![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Kultivator dapat dikatakan makhluk yang berumur panjang, namun tetap saja usia mereka memiliki batasan dan untuk yang satu ini----Xiao Shuxiang berpendapat bahwa lamanya usia seorang kultivator tergantung dari cara hidup yang mereka jalani.
Koki Alkemis itu tentu tidak berniat masuk dalam pembicaraan Ling Chu Zhen dengan Bocah Pengemis Gila. Dia lebih memilih menikmati makannya dan meminta tambahan lagi yang sontak membuat para pelayan termasuk Wang Rui Chan berkedip tidak percaya.
Karena permintaannya, Ling Chu Zhen dan Bocah Pengemis Gila ikut tersentak. Mereka memberi pandangan yang aneh pada Xiao Shuxiang hingga membuat pemuda itu sadar telah ditatap.
Bocah Pengemis Gila, "Shuxiang. Kau..."
"Apa..? Mendengar Ayah Mertuaku dan kau membahas ini itu membuatku makin lapar. Aku masih mau makan,"
Ling Lang Tian mendengus, "Memalukan."
Tingkat tidak tahu malu Xiao Shuxiang sepertinya telah mengalami evolusi. Dia tidak hanya mengacaukan penjelasan dari Ling Chu Zhen, tetapi juga membuat suasana di dalam ruangan itu berubah.
Wang Rui Chan mengembuskan napas dan berusaha sebisa mungkin untuk tetap tenang. Dia menoleh ke arah para pelayan dan meminta mereka agar membawa hidangan lain kemari.
Dalam hati Wang Rui Chan bersyukur. Dia mempunyai menantu yang jarang pulang. Andai Xiao Shuxiang tinggal setiap hari di sektenya, maka tidak lama lagi Sekte Pagoda Langit akan jatuh miskin hanya demi memberinya makan.
Butuh beberapa menit sampai para pelayan datang dengan sajian menggugah lainnya. Bocah Pengemis Gila menggeleng sambil berdecak saat melihat Xiao Shuxiang yang begitu lahap menikmati sajian ronde keduanya.
"Ya ampun... Sebenarnya perutmu itu terbuat dari apa? Aku saja tidak punya nafsu makan sebesar itu. Kau seperti tidak pernah makan selama berbulan-bulan," Bocah Pengemis Gila menyerah jika menyangkut tentang Xiao Shuxiang.
Ling Chu Zhen mengembuskan napas, dia tersenyum samar. Pribadi Koki Alkemis ini merupakan warna baru bagi keluarga 'Ling'-nya, termasuk Sekte Pagoda Langit.
Dia jujur saja merupakan sosok yang sangat suka melihat orang lain makan, rasanya jadi ingin menepuk-nepuk pelan dan mengusap kepala menantunya.
"Oh iya, di mana Kucing Putih? Sejak tadi aku tidak melihatnya. Apa tidak ada yang menyampaikan padanya bahwa aku sudah bangun?" Xiao Shuxiang baru tersadar, pertanyaannya membuat Ling Chu Zhen terbatuk dan Wang Rui Chan tersentak.
"Mn?" Xiao Shuxiang menunggu jawaban. Dia mengedarkan pandangannya dan menatap satu persatu orang di dalam ruangan ini. Para pelayan tertunduk dan seperti takut-takut.
__ADS_1
"Ibu Mertua..?"
"Ehm, masih ada hal yang harus kukerjakan. Kau bicara saja dengan mereka."
Xiao Shuxiang tersentak dan merasa keheranan dengan sikap Wang Rui Chan yang tiba-tiba pergi begitu saja. Bahkan Ling Chu Zhen juga bangkit dari tempat duduknya dan berkata bahwa dia teringat dengan urusan pentingnya saat ini.
Para pelayan yang sebelumya juga ada dalam ruangan tersebut ikut pergi saat Wang Rui Chan meninggalkan ruangan. Sekarang yang tersisa adalah Ling Lang Tian dan Bocah Pengemis Gila.
Ling Lang Tian juga sebenarnya tidak menyangka bahwa Ling Chu Zhen pergi begitu saja dan seakan meninggalkan tanggung jawab atas pertanyaan Xiao Shuxiang barusan padanya. Apalagi sekarang Bocah Pengemis Gila nampak menatapnya. Jelas sekali bahwa dialah yang harus bicara saat ini.
Ling Lang Tian akhirnya menjawab, "Qing Zhu'Er pergi ke Alam Kultivasi Atas mewakili Sekte Pagoda Langit."
"Alam Kultivasi Atas?" Xiao Shuxiang mengerutkan keningnya, "Tempat apa itu? Dan di mana?"
Bocah Pengemis Gila, "Kau tidak tahu?"
