KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
373 - Sekte Kupu-Kupu (2)


__ADS_3

"O Zhan! Jangan berlari seperti itu..!" Xiao Qing Yan menggeleng pelan karena rubah kecil yang sebelumnya sangat tenang di gendongannya kini berlari begitu lincah, bahkan tidak mau mendengarkan.


Ketiga murid Sekte Pedang Langit yang bersama dengannya pun berusaha untuk mengejar rubah kecil itu. O Zhan seakan sedang mengajak mereka bermain. Tetapi masalahnya, rubah putih tersebut melompat dan memecahkan vas bunga yang ada di tempat ini.


"O Zhan..! Jangan..!!"


"Wei'Er, awas..!" Yang Hao menarik istrinya yang hampir saja terkena terjangan rubah kecil. Mereka sangat kaget dan luar biasa terkejut saat melihat banyak vas bunga yang jatuh berserakan.


"Tetua Wei..!"


"Tuan Yang Hao..!"


Murid Sekte Pedang Langit membeku. Wajah mereka pucat dan ketiganya pun membungkuk meminta maaf. Xiao Qing Yan yang sejak tadi berlari ikut kaget dengan kehadiran Xiao WeiWei dan Yang Hao.


"I-Ibu Wei..!"


"Ada apa dengan kalian ini?" suara Xiao WeiWei terlihat khawatir, tetapi dia sama sekali tidak marah dengan betapa banyaknya kekacauan yang dibuat oleh seekor rubah kecil.


"Ibu Wei, entah kenapa tapi... O Zhan tiba-tiba seperti itu," Xiao Qing Yan memperhatikan sekitarnya dan tanpa sadar menelan ludah.


"Te-Tetua Wei... Ini semua.." salah seorang murid Sekte Pedang Langit merasa takut untuk bicara. Vas bunga yang berjejer dengan rapi dan menghiasi koridor bangunan murid ini merupakan vas keramik yang terlihat sangat indah, bahkan mempunyai ukiran yang tidak seperti vas biasa yang dijual di pasar.


"Bukan salah kalian, tidak masalah." Xiao WeiWei tersenyum dan mengajak ketiga murid Sekte Pedang Langit ini untuk makan malam bersama.


Yang Hao seperti ingin mengatakan sesuatu, tapi Xiao WeiWei sudah lebih dulu memberinya isyarat mata agar dia tidak membicarakan apa pun tentang vas bunga yang pecah.


"Qing Yan, ayo ikut dengan Ibu." Xiao WeiWei mengajak Xiao Qing Yan, tetapi remaja itu menolak. Xiao Qing Yan dengan sopan berkata bahwa dia akan mencari O Zhan terlebih dahulu.


Yang Hao menyaksikan Xiao Qing Yan pergi dan di sisi lain, Xiao WeiWei pun merangkul salah satu murid Sekte Pedang Langit dan membawa mereka pergi bersama. Dia sendiri nampak mengembuskan napas berat saat melihat betapa berantakannya jalanan di sekitar Xiao WeiWei.


Vas bunga yang ada di Sekte Kupu-Kupu sebenarnya merupakan vas yang berasal dari Benua Utara dan dibuat langsung oleh para ahli keramik di Kekaisaran Salju Putih. Harganya memang bukan termasuk mahal jika dilihat dari segi kantong seorang Kaisar, tetapi ini jelas merupakan pemborosan di mata Yang Hao.


Buruknya, harga vas ini akan melambung tinggi jika dilihat dari segi tanaman yang ada padanya. Setiap bunga di tempat ini sebagian besar merupakan tanaman berusia ratusan tahun dengan manfaat yang luar bisa.


Murid-murid di Sekte Kupu-Kupu mungkin masih terlihat memiliki kebiasaan bergulingan di tanah sambil mengerang kelaparan, atau terlihat membakar ubi liar seolah itu adalah penyambung hidup mereka. Tetapi sebenarnya sekte ini kaya dengan sumber daya.


Para murid di tempat ini tidak akan pernah kelaparan, mereka bahkan mempunyai ternak ayam sendiri dan perkebunan yang memiliki banyak sayur dan buah. Dai Chen bahkan membuatkan sekte ini kolam ikan yang besar di tengah-tengah hutan buatan.


