KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
378 - Rana Qisheng (2)


__ADS_3

Xiao Shuxiang membawa Rana Qisheng ke belakang bangunan Pagoda Tingkat Sembilan. Dia menyilangkan tangan dan menatap gadis yang saat ini berdiri di hadapannya.


Xiao Shuxiang berujar tanpa nada, "Aku akan langsung saja. Apa tujuanmu ingin menikahi Lan Guan Zhi?"


Rana Qisheng tersentak. Dia memperhatikan pemuda ini dan dengan gugup berkata, "A-aku kan sudah bilang. Ke-kerajaanku membutuhkan bantuan dan hanya kultivator yang setahuku sangat kuat,"


"Kultivator?" Xiao Shuxiang bergumam, "Tapi yang kulihat... Kau sepertinya ragu dengan Lan Guan Zhi."


"I-itu tidak benar, aku-"


"Katakan saja sejujurnya. Aku bisa melihatnya. Kau mempunyai keraguan pada Lan'Er, tapi aku tidak tahu secara jelas kenapa bisa demikian."


"Ehm..." Rana Qisheng terlihat mencubit sendiri ujung jarinya. Dia tertunduk dengan ekspresi wajah yang begitu gugup. Bahkan suaranya pun terdengar pelan saat mulai menjelaskan.


Rana Qisheng berkata, "Aku sebenarnya... Tidak meragukan Yuan-Gege. Dia adalah sosok yang sangat kuat dan tanpa cela. Ha-hanya saja... Aku yang punya masalah."


Xiao Shuxiang mengerutkan kening. Rana Qisheng semakin tertunduk saat berujar, "Yuan-Gege sangat tampan... Dan meski sikapnya dingin, tetap saja banyak gadis yang menyukainya. Aku... Aku sebenarnya cemas karena hal itu,"


Rana Qisheng menggigit bibirnya saat berkata, "Kerajaanku membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat, ta-tapi juga bisa menggertak. Paling tidak.. Musuh kami akan terintimidasi hanya dengan menatap matanya. Aku tidak mengatakan bahwa Yuan Gege tidak bisa melakukannya, ta-tapi karena dia terlalu tampan ja-jadi.."


"Ya ampun," Xiao Shuxiang menggaruk pelan kepalanya dan menggeleng. "Intinya kau ingin suami yang mempunyai wajah garang, begitu?"


"Bu-bukan begitu.." Rana Qisheng mengibaskan pelan tangannya. Dia berkata, "Paling tidak orangnya punya aura yang seperti penjahat ta-tapi sangat baik. Aah! Aku tidak tahu..!"


Xiao Shuxiang berdecak beberapa kali melihat reaksi Rana Qisheng yang tiba-tiba berjongkok sambil menjambak rambutnya sendiri. Dia pun mengembuskan napas dan berkata, "Lantas jika kau sebenarnya tidak ingin menikahi Lan'Er, lalu kenapa kau tetap mengajukan lamaran?"


"Karena hanya Yuan-Gege yang bisa menolongku. Aku tidak bisa mempercayai orang lain. Pemuda yang kukenal lainnya justru mempunyai sifat yang menyebalkan dan bahkan sangat buruk. Beberapa dari mereka bahkan terlihat serakah, aku tidak suka."


Rana Qisheng menutupi wajahnya dengan kedua tangan dan berkata, "Aku tidak ingin mengatakan ini pada Yuan-Gege karena cemas itu akan menyakiti hatinya. Aku berpikir bahwa Yuan-Gege mungkin bisa, tapi setelah lama tinggal di sini... Semua orang memang hormat padanya, tapi itu karena rasa kekaguman. Yuan-Gege juga terlihat tidak banyak bicara dan saat mengayunkan pedang aku melihat... Dia mempunyai hati yang besar."


"Maksudmu Lan Guan Zhi tidak bisa membunuh orang?"


"Ti-tidak, bukan begitu..."


"Aku mengerti," Xiao Shuxiang tahu maksud dari ucapan gadis ini. Dia menarik napas dan berujar, "Lan Guan Zhi memang mempunyai rasa pengampunan yang besar. Dia bisa memberikan kesempatan pada penjahat sekali pun untuk berubah. Prinsipnya ini... Sejujurnya aku tidak suka karena ada orang-orang yang sama sekali tidak layak diberikan kesempatan dua kali,"


Rana Qisheng bernapas pelan dan dengan gugup berkata, "Aku juga sebenarnya... Tidak ingin memaksa Yuan-Gege. Tapi aku tahu... Yuan-Gege tidak akan menolakku. Dia pasti akan membantu. Hatinya sangat baik..."


