KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
30 - Pembahasan Kitab Pembunuh Matahari


__ADS_3

Xiao Shuxiang tidak ragu menceritakan banyak hal pada Lan Guan Zhi. Dia pun menjelaskan kejadian yang ada di Benua Tengah, tentang Sekte Lembah Iblis dan Kitab Pembunuh Matahari, serta tentang Alam Kultivasi Atas.


Mendengarnya membuat Lan Guan Zhi terdiam beberapa saat. Sepasang mata beriris terang itu menatap Xiao Shuxiang. Dia berkata tanpa nada, "Aku juga akan pergi ke Alam Kultivasi Atas."


!?


Xiao Shuxiang dan Hu Li tersentak. Pada awalnya mereka berpikir Lan Guan Zhi akan bertanya tentang Alam Kultivasi Atas, tetapi melihat respon pemuda berpita dahi tersebut----mereka jadi bisa mengambil kesimpulan bahwa Lan Guan Zhi tahu tentang alam itu.


Tidak ingin pikirannya dipenuhi tanda tanya, Xiao Shuxiang pun meminta jawaban. "Lan'Er, kau juga tahu tentang Alam Kultivasi Atas?"


"Mn, aku mendapat undangan kemarin."


!!


Tatapan mata Xiao Shuxiang sedikit berubah walau terlihat amat samar. Hanya saja perubahan itu bisa diketahui oleh Hu Li. Demonic Beast berwujud Rubah Putih tersebut tidak menyangka akan mendengar tentang Alam Kultivasi Atas di Benua Timur.


Xiao Shuxiang dan Hu Li berpandangan sejenak, mereka seperti memikirkan hal yang sama. Tatapan mata dan ekspresi wajah keduanya sulit diartikan. 


Lan Guan Zhi yang tidak menyadarinya terlihat berbicara dengan mengatakan bahwa Sekte Kupu-Kupu juga mendapat undangan yang sama. Mendengarnya membuat Xiao Shuxiang kembali menatap teman baiknya.


"Apa aku yang diundang, Lan'Er?"


"Bukan, tapi gadis bernama Zhi Shu."


Xiao Shuxiang mengerutkan keningnya, dia menggerutu pelan. "Aku harusnya juga dapat undangan dari Alam Kultivasi Atas, atau setidaknya aku seoranglah yang diundang. Kenapa justru Zhi Shu yang dapat?"


Hu Li, "Karena Tuan Muda Xiao jarang pulang,"


"Mn,"


!!


Xiao Shuxiang menepuk dahinya, "Hu Li. Kau seharusnya mendukungku dan ada dipihakku, kenapa justru aku yang seolah bersalah di sini. Dan Lan'Er, kau malah ikut-ikutan mendukung Hu Li. Kalian ini menyebalkan,"


Hu Li. "Tuan Muda Xiao, tapi itu kenyataannya. Anda memang jarang pulang, karenanya bukan Anda yang mendapat undangan."


Xiao Shuxiang mengembuskan napas, dia tidak bisa mendebat Hu Li. Dirinya pun memikirkan tentang Alam Kultivasi Atas di Benua Timur ini.


Dalam keheningan sesaat itu, Lan Guan Zhi justru berkata. "Tentang kitab yang kau katakan sebelumnya juga tersiar kabar tentangnya di tempat ini."

__ADS_1


Xiao Shuxiang dan Hu Li terlonjak kaget. Tidak disangka bahkan Benua Timur juga sedang gempar dengan Kitab Pembunuh Matahari. Hanya saja di benua ini lebih dikenal dengan nama 'Kitab Kehancuran'.


"Lan Zhi, sektemu... Apa memilikinya?"


"Tidak. Tapi yang kudengar sektemu yang memilikinya."


"Apa?! Sekteku? Sekte Kupu-Kupu?!"


"Mn,"


Xiao Shuxiang benar-benar kaget, dia baru saja akan bangkit untuk pergi ke sektenya saat Lan Guan Zhi berkata bahwa Zhi Shu sudah membawa lembaran dari kitab tersebut ke Alam Kultivasi Atas. Mendengarnya membuat Xiao Shuxiang hanya bisa duduk sambil menenangkan diri.


"Kenapa bahkan di Benua Timur juga ada masalah semacam ini...?" Xiao Shuxiang mengusap-usap pelan dadanya sebelum menoleh ke arah Lan Guan Zhi, "Kenapa waktu itu kau tidak mengatakan apa pun padaku? Aku kan sering datang kemari,"


"Kabar ini kudapat seminggu yang lalu. Kitab Pembunuh Matahari adalah nama umum, sementara 'Kitab Kehancuran' merupakan nama dari salah satu bab di dalam kitab itu."


!!


Perasaan Hu Li tiba-tiba saja memburuk, "Jika Tuan Muda Lan mengatakan itu hanya satu bab, maka berapa banyak bab yang ada di dalam kitab itu?"


"Informasinya hanya sampai di sini,"


"Sebenarnya apa yang terjadi..." Xiao Shuxiang bergumam pelan, "Masalah tentang kemunculan Kitab Pembunuh Matahari belum selesai di Benua Tengah dan ternyata Benua Timur juga memiliki masalah yang serupa. Apa mungkin ini juga ada hubungannya denganku?"


"......"


Lan Guan Zhi melihat ekspresi teman baiknya dan kemudian mengulurkan tangan untuk mengusap pelan punggung teman baiknya. Dia berusaha membuat Xiao Shuxiang tenang.


