KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
195 - Pengungkapan


__ADS_3

Mata Wang Zhao melebar. Dia langsung menatap Xiao Shuxiang dengan ekspresi yang sangat terkejut di wajahnya. Dirinya sama sekali tidak salah dengar.


Wang bernapas pelan dan kemudian bertanya dengan suara yang rendah, "Apa .... Shizun yang mengatakannya?"


"Tetua Meng yang mengatakannya," Xiao Shuxiang tahu siapa 'Shizun' yang Wang Zhao maksud, tetapi bukan orang itu.


Wang Zhao menarik napas. Dia melihat bahwa Xiao Shuxiang sama sekali tidak marah, hanya saja ekspresi pemuda ini memang lebih serius dari yang biasanya.


Dengan napas yang pelan, Wang Zhao pun mulai berkata. "Aku .... Sama sekali tidak mau me-menjadi pemimpin tempat itu. Aku tidak ingin .... Melakukannya,"


"Aku ingin mendengarkan semuanya darimu secara langsung."


"Tuan Xiao .... Tapi-"


"Tidak perlu khawatir. Aku merupakan kultivator dari Aliran Hitam. Tidak akan ada yang berubah dari sikapku padamu,"


Wang Zhao tersentak. Dia tidak tahu hal ini dan berusaha mencari kebohongan dari ucapan Xiao Shuxiang, tetapi sama sekali tidak menemukannya.


"Apa .... Nona Ling tahu anda berasal dari Aliran Hitam..?" Wang Zhao bertanya dengan suara yang pelan.


"Tentu saja. Lan Guan Zhi juga tahu dan semua teman-temanku pun mengetahui hal ini." Xiao Shuxiang berkata, "Selama ini. Pandangan terhadap kultivator aliran hitam adalah buruk, pembawa bencana, kutukan, kejam dan penindasan yang tidak manusiawi. Aku sama sekali tidak menyangkalnya. Nama Aliran Hitam sudah rusak sejak awal dan sulit sekali memperbaikinya. Tapi itu tidak masalah, kami jadi tidak harus menjaga citra yang baik seperti kultivator dari aliran yang lain."


"Sekarang katakan," Xiao Shuxiang bertanya. "Bagaimana kau bisa menjadi pemimpin dari Sekte Lembah Iblis?"


Wang Zhao meremas pakaiannya dan kemudian mulai menjawab, "Aku tinggal lama di sana. Wilayahnya luas dan penuh tumbuhan beracun, tapi sebenarnya itu tempat yang indah. Istananya semewah Istana Seribu Pedang dan aku punya orang tua yang tinggal di sana."


Xiao Shuxiang tersentak, "Kau punya ayah dan ibu?"


Wang Zhao mengangguk pelan, "Aku juga punya tiga saudara. Kehidupan kami baik karena semua yang tinggal di sana fokus meningkatkan praktik kultivasi----kami jadi tidak pernah meninggalkan wilayah itu. Hanya saja .... Aku punya paman yang mempunyai pikiran lain,"


Wang Zhao berkata, "Pamanku berkata. Kekuatan itu tidak untuk disimpan, tapi ditunjukkan kepada dunia. Awalnya aku tidak tahu maksudnya, kupikir dia ingin mendapat pengakuan dari orang-orang selain kami. Tentu saja, bertukar kemampuan dari sekte lain termasuk hal yang wajar. Dia pun pergi, ke Alam Kultivasi Bawah."


Xiao Shuxiang sudah bisa melihat akar munculnya Sekte Lembah Iblis di alam kultivasi bawah. Dia kembali mendengar ucapan Wang Zhao.


"Pamanku membangun sekte yang lain. Dia merekrut anggotanya. Dia mencari yang kuat dan sama seperti pengajaran di sekte kami-----mereka mengisolasi diri dan melakukan kultivasi tertutup."


Wang Zhao mengembuskan napas, "Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya, tapi dia kembali naik ke Alam Kultivasi Atas. Dia merencanakan pemberontakan."


"Apa ayahmu tidak tahu?"


Wang Zhao menggeleng pelan, "Ayahku terlalu mempercayai paman. Dia tidak tahu bahwa saudara sesumpahnya sendiri sudah merencanakan kematian untuknya. Ayahku .... Ayah ...."


Xiao Shuxiang melihat Wang Zhao menunduk dengan mata yang tertutup. Pemuda di depannya menggeleng pelan dan seperti menahan diri untuk tidak menangis.


"Ayahku ...." suara Wang Zhao bergetar, dia berkata, "Paman memenggal kepala ayahku dan memperlihatkan di depan semua orang,"

__ADS_1


Wang Zhao merasakan sakit di tenggorokannya ketika mengingat kejadian itu. Dia masih ingat dengan jelas seolah itu baru saja terjadi kemarin.


