KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
419 - Immortal Zhou Yuan


__ADS_3

Lan Guan Zhi membuka perlahan matanya dan pemandangan yang terlihat adalah hamparan langit biru berhiaskan awan putih tipis. Dia mulai bangun dan menemukan dirinya berada di tempat dengan nuansa putih. Ini... Bukanlah dunia tempatnya berada.


!


Lan Guan Zhi berdiri, memperhatikan sekelilingnya dan tidak menemukan siapa pun. Padahal sebelumnya, dia bertarung dengan Wang Zhao dan ingat sedang melindungi Xiao Shuxiang dari serangan kejutan dari sosok yang mempunyai muka tebal itu.


"Bagaimana bisa kau dalam situasi seperti ini lagi?"


?!


Lan Guan Zhi tersentak dan spontan menoleh. Sebuah titik cahaya terbentuk dan memadat. Dia menyaksikan bagaimana titik-titik cahaya itu menjadi sesosok pria berpakaian serba putih dengan kain yang menutupi matanya.


"Senior Zhou?" Lan Guan Zhi langsung mengenali pria berambut putih panjang ini. Satu-satunya orang yang dia temui dan dengan mata tertutup kain adalah Immortal Zhou Yuan.


"Aku sebenarnya tidak ingin menyalahkanmu," Zhou Yuan menghela napas. Dia berjalan mendekati Lan Guan Zhi dan melanjutkan ucapannya.


"Jika kau memutuskan untuk berteman dengan Xiao Shuxiang, hal semacam ini pasti akan terjadi. Dia memang anak nakal yang sangat disukai masalah,"


"Aku... Sebenarnya bagaimana bisa datang kemari?" suara Lan Guan Zhi tenang. Ekspresi wajahnya tidak berubah, hanya saja subjek lain tahu dia sedang kebingungan.


Zhou Yuan menarik napas dan berujar tenang, "Racun Iblis. Kau terkena racun itu dan seharusnya mengalami kesakitan yang amat sangat sekarang. Kau mungkin tidak bisa selamat, tetapi siapa pun yang memberikan racun ini... Dia sepertinya tidak memperkirakan betapa beruntungnya dirimu,"


"Maksud Senior..."


"Tubuhmu dibentuk dengan tiga roh pusaka langit, bukan?" Zhou Yuan tersenyum dan berkata, "Karena hal itu... Kau memiliki tubuh yang abadi. Hanya saja keadaanmu yang berada di tempat ini sekarang juga dipengaruhi dengan kau yang belum bisa mengendalikan mata milikku,"


Lan Guan Zhi memperhatikan sosok di depannya. Dia mengikuti ketika Zhou Yuan berbalik dan berjalan. Suasana di tempatnya berubah dan terlihat seakan mereka berada di jalan setapak yang dikelilingi rimbunan pohon bambu.


Lan Guan Zhi berujar pelan saat berkata, "Kupikir mata milik Senior hanya dipinjamkan agar aku bisa mencari Shuxiang di Alam Bawah saat itu. Aku tidak berpikir bahwa itu akan..."


"Diberikan padamu?" Zhou Yuan menoleh, dia tersenyum sebelum kembali memandang ke depan. Meski matanya tertutup kain, namun dia berjalan seolah bisa melihat segalanya.


Lan Guan Zhi sendiri mengangguk dan bergumam pelan sebagai jawaban. Zhou Yuan pun kembali buka suara, dia berkata. "Aku sebenarnya tidak ingin memberikannya. Tetapi langit seakan mentakdirkan pertemuanku denganmu. Jadi kupikir mungkin ada alasan dibalik semua itu,"


Zhou Yuan berkata, "Racun Iblis sangat kuat dan keadaanmu diperburuk dengan kau yang tidak bisa menahan efek dari mataku. Jadi karena itulah jiwamu justru ditarik kemari,"


Zhou Yuan berujar, "Harusnya kau sudah mati. Tapi seperti yang kukatakan tadi, kau sungguh sangat beruntung."


"Senior..." Lan Guan Zhi menurunkan pandangan matanya dan berkata, "Aku selalu merasa... Bahwa Senior sebenarnya tidak benar-benar mati. Senior selalu ada dan menolongku di saat yang paling genting. Sejujurnya, ini membuatku tenang."


