![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Xiao Shuxiang memperhatikan dengan saksama sosok Wang Zhao dan kemudian menggeleng pelan. Dia membatin, "Ini tidak mungkin. Teknik semacam itu bisa saja digunakan oleh kultivator lain jika praktik kultivasi mereka tinggi. Dia jelas bukan seperti yang ada dalam bayanganku,"
Xiao Shuxiang menepis pemikirannya. Dia ingat bahwa Wang Zhao adalah kultivator dari Alam Kultivasi Atas, serta sosok yang memiliki hubungan dengan Sekte Lembah Iblis. Jadi tidak mungkin orang ini adalah sosok yang dia kenali.
Asap putih terbentuk di tangan Wang Zhao dan dengan cepat memadat. Asap itu pun berubah menjadi pedang besar dan bilahnya terlihat memantulkan cahaya matahari.
Wang Zhao menghela napas dan berkata, "Tuan Xiao. Tolong jangan lanjutkan ini lagi,"
Wang Zhao bisa melihat ledakan besar yang berada tidak jauh dari tempatnya berada. Dia mengetahui dengan benar bahwa ledakan itu tercipta dari pertarungan Lan Guan Zhi melawan Wang Hu Zhuang.
Wang Zhao menatap Xiao Shuxiang dan berkata, "Aku yakin Tuan Xiao juga sadar pada pertarungan yang dilakukan oleh pamanku sekarang. Sejujurnya aku tidak khawatir padanya, dia sangat bisa diandalkan. Aku hanya sedikit mencemaskan tuan muda Lan Guan Zhi, dia tidak tahu siapa lawannya."
Xiao Shuxiang mendengus, "Justru pamanmu yang tidak tahu siapa lawannya. A-Yuan lebih kuat dari yang kalian bayangkan,"
"Baiklah, kita bisa tahu itu nanti." Wang Zhao tersenyum dan menimang-nimang pedangnya. Dia pun dengan santai berkata, "Apa Tuan Xiao mengenali pedang ini?"
Xiao Shuxiang sedikit mengerutkan keningnya. Wang Zhao yang menyadari hal itu pun dengan sopan berkata, "Tuan Xiao yang memberikan ini padaku. Sebelumnya benda ini hanyalah pedang kayu biasa, tetapi sekarang ini berubah menjadi pedang sungguhan. Aku berterima kasih. Tetua Dao Fang An sendiri bahkan tidak sebaik dirimu,"
Xiao Shuxiang menggeleng dan berkata, "Wang Zhao. Aku tidak tahu lagi bagaimana harus bicara padamu. Kau adalah orang yang paling menyebalkan yang pernah kutemui. Sejujurnya, aku kasihan padamu. Apa kehidupanmu begitu menderita hingga kau melakukan hal yang sama pada kehidupan orang lain?"
"Tuan Xiao, kau sebenarnya bicara padaku atau pada dirimu sendiri?" Wang Zhao tersenyum dan berkata, "Aku melakukan ini karena mereka pantas mendapatkannya. Tetapi apa yang Tuan Xiao lakukan? Kau mengambil jalan berbeda untuk apa?"
"Kau menyelamatkan nyawa mereka pun tidak akan bisa menghapus semua dosamu di masa lalu, Xiao Shuxiang." Wang Zhao mencemooh dan ucapannya membuat Xiao Shuxiang tersentak.
Mengetahui bahwa orang ini terkejut membuat senyum tipis Wang Zhao terbentuk. Dia pun kembali berkata, "Kau memisahkan seorang anak dengan ibu dan ayahnya. Memisahkan suami dengan istrinya, guru dengan muridnya, kakak dengan adiknya. Dan kau memisahkan setiap hubungan hanya karena satu alasan. Itu adalah karena mereka menolakmu,"
!!
"Lalu sekarang apa?" Wang Zhao berkata. "Kau ingin terlihat baik? Menjadi pahlawan dengan menyelamatkan semua orang, hm? Dan aku sendiri akan seperti orang jahatnya, begitu? Hah, konyol sekali."
