![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Xiao Shuxiang melebarkan matanya. Dia terkejut karena yang tersisa dari Tetua Murong Xun hanyalah pedangnya yang terjatuh dan itu pun perlahan berubah menjadi titik cahaya sebelum akhirnya menghilang.
Tetua lain yang tersisa juga terlihat kaget dan berekspresi penuh amarah. Mereka melesatkan serangan paling kuat yang mereka miliki, namun itu sia-sia belaka.
Yú lóng memang terkena serangan besar itu, tetapi dia tidak mengalami luka yang parah. Justru naga tersebut bertambah ganas dan menyerang dengan sangat gesit. Dia menerjang tetua yang ada tanpa mempedulikan tubuhnya yang menghantam pohon dan bangunan di sekelilingnya.
!!!
Hanya memerlukan beberapa gerakan saja dan tetua sekte yang tersisa pun kini menjadi santapan Yú lóng. Andai Xiao Shuxiang tidak memakai cermin pemindah miliknya, maka dia mungkin saja akan menjadi salah satu korban yang ada.
"Demonic Beast ini ...." Xiao Shuxiang mengeluarkan Yīng xióng. Dia sampai tidak sanggup berkata-kata karena lawannya kini begitu luar biasa kuat.
Ada beberapa kultivator yang melihat tetua dari sekte mereka tiada begitu saja. Para kultivator itu berteriak dan menyerukan nama tetua masing-masing. Raut wajah mereka jelas mengandung keterkejutan yang amat sangat.
Xiao Shuxiang melesat. Enam buah cermin pemindah terbentuk di udara dan berada di posisi yang berbeda-beda. Dia melesatkan serangan besar ke dalam salah satu cermin miliknya dan serangan itu keluar secara mengejutkan di cermin yang lain, apalagi jumlahnya sama dengan jumlah cermin yang ada.
Yú lóng menggeram kuat dan kemudian menyemburkan api di mulutnya. Xiao Shuxiang menerima serangan itu dengan membentuk cermin pemindah lain yang lebih besar.
Serangan Yú lóng keluar dari pusaka Xiao Shuxiang yang lain dan kekuatannya justru berlipat ganda. Naga itu tidak diberi kesempatan untuk menghindar, dia terkena serangannya sendiri yang sudah dibuat bertambah kuat.
Suara jeritan dari naga itu terdengar, Yú lóng terjatuh dengan tubuh besarnya yang menghantam bangunan dan pohon. Xiao Shuxiang tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, dia menerjang hewan besar itu tetapi tersentak saat tahu bahwa tebasan dari pedangnya pun tidak mempan melawan sisik binatang ini yang begitu keras.
Xiao Shuxiang mencoba menusuk Yú lóng, namun Demonic Beast itu lebih dahulu bergerak cepat dan kemudian mulai membalas apa yang sudah dia alami sebelumnya. Xiao Shuxiang kini menjadi incaran monster yang tidak bisa diajak kompromi ini.
Xiao Shuxiang berada dalam situasi yang sulit, begitu pula dengan Wang Zhao saat ini. Pemuda itu dihajar habis-habisan oleh seseorang yang mempunyai wajah mirip dengan ayahnya.
Wang Zhao terlihat menghantam pohon, dia memuntahkan darah dengan wajah yang begitu pucat. Tangannya gemetar saat memegang pedang dan pandangan matanya pun memburam. Dia tidak bisa menang. Kekuatannya masih belum cukup untuk menghadapi orang ini.
!!
Sebuah tangan terulur dan kemudian mencengkeram leher Wang Zhao. Dia dipaksa berdiri dengan leher yang tercekik begitu kuat. Bahkan dirinya pun kesulitan mengambil napas.
"Berapa lama kau ingin bersandiwara? Jika kau tidak memperlihatkan dirimu yang sebenarnya, kau benar-benar bisa mati di tanganku."
"Ukh!" Kaki Wang Zhao tidak menapak di tanah. Dia diangkat dengan tinggi dan terlihat mulai sekarat.