Menyadari bahwa Xiao Shuxiang terlihat tidak mengerti dengan Alam Kultivasi Atas membuat Bocah Pengemis Gila berkedip beberapa kali. Dia menggaruk pipinya yang tidak gatal dan kembali menatap Ling Lang Tian. Membiarkan pria berambut putih itu menjelaskan.
Bocah Pengemis Gila melanjutkan, "Alam Kultivasi Atas sedikit mirip dengan Alam Para Dewa yang pernah kuceritakan padamu. Hanya saja alam ini masih bagian dari Dunia Manusia."
!!
Xiao Shuxiang tersentak saat Bocah Pengemis Gila menyebut 'Alam Para Dewa'. Dia ingat memang pernah diberi tahu oleh pria bertongkat bambu itu dan Bocah Pengemis Gila berkata alam itu merupakan nama lain dari Dunia The Fallen Angel----tempatnya Xiao Shuxiang diciptakan.
"Bocah Pengemis Gila...?"
"Bukan, bukan yang seperti itu. Alam Kultivasi Atas dipenuhi oleh kultivator. Luasnya mencapai sebuah pulau atau bisa lebih besar lagi. Jika Kota Bintang Biduk di huni oleh manusia awam yang tidak bisa berkultivasi, maka seluruh penduduk di Alam Kultivasi Atas adalah kultivator. Tidak ada manusia biasa yang hidup di sana,"
Xiao Shuxiang meminum airnya dan memikirkan ucapan Bocah Pengemis Gila. Dia bukannya tidak tahu, tapi tentang Alam Kultivasi Atas ini sudah lama tidak didengar----bahkan saat dirinya menjalani kehidupan barunya ini.
__ADS_1
Di dunia manusia. Sangat jarang ditemui kultivator yang praktiknya berada di Grand Master Tingkat Langit dan akan lebih sulit lagi mencari kultivator yang praktiknya berada di tingkatan Immortal. Namun lain halnya dengan Alam Kultivasi Atas, bisa dibilang----alam tersebut ialah tempat tinggal orang-orang yang kuat. Manusia biasa bahkan tanpa ragu akan menyebut mereka makhluk titisan 'Dewa'.
"Tsk, jadi di Benua Tengah juga ada yang seperti ini..." entah kenapa Xiao Shuxiang menjadi kesal. Hati kecilnya selalu gatal bila mendengar ada alam yang di huni makhluk-makhluk kuat. Rasanya ingin membuat kekacauan di tempat mereka.
"Mm... Kenapa Kucing Putihku pergi ke Alam Kultivasi Atas?" Xiao Shuxiang menatap Ling Lang Tian, ekspresi wajahnya serius. "... Kapan dia pergi? Dan kenapa dia tidak menungguku bangun?"
"Qing Zhu'Er yang selama ini merawatmu. Hanya saja empat hari yang lalu Ayah mendapat undangan dari Sekte Lautan Awan yang ada di Alam Kultivasi Atas. Qing Zhu'Er dipilih menjadi perwakilan sekte ini."
?!
Jawaban tenang dari Ling Lang Tian tidak membuat Xiao Shuxiang membaik. Raut wajah pemuda itu justru berubah buruk, "Dia pergi... Begitu saja?"
"Mn,"
"Ada apa dengan adikmu itu?!" Xiao Shuxiang menggebrak meja hingga membuat Bocah Pengemis Gila terlonjat kaget, nyaris menjatuhkan tongkat bambunya.
Ling Lang Tian juga ikut tersentak. Dia tidak menyangka pemuda berambut panjang tersebut akan memiliki respon semacam ini.
Xiao Shuxiang meniup keras poni rambutnya, dia menatap Ling Lang Tian. "Selama ini aku sudah sabar menghadapi adikmu. Tidak mengganggu privasinya dan selalu memperlakukannya dengan baik. Tapi kenapa dia masih saja bersikap sedingin itu padaku? Apa salahku padanya?!"
!!
Bocah Pengemis Gila menghindari cawan keramik yang dilempar Xiao Shuxiang. Beruntung dia bisa mengelak tepat waktu hingga kepalanya tidak sampai terluka. Serius! Ini pertama kalinya dia melihat teman baik Lan'Er Gege-nya itu bersikap demikian.
"Hei..!! Apa kau sudah tidak waras?!" Bocah Pengemis Gila membentak. Dia mengusap-usap dadanya, menenangkan deguban pada jantungnya.
Ling Lang Tian, "Shuxiang. Apa yang kau lakukan?"
"Aku kesal pada adikmu!" Xiao Shuxiang cemberut, "Aku tahu dia pernah mengakui perasaannya di depan keluargamu dan semua orang, tapi kenapa perlakuannya padaku sama sekali berbeda? Dia begitu dingin, ketus, terlihat tidak peduli dan sangat menyebalkan. Apa dia tidak tahu aku juga punya perasaan?"
__ADS_1
!!
******