"Anak baik," Zhou Yuan menepuk lengan Lan Guan Zhi sebelum kembali berjalan. Dia pun berkata, "Aku hanya roh sekarang. Dan setelah urusanku selesai, aku pun akan kembali menghilang."


"Urusan... Senior?"


"Tentu saja untuk melatihmu menguasai mata Cermin Bintang,"


!!


Lan Guan Zhi menghentikan langkahnya. Zhou Yuan yang menyadari hal itu pun berbalik dan bertanya dengan penasaran, "Ada apa? Ayo terus jalan."


"Senior..."


"Untuk bisa berdiri di samping Xiao Shuxiang, kau butuh kekuatan." Zhou Yuan berkata, "Kau sebenarnya sudah memilikinya, tetapi karena mereka punya pemikiran sendiri---kau pun tidak bisa mengendalikannya."


"LanLan. Tiga roh pusaka langit yang membentuk ulang tubuhmu, jadi mereka tinggal dalam dirimu sekarang. Kau tidak boleh sampai mengabaikan hal ini, mereka bisa menjadi kekuatan terbesar untukmu dan juga bisa membuatmu lepas kendali."


"Bagaimana aku mengatakannya yah.. Ah. Benar. Anggap kau memiliki tiga iblis besar dalam dirimu. Kau harus memurnikan ketiganya dan membuat mereka menjadi kekuatanmu,"


".................." Lan Guan Zhi tertegun. Immortal Zhou Yuan banyak bicara, tetapi setiap ucapannya memberikan informasi yang bukan main. Dia sampai tidak tahu harus berkata seperti apa.

__ADS_1


Tangan Zhou Yuan terulur, dia melepaskan kain putih yang menutupi matanya dan kemudian melihat ke arah Lan Guan Zhi. Tindakannya membuat subjek lain merasa tegang sebab tahu apa yang akan terjadi.


Zhou Yuan menggeleng dan kemudian berkata, "Saat ini ketiga roh itu sedang berebut untuk mengendalikan tubuhmu. Xiao'Er akan sangat kerepotan,"


!


"Shuxiang," Lan Guan Zhi mengingat teman baiknya dan berkata, "Jika benar apa yang dikatakan Senior... Shuxiang pasti dalam bahaya,"


"Tenang saja, Xiao'Er pernah bertarung dengan kultivator ketiga aliran selama 40 hari tanpa jeda. Dia pasti akan baik-baik saja, kau jangan khawatir."


"Tapi lawannya adalah tiga roh pusaka langit,"


"Ketiga roh itu masing-masing berebut untuk mengendalikan tubuhmu sekarang. Aku melihat roh Pedang Bintang Malam tidak berniat membunuh Xiao'Er, hanya saja..."


"Ada apa, Senior?" Lan Guan Zhi tersentak saat Immortal Zhou Yuan menggantung ucapannya dan memalingkan pandangan.


Zhou Yuan terbatuk pelan dan berkata, "Roh Pedang Bintang Malam memang tidak menyakiti Xiao'Er. Temanmu itu hanya perlu berhati-hati dengan roh Seruling Giok Putih dan harus lebih waspada dengan roh Jubah Pelindung. Ehm..."


"Senior Zhou," Lan Guan Zhi tahu reaksi aneh yang nampak pada wajah Immortal Zhou Yuan. Dipikirkan lagi, dia memang pernah bertemu dengan ketiga roh pusaka langit sebelumnya.


Jika Lan Guan Zhi tidak salah ingat, roh Seruling Giok Putih adalah seorang anak laki-laki berusia 10 Tahun dengan mata merah. Roh ini sangat sombong meskipun seruling giok putih selama ini dipegang oleh kultivator aliran putih. Namanya adalah Dao Xiao Sheng.


Roh lainnya adalah Pedang Bintang Malam bernama Shouxing. Roh ini lebih tenang dan mempunyai sifat bertolak belakang dengan Dao Xiao Sheng. Roh ini bahkan lebih tenang dan bijaksana meski dia sejenis pusaka yang sering dipakai kultivator aliran hitam.


Lan Guan Zhi memikirkan roh yang ketiga, sosok wanita bernama Chi Yue An yang selama ini menghuni jubah pelindung. Dia tidak lupa pertemuan awalnya dengan roh ini sebab Chi Yue An bersikap manja dan bahkan sampai pernah bertengkar dengan Dao Xiao Sheng.


