KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
329 - Alam Kultivasi Bawah


__ADS_3

Bocah Pengemis Gila saat ini berada di sebuah tempat daerah perbatasan Kekaisaran Langit Tengah dengan Kekaisaran Langit Utara. Sebuah wilayah yang akrab disebut Lembah Kedamaian.


Pria dengan tongkat bambu itu sedang bersembunyi di antara bebatuan besar dan tengah bersandar sambil mengatur pernapasannya. Dia baru saja bicara dengan Xiao Shuxiang lewat kupu-kupu bersayap putih yang terbang perlahan di sampingnya, dan sekarang mendengar suara langkah kaki mendekat.


Bocah Pengemis Gila menahan napas saat langkah kaki itu semakin jelas. Dia tegang karena mendengar suara napas yang tidak seperti napas manusia pada umumnya.


Pria dengan riasan wajah yang mirip hantu gantung itu benar, sosok yang saat ini sedang berjalan adalah mayat hidup dengan kedua kaki yang berada di posisi saling berlawanan.


Mayat hidup itu mempunyai tubuh besar dengan tanpa bola mata dan wajah yang begitu pucat, penuh urat-urat kehitaman serta bagian leher yang mempunyai bekas luka sayatan.


Penampilan mayat hidup ini mengerikan dan semakin menjadi saat suasana malam hari seperti sekarang ini. Tentu saja, ada perbedaan waktu di tempat Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila yang sekarang, jadi jika saat ini sedang malam hari---maka ini bukanlah hal yang aneh.


Suara napas mayat hidup itu memberat dan kedua tangannya bergetar. Giginya saling bergesekan dan dia pun mulai mengeluarkan suara yang tidak kalah menakutkan.


Bocah Pengemis Gila yang bersembunyi nampak memejamkan matanya dengan erat sambil memeluk tongkat bambu miliknya. Dia terlihat sangat ketakutan saat ini.


Kupu-kupu milik Xiao Shuxiang terlihat mengubah warna sayapnya menjadi hitam dan hinggap di salah satu batu. Gesekan dari gigi tajam mayat hidup itu membuat Bocah Pengemis Gila merinding.


"Ya Tuhan, bagaimana ini? Aku akan mati. Aku pasti akan mati. Dia akan membunuhku. Aku akan ketahuan, pasti ketahuan!"


!!!


Bocah Pengemis Gila spontan menutup mulutnya. Dia hampir berteriak saat dikejutkan dengan tangan mayat hidup yang tiba-tiba saja menempel di batu, tempatnya bersembunyi. Dia ingin bergerak dan melarikan diri, tetapi kakinya sangat berat untuk melangkah. Dia pasti akan membuat suara jika bergerak dan kondisi mungkin bisa lebih buruk lagi.


Saat kepala mayat hidup itu mulai terlihat dan hendak menoleh ke arah Bocah Pengemis Gila---seketika itu juga kepala tersebut terjatuh di tanah dan suara tebasan terdengar.


"♪♬ Mayat hidup besar, berotot besar, tetapi terlalu lemah, yo! ♩♬"


Suara ini..! Bocah Pengemis Gila sangat mengenalinya. Dia pun keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung disilaukan oleh penampilan seorang pria yang memakai pakaian merah dengan banyak perhiasan di tubuhnya itu.


Tidak hanya pergelangan tangan dan lengan, bahkan orang ini memakai perhiasan di kaki, leher dan di telinganya. Wajahnya juga mempunyai riasan yang aneh dan bahkan dengan bulu mata berwarna merah di salah satu matanya.


Satu kata untuk menggambarkan penampilan pria berusia di atas 30-Tahunan ini adalah ...

__ADS_1


Meriah!


"Ka-kau..." wajah Bocah Pengemis Gila begitu pucat, dia menunjuk sosok di hadapannya dan berkata. "Bu-bukankah sudah kubilang untuk menyamar! Kau seperti ini justru akan memancing perhatian lawan!"


"♬♪ Aku tidak mau, menyamar dengan memakai tepung beras di wajahku yo! Penampilan ini lebih cocok untukku, kita pasti akan mengguncang Sekte Lembah Iblis dan membuatnya penuh ledakan yo, yo!♬♪"


Bocah Pengemis Gila tercengang. Dia menggeleng dan masih membuka mulutnya, "Sebenarnya dari pasar mana Xiao Shuxiang mendapatkan orang seperti ini..? Kenapa seakan tidak ada orang normal di sisi pemuda itu ... Aaih,"


"Baiklah, tidak mendebatmu lagi." Bocah Pengemis Gila menyerah. Tingkah tidak tahu malunya bahkan kalah oleh pria di hadapannya ini, sosok yang tidak lain adalah Siu Yixin.


Bocah Pengemis Gila baru akan bicara kembali saat mendengar suara geraman. Dia spontan berbalik dan terkejut ketika tubuh mayat hidup yang sebelumnya ditebas Siu Yixin entah bagaimana mulai menyatu kembali.


Hampir saja tangan mayat itu mencakar Bocah Pengemis Gila andai Siu Yixin tidak bergerak cepat dan kembali melakukan tebasan. Mayat hidup itu pun kembali jatuh dengan kondisi yang terpotong-potong.


Bocah Pengemis Gila terlonjak kaget. Dia memeluk tongkat bambunya dan berkata dengan nada suara yang gemetar, "A-apa itu tadi? Ke-kenapa dia masih-!! Aah! Dia bergerak!"


Kupu-kupu milik Xiao Shuxiang terbang dan langsung hingga di salah satu bagian tubuh mayat hidup itu. Sayap dari serangga terbang tersebut berubah warna menjadi semerah darah saat mulai menghisap daging mayat itu.