Lan Guan Zhi sendiri bahkan memberikan lima puluh pasang kelinci untuk menjadi penghuni hutan itu dan para murid Sekte Kupu-Kupu sangat suka memelihara mereka. Jadi untuk kekayaan dan sumber daya lain---sekte ini merupakan yang paling besar.


Kekuatan Sekte Kupu-Kupu tidak hanya berasal dari sumber daya yang mereka miliki, tetapi sekte ini pun mempunyai relasi yang tidak main-main.

__ADS_1


Yang Shu, sosok yang merupakan kakek dari Xiao Shuxiang adalah Kaisar dari Benua Utara dan mempunyai hubungan akrab dengan Tetua Besar Sekte Lotus Es yang ada di Kekaisaran Matahari Terbit. Dan lagi, Qi Xuan yang dahulu adalah murid Sekte Kupu-Kupu kini merupakan sosok yang ditunjuk menjadi pemimpin Sekte Lotus Es. Hubungan Qi Xuan dengan saudara seperguruan lamanya bahkan masih sangat baik sampai sekarang.


Tidak hanya dengan Sekte Lotus Es, mereka juga mempunyai hubungan dekat dengan Sekte Tengkorak Darah yang merupakan sekte paling terkemuka dari Aliran Hitam. Kemudian ada Shuai Niao yang merupakan pemiliki bordil terbesar di Kekaisaran Matahari Tengah dan sekaligus Demonic Beast yang luar biasa.


Hubungan lainnya adalah hubungan saudara angkat antara Xiao Shuxiang dengan Wali Kota Embun Bunga, Tianqi Mao. Sosok Demonic Beast yang merupakan pemilik sesungguhnya dari Cermin Pemindah, teknik paling mengagumkan yang dimiliki Xiao Shuxiang, dan sekaligus insan yang berperan besar membantu Xiao Shuxiang menyelamatkan nyawa banyak orang saat perang besar yang mengacaukan Benua Timur dahulu.


Tidak perlu dikatakan tentang Sekte Pedang Langit dan kelima patriarch-nya, termasuk sosok Alkemis terhebat yang pernah ada. Mereka dan Sekte Kupu-Kupu mempunyai hubungan yang sangat dekat.


Di sisi lain, Kaisar Matahari Tengah yang sekarang adalah kakak ipar dari Xiao Shuxiang, yang artinya dia bagian dari Sekte Kupu-Kupu. Selain itu masih ada Sekte Bambu Perak dan Asosiasi Bangau Merak yang merupakan asosiasi terbesar di tiga kekaisaran. Jika diingat dari segala relasi yang dimiliki oleh Sekte Kupu-Kupu, maka penjahat mana pun yang mengincar sekte ini akan lebih dulu takut dan langsung berbalik arah.


Relasi yang kuat ini merupakan dinding berlapis bagi sekte Xiao Shuxiang. Murid-murid di tempat ini bahkan tidak perlu menggerakkan jari mereka untuk menghadapi musuh dan jika masih ada orang yang meremehkan tempat ini, maka itu adalah kesalahan terbesar yang pernah dia lakukan.


Sekte Kupu-Kupu tidak hanya menakutkan dari segi relasinya, tetapi juga kemampuan para muridnya.


Yang bisa dilihat dengan mata biasa, mungkin adalah pemikiran bahwa murid-murid di tempat ini sangat dimanjakan karena sumber daya mereka yang melimpah, jelas terlihat dari jubah mereka yang berwarna-warni namun dengan corak sayap kupu-kupu.


Atau para murid sekte ini mungkin tidak diajari cara bertarung dan hanya fokus bermain, berkebun, dan menanam bunga. Tetapi semua itu salah. Benar-benar kesalahan yang tidak terampuni jika meremehkan bocah-bocah dari sekte serangga ini.


Kupu-kupu Indah yang merupakan teman kecil Xiao Shuxiang adalah pengibaratan paling sesuai untuk menggambarkan murid-murid di tempat ini. Serangga bersayap cantik dan nampak lemah itu merupakan sosok yang sangat menggilai darah bahkan meski lawan mereka merupakan mayat hidup.