!!!


"Sepertinya kau mulai menyadari sesuatu," Zhou Yuan tersenyum pahit ketika melihat reaksi Lan Guan Zhi yang tiba-tiba membeku. Dia pun kembali menutupi matanya dengan kain.


"Senior berkata benar, bagaimana mereka bisa berebut untuk mengendalikan tubuhku. Bagaimana jika--!"


Lan Guan Zhi sebenarnya tidak masalah jika Shouxing, dia mungkin akan sedikit khawatir jika itu Dao Xiao Sheng, tetapi dia tidak akan terima jika yang mengendalikan tubuhnya adalah Chi Yue An. Roh pusaka langit ketiga itu bisa berbuat hal yang aneh-aneh dengan memakai tubuhnya.


"Kau tidak bisa kembali," Zhou Yuan mencegah, "Satu-satunya cara agar kau bisa menyelamatkan diri sendiri adalah dengan meningkatkan kekuatanmu."


"Sejujurnya, LanLan. Meskipun kukatakan Shouxing bisa kau ajak bicara, namun dia tetap merupakan roh dari salah satu pusaka langit. Dia tidak akan menuruti orang yang lebih lemah darinya,"


"Selain itu," Zhou Yuan kembali bicara. "Roh dari Seruling Giok Putih merupakan sosok yang sangat angkuh, kekuatannya lebih besar dari Shouxing. Dan meskipun roh Jubah Pelindung adalah wanita yang suka menggoda serta bertindak aneh, dia juga tidak mungkin akan membiarkanmu mengendalikannya. Kau harus lebih kuat. Cukup kuat untuk membuat mereka menurut padamu,"


Lan Guan Zhi mengepalkan tangannya dan berkata, "Selama ini aku selalu mengejar. Tapi tetap saja tidak bisa berdiri di sampingnya. Aku bahkan tidak dapat menghentikan saat dia membantai banyak orang. Kekuatanku... Memang belum cukup,"


"Xiao'Er mempunyai banyak musuh yang kuat. Ini bukan sepenuhnya salahmu." Zhou Yuan berkata, "Kau tidak perlu memikirkan hal yang lain karena mulai sekarang... Aku sendirilah yang akan membimbingmu. Jadi mulai sekarang kau harus memanggilku, 'Shizun'."


Lan Guan Zhi melihat senyuman pria berambut putih ini. Kehadiran Immortal Zhou Yuan selalu bisa membuatnya tenang. Dia menarik napas dan berujar pelan.


"Shizun,"


"Bagus, sekarang kita akan memulai pelatihannya."


*


*


Xiao Shuxiang tidak mengetahui apa yang terjadi pada Lan Guan Zhi saat ini, tetapi dia yakin bahwa teman baiknya memang sedang tidak sadarkan diri.


Dia sebelumnya sudah berhasil memancing pemuda berpakaian serba hitam itu ke tengah hutan dan bahkan menemukan segel yang Dao Fang An katakan. Saat berada dalam wilayah segel, keadaan di sekitar Xiao Shuxiang berubah.


Keadaan ini menandakan bahwa dia dan Lan Guan Zhi sudah berada di sebuah tempat yang hanya ada mereka. Di sini, Xiao Shuxiang tidak perlu cemas jika serangannya akan melukai para murid Sekte Lautan Awan.

__ADS_1


Karena bantuan Dao Fang An, satu maslahnya selesai. Sekarang tinggal masalah utama dan ini adalah tentang bagaimana dia harus menyadarkan teman baiknya.


!!


Xiao Shuxiang kembali terdorong karena kekuatan yang besar dari Lan Guan Zhi. Dia terbatuk sebab serangan ini bercampur dengan aura gelap yang menekan. Dia baru akan bicara ketika mendengar suara lawannya.


"Sudah lama tidak bertemu, kau menjadi semakin lemah... Xiang'Er."


?!


"Gaya bicara ini... Shouxing?" Xiao Shuxiang terkejut, "Shouxing. Apa itu kau?"


"Benar,"


Senyuman dingin dari Lan Guan Zhi membuat Xiao Shuxiang berkedip tidak percaya. Dia memang sudah menduganya, tetapi tetap saja mengejutkan saat mendengar langsung jawaban dari pemuda ini.


