KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
377 - Rana Qisheng


__ADS_3

Ling Qing Zhu menarik kerah belakang pakaian Wali Pelindungnya sebelum pemuda ini mulai melakukan hal yang merepotkan lagi. Jujur saja, Xiao shuxiang terlihat manis hanya ketika sedang tidur.


Ling Qing Zhu berujar, "Jangan membuat masalah. Duduk dengan tenang,"


"Kucing Putih, aku tidak bisa membiarkannya. Kau tahu siapa A-Yuan, bagaimana bisa dia dinikahkan dengan gadis biasa? Aku harus tahu siapa gadis itu dan dari keluarga mana dia berasal,"


Bibir atas Bocah Pengemis Gila berkedut, dia pun menyindir Xiao Shuxiang. "Memang kau punya hubungan apa dengan Lan'Er Gege hingga merasa bahwa kau memiliki tanggung jawab untuk masa depannya? Kau hanya temannya, kan?"


"Aku teman baiknya. Catat dan tanamkan dalam otak kecilmu itu. Lan Guan Zhi tidak akan menikah sebelum aku menyutujui gadis itu,"


"Ibu A-Xiang," Lan Xiao buka suara. "A-Xiao tidak ingin Ayah Yuan menikah. A-Xiao tidak setuju,"


Bocah Pengemis Gila menggeleng melihat tingkah anak laki-laki berusia 7 Tahun itu. Dia merasa bahwa Xiao Shuxiang-lah yang sudah mengajari bocah ini hal yang bukan-bukan, kalau tidak---bagaimana sifat kedua orang ini sangat mirip?


Bocah Pengemis Gila menggaruk pipinya dan berkata, "Bukankah harusnya kau tanyakan ini pada Lan'Er Gege? Meski kau tidak setuju sekalipun, jika Lan'Er Gege yang mau... Maka kau tidak bisa berbuat apa-apa."


Xiao Shuxiang berkedip dan kemudian mengarahkan pandangannya pada Lan Guan Zhi. Dia bertanya, "Siapa Rana Qisheng itu? Dia kenalanmu?"


"Mn," Lan Guan Zhi bergumam sebagai jawaban dan membuat teman baiknya tersentak.


Xiao Shuxiang menggaruk pelan pipinya dan lantas berujar, "A-Yuan. Katakan sesuatu. Kau harus menjelaskannya padaku. Jangan hanya bergumam."


Lan Guan Zhi memperhatikan Xiao Shuxiang sebelum mulai bernapas pelan. Dia berujar, "Aku bertemu nona Rana saat masih kecil."


"Teman masa kecilmu? Kapan? Sejak kapan?"


"Sebelum aku bertemu denganmu,"


Bocah Pengemis Gila berkedip. Dia menggeser tempat duduknya dan berujar pelan di samping Ling Qing Zhu. Suaranya terdengar berbisik, "Apa kau tidak merasa aneh dengan suamimu? Dia terlihat sangat menjaga Lan'Er Gege,"


Ling Qing Zhu menoleh dan tanpa nada berujar, "Tidak juga"


"Ya ampun..." Bocah Pengemis Gila baru akan bicara saat mendengar suara Ling Qing Zhu kembali.


"Mereka sudah terlihat akrab," Ling Qing Zhu bernapas pelan. Suaranya lembut saat berkata, "Aku tidak suka melihat Shuxiang dan Tuan Muda Lan bertengkar,"


".................." Bocah Pengemis Gila menghela napas dan berkata, "Yaah... Kau benar. Jauh lebih baik saat Xiao Shuxiang dan Lan'Er Gege berbaikan. Dunia terasa suram saat kedua orang ini saling tidak bicara,"


"Mn," Ling Qing Zhu menyetujuinya. Dia pun memperhatikan dengan saksama pembicaraan antara Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi, bahkan Lan Xiao pun terlihat ikut dalam pembahasan tersebut.