Tatapan mata Wang Zhao tiba-tiba menajam saat berkata, "Tuan Xiao. Apa yang kau lakukan ini sia-sia. Ketika mereka semua tahu siapa kau yang sebenarnya, maka di saat itu juga kebaikanmu tidak akan dilihat sedikit pun. Kulakukan semua ini agar kau tidak perlu terbelenggu dalam hubungan yang rentang terputus seperti ini,"
__ADS_1
"Hidupku adalah milikku dan pilihanku bukanlah urusanmu. Kau tidak perlu repot mengkhawatirkannya. Aku tahu apa yang kulakukan dan tahu setiap risikonya,"
"Karena itulah aku mengatakan betapa konyolnya dirimu, Tuan Xiao." Wang Zhao tiba-tiba menghilang dan berada tepat di depan Xiao Shuxiang.
!!!
Xiao Shuxiang terkejut, tetapi tubuhnya dengan cepat merespon serangan ini. Pedang pusakanya berbenturan sangat keras dengan senjata milik Wang Zhao. Begitu kerasnya hingga suara yang dihasilkan bagai dua petir yang saling bertubrukan.
"Tuan Xiao. Manusia itu sederhana. Mereka akan berterima kasih ketika kau memberikan bantuan, tetapi saat kebenaran tentangmu terkuat---percaya atau tidak, kau akan dipandang bahkan lebih buruk daripada sampah."
"Kurasa kau benar. Karena itulah aku sekarang memandangmu begitu rendah,"
Pertarungan berubah sengit. Xiao Shuxiang berkata di sela-sela serangannya, "Aku tahu bahwa orang sepertimu berusaha mengacaukan pikiranku. Namun aku tidak akan pernah terpengaruh. Masalah tentang orang lain akan bersikap seperti apa jika tahu identitasku bukanlah hal penting sekarang,"
"Itu akan menjadi penting," Wang Zhao berkata. "Pikirkan saja. Saat mereka tahu... Maka yang menyerangmu bukan hanya aku,"
"Sadarlah, Tuan Xiao." Wang Zhao berkata. "Siapa yang sedang berusaha kau lindungi? Apa mereka yang nantinya akan mengayunkan pedang untuk melawanmu atau tuan muda Lan yang hanya berpura-pura menjadi teman baikmu itu?"
Dalam satu ayunan pedang Xiao Shuxiang, itu menciptakan lima serangan sekaligus dan Wang Zhao menghindari semuanya. Serangan itu pun mengenai sebuah bangunan di Sekte Pedang Langit hingga meledak dan terbakar.
Ekspresi Xiao Shuxiang buruk. Tempat ini bukanlah Alam Kultivasi Atas di mana ada sekelompok kultivator yang bisa memperbaiki sebuah bangunan yang rusak parah seperti sediakala hanya dalam waktu beberapa tarikan napas.
Perbaikan bangunan di tempat ini masih dikerjakan secara manual dan tentu saja hal tersebut sangat merugikan. Xiao Shuxiang terus menyerang dan berusaha membuat Wang Zhao keluar dari wilayah Sekte Pedang Langit. Dia pun tidak mungkin memancing pemuda ini untuk pergi sebab Wang Zhao terlihat tidak menginginkan kematiannya.
Xiao Shuxiang kembali menggunakan Teknik Pernapasan Air dan buruknya lawan bisa menahannya seolah itu serangan biasa. Dia bahkan mempercepat gerakannya dan itu pun tidak banyak memperlihatkan perubahan.
!!
Xiao Shuxiang tidak bisa memakai pil pelumpuh untuk memberi pelajaran pada Wang Zhao sebab pergerakan pemuda ini terlalu cepat. Buruknya, dia bahkan tidak bisa menggunakan Teknik Pengendalian Darah.