Xiao Shuxiang memegang kuat pedang pusakanya. Dia mengigit bibir dan kemudian membentak, "Kenapa kau bisa mengambil alih tubuh A-Yuan? Ada apa denganmu?!"


"Kalahkan aku jika kau ingin jawaban,"


"Shouxing..!" Xiao Shuxiang tersentak saat lesatan kembali datang. Dia pun segera menahan serangan itu dengan Yīngxióng dan harus menghadapi kekuatan yang besar.


"Gawat, dia benar-benar serius. Dia tidak seperti Shouxing yang kukenal,"


Xiao Shuxiang mengalirkan energi spiritual pada pedang pusakanya dan bahkan memakai Teknik Pernapasan Air. Serangannya menjadi kuat dan tajam, tetapi lawan justru dengan mudah menahannya.


Tidak menyerah sampai di sini, Xiao Shuxiang menggunakan teknik yang lain. Dia lebih aktif menyerang dan jika diperhatikan baik-baik... Semakin lama bertarung, kecepatan Xiao Shuxiang kian meningkat.


Walaupun bertarung dengan sekuat tenaga, tetapi Xiao Shuxiang masih bisa berpikiran waras untuk tidak sampai membunuh Lan Guan Zhi. Dan tidak hanya itu, bahkan Yīngxióng pun tahu bahwa musuhnya ini tidak boleh sampai dihabisi.


"Shouxing, sebaiknya kau kembalikan A-Yuan sekarang juga. Kenapa kau bisa seperti ini?" Xiao Shuxiang mencoba untuk berkomunikasi, siapa yang tahu bahwa lawannya menjawab.


"Dia tidak ada untuk mendengarkanmu,"


"Apa?" Xiao Shuxiang tersentak. "Shouxing, apa maksud--!"


!!!


Xiao Shuxiang terkena serangan hingga harus terpental. Tubuhnya menghantam pohon hingga tumbang, tetapi dia pun dengan cepat berguling ketika serangan kembali datang.


Lan Guan Zhi tidak membiarkan lawannya beristirahat dan kembali menyerang. Xiao Shuxiang segera menghindar dan kemudian melakukan serangan balasan.


Beberapa pertukaran jurus membuat aura Lan Guan Zhi kembali berubah dan bahkan Xiao Shuxiang menyadarinya ketika pergelangan tangannya diraih tiba-tiba oleh subjek lain.


Pola serangan Lan Guan Zhi berubah drastis dan ini merugikan untuk Xiao Shuxiang. Wali Pelindung dari Ling Qing Zhu itu menggunakan energi spiritual yang besar, namun pemuda yang dia hadapi menahannya dalam jarak yang sangat dekat.


Tidak hanya itu, suara Lan Guan Zhi tiba-tiba melembut dan seperti sedang memperlihatkan ketertarikan. Dia bahkan mencubit pinggang Xiao Shuxiang dan membuat lawannya itu spontan menjerit.


!!


"Be-beraninya kau berbuat seperti itu. A-apa kau mau mati?" Xiao Shuxiang menatap horor sambil menghunuskan pedang. Berikutnya dia terkejut dengan tindakan lain dari temannya itu.


Lan Guan Zhi terlihat melepaskan pita dahinya yang juga berubah warna menjadi hitam sebelumnya. Dia pun memperhatikan Xiao Shuxiang dan menggunakan pita itu untuk menyerang.


!!!


Shouxing memang tidak terlalu menakutkan di mata Xiao Shuxiang yang sekarang, tetapi tetap saja dia adalah roh dari pusaka langit dan merupakan roh yang mengincar tubuh seseorang untuk dimiliki.


Di sisi lain, Xiao Shuxiang tidak mengenal baik roh yang mengendalikan tubuh Lan Guan Zhi dan yang kini menjadi pengganti Shouxing. Dia hanya tahu bahwa roh ini adalah sosok yang sebelumnya bertingkah kekanakan dan manja padanya, tetapi tetap saja serangan yang datang terlalu kuat.

__ADS_1


Xiao Shuxiang dalam masalah. Dia dipaksa bertarung dan menghadapi Lan Guan Zhi yang sifatnya bisa berubah sewaktu-waktu. Yang paling merepotkan adalah ketika roh lain mengambil alih tubuh temannya dan terlihat begitu ingin menghancurkan Yīngxióng.


******


__ADS_2