![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Wang Zhao diliputi dengan kekalutan saat ini. Dia dihadapkan pada sebuah kejadian di mana dirinya harus melihat sosok yang begitu dia kagumi dalam hidupnya. Seseorang yang seharusnya telah tiada beberapa tahun lalu.
!!
Meskipun dia tahu sosok ini hanya mirip dengan ayahnya, tetapi rasanya tetap sangat menyakitkan harus menyerang seseorang yang sangat dia kenali.
Wang Zhao kembali terkena serangan dan menghantam pohon untuk yang kesekian kalinya. Dia memuntahkan darah dan merasakan sakit yang amat di dalam dadanya.
Wang Zhao ingin mengeluarkan Serangan Tebasan Sunyi miliknya, namun wajah dari musuhnya itu membuatnya tidak tega melakukan hal tersebut.
"Ada apa denganmu, Xuan Zhao? Apa tinggal bersama para kultivator aliran putih itu membuat hatimu melemah? Ke mana sifat brutalmu yang seperti monster itu, hm?"
Tangan pria berjubah hitam itu terulur dan dengan sekali kibasan---lesatan serangan langsung mengarah pada Wang Zhao.
!!!
Dengan sekuat tenaga, Wang Zhao berusaha keras untuk menghindari serangan yang datang. Dia berguling dan bahkan sampai membuat punggungnya membentur sebuah batang pohon. Rasa sakit ini tidak masalah bila dibandingkan dengan dirinya yang nyaris kehilangan nyawa karena serangan barusan.
Wang Zhao melebarkan matanya saat melihat betapa dahsyatnya dampak dari serangan lawannya ini. Bahkan tanah sampai terkikis cukup dalam dan terlihat terbakar karenanya.
?!
Pria berjubah hitam itu mengerutkan kening saat mendengar suara lain yang berasal di lokasi Istana Teratai Hitam miliknya. Ekspresi wajahnya menjadi gelap saat aura kehitaman mulai menyelimuti tubuhnya.
Dengan cepat, energi spiritual yang tinggi melesat dengan kekuatan yang luar biasa dahsyat di langit. Dari energi itulah tercipta seekor makhluk besar yang membuat Wang Zhao menahan napas.
!!!
Dia menyaksikan kepala seekor naga dengan sisik berwarna merah kehitaman di langit, seakan keluar dari kepulan asap milik lawannya itu. Menakutkannya adalah bahwa naga itu mempunyai tiga pasang mata dan dengan tampilan yang luar biasa ganas.
"Ayahmu sangat berterima kasih karena kau sudah membawakan begitu banyak persembahan kemari. Kau putra yang baik,"
!!
Wang Zhao terkejut mendengar suara sosok ini dan juga senyuman yang sama sekali tidak terlihat menenangkan. Orang ini menyeringai dan naga besar yang Wang Zhao lihat mulai mengeluarkan suara seraman sebelum akhirnya melesat ke tempat di mana para kultivator berada.
*
*
"Ba-bagaimana bisa mayat-mayat ini bangkit dan menyerang lawan kita?! Siapa yang mengendalikan mereka?"
"Siapa yang peduli dengan orang yang mengendalikan para mayat ini, toh kita tidak harus merepotkan diri di dalam perang ini."
"Aku setuju dengannya. Siapa pun yang sudah mengendalikan mayat-mayat itu, dia berada di pihak kita."
Tiga orang kultivator dari sekte aliran putih nampak menyaksikan perang yang terjadi di antara pendekar. Mereka baru akan melesat pergi saat mendadak mulai merasakan sesuatu yang asing.
Suara geraman terdengar dan para kultivator yang sedang bertarung saat ini mulai mengarahkan pandangannya. Mereka menengadah dan melihat dengan sangat jelas bagaimana wujud dari seekor naga yang tiba-tiba datang entah dari mana.
__ADS_1
Xiao Shuxiang yang saat ini sedang fokus memainkan seruling miliknya pun nampak mendengar suara geraman di langit. Dia menengadah tanpa ada niat menghentikan permainannya sekarang.
Xiao Shuxiang melihat ada kepala seekor hewan besar yang seperti menargetkan orang-orang di sekitarnya. Dia baru akan memberi respon saat hewan itu langsung menerjang seorang kultivator dan tanpa ragu melahapnya.
Tindakan yang diperbuat oleh binatang itu mengejutkan semua orang. Mereka menjadi takut dan waspada, beberapa orang bahkan berusaha menghindar dan mencari cara melarikan diri dari situasi ini.