Ling Qing Zhu baru akan menyampaikan pendapatnya pada Bocah Pengemis Gila saat pintu kamar Lan Guan Zhi dibuka secara tiba-tiba dan seorang gadis masuk begitu saja.


"Yuan-Gege..! Kau ini dari mana saja, aku baru-!" gadis yang tak lain adalah Rana Qisheng itu tertegun menyaksikan ada banyak orang di dalam ruangan ini. Padahal dia pikir, hanya Lan Guan Zhi seorang yang ada.


Rana Qisheng memperhatikan setiap tamu Yuan-Gegenya dan langsung terkejut serta spontan menunjuk saat mengenali salah satu tamu Lan Guan Zhi.


Rana Qisheng berseru, "Kau!"


"Oh!" Xiao Shuxiang pun ingat. "Kau gadis manja itu, kan?"


"Kau pria bunga!"


!!


Lan Guan Zhi, Bocah Pengemis Gila, Ling Qing Zhu, termasuk Lan Xiao nampak tersentak. Mereka menatap Xiao Shuxiang dan Rana Qisheng secara bergantian.


Xiao Shuxiang sendiri nampak mengerutkan kening kala mendengar sebutan yang diberikan oleh gadis ini padanya. Dia buka suara, "Pria bunga?"


"Kau muncul tiba-tiba di atas pohon persik, bahkan menabrakku. Dasar menyebalkan,"


"Hei..!" Xiao Shuxiang protes, "Kau sendiri yang berdiri di bawah pohon seperti orang bodoh. Lalu kau menyalahkanku?"


"Oh astaga," Rana Qisheng syok dengan ucapan pria ini. Dia protes, "Jadi menurutmu saat seorang gadis cantik berdiri di bawah pohon sambil memandangi bunga yang berguguran terlihat bodoh di matamu? Itu harusnya menjadi karya seni yang Indah,"


"Kau bisa melihat bunganya dari jauh. Bukan. Maksudku, tentu saja kau bodoh." Xiao Shuxiang berkata, "Apa gunanya menyaksikan bunga persik. Seakan-akan kau baru pertama kali melihatnya saja,"


"Kau ini sangat menyebalkan, yah!"


"Apa? Apa?"


Ling Qing Zhu menggeleng pelan menyaksikan apa yang tersaji di hadapannya. Di sisi lain, Bocah Pengemis Gila nampak berdecak pelan. Mereka mempunyai pikiran yang sama, itu adalah fakta bahwa Xiao Shuxiang bahkan tidak pandang bulu untuk berdebat dengan seseorang.

__ADS_1


"Waah, luar biasa.." Nada suara Xiao Shuxiang terdengar menyindir. Dia menatap Lan Guan Zhi dan berujar sambil menunjuk Rana Qisheng, "Jika kau dengan gadis ini.. Aku sama sekali tidak setuju."


Rana Qisheng tersentak. Dia baru akan bertanya tentang maksud pria ini saat Xiao Shuxiang kembali berkata.


"Lan'Er, gadis ini sangat manja dan juga cerewet. Dia sama sekali tidak cocok untukmu." Xiao Shuxiang sampai menggeser meja duduk di hadapannya dan mendekat.


Dia mengulurkan tangan dan menyentuh pipi Lan Guan Zhi. Xiao Shuxiang berkata, "Kau harus dengarkan aku. Jika kau bersama dengan gadis ini, hidupmu tidak akan tenang. Lihat dia. Dia bahkan berani padaku,"


"Hei..!" Rana Qisheng berjalan dan lantas menarik tangan Xiao Shuxiang. Dia baru akan membentak saat pemuda ini justru memakai tangan lain dan menariknya.


!!


Bocah Pengemis Gila kaget sampai membuka mulut lebar saat menyaksikan bagaimana Rana Qisheng jatuh menimpa Xiao Shuxiang. Bukan hal itu yang jadi masalah, tetapi apa yang terjadi berikutnya.