Rasa terkejut dan kebingungan nampak jelas di wajah Xiao Shuxiang. Satu-satunya hal yang membuat teknik terkuatnya tidak bekerja adalah karena lawan tidak memiliki darah atau dia bertarung dengan mayat hidup dan sejenis dengan itu. Tetapi masalahnya adalah dia melawan Wang Zhao yang jelas-jelas adalah manusia.
__ADS_1
Tidak hanya Xiao Shuxiang yang keheranan, tetapi juga Lan Guan Zhi. Pemuda berpakaian serba putih dengan pita dahi tersebut sedang bertarung sengit. Lan Guan Zhi menghadapai Wang Hu Zhuang dan harus berhati-hati pada serangan tapak dari pemuda ini.
Lan Guan Zhi menggunakan kekuatan yang besar dan gerakan berpedang yang berbeda dari sebelumnya. Hanya saja ini belum cukup untuk menyudutkan lawannya dan justru saat semakin lama bertarung---kemampuan lawan jadi makin meningkat.
Di sisi lain, Wang Hu Zhuang sendiri nampak mengerutkan kening sebab rasanya lawan seolah-olah tahu setiap serangan yang akan dia lakukan.
Wang Hu Zhuang memang mengincar titik vital Lan Guan Zhi. Dia ingin membuat retakan pada dantian pemuda berpakaian serba putih itu dan menjadikannya tidak berdaya. Namun entah bagaimana lawan selalu bisa menghindarinya.
Tidak hanya sampai di situ. Ketika Wang Hu Zhuang menggunakan orang-orangan kertas miliknya untuk menyerang---Lan Guan Zhi seakan tahu bahwa bilah pedangnya dapat rusak. Pemuda berpakaian serba putih itu pun memakai lesatan energi spiritual untuk menghadapi serangan dari Wang Hu Zhuang.
!!!
Ada dua pertarungan sengit yang terlihat, tetapi begitu banyak kekacauan terjadi di bawah langit Kekaisaran Matahari Tengah. Tempat tinggal Tianqi Mao adalah salah satunya.
Demonic Beast yang merupakan Wali Kota Embun Bunga itu menghadapi anggota dari Sekte Kabut Berdarah. Para kultivator ini bukan musuh yang biasa, mereka benar-benar sangat sulit untuk dihadapi sebab memiliki bakat yang bisa meniru teknik kultivasi lawan.
Tianqi Mao tahu benar tentang sekte ini dan sejujurnya dia terkejut sebab Sekte Kabut Berdarah harusnya tinggal di tempat yang jauh dan terkenal sebagai sekte Aliran Hitam yang tidak mau terlihat dalam urusan dunia fana.
Hanya saja entah karena masalah apa hingga sekte ini mengirimkan anggota mereka dan mulai menyerang secara membabi buta, bahkan termasuk mengacaukan Kota Embun Bunga miliknya.
Tianqi Mao berusaha melawan. Dia pun dibantu oleh para pengawalnya dan juga kultivator lain, tetapi tetap saja keadaan masih belum memihak mereka.
Sebagai sosok Demonic Beast dan sekaligus mempunyai teknik Cermin Pemindah yang begitu unik---Tianqi Mao harus berhati-hati saat menggunakannya. Jika lawan sampai tahu dan berhasil mencuri teknik ini, maka semuanya akan langsung selesai.
!!!
Di tempat lain, yakni di kediaman Shuai Niao pun demikian. Demonic Beast berwujud ular putih itu tidak bisa sembarangan memakai tekniknya sebab cemas jika lawan berhasil mencurinya. Dia sendiri tahu tentang Sekte Kabut Berdarah sebab hidup pada zaman di mana sekte ini sempat terlibat masalah dengan Sang Bintang Penghancur.
Tidak seperti Shuai Niao dan Tianqi Mao, di Kekaisaran Matahari Tengah khususnya pada kasus Dai Chen serta Xiao Lu----mereka jelas kekurangan informasi terkait kemampuan lawan. Kondisi di istana itu benar-benar dalam situasi yang buruk.
!!!
__ADS_1
******