Murid Sekte Kupu-Kupu pun demikian. Tidak ada dari mereka yang tidak pernah menarik organ tubuh lawan, bahkan bocah yang terlihat paling manis dan imut sekali pun. Semuanya sangat berbahaya.


"O Zhan! Berhentilah..!" Xiao Qing Yan kaget karena O Zhan melompat masuk ke lubang jendela yang ada di salah satu bangunan. Dia mengerutkan kening dan baru tersadar bahwa dirinya sekarang ada di depan kamar Xiao Shuxiang.


Xiao Qing Yan perlahan membuka pintu dan berkedip menyaksikan apa yang ada di hadapannya. Dia melihat seekor Harimau Bulan berukuran besar sedang berbaring di lantai dan menjadi bantalan bagi banyak orang.


"................"


Xiao Qing Yan melihat Jing Mi yang tidur sambil mendengkur. Di samping pemuda berotot besar itu ada Hou Yong dan juga Hai Feng. Xiao Qing Yan pun melihat Bao Yu yang nampak tertidur pulas dengan ekor Harimau Bulan sebagai selimutnya.


Di bagian tubuh Harimau Bulan yang lain, Xiao Qing Yan melihat Xiao Shuxiang tidur di antara Lan Guan Zhi dan Dai Chen. Bocah Pengemis Gila sendiri berada di sisi lain Lan Guan Zhi dan dengan Hu Li yang tidur di sampingnya.


O Zhan terlihat berputar-putar pelan di atas kepala Hu Li, seakan mengatur posisi untuk tidur. Xiao Qing Yan menggaruk kepalanya, apalagi bila diperhatikan baik-baik---dia juga melihat Ling Qing Zhu berada di antara Yi Wen dan Zhi Shu. Gadis berambut putih itu bahkan dipeluk oleh kedua temannya.


"Ini..." Xiao Qing Yan memperhatikan Xiao Shuxiang dan yang lainnya dengan saksama. Teman-temannya ini seakan terlihat sangat kelelahan hingga begitu pulas tertidur.


Suara langkah kaki yang mendekat membuat Xiao Qing Yang berbalik. Dia menatap ke arah pintu dan melihat Xiao Lu yang berjalan masuk. Ekspresi wajah gadis itu nampak kaget bahkan sampai membeku.


Xiao Lu menggeleng pelan, "Chen'Er ternyata ada di sini dan oh, ya ampun..."


Xiao Lu menatap Xiao Qing Yan dan berkata, "Apa yang terjadi pada mereka semua?"

__ADS_1


"Aku tidak tahu. Aku pun baru sampai ke tempat ini,"


Xiao Lu menarik napas. Dia menyaksikan teman-temannya bisa tidur bersama seperti di masa lalu. Dia pun mengembuskan napas dan dengan pelan bergumam, "Aku sebenarnya ingin membawa Chen'Er kembali ke kamar. Tapi melihat mereka semua rasanya... Jadi tidak tega,"


Xiao Lu pun menutup pintu dan berjalan ke arah sisi lain dari tubuh Harimau Bulan. Dia duduk di samping Zhi Shu dan juga mulai mengambil tempat untuk tidur bersandar. Lembut dan hangatnya bulu harimau bulan membuat tubuh Xiao Lu terasa santai. Dirinya pun perlahan mulai memejamkan mata dan tidur.


Xiao Qing Yan menyaksikan hal tersebut dan menguap. Dia pun mengambil tempat yang ada di samping Mo Huai dan juga ikut tidur. Rasa hangat dari bulu Harimau Bulan langsung membuatnya mengalami tidur yang nyenyak.


Sebelumnya, Xiao Shuxiang kedatangan banyak teman termasuk Jing Mi dan Hou Yong. Dia awalnya kewalahan dengan kehadiran Zhi Shu dan Yi Wen, sekarang muncul yang lain dan tidak kalah meresahkan.


Jing Mi meski bertubuh besar dengan wajah yang nampak garang, tetapi saat bertemu Xiao Shuxiang----dia akan menjadi sosok yang paling banyak bicara dan membahas ribuan hal. Belum lagi, kecerewetan itu juga mengalir dalam darah Hou Yong dan membuat ruangan ini semakin meriah.