"Ibu A-Xiang!" Lan Xiao tersentak kaget. Dia menyaksikan Rana Qisheng menjambak rambut Xiao Shuxiang dan memukul pemuda itu.


Di sisi lain, rambut Rana Qisheng juga ikut ditarik dan bahkan hal mengejutkannya adalah ketika Xiao Shuxiang membalik posisinya. Dia membuat Rana Qisheng tersungkur dan tanpa rasa bersalah menduduki punggung gadis itu.


!!!


"Aduh!" Rana Qisheng menjerit, dia sangat panik dan tidak bisa bernapas karena ditekan ke lantai. "Tu-Turun dariku!"


"Beraninya kau pada Xiao Shuxiang ini,"


!!!


Rana Qisheng menekik di samping wajahnya yang memerah. Dia terkejut bukan main sebab pemuda ini berani menampar bokongnya. Dia tidak pernah merasa begitu dipermalukan seperti ini.


"Ka-Kau sangat kelewatan! Tidak waras! Aduh!" Rana Qisheng berteriak dengan air yang mulai membasahi pipinya. Dia lantas menangis kencang dan membuat Bocah Pengemis Gila serta yang lainnya terkejut.


"Berani menangis, aku akan memukulmu dengan lebih keras lagi." Xiao Shuxiang sama sekali tidak terpengaruh dengan air mata Rana Qisheng. Justru dia mengancam dan membuat gadis itu tidak berani bertingkah.


"Shuxiang, hentikan." Lan Guan Zhi berujar tanpa nada. Kamarnya benar-benar ramai setelah Xiao Shuxiang ada di tempat ini.


Rana Qisheng akhirnya dapat bernapas dengan lebih baik, dia meringis dan mengusap-usap bokongnya. Rana Qisheng memperhatikan pemuda mengesalkan ini dan berkedip beberapa kali saat ingat sesuatu.


Dia langsung terkejut bukan main, "Kau kan yang sudah melompat menindih Yuan-Gege dan menciumnya! Itu kau, kan!"


"Luar biasa, gadis ini memang ingin kena.." Xiao Shuxiang melipat lengan pakaiannya seakan bersiap untuk memberi pengajaran pada gadis menyebalkan ini.


Rana Qisheng tentu saja tidak tinggal diam. Dia bergegas bersembunyi di belakang punggung Lan Guan Zhi dan tindakannya membuat Xiao Shuxiang tersentak.


"Lan'Er, minggir."


"Shuxiang, duduklah." Lan Guan Zhi meraih tangan Xiao Shuxiang hingga teman baiknya itu tidak punya pilihan selain duduk kembali.


Xiao Shuxiang menarik napas, dia berusaha untuk menenangkan diri dan kemudian memperhatikan gadis yang menatapnya dari belakang punggung teman baiknya itu.


Dari apa yang terlihat di mata Rana Qisheng, pemuda di hadapannya ini tidak hanya sangat menyebalkan, tetapi juga mesum. Entah apa yang dialami Yuan-Gegenya hingga bertemu makhluk jenis ini.


Xiao Shuxiang sudah lebih tenang sekarang, tetapi nada suaranya masih mengandung nada yang tidak suka. Dia berkata, "Jadi kau yang bernama Rana Qisheng. Dari mana asalmu?"


"Ke-kenapa juga aku harus memberitahumu?" Rana Qisheng memegang bahu Lan Guan Zhi. Dia tidak ingin dekat-dekat dengan pemuda yang tidak tahu malu seperti orang ini, meski wajah yang dia lihat sangat tampan dan mempesona.


Xiao Shuxiang meniup rambut poni depannya dan berkata, "Sebaiknya kau menjawab apa yang kukatakan. Jangan uji kesabaranku atau aku benar-benar akan melakukan hal yang buruk padamu,"


"Shuxiang,"


Xiao Shuxiang menggelembungkan pipinya saat Lan Guan Zhi menyebut namanya lagi. Dia pun menatap teman baiknya dan berkata, "Lan'Er. Apa kau akan menikahi gadis ini? Dia?"


