KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
454 - EXTRA PART (5) END!


__ADS_3

Xiao Shuxiang menghabiskan cukup banyak waktu bersama Bocah Pengemis Gila dan Yi Wen. Dia baru akan menemui Ling Qing Zhu ketika hari sudah sore.


Ling Qing Zhu memang diberikan salah satu kamar di Balai Peristirahatan. Hal itu sebab sebelumnya gadis tersebut merupakan tawanan di Sekte Pedang Langit dan sampai saat ini---entah bagaimana kamar itu telah menjadi miliknya.


Xiao Shuxiang mengembuskan napas. Dia saat ini berada di depan kamar Ling Qing Zhu dan agak ragu untuk masuk. Dia sedang berpikir dan terus menimbang apakah akan melakukan sesuatu seperti saran dari Bocah Pengemis Gila, tetapi bagaimana jika gagal?


"Baiklah, akan kulakukan." Xiao Shuxiang sudah memantapkan hatinya dan kemudian mulai membuka pintu. Dia berjalan ke dalam sambil memanggil Ling Qing Zhu, namun keningnya mengerut sebab tidak menemukan siapa pun di dalam ruangan ini.


"Apa Kucing Putih pergi?" Xiao Shuxiang berkedip. Dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan dan memang tidak ada orang lain selain dirinya di tempat ini.


Xiao Shuxiang menarik napas dan berdecak, dia terpaksa harus menunggu sampai Ling Qing Zhu kembali.


"..............."


Xiao Shuxiang berjalan-jalan dan melihat-lihat ruangan yang menjadi kamar dari Kucing Putihnya. Kamar ini memiliki lemari besar yang mempunyai cukup banyak buku, dia asal mengambil salah satu buku dan itu hanya karya sastra sederhana.


Setiap kamar murid Sekte Pedang Langit memang mengutamakan keanggunan dan kesederhanaan. Tidak banyak hiasan yang mencolok dan itulah yang membuat kamar ini menjadi begitu nyaman dilihat.


Pandangan Xiao Shuxiang lantas mengarah pada sebuah sudut buku yang mengintip dari bawah tumpukan gulungan di atas sebuah meja duduk. Dia berkedip sebab dari yang terlihat, buku itu seakan disembunyikan secara tergesa-gesa.


Xiao Shuxiang memang tipe orang yang sangat penasaran, jadi dia tanpa ragu mengambil buku yang tersembunyi itu. Dia menaikkan sebelah alisnya ketika melihat karakter yang tertulis pada bagian sampul buku tersebut nampak sangat mencolok.


Xiao Shuxiang berkedip melihat penulis yang menandatangani buku itu sebagai *'Bīngshān mèilì'. Dia pun tersenyum dan membuka buku di tangannya.


^^^*Bīngshān mèilì [冰山魅力] \= merupakan gelar dari Ling Qing Zhu.^^^


*


*


Ling Qing Zhu kembali ke kamarnya di malam hari. Dia ingin mengambil sesuatu sebelum pergi ke Sekte Kupu-Kupu. Hanya saja ketika melangkah masuk, dia merasakan dua garis pandangan yang menatap ke arahnya.


"..............." Ling Qing Zhu melihat seorang pemuda duduk bersandar di atas tempat tidur dan subjek itu tidak lain adalah Wali Pelindungnya sendiri.


Ling Qing Zhu berkedip. Dia menutup pintu dan tanpa ekspresi menghampiri Xiao Shuxiang. Pemuda itu nampak memegang sebuah buku dan ketika mengetahui jenis buku tersebut, Ling Qing Zhu langsung terkejut.


"Shuxiang...!"


Xiao Shuxiang spontan menghindar ketika gadis berambut putih itu hendak meraih benda di tangannya. Dia menatap Ling Qing Zhu dan kemudian mulai buka suara.


"Kucing Putih, jadi rumor yang selama ini kudengar itu benar?"


"Shuxiang, berikan." Ling Qing Zhu kaget saat Xiao Shuxiang menggunakan meja sebagai penghalang di antara mereka.


