KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
414 - Pengungkapan (4)


__ADS_3

Wang Zhao sebenarnya sudah cukup lama tiba di Sekte Lautan Awan, dia pun telah membaca pesan dari Wang Hu Zhuang yang memberikan informasi terkait kondisi Alam Kultivasi Bawah termasuk kemampuan istimewa Lan Guan Zhi.


Sebuah teknik yang bisa membuat kultivator lain tidak bisa merasakan energi spiritual mereka adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan. Dia belum tahu sejauh mana batas dari teknik Lan Guan Zhi itu dan juga tidak memiliki informasi dalam penggunaannya.


Wang Zhao butuh pembuktian apakah teknik itu juga bisa berpengaruh padanya, atau tidak. Masalahnya adalah, tidak mungkin dia mau mengambil risiko untuk turun tangan sendiri. Dia butuh orang yang sama dengannya, tetapi selain Wang Hu Zhuan... Tidak ada kultivator dari klan Iblis Bermata Hitam di sini.


Satu-satunya yang terpikirkan adalah Xiao Shuxiang, namun sulit untuk mempengaruhi pemuda itu agar bisa bertarung dengan Lan Guan Zhi. Keadaan di tempat ini masih belum memungkinkan baginya untuk menggunakan kelemahan Xiao Shuxiang agar pemuda itu bisa lepas kendali.


Benar. Wang Zhao mengetahui bahwa kelemahan terbesar Xiao Shuxiang adalah diri pemuda itu sendiri. Dia sudah memastikan bahwa Xiao Shuxiang yang sekarang adalah orang yang sama dengan di masa lalu dan dia yakin bahwa kelemahan orang ini tetap saja kekuatannya yang tidak terkendali.


Api berkobar tidak jauh di depan Wang Zhao dan membuat wajahnya tersamar dari Lan Guan Zhi. Namun dia pun sadar bahwa sosok yang dekat dengan Xiao Shuxiang itu sudah mengetahui keberadaannya. Dia jadi tidak punya pilihan lain.


"..................."


Lan Guan Zhi yang sedang bertarung sekarang melihat bahwa Wang Zhao berlari mendekat dan sambil menghindari beberapa reruntuhan bangunan yang terbakar. Dia sebenarnya ingin melesat untuk membantu pemuda itu, tetapi pertarungannya ini telah menarik perhatian lawan.


"Tuan Muda Lan..!" Wang Zhao berseru. Dia bersikap seolah berada dalam situasi sulit, bahkan ketika dua orang anggota Paviliun Teratai Naga datang dan menyerangnya.


Lan Guan Zhi tidak tinggal diam. Pemuda berpakaian putih itu melesatkan serangan pada lawannya sebelum bergegas ke arah Wang Zhao dan melindungi pemuda tersebut.


Lan Guan Zhi melihat Wang Zhao begitu kelelahan dan bahkan dengan tangan yang gemetar ketika memegang pedang. Dari penampilan, jelas sekali bahwa pemuda ini sudah mengalami banyak pertarungan yang melelahkan.


"Tetap di belakangku," Lan Guan Zhi memberi perintah dan kembali bertukar serangan dengan anggota Paviliun Teratai Naga. Lawan yang dia hadapi bahkan tidak membiarkannya menyelesaikan tujuannya datang kemari.


Wang Zhao menggunakan kedua tangannya saat memegang pedang. Dia berkata, "Aku tidak akan membiarkan Tuan Muda Lan bertarung sendirian, akan kuhadapi yang di sebelah sini."

__ADS_1


"Mn," Lan Guan Zhi melesat bersamaan saat sebuah serangan datang dari arah belakang dan Wang Zhao menahannya sekuat tenaga.


Meskipun terlihat kelelahan, namun Wang Zhao rupanya masih begitu kuat untuk menghadapi dua orang anggota Paviliun Teratai Naga. Hanya saja jika diperhatikan dengan baik, dia begitu kesusahan bahkan saat menghindari serangan lawan.


Di sisi lain, kemampuan Lan Guan Zhi dalam melihat masa depan atau masa lalu tidak selamanya bisa muncul. Dan karena itulah dia masih berpikir bahwa Wang Zhao mungkin bukan orang seperti 'itu' yang menyembunyikan racun dalam sikapnya.


Seorang anggota Paviliun Teratai Naga menggeram marah dan kemudian berseru, "Terima ini..!"


!!!


