KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
394 - Kesempatan


__ADS_3

"Aku tidak mendengar suara apa pun lagi, Patriarch." Rana Qisheng menggigit kuku pada jarinya karena merasa khawatir. Dia menatap Patriarch Yu Chang Hai dan berkata, "Apa Tuan Jing Mi baik-baik saja di dalam?"


"Pria bertubuh sebesar itu... Memang apa yang bisa terjadi padanya?" Patriarch Yu Chang Hai berujar, "Justru yang mengkhawatirkan itu adalah kultivator yang sedang diinterogasi olehnya."


Dalam hati Patriarch Yu Chang Hai tidak berhenti menghela napas. Harusnya dia tidak menyerahkan tugas semacam ini pada sosok yang jelas-jelas berasal dari Sekte Kupu-Kupu. Siapa pun tahu bahwa murid yang ada di sekte itu sangat tidak waras.


"Tidak bisa dibiarkan. Aku harus masuk sekarang," Patriarch Yu Chang Hai baru akan berbalik untuk dan mengambil alih situasi di dalam sebelum bertambah buruk saat pintu di depannya tiba-tiba terbuka.


!!


Rana Qisheng tersentak. Dia melihat Jing Mi keluar dan bergegas menghampiri pemuda itu. Nada suaranya masih terdengar khawatir, "Tuan Muda Jing? Apa anda terluka?"


Jing Mi berkedip, dia menggaruk pipinya yang tidak gatal dan tersenyum bodoh. "Bagaimana mungkin aku bisa terluka, apalagi jika ada Nona Rana yang mencemaskanku."


"Ah..." Rana Qisheng tertunduk, dia tersenyum malu-malu. Di sisi lain, Patriarch Yu Chang Hai nampak menggeleng melihat tingkah Jing Mi yang ternyata bisa mencuri hati seorang gadis hanya dengan beberapa kata.


"Haaah..." Patriarch Yu Chang Hai menghela napas dan membatin, "Anak muda zaman sekarang memang beda. Apa aku juga harus mulai mengenal lebih dekat beberapa tetua wanita?"


Jing Mi tentu tidak tahu apa yang sedang Patriarch Yu Chang Hai pikirkan. Meskipun dia tersenyum pada Rana Qisheng, namun dalam kepalanya---dia sedang memikirkan siasat untuk masalah yang menyelimuti gadis ini.


"Nona Rana," Jing Mi meraih tangan gadis di hadapannya dan membuat Rana Qisheng tegang. Dengan suara pelan dia pun berujar, "Apa aku boleh mengatakan sesuatu?"


Rana Qisheng tanpa sadar menahan napas. Detakan jantungnya semakin cepat dan tangan yang diraih oleh pemuda ini membuat detakan pada jantungnya kian bertambah. Tangan Jing Mi sangat besar dan kuat, ini adalah telapak tangan yang terasa hangat dan membuatnya merasa aman.


"Tu-Tuan Jing Mi ingin mengatakan apa?" Rana Qisheng begitu gugup, namun juga sangat senang.


Jing Mi menarik napas sebelum tersenyum hangat dan berkata, "Kultivator yang berada di dalam merupakan anggota Sekte Kalajengking Merah. Tetua mereka mengincarmu karena kau mempunyai hubungan dengan Pendekar Pedang Darah. Tujuan mereka jelas, tapi aku ingin tahu apa yang kau miliki hingga mereka mengincarmu dan bukan kerajaanmu."


Saat Jing Mi mengatakan tentang 'Pendekar Pedang Darah', ekspresi wajah Rana Qisheng sudah berubah menjadi sangat terkejut. Gadis itu bahkan kesulitan menelan ludah.


Jing Mi menyadari perubahan pada gadis ini. Dia dengan cepat berkata, "Nona Rana tidak perlu mengatakan apa pun jika memang merasa terganggu. Aku akan menunggu sampai Nona bersedia membagi kisahmu padaku,"


"Tuan Muda Jing..." Rana Qisheng memegang erat tangan Jing Mi. Pemuda ini meski terlihat sangat menakutkan dengan tubuh besarnya, namun sejujurnya luar biasa baik dan begitu lembut padanya.


Rana Qisheng bernapas pelan dan berkata, "Aku... Aku hanya bisa mengatakan ini pada suamiku. Aku sudah berjanji pada ayah. Jadi jika Tuan Muda Jing bersedia... Apa kau mau-"


"Kalau begitu ayo menikah." ucapan Jing Mi membuat Rana Qisheng dan Patriarch Yu Chang Hai terkejut. Pemuda itu dengan serius berkata, "Aku sudah berjanji untuk menolong kerajaanmu dan menjaga dirimu. Meski kau tahu bahwa di hatiku masih ada nama bibi Xiao WeiWei, tetapi aku berjanji tidak akan membuatmu kecewa."