Xiao Shuxiang buka suara. Dia berkata, "Wúshuāng Peerless. Awalnya kupikir ini adalah teknik bertarung tak tertandingi seperti namanya. Namun aku heran dengan kata 'GuanXiang' dan setelah kubaca... Benar-benar tidak terduga."


"Shuxiang, itu..."


"Bagaimana kau bisa melakukan ini padaku?!" Xiao Shuxiang terlihat syok. Dia menatap horor pada subjek di depannya dan memperlihatkan salah satu halaman buku di tangannya. Ling Qing Zhu berdiri diam, tatapannya tertuju pada tulisan mencolok di lembaran yang ditunjukkan oleh pemuda di hadapannya.


"Apa-apaan ini, Kucing Putih? 'Setelah bangun, Xiao Shuxiang membalikkan tubuhnya, tetapi tidak merasakan lengan Lan Guan Zhi yang biasa melingkari pinggangnya.'"


Xiao Shuxiang berekspresi pucat, dia merinding. "Bagaimana kau bisa menulis hal semacam ini dan dengan namaku?! Astaga... Apa ini caramu balas dendam? Kau ingin membunuhku?"


Telinga Xiao Shuxiang memerah, tangannya bergetar ketika kembali membuka lembaran lain dari buku tersebut dan membacanya. "Lalu apa ini? 'Xiao Shuxiang mengangkat lengan pakaiannya. Hanya satu gerakan kecil, rasa sakit melonjak ke punggung dan pinggulnya--' Apa aku harus membacakan kalimat selanjutnya?"


"Ka-Kau...!" Xiao Shuxiang menatap subjek di depannya, nyaris kehilangan kata-kata. Dia kembali buka suara, "Benda haram ini bahkan sudah mencapai Jilid 3. Bagaimana kau bisa. Melakukan. Itu. Padaku?!"


"..............." Ling Qing Zhu menurunkan pandangannya.


Xiao Shuxiang menggeleng, "Aku tidak percaya kau ternyata orang yang seperti ini. Bagaimana kau bisa membuat karangan aneh tentang suamimu sendiri dan bahkan bukan bersama orang biasa, tetapi seorang Lan Guan Zhi..!"


"Oh, Ya Tuhan..." Xiao Shuxiang memijat keningnya, "Ini bahkan ditulis dengan sangat berani. Pantas saja... Sekeras apa pun usahaku dan A-Yuan, nama kami tidak bisa diperbaiki. Jadi ini semua karenamu?"


"Kau hanya melihat dari sisi yang lain," Ling Qing Zhu buka suara. "Pada dasarnya itu hanya kisah petualangan biasa,"


"Petualangan mana yang membahas tentang tidur bersama sampai memandikan?!"


"Bukankah tuan muda Lan memang pernah--"


"Berhenti bicara..!" Xiao Shuxiang menyela. Dia menatap Ling Qing Zhu dan berkata, "Apa kau lihat ini? Aku berusaha menahan air mataku. Kau sangat--sungguh keterlaluan..!"


"Shuxiang..." Ling Qing Zhu berkedip saat Xiao Shuxiang mulai duduk di kursi dan menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Ling Qing Zhu tertegun dan buka suara, "Apa kau menangis?"


"..............."


"Shuxiang, serius kau menangis?"


"Benar, aku menangis!" Xiao Shuxiang berkata, "Seumur hidup aku tidak pernah diperlakukan seperti ini. Kau gadis yang jahat..!"


Ling Qing Zhu mengembuskan napas dan kemudian berkata, "Akan kuberikan kompensasi. Bagaimana jika kubagi uangnya?"


"Kau!" Xiao Shuxiang menatap Ling Qing Zhu dan berkata, "Kau menjualnya?!"


"Mn. Patriarch Lan Xu Jian bahkan membantu dalam revisinya,"


!!!


Xiao Shuxiang terlonjak kaget. Ucapan Ling Qing Zhu seperti sambaran petir untuknya. Dia baru ingat bahwa tidak semua buku yang ada di perpustakaan Sekte Pedang Langit berisi teknik berpedang dan sastra klasik, tetapi juga ada karya tulis romansa vulgar berkedok sutra suci dan sebagainya.

