KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
439 - Alur Awal (3)


__ADS_3

"Shuxiang! Shuxiang, tunggu!" Bocah Pengemis Gila menapakkan kakinya di sebuah dahan pohon sebelum kembali melesat menyusul Xiao Shuxiang. Pemuda menawan itu saat ini sedang berada di depannya.


"Nak! Apa yang sebenarnya terjadi?" Bocah Pengemis Gila bertanya. "Apa kultivator yang berasal dari Alam Kultivasi Atas itu datang kemari dan membuat masalah?"


"Ini tentang Wang Zhao," Xiao Shuxiang terus melesat. Ucapannya membuat pria yang mengikutinya mengerutkan kening.


Bocah Pengemis Gila bertanya, "Ada apa dengan Wang Zhao? Kenapa jadi orang itu?"


"Dengar," Bocah Pengemis Gila berkata. "Aku sebelumnya bersama dengan Yi Wen dan mendadak diserang oleh beberapa orang. Cara mereka bertarung dan praktik orang-orang itu berbeda, jadi bisa kusimpulkan mereka adalah kultivator dari Alam Kultivasi Atas. Apalagi tali yang mereka gunakan untuk menahan pergerakanku dan Yi Wen adalah benda yang hanya bisa didapatkan dari Alam Kultivasi Atas."


"Bocah Pengemis Gila, saat ini yang bisa kukatakan adalah bahwa Wang Zhao merupakan dalang dari semua yang terjadi padamu. Dia tidak seperti yang kita kira selama ini,"


Xiao Shuxiang melambatkan sedikit lesatannya hingga Bocah Pengemis Gila kini menyusulnya. Pria tersebut melesat di sampingnya dan dia pun menoleh.


Xiao Shuxiang buka suara, "Apa kau pernah dengar tentang Iblis Bermata Hitam?"


!!


Bocah Pengemis Gila terkejut. Matanya melebar saat menatap Xiao Shuxiang. Dia berkata, "Kau! Dari mana kau bisa--"


"Wang Zhao berasal dari sana." Xiao Shuxiang memandang ke depan dan tetap melesat. Dia berkata, "Aku benar-benar tidak tahu harus percaya ini atau tidak. Wang Zhao mengatakan bahwa dia merupakan iblis hatiku yang bahkan ikut mengalami reinkarnasi. Dia hidup sebagai bagian dari klan Iblis Bermata Hitam di Alam Kultivasi Atas,"


Xiao Shuxiang menarik napas sejenak sebelum berkata, "Karena tercipta dari kebencian dan keserakahan manusia, dia menjadi sangat kuat. Dialah dalang dibalik kekacauan yang selama ini terjadi di Alam Kultivasi Atas. Dia merencanakan pengusirannya sendiri dari Sekte Lembah Iblis, menipu para tetua di Sekte Lautan Awan, dan memanipulasi sekte aliran putih untuk menyerang Sekte Lembah Iblis."


"Bocah Pengemis Gila," ekspresi Xiao Shuxiang buruk ketika berkata. "Walaupun tidak secara langsung membunuh semua orang Sekte Lembah Iblis, tetapi dialah penyebab dari pembantaian besar-besaran itu. Dia bahkan membuat Paviliun Teratai Naga menyerang Istana Seribu Pedang dan Sekte Lautan Awan dengan membongkar identitas Liu Wei Lin."


"Hei, hei..! Kau serius?! Orang seperti Wang Zhao melakukan hal semacam itu?!"


"Apa kau masih tidak percaya setelah semua yang terjadi?!" Xiao Shuxiang sudah menahan diri dan tidak bisa lagi. Suaranya meninggi saat berkata, "Kota Awan Dingin dibuat berantakan olehnya dan Sekte Kupu-Kupu juga dibakar dalam kobaran api. Jika saja aku tidak membuat persiapan, maka kedua tempat ini akan dipenuhi oleh aroma daging manusia. Kau dan Yi Wen sendiri tidak ada saat kekacauan itu terjadi, bahkan aku..."