Jing Mi berkata, "Aku hanya melihat bibi Xiao WeiWei selama ini, tetapi kau adalah gadis pertama yang memperlihatkan rasa cinta padaku. Jadi Nona Rana, apa kau bersedia... Menjalani masa depan denganku?"


!!


Rana Qisheng terkejut, dia menggigit bibirnya dan langsung memeluk pemuda di depannya. "Tentu saja..! Tidak mungkin kutolak. Aku sangat menyukai Tuan Muda Jing. Aku benar-benar sangat menyukaimu~"

__ADS_1


Patriarch Yu Chang Hai terperangah. Entah bagaimana gadis manis dan lembut ini begitu menyukai sosok seperti Jing Mi. Ini bukan berarti Jing Mi tidak cukup baik, tetapi coba lihat.


Jing Mi mempunyai tubuh yang besar, berotot, dan kokoh seperti pohon. Garis wajah dan tatapan matanya tajam seperti seorang tirani. Orang-orang tidak akan percaya bahwa sosok seperti ini akan bisa berbicara begitu lembut dan bahkan tersenyum manis.


Namun penampilan itulah yang sangat disukai oleh Rana Qisheng. Baginya, Jing Mi memiliki pesona yang berbeda dari Lan Guan Zhi dan juga Xiao Shuxiang. Dia menyukai pemuda yang bagaikan raksasa ini.


Patriarch Yu Chang Hai menggeleng pelan, "Aku tidak tahu lagi. Kalian benar-benar jenis pasangan yang aneh,"


*


*


Setelah memutuskan akan segera menikah dengan Rana Qisheng, Jing Mi pun menemui Xiao Shuxiang. Saudaranya jelas saja terkejut sebab dia merencanakan akan menikah dalam waktu yang tidak kurang dari tiga hari.


"Saudara Jing. Kau bercanda, kan?" Xiao Shuxiang menyilangkan tangan dan menatap ke arah Lan Guan Zhi sebelum mengarahkan pandangan pada Feng Ying.


Saat ini, Xiao Shuxiang berada di luar Pagoda Tingkat Sembilan bersama temannya. Mereka hendak membantu perbaikan Sekte Pedang Langit ketika Jing Mi datang dengan Rana Qisheng.


"Saudaraku, apa aku terlihat bercanda?"


"Lihatlah kondisi di sekitarmu, Saudara Jing." Xiao Shuxiang berkata, "Apa kau merasa kita harus membicarakan tentang pernikahan di saat seperti ini?"


"Saudaraku, tapi ini juga penting." Jing Mi berkata, "Intinya aku akan pergi ke Kekaisaran Matahari Utara dan melaksanakan pernikahan. Secara ritual dan tanpa perayaan pun tidak masalah. Itu bisa diurus nanti. Sekarang yang terpenting adalah aku mendapat pengakuan sebagai suami Nona Rana,"


Xiao Shuxiang menarik napas dan kemudian berkata, "Kurasa kau sudah memikirkan ini dengan baik. Jadi aku tidak akan mengatakan apa pun lagi,"


Jing Mi mengangguk. Firasatnya benar bahwa Xiao Shuxiang sudah mempercayakan Rana Qisheng dan segala tentang perlindungan gadis ini padanya. Dia bertekad untuk tidak sampai mengecewakan Saudara Xiao-nya ini.


"Lantas, kau ingin bantuan apa dariku Saudara Jing?" Xiao Shuxiang kembali bertanya.


"Aku ingin pergi ke Sekte Kupu-Kupu dan membawa saudara Hou Yong serta Bao Yu. Dua orang ini cukup untuk membantuku mengatasi musuh yang mengincar nona Rana atau pun kerajaannya,"


"Jangan bertindak gegabah," Lan Guan Zhi buka suara dan membuat Xiao Shuxiang mengangguk setuju.


"A-Yuan benar, Saudara Jing. Kau harus selalu waspada." Xiao Shuxiang berkata, "Musuh nona Rana tidak hanya sekelompok orang, tetapi lebih dari itu. Apalagi... Hanya empat orang yang datang kemari dan lihatlah bagaimana kekacauan yang sudah mereka timbulkan."


Xiao Shuxiang menurunkan pandangannya dan berpikir sejenak. Dalam hati di tersentak, "Aku tidak menyangka akan muncul kesempatan di saat seperti ini."


Sebelumnya, Wali Pelindung Ling Qing Zhu itu memiliki rencana rahasia yang hanya diketahui oleh dirinya dan Xiao WeiWei. Itu merupakan usaha di mana mereka akan mengirim murid Sekte Kupu-Kupu pergi dan sekaligus mengosongkan Kota Awan Dingin. Tidak disangka, Xiao Shuxiang bisa memanfaatkan kepergian Jing Mi untuk memulai rencananya.