Sosok berjubah hitam itu menggeram karena pemuda di hadapannya begitu keras kepala. Dia pun membentak, "Lihat betapa menyedihkannya dirimu. Aku bersumpah ... Kau akan mati demi ketenangan tempat ini."
Wang Zhao menepuk lengan orang yang mencengkeram lehernya. Dia berusaha melepaskan diri, tetapi tidak bisa. Urat nampak menegang di leher dan juga dahinya. Matanya mulai kehilangan cahaya.
Sosok berjubah hitam itu bergumam dengan memakai bahasa yang aneh dan secara perlahan asap ungu seakan keluar dari tangannya. Bersamaan dengan itu, tanda aneh tercipta di pelipis kanan Wang Zhao dan warna mata pemuda itu pun berubah menjadi hitam sepenuhnya.
!!!
Seseorang melesat di detik itu juga dan menyerang sosok berjubah hitam. Wang Zhao terlepas dari cengkeraman orang yang hendak membunuhnya dan nampak terbatuk, warna matanya kembali normal meski napasnya begitu terengah-engah.
Dalam situasi Wang Zhao yang sangat memprihatikan itu pun, dia mendengar suara pertarungan yang sengit. Pemuda itu berusaha melihat siapa yang sudah menolongnya, tetapi dada, leher, dan napasnya membutuhkan perhatian lebih saat ini.
"Siapa kau?! Apa kau tidak tahu aku sedang berurusan dengan monster?!" Pria berjubah hitam itu menggeram dan kemudian melesatkan serangan yang besar. Dia menggunakan salah satu dari teknik yang dia pelajari dalam lembaran Kitab Pembunuh Matahari.
Itu adalah sebuah teknik kutukan yang akan mampu membuat targetnya menjadi mayat hanya dengan sekali tapak di dada saja.
!!!
__ADS_1
Pria berjubah hitam itu menyeringai saat dia berhasil memberi tapak pada lawannya, namun seringai tersebut langsung membeku dan berubah menjadi rasa terkejut.
Jangankan menjadi mayat, lawannya justru dalam keadaan baik dan bahkan memberinya sebuah serangan yang membuat dia terpental hingga harus menghantam pohon.
"Tidak mungkin ..." Pria berjubah hitam itu tanpa sadar menahan napas. Dia jelas melawan seorang pria, sosok kultivator ini yang nampak berusia 30 Tahun dan dari wajahnya ... Dia bukanlah tetua sekte.
"Jika serangan tapakku yang mematikan itu tidak mempan, maka orang ini pasti ... Dia bukanlah sosok yang hidup--!!"
!!!
Baru saja memikirkan hal itu, lawan yang dia hadapi tiba-tiba menghilang dan kini muncul tepat di hadapannya. Bahkan tanpa bisa melawan, sebuah tangan sudah menusuk menembus perutnya.
Kultivator berpakaian putih yang memiliki wajah sangat pucat itu pun berbisik di telinga lawannya. Suaranya datar saat berkata, "Aku tidak akan membiarkanmu mengeluarkan kekuatan yang lebih dari ini."
?!
Suara datar itu bukanlah suara dari manusia. Napas kultivator tersebut pun berbeda dan itu lebih kepada napas berat mayat hidup.
"Si-Siapa kau ..."
"Tugasmu ... Selesai ... Sampai di sini," segaris senyum terlukis di wajah pemuda berpakaian putih itu. Dia menggerakkan tangannya yang masih tertanam di dalam perut lawan.
Wang Zhao masih merasakan sakit di lehernya, bahkan masih ada bekas cengkeraman yang terlihat. Di balik buramnya pandangan, Wang Zhao menyaksikan bagaimana pria berjubah hitam dengan wajah yang mirip ayahnya tersebut nampak mengerang tertahan.
Hanya butuh waktu beberapa tarikan napas, sosok yang dianggap sebagai Pemimpin Sekte Lembah Iblis itu pun berubah menjadi tulang-belulang. Kulit, darah, dan dagingnya seakan dihisap oleh sesuatu yang bahkan tidak terlihat.