__ADS_1


"Aduh..." Xiao Shuxiang memijat belakang lehernya. "Sebenarnya sejak kapan benda ini tersebar..? Kenapa aku baru mengetahuinya sekarang?"


"Karena kau tidak peduli," Ling Qing Zhu menjawab dengan ringan. Dia benar-benar tidak merasa bersalah pada pemuda ini.


Sejujurnya dia suka melihat reaksi Wali Pelindungnya. Dia pun lantas duduk di kursi lain dan memperhatikan subjek di hadapannya.


"Aku benar-benar terkejut," Xiao Shuxiang menatap gadis di hadapannya dan berkata, "Bagaimana bisa orang sepertimu membuat masalah seluar biasa ini?! Pertama, Wang Zhao menyembunyikan sesuatu dariku. Lalu Mo Huai, dan sekarang kau?!"


"Mo Huai?"


"Tidak perlu bahas Mo Huai. Aku bicara tentangmu, Kucing Putih?! Apa-apaan benda ini, hah?" Xiao Shuxiang berkata. "Jika kau ingin uang, kau tinggal mengatakannya padaku. Aku bahkan bisa membuatkanmu sebuah istana emas jika kau mau,"


"Tidak perlu," Ling Qing Zhu berujar, "Kau tidak bisa dibandingkan dengan istana emas mana pun."


!!


Xiao Shuxiang terperangah. Apa itu barusan? Gadis di hadapannya mengatakan kata-kata yang tidak biasa. Bukankah yang tadi itu adalah pujian?


Xiao Shuxiang terbatuk dan kembali protes. "Tidak perlu berusaha membujukku. Aku sedang marah padamu. Bagaimana kau tega melakukan ini?"


"Buku itu bukan sepenuhnya buatanku,"


"Tidak mungkin. Kau menandatanganinya sebagai Bīngshān Mèilì, bukankah itu gelarmu? Kau juga tadi bilang patriarch Lan Xu Jian ikut membantu. Konspirasi macam apa ini? Hah?"


"Yi Wen..."


"Yi Wen?"


"Kakak Lu Yang Cantik, Zhi Shu, beberapa murid Sekte Pedang Langit, dan... Alkemis Zhou."


!!!


Xiao Shuxiang menutup mulutnya saking tidak percayanya. Benar-benar tanpa hati nurani..!


"Kau jangan marah," Ling Qing Zhu berkata. "Kau bisa membacanya dulu,"


"Apa?!" Xiao Shuxiang kaget. "Kau ingin aku... Melakukan apa?!"


Ling Qing Zhu melihat betapa syok pemuda di hadapannya. Dia tahu dengan jelas bagaimana perasaan Xiao Shuxiang sekarang. Tetapi meski mengatakan bahwa pemuda ini sedang marah, namun subjek ini tetap tinggal dan seakan meminta penjelasan darinya.


Ling Qing Zhu bernapas pelan dan kemudian mengambil buku di atas meja. Dia pun buka suara, "Ingatan manusia dapat memudar seiring waktu. Wúshuāng Peerless... Pada awalnya hanya catatan biasa tentangmu. Aku menuliskan semua yang tidak bisa kuperlihatkan,"


Xiao Shuxiang tertegun. Dia menatap subjek di depannya dan berkedip. Gadis bercadar ini tidak sedang bercanda.


Ling Qing Zhu menjelaskan, "Mereka hanya membantu, tetapi kakak Lu menambahkan beberapa detail yang tidak seharusnya. Masalahnya.... itu justru meledak. Dan bahkan tanpa kusadari sudah menjadi buku hingga jilid yang sekarang."


"Gila.." Xiao Shuxiang berujar, "Kau baru sadar dengan yang kau lakukan setelah sejauh ini?"


"Kucing Putih..!"