Jika Jing Mi bertemu dengan Hou Yong, Yi Wen, Zhi Shu, dan kemudian dilengkapi dengan orang seperti Bocah Pengemis Gila---maka itu akan menjadi kehebohan yang sama sekali tidak bisa ditandingi. Kamar Xiao Shuxiang akan berubah menjadi pasar hanya dengan lima orang ini.


Mereka semua dapat tidur nyenyak seperti sekarang adalah karena terlalu kelelahan mengatasi para anak kecil yang bersembunyi di balik tubuh besar masing-masing. Bahkan Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu yang adalah sosok-sosok pendengar pasif pun dibuat menyerah.


Sebelumnya, Lan Guan Zhi-lah yang memberi isyarat mata pada Lan Xiao agar anak laki-laki itu berubah menjadi Demonic Beast. Lan Xiao sendiri nampak tahu dengan apa yang ayah Yuan-nya inginkan. Dia pun membuat tubuhnya besar dan kemudian menarik orang-orang yang ada di dalam ruangan ini satu persatu. Bulunya yang hangat merupakan senjata mematikan dalam segi kenyamanan, dan tidak butuh waktu lama sampai Xiao Shuxiang serta kawan-kawannya berakhir tertidur seperti ini.


Mereka semua baru bangun keesokan harinya dengan Lan Guan Zhi yang bangun paling awal, disusul oleh Ling Qing Zhu. Jing Mi dan Hou Yong sendiri terlihat masih mendengkur dengan gaya tidur yang benar-benar seakan hendak menguasai satu tempat untuk diri mereka sendiri.


Xiao Lu dan Zhi Shu dibangunkan oleh Ling Qing Zhu, tetapi dia membutuhkan waktu yang lama untuk membangunkan Yi Wen. Di sisi lain, orang yang paling sulit untuk bangun adalah Xiao Shuxiang, Jing Mi, dan Hou Yong.


Dai Chen sendiri nampak tersentak kaget karena tidak menduga bahwa Xiao Lu akan ada di tempat ini. Dia pun mengantar istrinya keluar dan di saat yang sama seorang murid Sekte Kupu-Kupu datang dengan kabar bahwa Dai Chen harus segera pulang ke istana.


Semua teman-teman Xiao Shuxiang yang lain sudah bangun, hanya dan Lan Xiao yang belum. Bocah Pengemis Gila sudah beberapa kali memanggil nama Xiao Shuxiang, tetapi pemuda itu hanya membalikkan tubuh dan sama sekali tidak bangun.


"Bagaimana ini?" Bocah Pengemis Gila nampak menggaruk pelan pipinya yang tidak gatal. Dia pun mendengar Zhi Shu bicara.


Gadis cantik itu berkata, "Saudara Xiao terlihat sangat tenang. Lebih baik biarkan dia tidur lebih lama lagi, kurasa... Sebelumnya dia tidak punya cukup waktu untuk melakukan hal seperti ini."


"Yaah, kau benar." Yi Wen berkata, "Dia tidak punya banyak waktu tenang karena selama ini masalah seakan selalu datang padanya."


Ling Qing Zhu mengangguk setuju. Dia juga tidak ingin mengganggu Wali Pelindungnya dengan cara dibangunkan. Apalagi, ini adalah pemandangan langka di mana seorang Xiao Shuxiang bisa terlihat tenang.


Lan Guan Zhi juga tidak ingin mengganggu teman baiknya. Dia dan yang lainnya sepakat untuk membiarkan Xiao Shuxiang tidur lebih lama. Lagipula, pemuda ini tidak sendirian karena Lan Xiao terus bersamanya.


Jauh di tempat lain, sosok berjubah hitam yang merupakan tangan kanan Wang Zhao terlihat membakar sebuah gulungan di tangannya. Itu adalah informasi tentang Xiao Shuxiang yang berhasil dia kumpulkan dalam waktu singkat.


Gulungan yang terbakar tersebut sekarang muncul di Alam Kultivasi Atas, tepat di atas meja Wang Zhao. Pemuda itu baru saja selesai membersihkan diri dan kemudian duduk untuk membuka gulungan di hadapannya.


"................."

__ADS_1


!!!


******


__ADS_2