"Jika kau memang butuh bantuan untuk keamanan kerajaanmu, maka kau tidak perlu mengajukan lamaran untuk itu. Kau sudah tahu Lan'Er orang yang baik, jadi dia tentunya akan membantumu."


"Itu memang bisa, tapi tanpa ikatan... Yuan-Gege hanya memberi bantuan dan lalu pergi. Kerajaanku membutuhkan pelindung, seseorang yang bisa menjadi perisai dan tetap tinggal bersamaku. Aku sama sekali tidak punya pilihan selain ini.."


"Sebenarnya musuh kerajaanmu itu... Siapa saja?"


"Itu... Tidak hanya kerajaan lain, tapi juga para perompak. Yang paling menakutkan adalah kelompok bernama Kalajengking Merah. Mereka menguasai perairan dan sudah banyak membuat masalah di kerajaanku,"


Xiao Shuxiang menarik napas, dia biasanya tidak ingin terlibat dalam masalah orang lain, tetapi gadis ini menginginkan Lan Guan Zhi untuk dibawa pergi. Di sisi lain, dia yakin bahwa teman baiknya itu belum mempunyai pemikiran untuk menjalin pernikahan dengan siapa pun.


Xiao Shuxiang mengembuskan napas, "Sepertinya memang aku yang harus menyelesaikan masalahmu."


Rana Qisheng tersentak, dia menengadah dan menatap pemuda di hadapannya ini. Dirinya lantas berkedip dan terlihat berekspresi heran, sama sekali tidak mengerti maksud sosok ini.


*


*

__ADS_1


Tanpa pemberitahuan pada teman-temannya yang masih berada di kamar Lan Guan Zhi, Xiao Shuxiang membawa Rana Qisheng ke Sekte Kupu-Kupu. Dia bahkan pergi ke balai pengambilan misi dan meminta para murid di tempat itu untuk mengumpulkan murid Sekte Kupu-Kupu yang memiliki keinginan menikah di tahun ini.


Rana Qisheng jelas saja terkejut. Dia berkedip dan menatap tidak percaya ke arah pemuda yang sudah membawanya kemari tanpa bertanya apa dia setuju atau tidak.


"Ka-Kau ini--"


"Sudah, ayo ikut saja."


"Ta-tapi.." Rana Qisheng tersentak ketika pergelangan tangannya dipegang oleh Xiao Shuxiang. Dia bahkan ditarik dan terpaksa mengikuti pemuda ini.


Kabar bahwa Xiao Shuxiang sedang mencari calon suami untuk kenalan wanitanya seketika menyebar hingga ke seluruh sudut wilayah Sekte Kupu-Kupu. Dalam waktu sekejap, ada banyak murid yang sudah membuat barisan di halaman luas sekte.


Rana Qisheng sendiri teramat gugup. Gadis itu bahkan tidak mempunyai kesempatan untuk memperhatikan dengan baik keindahan di tempat ini. Dia terlalu syok dengan perubahan situasi yang begitu tiba-tiba.


"Apa kau dengar? Senior Besar Xiao datang dan menyuruh semua murid yang berusia dewasa berkumpul. Kudengar dia ingin memilih calon suami,"


"Apa?!" Hou Yong tersentak mendengar salah satu murid Sekte Kupu-Kupu berbicara di meja yang ada di sampingnya. Dia menatap murid itu dan bertanya, "Katakan sekali lagi. Apa yang kau maksud dengan Senior Besar Xiao?"


"Te-tentu saja Senior Besar. Dia datang dan tiba-tiba saja meminta para murid berkumpul. Aku dengar dia mencari calon suami,"


Seorang murid Sekte Kupu-Kupu yang juga mendengar ucapan murid itu nampak bertanya, "Bukankah Saudara Xiao sudah mempunyai Tuan Muda Lan? Kenapa dia ingin calon suami lagi, apa mereka bertengkar?"


"Hei..! Mulutmu itu. Calon suami itu bukan untuk Senior Besar Xiao, tapi gadis yang dia bawa."


"Kau sialan. Harusnya kau mengatakan itu dari tadi, ucapanmu membuat salah paham tahu!"