"Aku bersungguh-sungguh." Ling Qing Zhu berkata, "Aku sangat senang dan juga iri pada betapa baiknya hubungan pertemananmu dengan tuan muda Lan. Sulit menemukan teman seperti itu. Sejujurnya aku sedih saat kau bertengkar dengannya. Aku tidak tahu harus bagaimana saat itu.."


"Jadi ini maksudnya seperti 'pertemanan yang tak tertandingi', begitu?"


"Mn,"


"Lalu bagaimana kau bisa menjelaskan tentang adegan absurd yang kau tulis di dalamnya? Tentang ditahan di lengan yang kuat dan pakaian yang acak-acakan, bahkan sampai tirai yang bergoyang--ya ampun..! Ini..."


"Bukan aku yang buat, itu kakak Lu dan Zhi Shu. Lagipula aku sudah meminta agar Zhi Shu tidak menuliskan tentang kau dan tuan muda Lan melakukan ritual pernikahan hantu."


"Kucing Putih..! Lalu mengapa kau yang tanda tangan?!"


"Karena sebagian besar memang aku yang buat,"


"Aiya... Seharusnya tidak seperti ini." Xiao Shuxiang menggeleng pelan, "Para murid di Sekte Kupu-Kupu itu tidak waras, Kucing Putih. Kenapa kau justru berteman dengan mereka? Aduh.."


"Mungkin karena aku... Ingin melihat reaksimu yang seperti ini."


!!


Melihat pemuda di depannya tersentak membuat Ling Qing Zhu tersenyum samar. Dia bernapas pelan dan berkata, "Awalnya aku melihatmu sebagai orang yang berbahaya, berdarah dingin, kejam, dan brutal."


"Kemudian aku melihat. Kau orang yang pemarah, pendendam, dan psiko gila." Ling Qing Zhu berujar, "Jadi rasanya menyenangkan bisa membalaskan ketidaksukaanku dengan cara seperti ini."


"Kucing Putih..." Xiao Shuxiang membatin, "Apa sebenarnya gadis ini sangat membenciku? Lalu apa sebenarnya maksud dari segala perhatiannya selama ini?"


Ling Qing Zhu tanpa nada berkata, "Aku juga melihat kau sangat kasar, gila, menyebalkan, dan tidak punya hati. Tetapi kemudian... Aku melihat sisi lain dari dirimu,"


Xiao Shuxiang tersentak. Dia menatap sosok di hadapannya dan mendengarkan gadis cantik berambut putih ini bicara.


Ling Qing Zhu berkata, "Kau sangat cerewet. Makhluk paling cerewet yang pernah kutemui. Aku bahkan pernah berpikir bagaimana langit bisa menciptakan orang sepertimu yang begitu tidak tahu malu,"


"Kau ingin tahu seperti apa lagi aku melihatmu?" Ling Qing Zhu bertanya, suaranya tenang.


"............. Aku... Memang terlihat seperti apa?"


"Kau mengagumkan."


!!


Ling Qing Zhu berkata, "Kau memang sangat menyebalkan. Semua sifat buruk ada padamu. Sejujurnya diawal pertemuan kita... Aku sangat tidak menyukaimu,"

__ADS_1


"Tetapi kemudian aku tahu..." Ling Qing Zhu kembali buka suara. Dia berkata, "Kau kesal padaku karena akulah yang sudah menyakiti teman-temanmu. Itu tidak bisa dibantah. Aku pun tahu... Bahwa sebenarnya kau bersikap kejam karena ingin melindungi mereka,"


"..............."


Melihat bahwa pemuda di depannya tidak mengatakan apa pun membuat Ling Qing Zhu kembali bicara. Dia berujar, "Kemudian aku menjadi sedih. Aku mendengar kisahmu dari ibu. Aku pun mencari tahu tentangmu dari banyak orang dan menjadi semakin sedih."


"............. Lalu apa lagi?" Xiao Shuxiang mulai buka suara.


Ling Qing Zhu menarik napas dan berkata, "Ketika berada di Alam Kultivasi Atas... Saat berada di bentang mimpimu... Aku melihat masa kecilmu. Itu membuatku merasakan sakit dan berpikir bahwa jika aku berada di posisi yang sama, aku pasti tidak akan sanggup,"


"..............."