"..............." Xiao Shuxiang menunggu Wang Zhao bisa sedikit lebih tenang sebelum dia bertanya dengan pelan, "Kau .... Belum menjadi pemimpin sekte waktu itu?"


".......... Sudah," Wang Zhao merasakan sesak di dadanya, tetapi dia tetap bicara. "Para saudaraku sebelumnya tewas dalam berbagai situasi. Kejadiannya ada di waktu berbeda dan merupakan sebuah kecelakaan. Aku yang tidak kompeten ini justru .... Menjadi pengganti ayah."


"Lalu di mana ibumu?"


"Aku terakhir kali melihat ibu saat berusia 14 Tahun, beliau melakukan kultivasi tertutup dan tidak pernah keluar. Saat aku datang menjenguknya, dia tidak ada di sana. Dia menghilang. Aku tidak tahu di mana dia. Sampai sekarang pun tidak tahu,"


Xiao Shuxiang mengembuskan napas, ada banyak kejadian yang sudah dialami oleh Wang Zhao dan semuanya tidak ada yang baik. Dia tidak akan bertanya apa pun lagi terkait ibu pemuda ini karena hal tersebut tidak menjadi bagian dari rencananya.


"Bagaimana dengan Dantian Berakarmu?"


"Itu sudah ada sejak awal kubentuk. Terdapat kesalahan, aku tidak ingat dengan jelas. Tapi karenanya .... Praktik kultivasiku tidak pernah meningkat. Kurasa .... Ini juga yang menjadi penyebab paman melakukan pemberontakan. Pemimpin Sekte Lembah Iblis harusnya bukan sosok yang cacat,"


Xiao Shuxiang bernapas pelan. Kultivator dengan Dantian Berakar memang akan dianggap cacat, tidak berguna dan bahkan lebih buruk dari sampah. Menjadikan orang dengan dantian seperti ini sebagai pemimpin sekte ..... Tentu saja akan sangat memalukan.


Xiao Shuxiang berujar pelan, "Apa kau tidak pernah mencari tahu kebenaran dari kematian ketiga saudaramu? Aku tidak ingin menuduh, tapi aku sangat mengenal bagaimana sifat mereka yang digelapkan oleh kekuasaan. Dia bisa melakukan tindakan senekat apa pun,"


Wang Zhao tersentak. Dia menatap pemuda di hadapannya, "Kau .... Juga berpikir begitu?"


Wang Zhao berusaha mengatur napasnya, "Aku tahu .... Aku juga memikirkannya. Para saudaraku mati bukanlah sebuah kecelakaan. Itu juga termasuk rencana. Mereka sangat kuat dan tentu akan menjadi penghalang. Aku tidak ikut disingkirkan karena mereka tak melihatku sebagai benalu. Tapi .... Semuanya berubah saat ayah justru memilihku,"


"Tu-Tuan Xiao ...."


"Tidak ada 'keluarga' dalam Aliran Hitam, bahkan termasuk orang tua yang sudah merawatmu. Satu hukum di tempat seperti itu adalah .... 'Bertahan hidup dengan kedua tanganmu sendiri.' Jujur, aku terkejut saat kau berkata mempunyai orang tua dan saudara. Di tempat aku tinggal, tidak ada yang seperti ini. Anak yang masih bergantung pada kedua orang tuanya akan dikirim ke arena hidup dan mati. Mereka tinggal di sana dan terus bertarung setiap hari."


!!


Wang Zhao terkejut, dia sampai menahan napas saat mendengar ucapan Xiao Shuxiang. Dengan suara yang gemetar, dia berkata. "Sekte tempatku tinggal tidak seperti itu. Kami .... Hanya fokus berkultivasi,"


"Hmph, Aliran Hitam seperti itu. Entah di Alam Kultivasi Bawah maupun di Alam Kultivasi Atas. Aku tidak akan terkejut jika sebenarnya kaulah yang sudah membunuh ketiga saudaramu."


"Tuan Xiao..!! Itu tidak mungkin!" Wang Zhao kaget bukan main. Dia seperti mendengar ledakan di atas kepalanya saat pemuda di depannya memberi penyataan yang tidak terduga.


"Aku tidak pernah membunuh siapa pun, sama sekali tidak." ekspresi Wang Zhao begitu pucat. Dia sampai merasakan sesak pada dadanya.


Xiao Shuxiang sendiri malah tersenyum. Dia berkata, "Kau memang tidak membunuh siapa pun. Aku pun saat pertama kali datang kemari tidak mengambil nyawa siapa pun. Tapi bukankah ada Iblis Mimpi di sektemu?"


!!!