"Kau saja yang berpikiran aneh, kenapa justru menyalahkanku?"


Hou Yong mengembuskan napas menyaksikan perdebatan saudaranya. Dia pun menatap Bao Yu dan Hai Feng, sebelum saling mengangguk. Mereka bertiga pun pergi ke halaman sekte untuk melihat Xiao Shuxiang.


"Kali ini entah apa lagi..." Hai Feng menghela napas dan menggeleng pelan.


Hou Yong berkata, "Aku yakin apa pun itu.. Pasti tidak jauh dari darah."


Bao Yu, Hai Feng, dan Hou Yong terlihat kaget saat sudah banyak orang yang berbaris rapi di halaman luas sekte. Mereka mengerutkan kening saat mendengar suara Xiao Shuxiang.


Rana Qisheng tidak tahu bagaimana dirinya bisa berakhir seperti ini. Apalagi di depannya sekarang banyak pemuda yang berbaris hanya dengan sekali perintah dari pemuda di sampingnya.


Rana Qisheng menarik tangan Xiao Shuxiang dan dengan gugup bertanya, "Sebenarnya apa yang kau lakukan? Kenapa kau mengajakku kemari dan apa-apaan ini?"


Xiao Shuxiang menoleh. Suaranya tanpa nada berkata, "Kau ingin kerajaanmu dilindungi, kan? Inilah satu-satunya sekte yang para muridnya tidak akan ragu mengambil nyawa siapa pun. Mereka semua anak yang baik, tapi dengan aura intimidasi yang kuat. Percayakan saja semuanya padaku,"


Rana Qisheng berkedip. Dia memegang tangan Xiao Shuxiang dan tertunduk. Suaranya pelan saat dia berkata, "Aku mohon... Jangan seperti ini. Aku memang ingin mengajukan lamaran, tapi..."


Xiao Shuxiang menatap gadis di sampingnya yang terlihat meneteskan air mata. Dia merasa sudah membuat takut anak perawan orang lain.


Xiao Shuxiang mengembuskan napas dan lalu mengulurkan tangan. Dia mengusap pelan kepala gadis di sampingnya dan membuat Rana Qisheng tertegun.


Xiao Shuxiang berujar, "Kau tidak perlu cemas atau merasa kehilangan harga dirimu. Sekte ini... Aku yakin kau akan sangat menyukainya,"


Rana Qisheng menengadah, dia menatap Xiao Shuxiang dan memperhatikan garis wajah pemuda ini. Tatapan matanya sulit diartikan, tetapi sepertinya dia seakan tidak menyangka pemuda di sampingnya ini mempunyai nada suara yang teramat lembut dan sejujurnya begitu menyenangkan.


Xiao Shuxiang memperhatikan para murid Sekte Kupu-Kupu di depannya dan kemudian berkata, "Rana Qisheng. Dia adalah putri dari salah satu kerajaan yang ada di Kekaisaran Matahari Tenggelam. Kerajaannya sedang membutuhkan perlindungan dan dia ingin ikatan pernikahan agar suaminya nanti menjadi raja dan menggantikan ayahnya. Jadi bagi kalian yang sudah memikirkan masalah pernikahan, maka ucapanku ini harus menjadi pertimbangan."


!!!

__ADS_1


Murid Sekte Kupu-Kupu terkejut. Ekspresi wajah mereka spontan berubah dan mereka terlihat mulai kembali memperhatikan gadis di samping Xiao Shuxiang. Ada murid yang tidak sadar dan spontan berseru.


"Dia seorang 'Tuan Putri'..! Jadi apakah menikah dengannya membuatku menjadi 'Raja'?!"


"Ternyata identitasnya tidak biasa. Aku jadi ragu. Ayah dan ibuku hanya pemilik kedai makanan,"


"Aduh, Senior Besar Xiao membawa sosok yang tidak terduga. Bagaimana aku bisa sebanding dengannya?"


Xiao Shuxiang memperhatikan para murid sektenya yang bergumam sendiri-sendiri. Dia pun menepuk bahu gadis di sampingnya dan berkata, "Kau dapat mencari orang yang tepat untukmu dan kerajaanmu di tempat ini."


"Tapi..."


"Lihatlah dulu baik-baik," Xiao Shuxiang lantas berseru dan meminta agar murid Sekte Kupu-Kupu menjaga barisannya agar tetap rapi. Dia pun memegang tangan Rana Qisheng dan membawa gadis itu berjalan di depan barisan para murid.


