![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
"Tuan Xiao?"
Xiao Shuxiang dan Ling Qing Zhu berhenti berjalan saat mereka dihampiri oleh tiga orang murid perempuan Sekte Lautan Awan. Salah satu di antara mereka tidak lain adalah Zhao Lu Si.
"Tuan Xiao...? Nona Ling...?" Zhao Lu Si bersuara pelan dan memandang secara bergantian dua orang di hadapannya sebelum melihat pada tangan yang berpegangan tersebut.
Melihat Zhao Lu Si dan dua orang murid perempuan lainnya seakan menghadang jalan Xiao Shuxiang membuat para murid Sekte Lautan Awan juga ikut mendekat. Yan Tianhen yang baru saja akan melihat kondisi Xiao Shuxiang pun menjadi heran pada kerumunan orang yang dia lihat.
Yan Tianhen berjalan mendekat dan mengerutkan kening ketika tahu bahwa yang sedang dikerumuni oleh para saudara seperguruannya adalah Xiao Shuxiang dan Ling Qing Zhu.
!!
Yan Tianhen tersentak dan berjalan maju. Dia menarik bahu beberapa orang untuk bisa diberi jalan saat tahu bahwa Ling Qing Zhu juga menjadi objek kerumunan.
"Tuan Xiao...? Apa .... Yang kau lakukan ini?" Zhao Lu Si bersuara pelan.
"Maksud Nona?" Xiao Shuxiang tidak mengerti.
"Ehm... Kau dan Nona Ling .... Kalian .... Apa hubungan kalian?"
"Tuan Xiao...?"
Rekan-rekan Zhao Lu Si seperti akan menangis. Mereka baru pertama kali melihat pemuda tampan, penuh pesona dengan wajah yang polos. Bagi mereka, Xiao Shuxiang adalah teratai suci yang masih sangat murni. Mereka jelas sangat mengaguminya. Tetapi apa yang sudah mereka lihat ini?!
"Nona Ling .... Apa dia berusaha merusak kepolosan Tuan Xiao?"
"Aku pikir Nona Ling bukan gadis yang seperti itu. Tapi .... Apa dia juga tertarik pada Tuan Xiao?"
!!
Gadis-gadis itu tersentak. Awalnya mereka pikir bahwa orang seperti Ling Qing Zhu tidak akan tertarik pada sosok seperti Xiao Shuxiang yang praktiknya begitu lemah. Namun rupanya tidak demikian.
Xiao Shuxiang sendiri berkedip. Dia tidak mengerti kenapa tiba-tiba dikerumuni seperti ini oleh banyak orang, tetapi saat dia menoleh dan melihat tatapan mata Kucing Putihnya agak berbeda, dirinya pun mulai tersadar.
Xiao Shuxiang tersenyum dan menatap Zhao Lu Si. Dia pun berkata, "Nona Zhao. Sepertinya aku tidak pernah mengatakan ini, tapi .... Aku sudah menikah. Gadis ini adalah istriku."
Pernyataan Xiao Shuxiang sangatlah mengejutkan. Semuanya langsung ribut termasuk Zhao Lu Si. Yan Tianhen yang mendengarnya pun nampak terbelalak. Mereka langsung menatap dalam ke arah Xiao Shuxiang dan Ling Qing Zhu.
Zhao Lu Si tergagap, "Ap-Kau bilang apa? Ka-kalian suami-istri?"
Xiao Shuxiang mengangguk, "Benar. Apa ada yang salah---"
"Bagaimana kau bisa menikahi Nona Ling Qing Zhu?!" seorang pemuda menyela dan membuat Xiao Shuxiang tersentak.
"Kau adalah pelayan! Tidak mungkin seorang pelayan bisa menikahi gadis seperti Nona Ling!" yang lainnya ikut menambahkan.
Xiao Shuxiang mendengus pelan, "Aku hanya pelayan di Alam Kultivasi Atas, bukan di tempat tinggalku. Kalau bukan karena menyusul istriku kemari, mana mungkin aku mau menjadi pelayan."
!!