Siu Yixin mengayunkan pedangnya dan berniat menebas kupu-kupu tersebut, tapi segera dihentikan oleh Bocah Pengemis Gila. Dia diberi tahu bahwa serangga terbang itu merupakan milik Xiao Shuxiang dan Siu Yixin mulai ingat.


"Kita harus pergi ke tempat yang lebih tinggi sekarang," suara Ling Lang Tian mengandung kewibawaan yang sangat mengagumkan.


Bocah Pengemis Gila yang mendengar ucapan pria tampan berpakaian putih di hadapannya ini nampak mengerutkan kening, "Memangnya ada apa?"


"Akan beritahukan nanti, sekarang ikuti aku." Ling Lang Tian melesat di diikuti oleh Bocah Pengemis Gila dan Siu Yixin dari belakang.


Karena wilayah ini adalah sebuah lembah, maka tentu saja ada dataran yang lebih tinggi. Ling Lang Tian membawa teman-temannya ke puncak sebuah tebing yang cukup berdekatan dengan bangunan-bangunan di Sekte Lembah Iblis.


Kupu-kupu milik Xiao Shuxiang juga ikut dan melayang di samping Bocah Pengemis Gila. Pria dengan tongkat bambu itu buka suara, "Kau belum memberitahuku ... Sebenarnya ada apa? Kenapa kau membawa kami kemari?"


"♬♪ Aku juga penasaran, yo!♬♪"


Ling Lang Tian tidak menoleh. Bocah Pengemis Gila yang penasaran mulai mengikuti arah dari pandangan pria di sampingnya. Dia berkedip saat melihat ada banyak titik cahaya dari arah utara yang bergerak seakan mendekati wilayah Sekte Lembah Iblis.

__ADS_1


Bocah Pengemis Gila menahan napas dan berkata, "Ling Lang Tian. Itu ..."


"Mn, para pendekar dari berbagai perguruan. Aku mendapat informasi bahwa para pendekar itu sudah membentuk aliansi untuk menyerang Sekte Lembah Iblis. Sebentar lagi ... Pertarungan besar akan terjadi."


!!


Bocah Pengemis Gila terkejut. Di pun menatap kupu-kupu di sampingnya dan mulai buka suara, "Shuxiang? Apa kau masih di sana? Kau bisa mendengarku?"


"Aku mendengarnya. Kurasa keadaan kalian juga sedang tidak baik,"


Ling Lang Tian dan Siu Yixin langsung menoleh saat mendengar suara Xiao Shuxiang, padahal pemuda itu tidak ada bersama mereka. Siu Yixin penasaran, namun ini bukan waktu yang tepat untuk mengikuti rasa penasarannya. Ada keadaan yang lebih penting saat ini.


Suara Xiao Shuxiang lewat kupu-kupu bersayap putih tersebut kembali terdengar. Dia berkata, "Aku sebenarnya tidak ingin mendesak kalian. Tetapi keadaan di sini semakin runyam. Aku merasa bahwa iblis mimpi itu sedang mengamuk saat ini,"


Bocah Pengemis Gila menggertakkan giginya dan berkata, "Sebenarnya apa yang kau lakukan di sana? Kenapa kau cepat sekali menghadapi Iblis Mimpi itu, kami bahkan belum selesai bersiap di tempat ini."


"Bukan aku yang menghadapinya, tetapi orang lain. Aku sedang mencari harta paling berharga yang mereka miliki, tapi sampai sekarang tidak menemukannya."


"Lupakan tentang itu, Shuxiang." Bocah Pengemis Gila berkata, "Kau cari Iblis Mimpi sekarang karena di tempat ini aku melihat para pendekar dari berbagai perguruan datang. Mereka jelas kemari bukan untuk tujuan baik-!!"


Setelah mengatakan hal itu, Bocah Pengemis Gila dikejutkan dengan pecahnya perang antara Sekte Lembah Iblis melawan aliansi para pendekar. Suara dari benturan senjata di kedua belah-pihak mulai bersahut-sahutan.


Bocah Pengemis Gila tidak menyangka bahwa ini akan menjadi perang besar-besaran. Di Alam Kultivasi Atas saja belum sepenuhnya terlihat titik kemenangan mereka, apalagi keadaan yang terlihat sekarang ini.


Ekspresi Bocah Pengemis Gila berubah serius, dia berkata. "Ling Lang Tian, bagaimana para pendekar itu tahu tentang markas besar Sekte Lembah Iblis? Bukannya aku hanya memberitahukan padamu saja?"


"Beberapa orang ada yang ikut menyelidiki mereka. Belum lagi para anggota Sekte Lembah Iblis gencar melakukan serangan pada sekte lain untuk mendapatkan Lembaran Kitab Pembunuh Matahari. Aku yakin, inilah awal mula hingga mereka tahu tempat ini."


"♬♪ Sebaiknya kita segera ke sana, yo! Bantu mereka untuk membuat pertarungan ini penuh ledakan yo!♬♪"


Bocah Pengemis Gila tersentak, "Siu Yixin! Kau ini-"


"Dia benar," Ling Lang Tian menyela. "Aku melihat Sekte Lembah Iblis tidak hanya dijaga oleh Demonic Beast, tetapi juga mayat hidup."

__ADS_1


Bocah Pengemis Gila bergidik, dia tidak suka mendengar kata 'mayat hidup'. Ling Lang Tian mengeluarkan sebuah potongan bambu dan kemudia melesatkannya ke langit. Bambu itu meledak, menciptakan sebuah kembang api dengan pola sektenya. Ini merupakan tanda bahaya yang akan terlihat oleh kultivator di Sekte Pagoda Langit miliknya.


******


__ADS_2