"Ayah Yuan, A-Xiao tidak setuju."


"Lihat, putramu tidak menyetujuinya." Xiao Shuxiang berkata, "Kau tidak bisa mengabaikan Lan Xiao seperti ini."


Bocah Pengemis Gila tertegun. Ekspresi wajahnya berubah pucat saat dia bicara pada Ling Qing. Suaranya pelan, "A-apa kau melihatnya? Rasanya ada yang janggal dengan situasi ini,"


Ling Qing Zhu berkedip, dia pun mengangguk pelan sebagai jawaban.


Rana Qisheng sendiri nampak menatap horor ke arah Xiao Shuxiang. Entah kenapa situasi saat ini terlihat seperti seorang istri dan anak yang tidak setuju jika sang ayah menikah kembali. Dia pasti sudah tidak waras karena membayangkan hal seperti itu.


"Lan'Er, apa kau sangat menyukai gadis ini hingga ingin menikahinya?" Xiao Shuxiang tidak peduli pandangan orang lain.

__ADS_1


Dia menganggap Lan Guan Zhi sebagai teman dan karena statusnya---baginya Lan Guan Zhi adalah keponakan. Pemuda ini masih terlalu muda untuk membina rumah tangga. Usia 25 Tahun itu belum cocok mempunyai hubungan rumah tangga. Tentu saja, kondisi dirinya sendiri berbeda dengan temannya ini.


"Lan Zhi," Xiao Shuxiang berujar, "Patriarch Lan Xu Jian belum menikah dan kau justru ingin melangkahi kakakmu? Oh, ya ampun. Itu tidak baik. Aku tidak setuju,"


".......... Shuxiang. Apa kau ingat janjimu?"


Xiao Shuxiang berkedip mendengar pertanyaan tiba-tiba dari Lan Guan Zhi. Dia keheranan, "Janji apa?"


"Kau akan menikahkanku dengan anakmu." Lan Guan Zhi menatap sejenak ke arah Ling Qing Zhu dan kembali bicara dengan teman baiknya. "Jika aku menunggu, entah berapa lama itu.."


!!


Xiao Shuxiang membeku. Dia berkedip beberapa kali dan nampak menggaruk pelan pipinya. Dia sepertinya memang pernah berkata ingin menikahkan teman baiknya dengan anaknya agar mereka tetap menjadi teman yang tak terpisahkan. Dia memang pernah bicara seperti itu.


Melihat pemuda di hadapannya terdiam membuat Lan Guan Zhi mengembuskan napas. Dia tanpa nada berkata, "Kau selalu sibuk dengan urusanmu. Kau bahkan tidak memiliki banyak waktu bersama Nona Ling. Jadi bagaimana kau bisa menepati janjimu,"


Xiao Shuxiang tersentak. Dia pun langsung menoleh ke arah Ling Qing Zhu dan secara spontan berkata, "Kucing Putih. Kau dengar Lan Zhi, kan? Ayo lakukan itu."


"Tidak tahu malu," Ling Qing Zhu berujar dingin. "Apa kau pikir itu hanya tepung yang disiram air dan dibentuk sepuasmu?"


Xiao Shuxiang tidak menyangka karena Kucing Putihnya tahu apa maksud ucapannya tadi. Dia baru akan bicara saat mendengar helaan napas dari Bocah Pengemis Gila.


"Shuxiang," Bocah Pengemis Gila berkata, "Kau ini sangat tidak tahu malu. Bagaimana bisa kau meminta hal semacam itu dari Ling Qing Zhu dan di saat situasinya seperti ini? Haiih.. Kau tidak waras,"


"Aku meminta dari Kucing Putih, bukan darimu. Kenapa justru kau yang protes?" Xiao Shuxiang tidak mau kalah. Dia pun kembali menatap Lan Guan Zhi dan buka suara.


Xiao Shuxiang berkata, "Jadi kau benar-benar akan menikahinya?"