"Tapi ...." Zhao Lu Si masih belum mau menerimanya. Dia dan teman-temannya menyelesaikan pelajaran mereka lebih awal agar bisa menemui Xiao Shuxiang, tetapi tidak disangka mereka akan menemui hal ini.
Zhao Lu Si menggumam, "Bagaimana itu bisa terjadi...? Praktik kultivasi kalian berbeda jauh. Keluarga mana yang akan menikahkan putrinya yang berbakat dengan pemuda yang lemah seperti ini?"
Rekan Zhao Lu Si pun berpikir demikian. Bukan hanya dia, tetapi para murid Sekte Lautan Awan yang lain juga memikirkan hal yang sama. Tidak mungkin Ling Qing Zhu menikahi seorang pemuda hanya dengan melihat wajahnya saja.
Seorang gadis tertawa pahit, "Ini pasti karena ada perjodohan atau sejenis itu. Ha ha, pasti begitu. Tuan Xiao, apa kau anak dari saudagar kaya?"
Xiao Shuxiang dengan polos menjawab, "Bukan. Ayahku tidak berdagang. Dia seorang Wali Kota."
Gadis itu tersentak. Zhao Lu Si tidak menyangka hal tersebut dan kemudian bertanya, "Ayahmu seorang Wali Kota? Lalu ibumu?"
"Dia Grand Elder sebuah sekte."
__ADS_1
"Aah ...." Zhao Lu Si kini mengerti. Meski Xiao Shuxiang terlihat seperti pemuda dengan praktik kultivasi yang rendah, tapi ayah dan ibunya berhasil membuat relasi pernikahan dengan keluarga Ling. Zhao Lu Si menganggap Xiao Shuxiang telah memanfaatkan kekuasaan orang tuanya untuk bisa menikahi seorang Ling Qing Zhu.
Yan Tianhen mendengus, nada suaranya terdengar meledek. "Yang punya identitas hanya orang tuanya. Sementara dia sama sekali tidak berguna."
Pemuda yang lainnya ikut bersuara, dia menatap Ling Qing Zhu. "Nona Ling, kau pasti sangat terpaksa menikahi beban sepertinya. Dia hanya memanfaatkan nama keluarganya saja. Pria seperti Xiao Shuxiang tidak seharusnya menjalin hubungan pernikahan denganmu,"
"Itu benar, Nona Ling. Meski kuakui Xiao Shuxiang memiliki wajah yang sangat tampan, tetapi apa gunanya penampilan itu jika dia tidak bisa melindungimu? Dia bahkan lebih buruk dari sampah, sama sekali tidak berguna."
Xiao Shuxiang tidak mengatakan apa pun dan hanya memperhatikan pemuda yang sudah sangat berani mengatainya. Dia benar-benar sedang fokus mengingat wajah pemuda di hadapannya ini dan menyimpan jauh dalam ingatannya.
Ling Qing Zhu sendiri hanya diam dan mengangguk pelan. Entah artinya dia setuju pada ucapan murid Sekte Lautan Awan itu, atau sebagai tanda terima kasih karena telah begitu dipedulikan.
Xiao Shuxiang baru saja akan protes karena Kucing Putihnya tidak membela dirinya saat dia merasakan tangannya digenggam lebih kuat. Dia pun berkedip dan menoleh ke arah Ling Qing Zhu.
"Hei...! Apa yang kalian lakukan dengan berkumpul di sini?"
?!
Zhao Lu Si dan yang lainnya, termasuk Xiao Shuxiang segera menoleh ketika mendengar seruan seseorang. Mereka melihat sosok Liu Wei Lin yang berjalan tenang sambil melambai-lambaikan kipas merahnya.
Senyuman tidak pernah luntur dari wajah Liu Wei Lin. Garis bibir yang tersungging indah itu bahkan kian merekah saat dia berada di antara Ling Qing Zhu dengan Yan Tianhen.
Liu Wei Lin berkata, "Kenapa kalian suka sekali mencampuri urusan orang lain. Tidak ada salahnya jika seorang gadis berpegangan tangan dengan suaminya sendiri, ini hal yang biasa."