Rana Qisheng awalnya menunduk, dia merasa takut. Namun saat Xiao Shuxiang berhenti melangkah dan buka suara, dia pun menjadi tersentak.


"Apa yang kau lakukan di sini?" Xiao Shuxiang buka suara. Dia menatap seorang murid yang terlihat masih berusia 14 Tahun.


Anak laki-laki itu dengan tegas berkata, "Siap Senior Besar! Aku Zhong Zhejiang dan sudah memiliki impian menikah."


"Bocah, keluar. Ini bukan lamaran untukmu," Xiao Shuxiang menjitak kepala murid laki-laki itu dan kembali berjalan sambil memegang tangan Rana Qisheng.


"Dengar..." Rana Qisheng menelan ludah, "Kau sebaiknya pulangkan aku... Ini sama sekali tidak benar. Aku sungguh tidak nyaman,"


"Jika untuk keselamatan kerajaanmu... Kau harusnya siap untuk ini." Xiao Shuxiang berkata, "Aku akan langsung saja. Kultivator itu... Kebanyakan tidak pernah memikirkan untuk menjalin hubungan pernikahan,"


Xiao Shuxiang menjelaskan, "Para kultivator hanya fokus berlatih, meningkatkan praktik, dan kembali berlatih. Biasanya mereka baru akan benar-benar memikirkan tentang pasangan saat sudah mempunyai pencapaian luar biasa. Dan ada lagi... Yang justru merasa bahwa pernikahan adalah hal duniawi dan itu tidak pantas bagi sosok yang ingin mencapai tingkat praktik tertinggi."


Xiao Shuxiang tanpa ragu berkata, "Jujur saja. Kau sama sekali tidak punya peluang, bahkan aku yakin Lan Guan Zhi pun tidak akan ragu menolak lamaranmu. Semua murid di Sekte Pedang Langit... Mereka benar-benar hanya fokus berkultivasi. Berbeda dengan anak-anak di tempat ini,"


Rana Qisheng memperhatikan garis wajah pemuda yang memegang tangannya sebelum mulai menoleh dan melihat setiap wajah para pemuda yang berbaris rapi di sampingnya.


Xiao Shuxiang berkata, "Apa kau bisa tahu seperti apa murid-murid di tempat ini?"


Rana Qisheng tersentak. Dari yang terlihat, para pemuda yang berbaris ini mempunyai wajah yang cukup menawan. Apalagi dengan aura sendiri-sendiri yang juga sangat menarik. Hanya saja, masih belum ada yang sesuai keinginannya.


"Se-Sebaiknya kau bawa saja aku pulang--!!" Rana Qisheng baru akan meminta untuk dibawa ke tempat Lan Guan Zhi saat dia melihat seseorang yang membuat langkah kakinya berhenti. Pandangan matanya pun dipenuhi rasa keterkejutan di samping tubuhnya yang membeku.


Xiao Shuxiang merasakan kejanggalan ini dan menoleh. Dia pun melihat ke arah apa yang ditatap oleh Rana Qisheng. Dirinya keheranan saat tidak jauh di depannya nampak berjalan Yang Hao, Xiao WeiWei dan dengan Jing Mi.


Rana Qisheng tentu saja tidak memperhatikan Xiao WeiWei, apalagi pria dewasa di samping wanita tadi. Tatapan matanya langsung tertuju pada sosok pemuda berbadan kekar, berwajah garang, tetapi mempunyai senyuman yang sangat kekanakan.


"Siapa pemuda itu?" Rana Qisheng tiba-tiba buka suara dan membuat barisan para murid menoleh dan menatap ke arah pandangan matanya. Xiao Shuxiang pun juga ikut memperhatikan.


!!!


Semua orang terkejut, termasuk Xiao Shuxiang. Mereka langsung menatap ke arah Rana Qisheng dan melihat gadis cantik ini tersenyum seakan sudah menemukan sesuatu yang dicarinya.


"Tunggu," Xiao Shuxiang berkedip. "Jangan katakan kau--"


"Dia sangat mirip seperti yang ada dalam bayanganku," Rana Qisheng terlihat senang. "Apa orang itu masih lajang? Aku ingin tahu namanya. Aku ingin dekat dengannya. Siapa dia?"


!!!


******

__ADS_1


__ADS_2