"Jauh sebelum itu... Aku melihat bagaimana kau melindungi banyak orang. Kau bahkan tidak mengharapkan apa pun. Sejak saat itu aku selalu mengharapkan kebahagiaanmu.."


"Lalu apa lagi?" Xiao Shuxiang kembali bertanya. Ini pertama kalinya dia melihat gadis di depannya jadi banyak bicara.


"Aku berharap agar kau bisa terus bahagia. Aku berusaha melakukan apa yang kubisa untuk membantumu. Orang-orang menganggap kau sangat berbahaya. Dan *Wúshuāng Peerless tercipta sebagai jawaban bahwa Xiao Shuxiang juga manusia,"


^^^*Wúshuāng [ 无双] Peerless \= Tak tertandingi^^^


"Ta-tapi tetap saja..." Xiao Shuxiang menatap gadis di depannya dan berkata, "Ini... Aku sebenarnya tidak keberatan jika kau menulis biografi tentangku. Tetapi masalahnya adalah kau juga turut memasukkan A-Yuan. Kenapa bukan kau saja?"


"Mm... Itu hal yang lain. Kisahku denganmu baru saja dimulai," Ling Qing Zhu tersenyum samar dibalik cadar miliknya. Dia membuat Xiao Shuxiang menghela napas dan menggeleng pelan.


Xiao Shuxiang menggelembungkan pipinya dan bergumam, "Kau ternyata sama saja dengan mereka. Kalian suka sekali mengerjaiku. Itu tindakan yang tidak baik, tahu."


Ling Qing Zhu mendengus pelan, "Karena kau terlihat menggemaskan."


"Apa?" Xiao Shuxiang tersentak. "Kucing Putih, kau-"


"Kau memiliki senyuman yang indah."


!!


Xiao Shuxiang berkedip, tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh gadis di hadapannya. Dia bahkan menggeser meja di depannya agar tidak ada yang menghalanginya untuk dekat dengan subjek ini.


Xiao Shuxiang kembali buka suara, "Apa yang kau katakan barusan? coba ulangi lagi,"


"Kau memiliki senyuman yang indah," Ling Qing Zhu dengan tenang berkata. "Setiap hari... Saat melihatmu, aku merasakan hatiku berdebar sangat kencang. Dan melihatmu tersenyum... Aku bahkan berpikir, 'bagaimana bisa ada pemuda yang mempunyai senyuman seindah ini?' Aku merasa beruntung bisa melihatnya setiap hari."


Xiao Shuxiang berlutut di depan Kucing Putihnya. Dia meraih tangan gadis itu dan tersenyum, "Apa lagi?"


"Kau disukai oleh nona Wen dan ada banyak gadis yang sangat menyukaimu. Di Alam Kultivasi Atas pun... Ada banyak gadis yang tertarik padamu. Aku memiliki banyak kekurangan, tetapi saat tahu bahwa kau hanya melihatku... Rasanya aku senang dan bahagia,"


"Kucing Putih..."


"Kau tahu. Awalnya aku tidak suka kau menyebutku 'Kucing Putih', tetapi kemudian aku mulai terbiasa. Dan saat kau menyebut namaku yang sebenarnya... Aku merasa bahwa hatiku akan meledak. Aku sangat bahagia,"


Xiao Shuxiang tersenyum lembut dan berkata, "Ini pertama kalinya aku mendengarnya. Katakan lagi, bagaimana aku menurutmu?"


"Mm... Kau ingat kisah tentang langit dan ribuan bintang? Kau memberikannya padaku sebagai hadiah. Itu tidak ternilai. Aku ingin memberitahu semua orang... Bahwa bintang-bintang di langit.. sudah diberikan padaku oleh Xiao Shuxiang."


Ling Qing Zhu mengulurkan tangan dan menepuk pelan pipi Wali Pelindungnya. Dia berujar, "Kau tidak perlu berusaha keras untuk melakukan hal yang romantis, apalagi meminta ingin meniru tindakan tuan muda Lan. Kau hanya perlu menjadi dirimu sendiri, A-Xiang."