Kemampuan yang dimiliki Liu Wei Lin memang cukup hebat. Dia memfokuskan diri atau pun tidak, Liu Wei Lin tetap bisa mendengar suara apa pun dari jarak sejauh sepuluh meter bahkan lebih. Dia jelas mendengar ucapan para murid Sekte Lautan Awan tentang Ling Qing Zhu dengan Xiao Shuxiang.
Yan Tianhen menatap Liu Wei Lin dan berujar ketus. "Sepertinya justru kaulah yang datang kemari dan ikut campur, apa tidak bisa bagimu untuk mengurus diri sendiri?"
"Tentu saja tidak," Liu Wei Lin tersenyum, "Orang yang kau dan kalian semua telah pertanyakan identitasnya adalah belahan jiwaku. Apalagi Nona Ling ini, dia adalah teman baikku. Urusan dengan mereka tentu urusanku juga."
Zhao Lu Si merasa tidak enak dan lantas berkata pelan, "Senior Liu. Maafkan kami, ini semua terjadi karena aku yang sudah menghalangi jalan Tuan Xiao dan Nona Ling. Aku dan teman-temanku terlalu kaget melihat Tuan Xiao bergandengan tangan dengan Nona Ling. Kami tidak bisa menahan rasa penasaran untuk mengetahui hubungan mereka,"
"Sekarang sepertinya sudah jelas, kan?" Liu Wei Lin menutup kipasnya, "Mereka berdua adalah pasangan suami-istri. Entah kalian ingin menerimanya atau tidak, tapi ini adalah faktanya. Benar, kan?"
Xiao Shuxiang melihat lirikan dari Liu Wei Lin dan kemudian mengangguk pelan, dia pun berkata. "Benar. Maaf mengecewakan, tapi aku tidak berniat menyembunyikan ini dari siapa pun. Aku menyukai Kucing Putihku,"
!!
Tidak hanya wajah Xiao Shuxiang yang bagai teratai putih tak bernoda, bahkan sikapnya yang terus terang, lembut dan hangat itu teramat mengagumkan. Belum lagi kesetiaan pemuda ini dan pengakuan yang dia utarakan di depan semua orang, itu sangat menghanyutkan.
"Meskipun praktiknya rendah, tetapi dia tetap hebat di mataku~"
"Tidak hanya tampan. Dia juga murah senyum, ramah, sangat perhatian dan begitu setia~ Benar-benar pemuda polos dan baik hati~ Aku ...."
Teman-teman Zhao Lu Si menahan air mata kekaguman meraka. Gadis-gadis itu seperti sudah jatuh hati pada seorang Xiao Shuxiang meski pemuda tersebut telah dimiliki Ling Qing Zhu.
Bagi mereka, Xiao Shuxiang merupakan pemuda yang sangat sulit ditemukan. Tidak ada orang yang mempunyai pesona seperti ini di sekte mereka, bahkan Liu Wei Lin pun tidak memilikinya.
"Tuan Xiao, meski kau sudah menikah .... Tapi aku tetap menyukaimu~"
Xiao Shuxiang tersenyum, "Terima kasih."
"Aku juga akan tetap suka padamu~ Nona Ling kurasa tidak akan keberatan jika kau punya istri lain~"
Xiao Shuxiang tertawa kecil, "Kucing Putih pasti tidak keberatan, tapi berbeda denganku. Aku sudah jera melakukan prosesi pernikahan, jadi tidak berani lagi melakukan itu untuk yang kedua kalinya."
"Tuan Xiao, kau sangat setia~" gadis itu tersenyum, dia pun menatap Ling Qing Zhu dan berkata. "Nona Ling, aku hanya bercanda. Tolong jangan menganggap ini serius,"
Ling Qing Zhu mengangguk pelan sebagai jawaban. Dia seperti tidak ingin mengucapkan sepatah kata pun, bahkan mengeluarkan gumaman.
Para murid perempuan memang masih menyukai Xiao Shuxiang, tetapi tidak dengan murid laki-laki. Mereka tidak hanya menyayangkan Ling Qing Zhu menikahi pemuda tidak berguna, tetapi juga iri pada Xiao Shuxiang karena telah mendapat istri secantik dan sehebat Ling Qing Zhu.
Yan Tianhen bahkan yakin, keluarga Xiao Shuxiang pasti mengorbankan banyak tenaga dan uang untuk bisa menikahkan putra mereka dengan Ling Qing Zhu. Sudah pasti begitu.