Kedatangan makhluk besar dan sangat mengerikan itu membuat suasana makin runyam. Para pendekar yang sebelumnya merasa aman karena mayat-mayat hidup yang ada tidak menyerang mereka kini menjadi gelisah dan penuh ketakutan.
Entah dari mana monster besar ini datang, tetapi kehadirannya yang begitu tiba-tiba dan menargetkan para kultivator sangatlah mengejutkan. Mereka bahkan menyaksikan bagaimana monster itu memakan orang-orang di sekitar mereka yang mempunyai praktik kultivasi tinggi.
"Dari mana datangnya makhluk ini?! Kenapa kuat sekali--"
"Lepaskan aku-AKH..!"
!!
Ada seorang kultivator yang ditangkap dengan memakai ekor dari hewan besar itu. Dia berusaha memberontak, namun yang terjadi adalah kepalanya justru langsung digigit hingga putus oleh naga besar tersebut.
Xiao Shuxiang merasakan ancaman dari makhluk ini. Dia pun memainkan nada dengan lebih cepat dan membuat puluhan mayat melesat untuk menyerang hewan besar itu.
Di sisi lain, Xiao Shuxiang juga mengirim para mayat hidup lainnya untuk kembali menyerang para anggota Sekte Lembah Iblis yang masih ada. Dia tidak akan membuat para kultivator dari pihak lawan itu mengambil napas dengan leluasa.
Liu Wei Lin dan Lan Guan Zhi yang saat ini berada di tempat lain juga melihat monster besar itu. Mereka bahkan dengan cepat menyelamatkan kultivator yang nyaris dimakan oleh naga besar tersebut.
"Itu Yú lóng..!" Liu Wei Lin berseru. "Aku tidak tahu bahwa Sekte Lembah Iblis memiliki monster seperti ini."
Ini berarti bahwa mereka tidak bisa menangkap naga itu, apalagi berpikir untuk menaklukkan. Yú lóng hanya tahu caranya memakan manusia dan akan menargetkan mereka yang mempunyai praktik paling tinggi.
Penciuman Yú lóng sangat tajam dan sosok pertama yang menjadi incarannya tentu saja adalah Xiao Shuxiang. Naga yang buas itu menggeram dan bahkan mulai menyemburkan api dari mulutnya untuk semakin membuat kacau keadaan.
!!!
Para pendekar sekarang berusaha untuk menciptakan segel dari energi spiritual mereka. Hanya saja ini dimanfaatkan oleh Yú lóng untuk menerjang dan lalu menangkap beberapa orang. Dia pun kembali memakan mereka dan sambil melesat ke arah kultivator dengan praktik kultivasi yang tinggi.
Xiao Shuxiang melebarkan matanya. Raut wajahnya serius saat dia mulai melesat menghindari terjangan dari Yú lóng. Sebuah cermin pemindah sebesar pria dewasa muncul di belakang Xiao Shuxiang dan dia pun masuk ke dalam cermin itu tanpa berbalik ke belakang.
Cermin pemindah tersebut langsung digigit hingga pecah oleh Yú lóng. Dia merupakan naga besar, namun sangat gesit dalam bergerak. Jika tanpa adanya cermin pemindah, maka keadaan Xiao Shuxiang bisa berada dalam bahaya saat ini.
Liu Wei Lin melambaikan kipas miliknya. Dia yang berada di jarak yang jauh dari Xiao Shuxiang tidak mengetahui dengan siapa naga itu sedang bertarung. Namun hal tersebut sama sekali tidak membuat perasaannya menjadi tenang. Dia masih sangat marah.
Liu Wei Lin melesatkan serangan yang besar dengan ayunan kipasnya. Itu langsung mengenai punggung monster tersebut hingga membuat hewan buas itu mengerang. Serangannya besar, tapi dampak yang ditimbulkan justru telah membuat monster tersebut menjadi murka.
Ling Qing Zhu yang saat ini lebih fokus menyelamatkan warga biasa dari wilayah Sekte Lembah Iblis juga terlihat terkejut dengan kehadiran Demonic Beast yang tidak terduga. Dia bisa merasakan bahwa perang ini telah memasuki babak baru dan tentu saja itu bukanlah berita yang baik.
"Apa yang kau lakukan di sana, cepat kemari." Tetua Chu Sheng Nan yang saat ini sedang merawat seorang pria tua nampak memanggil Ling Qing Zhu. Dia punya banyak pekerjaan dan tidak ada waktu untuk mengurus hal yang lain.
"Tetua, di sana ..."