Xiao Shuxiang menapakkan kakinya di sebuah dahan pohon. Tanpa peringatan, dia meninju batang pohon tersebut sebelum menarik napas. Suaranya pelan saat berkata, "Aku berusaha mempelajari satu dari bab Kitab Pembunuh Matahari yang kau berikan padaku sebagai persiapan melawan Qian Kun dan para kultivator Alam Atas yang menginginkan kitab ini. Tetapi yang terjadi justru... malah melawan sosok seperti Wang Zhao."


Bocah Pengemis Gila ikut berhenti dan menapak di dahan pohon yang sama dengan Xiao Shuxiang. Dia menatap pemuda di dekatnya ini dan baru akan buka suara ketika sosok di sampingnya kembali bicara.


"Bocah Pengemis Gila. Iblis hati harusnya ada di dalam diri, kan? Lalu bagaimana bisa aku..."


"Iblis hatimu menjadi orang lain, begitu?" Bocah Pengemis Gila berujar dan membuat Xiao Shuxiang menatap ke arahnya.


Sambil menarik napas, Xiao Shuxiang pun mulai buka suara. "Aku sama sekali tidak mengerti. Aku ingin menolaknya dan berpikir bahwa itu tidak mungkin terjadi. Hanya saja... Dia bisa membaca pikiranku, seolah... Bahwa dia tahu aku dengan benar."


"................." Bocah Pengemis Gila menatap cukup lama ke arah pemuda di sampingnya sebelum bertanya, "Apa dia tahu identitasmu yang tidak berasal dari dunia ini?"


"Maksudmu The Fallen Angel? Aku tidak tahu. Jika dia iblis hatiku di masa lalu, maka ada kemungkinan dia tidak mengetahui hal itu. Aku saja baru mengingatnya dalam kehidupan yang sekarang. Tetapi jika dia ingat... Itu akan jauh lebih buruk lagi."

__ADS_1


"Shuxiang, aku juga sebenarnya tidak ingin percaya. Tetapi mengingat kau bereinkarnasi pun merupakan kemustahilan, maka tidak heran jika iblis hati benar-benar mempunyai wujud nyatanya sendiri. Yang harus dilakukan hanyalah--"


"Membunuhnya." Xiao Shuxiang menyela. Nada suaranya tegas dan tatapan matanya berubah dingin ketika dia buka suara.


Bocah Pengemis Gila tersentak, "Apa kau yakin dengan ucapanmu?"


"Kenapa aku harus ragu?" Xiao Shuxiang berkata, "Dia merupakan sesuatu yang tidak seharusnya ada. Dia mungkin memiliki ikatan denganku di masa lalu, tetapi tidak dalam kehidupan ini."


"Tunggu Shuxiang!" Bocah Pengemis Gila menyusul Xiao Shuxiang yang tiba-tiba kembali melesat pergi. Dia berkata, "Jika Wang Zhao memang bagian dari dirimu, maka bisa saja ada dampak yang akan kau alami saat menghadapinya. Apa kau pernah mendengar tentang efek timbal balik?!"


"Shuxiang, dengarkan aku." Bocah Pengemis Gila berkata, "Anggap Wang Zhao adalah dirimu. Efek timbal balik karena melawan bagian dari diri sendiri justru akan melukaimu. Kau seorang kultivator dan harusnya kau tahu satu hal penting ini---'Tidak pernah ada kultivator yang bertarung dengan iblis hatinya'."


!!


Melihat reaksi Xiao Shuxiang membuat Bocah Pengemis Gila pun berkata, "Tidak ada cara untuk menang melawan iblis hati dengan jalan bertarung. Ini semacam kau akan melukai diri sendiri. Kau pasti tahu itu dengan baik,"


"Benar. Kau benar, efek timbal balik akan terjadi jika seorang kultivator nekat bertarung dengan iblis hatinya sendiri." Xiao Shuxiang menatap pria yang melesat di sampingnya dan kembali buka suara.


Xiao Shuxiang berkata, "Tetapi meskipun dia merupakan iblis hatiku, namun kami tidak saling terikat satu sama lain. Dia mengalami reinkarnasi dan menjadi bagian dari klan Iblis Bermata Hitam. Bagiku... Dia tidak lebih dari seseorang yang gagal dalam berkultivasi iblis sehingga harus mengganti tubuhnya sekali selama beberapa tahun."