__ADS_1
Beberapa pemuda masih ingin berdebat dan mencoba mempengaruhi Ling Qing Zhu agar mempertimbangkan kembali hubungan pernikahannya dengan Xiao Shuxiang, namun gadis itu tidak bicara satu kata pun. Ling Qing Zhu hanya mengangguk pelan sebagai jawaban.
Liu Wei Lin pun berhasil membubarkan teman-temannya dan meminta Ling Qing Zhu serta Xiao Shuxiang untuk kembali melanjutkan perjalanan mereka. Yan Tianhen nampak mendengus tidak suka kepadanya sebelum melenggang pergi.
Xiao Shuxiang akhirnya bisa bernapas lega, dia sekarang bisa berjalan berdua dengan Kucing Putihnya. Dia pun berujar, "Kenapa kau tadi tidak berkata apa-apa? Kau juga tidak membelaku,"
"..........." Ling Qing Zhu terdiam sebelum mulai bersuara, "Aku tidak suka."
"Mn? Tidak suka siapa? Aku?"
Ling Qing Zhu menggumam, "Tidak suka bicara pada mereka."
Xiao Shuxiang jujur saja senang, tetapi dia masih bisa menjaga ekspresinya. "Padahal mereka sangat peduli padamu, Kucing Putih. Mereka juga murid-murid yang tampan, tidak seharusnya kau bersikap begitu dingin."
"..........."
"Kucing Putih? Aku merasakan kau tadi meremas tanganku, ada apa?"
"Menenangkanmu,"
"Mn? Apa?"
"Aku menenangkanmu,"
Xiao Shuxiang berkedip, dia terkadang tidak mengerti jalan pikiran gadis di sampingnya ini. Dia pun memandang ke depan di mana gubuk bambunya mulai terlihat.
"Kau benar-benar mengantarku sampai kemari, tapi yang tadi itu .... Kau tidak perlu menenangkanku. Aku baik-baik saja,"
"Mn," Ling Qing Zhu pun melepaskan genggaman tangannya. Dia membuat Xiao Shuxiang mendesah kecewa.
"Tsk. Kucing Putih, padahal aku ingin pegangan tangan lagi."
"Sudah sampai digubukmu,"
"Kalau begitu boleh kuberi ciuman perpisahan?" Xiao Shuxiang hanya asal bicara. Namun respon Ling Qing Zhu begitu dingin dan ketus.
"Menjauhlah,"
"Kau menyebalkan," Xiao Shuxiang cemberut dan langsung berbalik membuka pintu gubuknya.
"..........."
Xiao Shuxiang baru akan melenggang masuk dan meninggalkan Ling Qing Zhu sendirian di luar saat lengan kanannya tiba-tiba diraih dan ditarik kuat.
Hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya tiba-tiba terjadi dan itu berlangsung hanya sepesekian detik.
!!
Xiao Shuxiang membeku di tempat. Dia tertegun sebelum berkedip beberapa kali.
Ling Qing Zhu menepuk-nepuk pelan pipi Wali Pelindungnya dan berkata tanpa nada, "Akhirnya punya tempat."
Xiao Shuxiang kembali berkedip saat Ling Qing Zhu berjalan pergi. Dia pun tersadar dan langsung berseru, "Menyebalkan! Tidak perlu menciumku jika memakai cadar itu...! Kau sangat menyebalkan!"
Xiao Shuxiang menutup mulutnya dengan punggung tangan kiri, ujung telinganya memerah. "Aku tidak menyangka dia akan melakukan hal itu. Sungguh! Apa yang barusan itu nyata?! Dia Kucing Putih, kan?!"
"Shuxiang,"
?!
Xiao Shuxiang terkejut, rasanya jantung di dalam dirinya hampir melompat keluar dari telinga. Ling Qing Zhu ternyata belum terlalu jauh berjalan. Gadis berambut putih panjang itu terlihat memunggunginya.
Ling Qing Zhu menoleh sedikit dan begitu tenang saat berkata, "Itu yang dinamakan 'Agresif'."
__ADS_1
!!!
******