!!!


Namanya disebut dan dengan senyuman merupakan serangan bagi Xiao Shuxiang. Pemuda itu bahkan tertegun dalam waktu lama dan memperhatikan gadis berambut putih ini.


"Kucing Putih..." Xiao Shuxiang menurunkan pandangannya, ujung telinganya terlihat memerah. Dia berkata, "Sebenarnya dari mana kau belajar cara memuji orang lain seperti ini? Harusnya... Aku yang lakukan semua itu, tetapi apa-apaan ini. Kau membuatku sangat malu,"


Ling Qing Zhu berujar, "Kau sudah hidup sangat lama dan memperhatikanmu... Jelas kau hanya memikirkan pedang dan darah. Apa yang bisa kuharapkan? Kau bahkan sangat malas membaca dan tidak pernah serius mengikuti kelas. Para patriarch bahkan menyerah karenamu. Jadi bagaimana bisa kau mengerti... Tentang hati perempuan?"


"Itu..." Xiao Shuxiang berkedip, "Aku tentu saja tahu. Tetapi jika orangnya adalah dirimu, maka ceritanya akan lain. Lihat. Kau mengutarakan semuanya, tetapi masih bisa berekspresi datar. Bagaimana aku bisa percaya bahwa kau benar-benar suka padaku?"


"Wajahku memang seperti ini,"


"Kau harusnya lebih ekspresif lagi,"


"Aku sudah mengekspresikan semuanya. Bicara padamu sampai membuatku malu,"


"Tapi suaramu tidak berubah, Kucing Putih. Itu masih datar. Apa kau sungguh malu saat ini?"


"Mn, ini ekspresiku saat malu." Ling Qing Zhu dengan tenang mengulurkan tangan dan menyentuh pipi serta telinga Wali Pelindungnya. Dia kembali buka suara.


"Aku sangat iri dengan ekspresimu ini.." Ling Qing Zhu tersenyum.


Xiao Shuxiang mengulurkan tangan dan menyentuh kedua tangan dari gadis di depannya. Dia berkata, "Kau tahu. Kau luar biasa cantik saat tersenyum. Sering-seringlah tersenyum seperti ini,"


"Senyumanmu lebih cantik, A-Xiang."


"Kucing Putih..!" Xiao Shuxiang sudah lama tidak mendengar kata 'keramat' itu ditujukan padanya. Ekspresinya berubah dan itu membuat subjek di depannya tertawa.


Rasa terkejut jelas langsung menghujami Xiao Shuxiang. Entah pernah atau tidak, tetapi sungguh ini pertama kalinya dia melihat seorang Ling Qing Zhu tertawa sedekat ini. Subjek di depannya benar-benar sangat luar biasa mempesona. Dia bahkan merasakan debaran yang kuat di dadanya.


Xiao Shuxiang memang menyukai Ling Qing Zhu, sangat menyukainya. Andai dia bisa meremukkan subjek ini ke dalam pelukannya, menjaganya tetap di sisinya, dan menyembunyikannya hingga tidak bisa dilihat orang lain selain dirinya. Namun subjek ini tidak selemah itu.


Ling Qing Zhu gadis yang berprinsip. Dia adalah sosok yang bisa berdiri setara dan tanpa dapat digoyahkan. Dia memiliki jiwa dan mental yang sekeras baja, bahkan tanpa ragu mengorbankan nyawa sendiri demi mempertahankan pendiriannya.


Subjek ini tidak akan pernah mundur dalam menghadapi kekejaman, hukum, atau badai dunia yang menghancurkan. Ling Qing Zhu adalah kultivator yang berjalan dengan keyakinannya sendiri. Sifat dan kepribadiannya yang terus maju melihat dunia merupakan karakter yang dapat berjalan berdampingan dengan sosok seperti Xiao Shuxiang.


...***** S E K I A N *****...

__ADS_1


__ADS_2