"Shuxiang--"


"Dan meskipun ada risiko yang kutanggung karena menghabisinya---aku tidak akan menyesal." Xiao Shuxiang berujar, "Aku sudah mengalami banyak hal. Tidak ada rasa sakit yang tidak kurasakan. Bahkan aku adalah orang yang paling mengerti bagaimana sakitnya kematian itu. Aku tidak takut jika harus mengalaminya lagi,"


"Kenapa malah kau yang tidak menyukainya?" Xiao Shuxiang mendengus, "Hmph. Tenang saja. Yang Mulia Xiao Shuxiang, temanmu yang tampan, mempesona, dan luar biasa ini tidak akan mati semudah itu. Dan lagi... Akan jadi apa dunia jika tidak ada orang mengagumkan sepertiku? Aku ini terlalu luar biasa untuk dilupakan,"


Bocah Pengemis Gila berkedip. Bibir atasnya berkedut dan lantas berkata, "Hah. Tidak seharusnya aku bersimpati padamu. Rasa khawatirku jadi sia-sia karena mencemaskan orang sepertimu. Kau menyebalkan,"


Xiao Shuxiang tersenyum, "Kau merasa baik sekarang?"


"Xiao Shuxiang, kau ini. Apanya yang baik saat mendengar ucapanmu yang suka meninggikan diri sendiri itu. Kau--"


"Bocah Pengemis Gila. Anggap saja ini sebagai pemanasan tentang apa yang akan kita hadapi selanjutnya,"


!!


*


*


Lokasi ke mana Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila mengarah sekarang adalah tempat di mana pertarungan antara Ling Qing Zhu melawan Wang Zhao terjadi.


Kedua orang itu sudah bertarung sengit hingga menjauh dari gua tempat Xiao Shuxiang disekap sebelumnya. Bahkan lokasi ini sekarang berada di tanah lapang yang cukup dekat dengan wilayah Kota Debu Bintang.

__ADS_1


Ling Qing Zhu terlihat berdiri dengan tangan yang gemetar saat memegang pedangnya. Dia memiliki ekspresi yang tenang, namun saat ini dibandingkan dengan wajahnya---rasa letihnya nampak dengan jelas pada tatapan matanya.


Wang Zhao sendiri berada di jarak yang cukup jauh dari Ling Qing Zhu. Dia berkata, "Tidak kusangka bahwa orang sepertimu bisa bertahan sampai sejauh ini. Hanya saja kemampuanmu masih butuh beberapa peningkatan,"


Ling Qing Zhu tidak mengatakan apa-apa. Dia dalam diam berusaha menenangkan diri sambil memperbaiki pengontrolan napasnya. Penglihatannya sedikit memburam dan ada beberapa bekas sayatan pada pakaian serta tubuhnya. Dia mengalami luka yang sama sekali tidak sedikit.


Wang Zhao menghunuskan pedangnya. Dia sendiri terlihat masih baik-baik saja dan hanya pakaiannya yang robek di beberapa bagian. Dia sebenarnya juga memiliki beberapa luka karena Ling Qing Zhu, namun regenerasi tubuhnya yang hebat hingga membuat kondisinya dengan cepat pulih kembali.


"Sejujurnya aku kesal," Wang Zhao buka suara dan berkata, "Kau gadis yang tidak mengetahui caranya menyerah. Padahal aku sudah memberikanmu kesempatan untuk pergi dari sini, tetapi kau yang justru lebih menginginkan kebebasan di ujung pedangku."


Wang Zhao kembali menyelimuti senjatanya dengan energi spiritual yang sangat dahsyat. Tatapannya menajam ketika mengayunkan pedangnya dan serangan datang dari jarak jauh.


Suara bagai petir menyambar terdengar dan ayunan pedang Wang Zhao tidak hanya itu. Semburan asam yang hebat pun kembali terjadi dan kali ini mengarah langsung ke tempat di mana Ling Qing Zhu berada.