Tanpa ragu, kultivator berpakaian putih itu melempar lawannya ke tempat di mana Wang Zhao berada. Sekarang Wang Zhao bisa dengan jelas melihat sosok yang berwajah mirip ayahnya itu menjadi tulang, tepat di hadapannya.
!!!
Kultivator berpakaian putih itu sendiri masih berdiri di tempatnya dan nampak memperhatikan tangan kanannya yang berlumuran darah. Dalam satu tarikan napas, darah itu pun seakan terhisap masuk ke dalam kulit tangan pemuda tersebut.
"Manusia memang makhluk yang bodoh. Mereka mempunyai kekuatan, tetapi karena keangkuhan yang begitu tinggi ... Mereka justru menahan kekuatan itu dan hanya menindas lawan."
Kultivator berpakaian putih itu berbalik dan memperhatikan Wang Zhao yang saat ini terlihat jelas sedang syok. Dia pun dengan tenang menghampiri pemuda itu.
!!!
Wang Zhao terkejut. Napasnya masih tidak beraturan, tetapi dia berusaha buka suara. "Di-Dia ..."
"Kau bisa tenang sekarang karena aku baru saja menyelesaikan masalahmu,"
Wang Zhao tanpa sadar menahan napas. Dia tidak tahu siapa kultivator berwajah pucat yang sangat kuat ini. Dia seakan berhadapan dengan seseorang yang mempunyai kemampuan layaknya seorang Immortal.
Pria berpakaian putih itu tanpa nada berkata, "Musuh terbesarmu sudah tiada, tapi perang masih berlanjut. Kupikir kau harus segera pergi dan melakukan apa yang seharusnya kau lakukan,"
Wang Zhao tersentak. Dia tahu harus melakukan apa, tetapi dirinya tidak bisa pergi dengan rasa penasaran yang saat ini menyelimuti hatinya. Dia pun dengan gugup bertanya, "Bo-boleh saya tahu nama Anda?"
"................ Hmph, kau masih belum pantas untuk mengetahuinya."
Wang Zhao tersentak. Dia berkedip dan baru akan bicara kembali saat sosok di hadapannya tiba-tiba melesat pergi begitu saja. Dia pun mulai menatap ke arah mayat di hadapannya dan menelan ludah.
Dengan penuh rasa gelisah, Wang Zhao mulai merendahkan tubuhnya dan lalu mengulurkan tangan. Dia menyentuh wajah yang mirip ayahnya itu dan lantas memejamkan mata dengan kuat. Air pun menetes membasahi pipinya.
__ADS_1
*
*
Xiao Shuxiang sama sekali tidak tahu kondisi teman-temannya saat ini. Dia sedang kerepotan menghadapi naga besar yang mempunyai sisik keras ini. Dia sampai harus mencari cara lain untuk bisa memberikan satu goresan kecil saja.
"Demonic Beast ini pintar. Dia tahu aku mengincar titik butanya dan sekarang dia menyerang semakin gesit. Dia bahkan tidak membiarkanku mengeluarkan satu serangan balasan yang besar sekali pun."
Xiao Shuxiang melompat menghindari kibasan ekor Demonic Beast ini. Dia membatin, "Hewan ini mempunyai kulit bersisik yang kuat dan gerakan lincah. Belum lagi dia bisa menyemburkan api di mulutnya, tapi aku punya masalah karena dia seakan hewan ini tidak mempunyai kelemahan."
Xiao Shuxiang tidak sendirian, dia bersama dengan para kultivator dari sekte lain dan karena posisinya saat ini ... Dia jadi tidak bisa mengeluarkan potensi aslinya. Orang-orang akan sangat mencurigainya dan ini adalah kesalahan yang tidak boleh dia lakukan.
Sebuah kemampuan yang berbeda dan asing bagi orang lain, serta mematikan akan menciptakan pendapat bahwa dia sudah mempelajari teknik langka. Dan teknik apa lagi yang bisa ada di pikiran orang-orang ini selain bagian dari Kitab Pembunuh Matahari? Orang-orang ini tidak boleh sampai mengetahui hal yang sebenarnya.