"................" Lan Guan Zhi memegang tangan Rana Qisheng yang berada di bahunya.


Rana Qisheng yang mengerti mulai keluar dari persembunyiannya dan duduk di samping Lan Guan Zhi. Dia memegang erat tangan Yuan-Gegenya, namun tetap menatap waspada ke arah Xiao Shuxiang.


Lan Guan Zhi berujar tanpa nada, "Rana adalah putri Kerajaan Zhongyan, Kekaisaran Matahari Tenggelam. Kerajaannya dalam masalah dan dia membutuhkan kultivator untuk melindungi tempat tinggalnya."


Xiao Shuxiang menatap Rana Qisheng dan lantas berujar, "Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kau harus menyeret Lan Guan Zhi dalam masalah kerajaanmu."


"Yuan-Gege.." Rana Qisheng menatap Lan Guan Zhi dan mendapat anggukan pelan dari pemuda itu, seakan memberi isyarat bahwa tidak apa-apa baginya jika menceritakan semua masalahnya pada Xiao Shuxiang.


Sambil menelan ludah, Rana Qisheng pun mulai menjelaskan. "Kerajaanku kecil, tetapi karena dekat dengan laut---itu menjadi kerajaan paling padat, tetapi makmur karena merupakan jalur perdagangan yang besar."


Rana Qisheng berkata, "Aku tidak terlalu pintar dan ayahku sudah tua. Aku adalah anak satu-satunya dan kerajaan kami membutuhkan pemimpin yang bisa melindungi dan menjaga kami. Yuan-Gege..."


"Bicaralah, tidak apa-apa."


"Beberapa waktu lalu... Ada pangeran dari kerajaan lain yang datang dengan lamaran. Aku tidak mau karena sifat orang itu sangat buruk, tapi ayahku tidak punya pilihan. Kaki tangan pangeran itu sangat kuat dan menakutkan, ja-jadi aku pergi dan datang kemari."


"Ya ampun," Xiao Shuxiang menggeleng. "Bagaimana jika kerajaanmu sudah hancur sekarang,"


"To-tolong jangan katakan itu.." Rana Qisheng menangis. Sejujurnya dia takut karena tahu bahwa melarikan diri dan datang kemari adalah pilihan yang kurang tepat, tetapi ini satu-satunya hal yang bisa dia lakukan.


"Jadi karena itu kau ingin menikahi Lan Zhi karena yakin dia bisa melindungi kerajaanmu?"


"Ibu A-Xiang, nenek ini ingin membawa *lali Ayah Yuan-ku."


^^^*lari^^^


Xiao Shuxiang mengusap kepalan anak laki-laki yang ada di dekatnya. Dia menatap Rana Qisheng dan memperhatikan gadis ini dengan saksama. Dia pun berdiri, tindakannya membuat teman-temannya tersentak.


"Aku ingin bicara hanya berdua denganmu," Xiao Shuxiang buka suara dan membuat Rana Qisheng mendongak dengan ekspresi wajah yang terkejut.


Xiao Shuxiang berujar, tatapan matanya serius saat berkata. "Aku bisa melihatnya. Jadi sebelum kupaksa kau untuk bicara di tempat ini, maka sebaiknya ikut denganku."


"Ibu A-Xiang?"


"Lan Xiao, kau tetap di sini." Xiao Shuxiang memberi isyarat dan berjalan keluar. Dia membuat Rana Qisheng menelan ludah.


Ekspresi Rana Qisheng berubah pucat, jelas saja bahwa pemuda tadi mengetahui sesuatu. Dia berdiri dengan kepala yang terus menunduk dan berjalan menyusul Xiao Shuxiang.


"................" Bocah Pengemis Gila tercengang dan kemudian berkata, "Lan'Er Gege. Kau baru saja ditinggalkan oleh calon istrimu,"


"Mn, sepertinya begitu." Lan Guan Zhi pun merasa heran, bahkan Ling Qing Zhu pun sama keheranannya.

__ADS_1


******


__ADS_2