"Saudara Jing," Xiao Shuxiang berekspresi setenang mungkin dan berbicara seperti biasa. "Bawa serta paman dan bibimu sebagai wali, kau tidak boleh menikah tanpa kehadiran mereka."


"Baik, Saudaraku. Aku akan mengajak mereka,"

__ADS_1


"Dan untuk berjaga-jaga, kau tidak hanya akan ditemani oleh Bao Yu dan Hou Yong." Xiao Shuxiang berkata, "Aku percaya kemampuan kalian, tetapi bukakah setidaknya ada beberapa anak yang ikut agar mereka bisa menjaga orang awam saat kalian sedang bertarung."


!!


Jing Mi tersentak, "Aku tidak memikirkan itu sebelumnya. Saudaraku, kau benar-benar hebat."


"Aku hanya bisa mengantar hingga ke perbatasan wilayah kekaisaran. Selanjutnya kuserahkan sisanya padamu," Xiao Shuxiang mengibaskan tangannya dan sebuah cermin pemindah berukuran besar muncul di udara.


Xiao Shuxiang berjalan masuk sambil menarik Feng Ying. Suaranya pelan saat berkata, "Hilangkah pandangan burukmu. Kau terlihat seperti ingin menguliti gadis itu,"


"................." Feng Ying tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya mengangguk sebagai respon, padahal saat berada di dalam kamar Lan Guan Zhi---dia begitu cerewet.


Jing Mi dan Rana Qisheng mengikuti Xiao Shuxiang. Mereka berjalan memasuki cermin pemindah dan disusul oleh Lan Guan Zhi. Di tempat lain, Patriarch Yu Chang Hai sendiri masih menjaga Yi Jun Cheng sambil menunggu Patriarch Lan Xu Jian.


*


*


Di Sekte Kupu-Kupu, Xiao Shuxiang mengeluarkan kembali cermin pemindahnya dan Jing Mi memasuki cermin itu untuk mengajak paman serta bibinya pergi. Di sisi lain, Xiao Shuxiang menemui ibunya, Xiao WeiWei.


Lan Guan Zhi dan Feng Ying sendiri diminta untuk terus bersama Rana Qisheng. Walau sebenarnya ini lebih kenapa Lan Guan Zhi yang mengawasi Feng Ying karena pemuda berusia 21 Tahun ini terus menatap Rana Qisheng dengan tatapan ikan mati. Bahkan Lan Guan Zhi sendiri pun tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Feng Ying.


Di tempat lain, Xiao WeiWei baru saja selesai menyusun misi untuk para murid Sekte Kupu-Kupu. Dia ditemui oleh Xiao Shuxiang dan mendengarkan ucapan putranya tersebut.


Xiao Shuxiang tidak punya banyak waktu untuk sakadar basa-basi dengan ibunya. Pemuda itu langsung mengatakan tujuannya datang dan membuat Xiao WeiWei tersentak. Dia tahu bahwa kabar yang dibawanya mengejutkan wanita ini.


"Ibu jadi khawatir dengan apa yang dikatakan Saudara Jing-mu pada pamannya,"


"Dilihat dari sifatnya, dia pasti akan langsung menggendong paman dan bibinya kemari. Dia bahkan tidak perlu mengatakan apa pun,"


Xiao Shuxiang melihat daftar murid yang baru saja dibuat oleh Xiao WeiWei. Ibu cantiknya sungguh luar biasa. Bahkan wanita ini sudah mengatakan pada ayahnya dan Yang Hao pun setuju.


Xiao WeiWei berkata, "Para murid akan diberi misi untuk keluar sekte secara bertahap. Ayahmu juga sedang mengatur bagaimana agar para warganya dapat diam-diam meninggalkan kota. Hanya saja..."


"Ada apa, Ibu?" Xiao Shuxiang berkedip saat wanita ini menggantung ucapannya.


Xiao WeiWei berujar pelan, "Lu'Er tahu rencanamu. Tapi kau jangan khawatir, dia juga ikut membantu."


Xiao Shuxiang tersentak, pandangan matanya turun saat bergumam. "Gadis cerewet tahu...? Bagaimana bisa?"


"Itu .... Salah Ibu. Saat bicara dengan Ayahmu di ruangan Wali Kota Awan Dingin, Lu'Er tanpa sengaja mendengarnya. Dia sebenarnya tidak ingin kau mengambil risiko ini. Akan sangat berbahaya untuk dirimu sendiri,"


"................" Xiao Shuxiang tahu kekhawatiran Xiao WeiWei dan juga Xiao Lu. Sebenarnya dia memang membuat keputusan yang sangat berbahaya, tetapi jika tidak sekarang---maka dia benar-benar akan terlambat untuk melindungi sesuatu yang berharga baginya.

__ADS_1


******


__ADS_2