahi pria ini sambil meniupnya. Dia baru berhenti ketika kedua tangannya dipegang.


"Kau terlalu dekat denganku, tolong mundur sedikit."


"Oh, maaf. Ini karena aku khawatir pada Anda," Xiao Shuxiang mengambil beberapa langkah dan merasa bahwa kondisi ini sedikit agak canggung.


Pria bermata hijau alami itu mengusap pelan dadanya dan mengembuskan napas, "Kau ini sangat perhatian. Tapi tindakanmu barusan terlalu baik, aku sampai terkejut. Jadi jangan lakukan lagi,"


"Apa kau tidak tahu bahwa kau itu sangat--ehm... Sudahlah. Ayo pergi,"


Xiao Shuxiang berkedip, merasa keheranan dengan tingkah leluhur dari Bocah Pengemis Gila ini. Dia pun mengikuti pria tersebut dan berjalan di sampingnya.


Xiao Shuxiang. "Senior, apa Anda masih marah padaku? Aku benar-benar tidak sengaja. Aku tadi kesal dan tanpa sadar menyakitimu, kau tidak akan marah, kan?"


Pria bermata hijau tersebut mengusap dahinya dan menggeleng pelan, "Aku baik-baik saja. Tindakanmu sejujurnya mengejutkan, tetapi yah ... Bisa dibilang aku akrab dengan perasaan semacam ini."


"Mn? Maksud Senior ... Anda sering kena sentilan?"


"Begitulah, ada seseorang yang juga sangat berani menaruh tangannya ditubuhku. Dia sangat mengesalkan,"


Xiao Shuxiang tersentak dan spontan berkata, "Apa kau juga suka dilecehkan seperti Bocah Pengemis Gila?"


"Apa kau bilang?!"


Xiao Shuxiang terkejut ketika dibentak tiba-tiba. Dia pun mengatupkan bibirnya dan menundukkan pandangan. Suaranya pelan saat berkata, "Aku pikir ... Kau punya hobi unik seperti Bocah Pengemis Gila-"


"Aku ini pria normal, tahu. Aku suka gadis cantik dengan bokong yang indah. Gadis kesukaanku itu adalah makhluk yang sangat mengagumkan,"


Xiao Shuxiang berkedip melihat pria di sampingnya tersenyum dan seakan sedang membayangkan sesuatu. Jika seperti ini, dia merasa bahwa leluhur Bocah Pengemis Gila merupakan manusia yang benar-benar hidup.


Xiao Shuxiang pun berujar, "Ah ... Jadi kau suka perempuan. Aku tadi dengar bahwa ada seseorang yang berani menaruh tangannya di tubuhmu, jadi aku tidak bisa tidak memikirkan hal yang ambigu."


"Ya ampun, aku ini masih sangat waras untuk bisa membedakan mana dada datar berotot dan mana yang dengan lemak empuk. Tapi ... Jika itu kau, mungkin aku bisa mempertimbangkannya."


!!

__ADS_1


Xiao Shuxiang membeku, pandangan matanya menggelap dan ekspresi wajahnya langsung membuat pria di sampingnya tertawa.


"Aku bercanda, hanya bercanda. Kau ini serius sekali,"


"Senior..! Caramu bercanda tidak lucu sama sekali," Xiao Shuxiang mengusap dadanya, dia menggelengkan kepala.


Pria dengan mata berwarna hijau alami itu tersenyum dan kemudian berkata, "Baiklah. Sekarang apa rencanamu? Aku memang bisa menggunakan kekuatanku di tempat ini, tapi seperti yang kukatakan juga---aku tidak bisa mengeluarkanmu,"


Xiao Shuxiang menarik napas pelan, raut wajahnya terlihat serius. "Aku tahu itu, aku hanya berpikir ... Apa Senior bisa membawaku ke pusat dari Bentang Alam Mimpi ini? Atau paling tidak Senior tahu keberadaan dari Iblis Mimpi di tempat ini,"


"Memang apa yang akan kau lakukan?"