"Ayo dengarkan pemikiran gilaku, Saudara Wang. Pemberontakan sektemu sudah direncanakan. Ibumu melakukan kultivasi tertutup sendirian untuk meningkatkan praktiknya, itu artinya dia bukan kultivator biasa. Ayahmu menjadi pemimpin sekte, tentu dia juga bukan orang biasa. Kau bilang ketiga saudaramu merupakan kultivator yang sangat kuat, berarti mereka juga bukan orang biasa. Apa kau sungguh berpikir bahwa kau adalah satu-satunya sampah dalam keluargamu itu?"


Wang Zhao kembali kesulitan menelan ludah. Titik keringat bahkan sampai terlihat di dahinya. Napasnya memberat saat dia semakin mendengarkan Xiao Shuxiang.

__ADS_1


"Saudara Wang, kau memiliki darah dari ayah dan ibumu. Dantianmu bisa berakar bukan karena kesalahan dalam teknik kultivasimu, tapi karena kekuatanmu yang sudah terlalu besar hingga secara alami---tubuhmu membentuk perlindungan sendiri,"


"Tuan Xiao ...." Wang Zhao menggeleng pelan meski detakan jantungnya berdebar tidak karuan sekarang, "Itu .... Itu tidak benar,"


"Sekte Lembah Iblis dipenuhi dengan tumbuhan beracun, apa kau pikir udara di sana sehat untuk kultivator biasa?"


!!!


Wang Zhao terkejut, matanya terbelalak saat dia mendengar ucapan Xiao Shuxiang barusan. Dia menatap pemuda di depannya dan benar-benar tidak menyangka hal ini.


"Kau tidak mempunyai tubuh yang biasa, Saudara Wang. Orang-orang yang hidup di Wilayah Sekte Lembah Iblis tidak mungkin dapat bertahan dengan fisik yang biasa-biasa saja. Tumbuhan di tempat kalian membuat udara di sekitarnya juga ikut menjadi beracun, kau mengerti?"


"Tapi .... Kau mengatakan aku yang--"


"Membunuh saudaramu? Tentu. Kau mungkin terlihat lemah dengan Dantian Berakar itu, tapi kau orang yang cepat belajar. Buktinya, kau bisa mengayunkan pedang kayu yang begitu berat, bisa melayang di udara dan kau juga bertarung dalam Konferensi Aliansi Abadi itu. Kau bahkan tidak takut dengan para hantu yang kita hadapi waktu itu."


Xiao Shuxiang berkata, "Kau memang tidak ingin membunuh manusia. Tapi kau tidak ragu membunuh Demonic Beast. Iblis Mimpi ada .... Untuk mengujimu. Memperlihatkan sesuatu yang lain. Mungkin .... Kau bermimpi bertarung dengan Demonic Beast yang tidak pernah kau sangka-sangka ..... Bahwa yang kau hadapi adalah--"


"Tidak-"


"Saudaramu-"


"Tidak...!"


"Melihat reaksimu ini sepertinya memang benar," Xiao Shuxiang bangun saat melihat tubuh pemuda di hadapannya yang gemetar ketakutan.


Dia menyingkirkan meja di depannya dan kemudian membangunkan Wang Zhao. Dia memeluk pemuda itu yang saat ini mulai menangis.


"Tidak apa-apa ...." Xiao Shuxiang bersuara lembut dan mengusap pelan punggung pemuda di depannya. Dia menenangkan temannya tersebut.


Wang Zhao memeluk erat Xiao Shuxiang seperti berpegangan pada hidupnya. Dia menyembunyikan wajahnya di bahu pemuda itu dan berusaha menahan tangisannnya.


"Mereka ...."


"Tidak. Jangan pikirkan itu," Xiao Shuxiang tahu apa yang ingin dikatakan Wang Zhao. Tentu saja, pemuda ini sangat terpukul dan mungkin akan merasa bersalah seumur hidupnya.


"Tuan Xiao ....."


"Ini bukanlah kesalahanmu," Xiao Shuxiang mengusap lembut kepala Wang Zhao. Bagi seseorang yang ingin mengayunkan pedang tanpa membunuh----ini sebenarnya adalah kabar sangat buruk. Tetapi karena hal ini jugalah yang membuat Xiao Shuxiang tahu dengan apa yang harus dia lakukan.


"Kau sekarang tidak sendirian, oke..? Tidak masalah, mm..?" Xiao Shuxiang berusaha agar Wang Zhao bisa tenang. Dia mengusap pelan punggung temannya itu dan merasa sedikit iri.


"Anak ini benar-benar baik. Dia mempunyai hati selembut tahu. Jika kuingat-ingat, aku bahkan tidak pernah merasa bersalah saat memenggal kepala ayah dan ibuku. Anak ini .... Dia bahkan tidak bisa menjadi setengah dari Xiao Shuxiang,"


******

__ADS_1


__ADS_2