Serangan yang dahsyat datang dan berusaha ditahan oleh Lan Guan Zhi, pedang pusakanya bahkan sampai retak karena kekuatan lawan yang terlalu hebat. Serangannya menguras cukup banyak tenaga, namun tetap menoleh ke arah Wang Zhao yang sedang bertarung untuk memastikan keselamatan pemuda itu.


Baru setelah Lan Guan Zhi menatap Wang Zhao dengan baik---perubahan kembali pada warna matanya. Saat itu juga satu ingatan terlihat dan membuatnya sangat terkejut.


Dalam penglihatannya, pemandangan ketika seorang anak perempuan tersungkur di tanah nampak dengan jelas. Ada tatapan mata seseorang yang memandang rendah anak perempuan itu dan bersuara tanpa nada.


!!!


Suara ini bagaikan guncangan bagi Lan Guan Zhi dan seakan-akan sadar dipandangi---Wang Zhao seketika menoleh dengan suara detak yang kuat di dalam dadanya.


Kedua pasang mata itu saling memandang dengan perasaan yang sama-sama terkejut. Bilah pedang Lan Guan Zhi hancur ketika dia mengeluarkan kekuatan yang seharusnya hanya bisa diterima oleh Shǎndiàn. Dia membuat lawannya terlempar jauh ketika tangannya kini telah menarik Shǎndiàn.


Wang Zhao sendiri merasakan tekanan dari tatapan Lan Guan Zhi, hanya saja dia masih berpura-pura polos sambil dengan gugup berkata, "Tuan Muda Lan? A-ada apa?"


"..................." Lan Guan Zhi tidak mengatakan apa pun dan langsung melesatkan serangan yang besar dari pedang pusakanya.

__ADS_1


Serangan itu bagaikan puluhan petir dengan jangkauan yang luas dan semuanya mengarah pada Wang Zhao. Suara menggelegar hingga ledakan besar tercipta, bahkan tanah sampai mengalami retakan hingga ke tempat di mana Xiao Shuxiang sedang bertarung sekarang.


Anggota Paviliun Teratai Naga ada yang menyadari serangan itu dan berhasil menghindarinya. Namun tidak pada mereka yang sebelumnya fokus bertarung dengan Wang Zhao.


Debu tebal karena ledakan yang dibuat dengan serangan Lan Guan Zhi perlahan menipis dan mulai memperlihatkan seseorang yang berdiri di tengah-tengah ledakan tersebut. Tubuhnya melayang di udara sebelum kembali berpijak di tanah.


"..................." Lan Guan Zhi memegang kuat Shǎndiàn dan menatap sosok yang tidak lain adalah Wang Zhao. Pemuda itu menatap tajam ke arahnya.


"Siapa kau sebenarnya?" Lan Guan Zhi bertanya tanpa nada. Kemampuan matanya memang tidak berlangsung lama, tetapi dia selalu yakin dengan penglihatannya selama ini dan suara yang dia dengar itu memang benar milik pemuda di hadapannya.


"Tuan Muda Lan," Wang Zhao berujar pelan. "Kenapa kau berusaha... Membunuhku?"


Wang Zhao berkedip, "Ehm.. Ini.. Mungkin salah paham. Benar, kan?"


"Tidak. Itu memang sengaja," warna mata Lan Guan Zhi berubah kembali dan kali ini Wang Zhao melihatnya.


Keterkejutan nampak jelas di mata pemuda itu, rasanya seakan bahwa Wang Zhao mengenali jenis mata tersebut. Kini bahkan ekspresi wajahnya pun mulai berubah.


"Mata yang bisa melihat masa lalu dan masa depan. Mata yang melanggar aturan dunia dengan melihat takdir seseorang. Tidak aku sangka... Akan melihatnya sekali lagi. Cermin Bintang,"


"Cermin Bintang?" Lan Guan Zhi sedikit mengerutkan kening, kewaspadaannya tidak menurun meskipun dia agak penasaran dengan ucapan Wang Zhao barusan.


Lan Guan Zhi memang bertanya-tanya tentang nama dari mata Immortal Zhou Yuan, tetapi dia pikir itu tanpa nama karena Immortal Zhou Yuan sendiri tidak pernah menyebutkannya. Dia hanya tahu bahwa mata ini berbahaya karena menyalahi aturan langit.


"Tsk, aku tidak menyangka akan seperti ini." warna pada bilah pedang Wang Zhao berubah merah, suaranya dingin saat berkata. "Tidak hanya teknik yang bisa menyegel energi spiritual seseorang, bahkan kemampuan mata itu pun ada di sini. Sepertinya... Aku terpaksa harus membunuhmu,"

__ADS_1


!!!


******


__ADS_2