!!!


Alasan mengapa gadis berambut putih itu tidak terluka sebelumnya adalah karena Ling Qing Zhu menggunakan teknik perubahan energi spiritual. Dia melapisi tubuhnya dengan energi spiritual yang diubah menjadi energi sedingin es.


Itu tidak terlihat pada tubuh Ling Qing Zhu secara langsung, tetapi jika seseorang berdiri bahkan ketika berjarak tujuh meter dari gadis tersebut---maka dapat terasa betapa dinginnya udara di sekeliling gadis bercadar itu.


Perubahan energi spiritual hingga ke tingkat seperti ini merupakan teknik langka. Tidak semua kultivator bisa melakukannya dan karena itulah hingga asam milik Wang Zhao yang panas dan mampu melelehkan kulit akan terasa hangat saat mengenai tubuh Ling Qing Zhu. Gadis berambut putih itu bisa memikirkan hal ini karena memang dia berbakat dan jenius.


Masalahnya, walau mempunyai kecerdasan yang tinggi---nyatanya Ling Qing Zhu kalah bila berhubungan dengan stamina. Apalagi, dia tidak mempunyai regenerasi semengerikan lawannya sekarang. Kondisi yang dia alami saat ini benar-benar dalam situasi yang parah.


Ling Qing Zhu sudah kehabisan tenaga. Dia tidak dapat menggunakan perubahan energi spiritual sebab teknik semacam itu juga memerlukan energi alam yang banyak. Dia pun sudah mengerahkan banyak tenaga hanya untuk menyerang Wang Zhao dan melukainya. Sayang sekali musuh utamanya adalah regenerasi tubuh pemuda itu.


Wang Zhao harusnya kelelahan juga dan mengalami banyak luka yang parah, namun jangankan terlihat lelah---pemuda itu justru nampak sangat bugar dan bahkan mampu melesatkan serangan yang begitu menakutkan.


Saat Ling Qing Zhu berpikir bahwa ini semua adalah akhir baginya, sesuatu tiba-tiba melesat dan menahan serangan Wang Zhao yang begitu dahsyat. Gemuruh keras disertai lima petir yang menyambar, seakan keluar dari dalam tanah menjadi saksi betapa hebatnya benturan tersebut.


Asam dan serangan Wang Zhao ditahan oleh energi spiritual yang terlihat seperti putaran angin hitam. Mata Wang Zhao sampai melebar dan bahkan Ling Qing Zhu pun terkejut dengan apa yang dia saksikan, tepat di depan matanya.


!


Ada seseorang yang berdiri di depan Ling Qing Zhu. Lambaian jubah putih dan rambut panjang orang itu membuatnya terlihat mengagumkan. Belum lagi di tangannya terdapat pedang yang memiliki garis berbentuk petir keemasan di tengah-tengah bilahnya. Lambaian lembut sebuah pita dahi membuat Ling Qing Zhu mengetahui identitas subjek ini.


"...................." Ling Qing Zhu ingin bicara, tetapi kondisi tubuhnya sedang tidak baik. Dia sudah benar-benar mencapai batas kemampuannya sekarang dan sejujurnya menyayangkan sebab dirinya tidak bisa mengalahkan Wang Zhao.


Di sisi lain, ekspresi Wang Zhao justru semakin buruk. Sosok yang dia lihat di hadapannya tidak lain adalah Lan Guan Zhi. Tangannya terkepal kuat seakan menahan sebuah amarah.


"Jika dia ada di sini, apa mungkin Wang Hu Zhuang sudah..." Wang Zhao menatap tajam pada subjek yang berdiri dengan postur tubuh sempurna itu. Dia tidak menyukai sifat pemuda yang berdiri di hadapannya.


"...................." Lan Guan Zhi sendiri tidak mengatakan apa pun. Dia sudah menyaksikan sendiri dampak dari pertarungan Wang Zhao melawan Ling Qing Zhu dan menjadi tidak suka pada pemuda ini. Wang Zhao sudah tidak bisa dimaafkan lagi.

__ADS_1


******


__ADS_2