"Senior, biar bagaimanapun ... Iblis Mimpi adalah makhluk yang bernyawa, kan?"


"Mn, benar. Tapi kenapa kau bertanya?"


"Setiap makhluk bernyawa pasti memiliki jantung dan darah. Tidak, aku hanya butuh darah untuk bisa membuatnya tidak berdaya."


Pria bermata hijau alami itu menatap subjek di sampingnya dan melihat bagaimana pemuda ini mempunyai aura yang berbeda dari sebelumnya.


Xiao Shuxiang berkata, "Selama ini aku tidak pernah berhadapan secara langsung dengan sosok Iblis Mimpi. Dia hanya memperlihatkan kekuatannya padaku dan seakan menyembunyikan identitasnya. Itu membuatku merasa sangat berhati-hati dan mempunyai perasaan bahwa dia sangat kuat,"


Xiao Shuxiang menatap sosok di sampingnya dan kembali berkata, "Tetapi jika aku bisa berhadapan dengannya seperti ini, bertemu pandang seperti yang kulakukan padamu... Maka mungkin saja aku masih bisa mengubah 1 % keberhasilan itu menjadi lebih tinggi."


"Kau sangat percaya diri. Apa kau memiliki kemampuan untuk itu?"


Xiao Shuxiang tersenyum, "Senior. Aku yakin kau mengetahuinya. Buktinya kau bahkan ingin bantuanku mengalahkan 'Iblis',"


"Aah ... Kau sangat pintar." pria dengan mata berwarna hijau alami itu berdecak dan menggeleng pelan. Dia pun lantas mengajak Xiao Shuxiang ke perbatasan di mana itu merupakan salah satu hal yang perlu dilakukan untuk bisa sampai ke pusat Bentang Alam Mimpi.


"Shuxiang, katakan padaku. Apa teknik terkuatmu?"


"Pengendalian Darah,"


"Waah, kau Monster. Jadi kau bisa mengendalikan makhluk apa pun yang mempunyai darah di dalam tubuhnya, begitu?"


"Tidak juga, bukan begitu cara kerjanya."


"Hei, hei. Apa kau ingat bahwa kau tidak bisa menggunakan energi spiritual? Jadi bagaimana kau bisa memakai teknikmu itu?"


".............." Xiao Shuxiang menatap sosok di hadapannya dan bibirnya tertarik membentuk sebuah seringai. "Kira-kira bagaimana yah ..."


"Kau ... Jangan bilang kau--"


"Ayo, Senior. Saatnya menunjukkan kekuatanmu,"


"Shuxiang, tanganku jangan ditarik. Hei..!"


Meskipun protes, tetapi pria bermata hijau yang merupakan leluhur dari Bocah Pengemis Gila itu tidak menolak saat tangannya dipegang dan ditarik oleh Xiao Shuxiang.


Bahkan hanya dalam waktu singkat, tidak ada kata 'asing' di antara keduanya. Xiao Shuxiang bisa langsung akrab dengan sosok misterius yang baru dia temui. Dilihat dari sudut manapun, kedua orang itu nampak seperti teman baik.


Xiao Shuxiang seperti air, benar-benar bisa menempatkan diri dalam kondisi apa pun dan saat berhadapan dengan siapa pun. Aura maskulin dan penuh wibawa, serta menjadi sosok yang mendominasi dari pria misterius itu bahkan menghilang begitu saja saat di hadapkan dengan sosok seperti Xiao Shuxiang.


Rasanya, Wali Pelindung dari Ling Qing Zhu termasuk teman baik Lan Guan Zhi itu mempunyai kemampuan istimewa yang tidak semua orang miliki. Xiao Shuxiang mudah akrab dengan orang asing dan sampai bisa menjadikan mereka sebagai temannya bahkan sebelum hari berganti. Dia pemuda yang luar biasa.


******

__ADS_1


__ADS_2