"Aku tahu apa yang ingin kau katakan, tapi ingatlah posisimu juga penting saat ini. Urusan di tempat lain, kita serahkan pada yang lebih pantas melakukannya."
__ADS_1
"................." Ling Qing Zhu tentu saja mengkhawatirkan teman-temannya, termasuk Wali Pelindungnya. Dia tidak tahu bagaimana kondisi Xiao Shuxiang sekarang, tetapi semoga saja pemuda itu dalam keadaan yang baik.
*
*
Yú lóng merupakan Demonic Beast yang memiliki panjang sekitar 15 meter. Dia mempunyai sepasang tangan dan kaki yang masing-masing memiliki lima buah cakar besar.
Sisiknya berwarna merah kehitaman, begitu keras dan seolah merupakan wujud dari perisai yang melindunginya. Serangan Liu Wei Lin yang seharusnya berdampak fatal itu justru hanya bagai tusukan jarum baginya.
Yú lóng tidak bisa berbicara, tetapi dia mempunyai insting yang kuat hingga mampu mengetahui strategi dari lawan yang dihadapinya saat ini. Keberadaan Yú lóng telah membuat alur pertempuran seakan dihantam oleh batu kokoh yang besar.
Xiao Shuxiang sekarang dalam keadaan yang tidak memainkan serulingnya, tapi dia masih bisa mengendalikan para mayat itu untuk menyerang Demonic Beast tersebut. Hanya saja tidak butuh waktu lama sampai dia menyadari satu hal. Mayat-mayat yang dia kirim justru dengan mudahnya menjadi makanan bagi hewan besar itu.
"Tsk," Xiao Shuxiang berdecak. "Makhluk ini ... Bahkan tidak punya darah,"
Hal yang paling dikhawatirkan Xiao Shuxiang sekarang terjadi. Pantas saja Teknik Pengendalian Darah miliknya pun tidak bisa digunakan, Demonic Beast yang dia lawan sekarang tidak memiliki darah yang mengalir di tubuhnya. Dia sungguh bertemu lawan yang sangat merepotkan.
"Menjauh dari sana, Nak!"
Sebuah seruan mengejutkan Xiao Shuxiang. Dia baru akan berbalik saat lima lesatan tiba-tiba datang dari arah samping tubuhnya.
Xiao Shuxiang berkedip menyaksikan ada lima orang kultivator yang memiliki praktik tinggi dan salah satu di antara mereka tidak lain ialah Tetua Murong Xun.
"Biar kami yang hadapi ini. Kau pergilah," Tetua Murong Xun melirik sejenak ke arah Xiao Shuxiang sebelum mulai mengalirkan energi spiritual di pedangnya.
"Tetua ..." Xiao Shuxiang tidak tahu harus berkata apa. Tetua Murong Xun jelas tidak datang dengan kultivator biasa. Mereka jelas adalah tetua dari berbagai sekte yang menjadi bagian aliansi.
!!
Xiao Shuxiang tersentak saat tiba-tiba para tetua itu melesat dan menyerang Yú lóng dengan serangan paling kuat yang mereka miliki. Demonic Beast itu kian menjadi dengan mengibaskan ekornya serta menyemburkan api.
Xiao Shuxiang hendak menolong saat merasa kelima tetua itu akan berada dalam bahaya. Namun saat dia hendak melakukannya, sesuatu seketika saja terjadi.
Sebuah serangan melesat dari arah yang tidak terduga dan mengenai punggung salah satu tetua. Buruknya, tetua itu terpental dan tepat mengarah ke mulut Yú lóng yang menyemburkan api. Dalam sekejap mata, tubuh tetua tersebut menjadi abu dan lenyap begitu saja.
!!!
Keempat tetua yang tersisa sangat terkejut dengan serangan tiba-tiba itu. Posisi mereka pun menjadi tidak stabil dan dua di antara mereka bahkan kini mendapat kibasan ekor dari Yú lóng.
"Tetua Murong!" Xiao Shuxiang melesat hendak menyelamatkan Tetua Murong Xun, tapi kegesitan Yú lóng mengalahkan gerakannya.
!!
Di depan mata Xiao Shuxiang, dia melihat dua tetua yang salah satunya adalah Tetua Murong Xun dimakan begitu saja oleh monster buas itu.
"Tidak mungkin ... Tetua!" Xiao Shuxiang tidak akan percaya bahwa bahkan praktik kultivasi Tetua Murong Xun yang tinggi sama sekali tidak berguna di hadapan Demonic Beast ini.
******
__ADS_1