"Ini bukan kesalahanmu..." Lan Guan Zhi berujar pelan, "... Sudah sejak dulu kitab dan jurus terkuat selalu diperebutkan, menjadi bahan pertikaian sampai dapat menciptakan perang. Kau sama sekali tidak bersalah,"


"Lan'Er... Tapi tetap ada hubungannya denganku, kan?" Xiao Shuxiang menghela napas berat, "Aku tahu. Aku ini kekasih dari masalah. Semuanya bermula saat aku mulai menjalani hidup di lingkungan kedua aliran. Padahal sebelumnya--"


"Sebelumnya juga bukankah tidak baik, Tuan Muda?" Hu Li menyela, "Anda tidak boleh berpikir akan kembali menjalani kehidupan gelandangan Anda di wilayah Aliran Hitam. Tempat itu sangat buruk,"


Xiao Shuxiang, "Tapi setidaknya di sana aku tidak perlu mengkhawatirkan siapa pun. Aku tidak harus terlibat membantu orang lain. Aku juga tidak harus peduli pada setiap sikapku dan---"


"Anda akan kembali diperangi seperti sebelumnya. Tidak punya seorang pun teman, berdampingan dengan banyak pengkhianat, hidup di antara orang-orang yang licik, kesepian karena ditakuti dan hidup tanpa rumah atau pun tujuan."


!!

__ADS_1


Xiao Shuxiang menyerah, ucapan Hu Li merupakan definisi dari kehidupan paling suram yang pernah ada. 


Kehidupan yang membuatnya tidak bisa merasakan kasih seorang ibu, perhatian tulus dari guru, saudara dan juga teman-teman. Dia akan menjalani kehidupan yang tanpa apa pun selain nyawanya sendiri bila kembali mengambil pilihan yang penuh kegelapan itu.


"Baiklah, aku tidak akan mengeluhkan tentang ini." Xiao Shuxiang memantapkan hati setelah membayangkan ucapan Hu Li barusan, harga dari ikatan yang dia jalani memang sangat mahal, penuh rintangan dan rentang untuk putus. 


Saat ini dia masih berusaha menjaga dan memperkuatnya. Masalah yang terjadi tidak boleh sampai membuatnya memilih menyerah atau mengambil pilihan yang salah. Shouxing... Bahkan senior Zhou termasuk teman baiknya selalu percaya padanya. Dia mendapat kesempatan yang tidak semua orang miliki untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


Lan Guan Zhi menepuk pelan punggung Xiao Shuxiang dan kembali pada posisi duduknya yang tegap. Teman baiknya sekarang cukup banyak mengalami perubahan. Tidak lagi selalu berpikir tentang membantai, membunuh dan sebagainya. Pikiran temannya sekarang satu langkah lebih jauh dari rasa haus darah.


Hu Li sendiri hanya bisa mengembuskan napas dan bersyukur karena Tuannya sekarang sudah mulai memikirkan ikatan yang mereka jalani dengan orang-orang dari lingkungan kedua aliran. 


Dia hanya berharap agar hal semacam ini terus berlangsung dan Tuan Muda Xiao-nya tidak kembali berubah sikap. Karena jujur saja, 'Hati' merupakan sesuatu yang mudah terbolak-balik. Tidak seorang pun yang bisa mengetahui isi hati orang lain.


Xiao Shuxiang sudah kembali tenang, namun sepertinya masih ada yang dia pikirkan, "Apa kalian tidak merasa aneh...? Ada banyak kejadian besar yang terjadi di tempat ini, tapi kenapa baru sekarang Alam Kultivasi Atas muncul? Misalnya saja saat insiden dengan naga Wyvern, bukankah mereka harusnya turun untuk membantu?"


Lan Guan Zhi juga memikirkannya. Dia tidak ingin mengambil kesimpulan yang salah, jadi dia hanya mengatakan bahwa ada kemungkinan para kultivator di alam tersebut tidak bisa turun kemari sesuka hati. Hu Li pun memiliki pendapat yang sama.


"Tuan Muda Xiao, apa mungkin Alam Kultivasi Atas di Benua Timur juga terhubung dengan alam yang ada di Benua Tengah?" 


"Entahlah, Hu Li. Aku juga tidak tahu, tapi bisa saja memang memiliki hubungan.." Xiao Shuxiang menatap Demonic Beast Rubah Putih itu, "Jika benar keduanya terhubung, maka ada kemungkinan aku dan Lan Zhi akan bertemu kembali."


"Mn, akan kupastikan cara pelonggaran segel yang ada padamu selesai saat kita bertemu nanti."


Xiao Shuxiang mengangguk dan mulai mengulurkan tangan untuk menepuk pelan bahu teman baiknya, "Aku serahkan semua padamu, Lan'Er."


Xiao Shuxiang berdiri disusul oleh Hu Li dan Lan Guan Zhi. Dia berpamitan pada teman baiknya itu karena merasa bahwa ini sudah saatnya untuk dirinya pergi ke Benua Tengah. 


Terkait dengan kabar kemunculan 'Kitab Kehancuran' yang beredar di tempat ini----Lan Guan Zhi mengatakan bahwa Xiao Shuxiang tidak perlu merepotkan diri dengan banyak hal. 


Kultivator di Benua Timur tidak hanya Xiao Shuxiang seorang. Teman baiknya juga tidak memiliki kewajiban penuh menjaga dan melindungi tempat ini. Tugas untuk menjaga Benua Timur tetap aman adalah tugas dari Tiga Kekaisaran dan para kultivator dari Tiga Aliran.


Xiao Shuxiang sudah berada di langkan, "Kalau begitu kami pergi dulu, Lan'Er."


"Mn, jaga dirimu baik-baik."


"Tentu. Kau juga,"


Hu Li menyatukan kedua tangannya dan membungkuk hormat saat berpamitan pada Lan Guan Zhi. Dia pun menyusul Tuan Muda Xiao-nya yang baru saja melompat turun dari langkan.

__ADS_1


******


__ADS_2