"Atur Formasi..!!" Salah seorang tetua sekte berseru. Dia dan rekannya yang lain membentuk formasi dan kemudian melepaskan sebuah segel tangan.
Yú lóng tidak tinggal diam. Dia semakin agresif dan menyerang semakin brutal. Dirinya adalah Demonic Beast yang sama sekali tidak peduli dengan kondisi lawan atau sekelilingnya sekarang.
Xiao Shuxiang tahu bahwa mereka semua kesulitan, namun dia sudah memikirkan cara mengalahkan hewan ini dan itu akan segera dimulai.
Yú lóng kembali mengamuk. Demonic Beast itu menangkap dua orang pria dengan memakai mulutnya. Dia baru akan mengunyah para kultivator itu di saat sebuah lesatan tiba-tiba datang dari arah depannya.
!!!
Sosok yang langsung datang tanpa peringatan itu pun adalah Xiao Shuxiang. Dia menghajar mulut Yú lóng dan tanpa peringatan melukai gusi makhluk itu dengan memakai pedangnya, Yīng xióng.
Kulit mulut yang lunak itu lebih mudah untuk dilukai dan Xiao Shuxiang berhasil. Bahkan hanya butuh beberapa saat sampai terdengar suara nyaring yang memekakkan telinga.
Para kultivator itu bersama-sama mengangkat formasi mereka dan lantas membuat Yú lóng terpental sangat jauh. Demonic Beast itu menghantam tanah, tepat di bagian luar Sekte Lembah Iblis.
Para kultivator itu pun ingin melihat apa yang terjadi dengan naga besar itu dan kemudian menyusulnya. Xiao Shuxiang juga ikut penasaran dan kemudian menyusul mereka.
Kultivator yang berada di wilayah luar Sekte Lembah Iblis saat ini sedang bertarung sengit dan nampak terkejut bukan main dengan kehadiran seekor naga yang entah berasal dari mana.
Mereka lebih terkejut lagi dengan kondisi naga itu yang tidak bergerak, namun mengeluarkan suara erangan kesakitan. Para penjaga Istana Teratai Hitam yang sedang bertarung pun nampak kaget dengan kehadiran sosok Demonic Beast ini. Rasa-rasanya bahwa mereka pun pertama kali melihat ada makhluk yang begitu besar berada di tempat ini.
Monster itu sudah banyak memangsa orang, bahkan kultivator yang praktiknya tinggi sekali pun. Yú lóng sudah sangat menimbulkan kerugian dan mengubah alur pertarungan menjadi berpihak pada lawan dalam waktu yang singkat.
Namun sama seperti kedatangannya, kekalahan makhluk ini pun sangat tidak terduga. Tubuhnya sekarang menjadi lemah dan kulit bagian dalamnya terlihat mulai membusuk. Perubahan itu terjadi sangat cepat, bahkan Demonic Beast tersebut tidak sanggup mengirim orang lain lagi menuju jurang kematian.
"Apa yang terjadi?"
"Ada apa ini sebenarnya?"
Xiao Shuxiang baru saja menapak di tanah saat mendengar suara ribut dari para kultivator. Dia melihat penjaga Istana Teratai Hitam pun nampak begitu keheranan dengan kehadiran Yú lóng.
"Tetua, ini sebenarnya--"
"Xiao Shuxiang! Dia memiliki Kitab Pembunuh Matahari yang lengkap dan membunuh naga itu..!"
!!!
Sebuah seruan dari seorang kultivator berpakaian putih mengejutkan semua orang, termasuk Xiao Shuxiang. Belum lagi, kultivator itu menggunakan pedang miliknya untuk menunjuk ke arah Wali Pelindung dari Ling Qing Zhu tersebut. Dalam waktu sekejap, Xiao Shuxiang langsung menjadi pusat perhatian.
__ADS_1
******