![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Xiao Shuxiang tanpa sadar menahan napas. Suaranya pelan saat menyenggol Bocah Pengemis Gila yang duduk di sampingnya. "Apa ... Kau mengenalnya?"
"Dia ini ..." Bocah Pengemis Gila terlihat memperhatikan pria di depannya dengan sangat serius. Dia sampai mengusap dagunya beberapa kali sambil berusaha mengingat-ingat.
"Bocah Pengemis Gila, bagaimana?" Xiao Shuxiang penasaran sekali. Dia begitu tidak sabar menunggu jawaban dari pria di sampingnya.
Bocah Pengemis Gila berkedip dan sedikit memperbaiki posisi duduknya. Dia pun menatap pria di hadapannya dan dengan serius berkata, "Apa mungkin kau adalah ... Salah satu pelanggan yang pernah memakai jasaku?"
Xiao Shuxiang tersentak, sementara pria bermata hijau alami itu nampak begitu keheranan. Pria asing tersebut menatap Bocah Pengemis Gila sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Bocah Pengemis Gila ..." Xiao Shuxiang tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Dia bahkan meyakinkan diri bahwa ucapan pria dengan riasan mirip hantu gantung ini tidak sama seperti yang ada di dalam pikirannya.
Sayang sekali pemuda mempesona itu salah, Bocah Pengemis Gila dengan seriusnya bertanya. "Apa kita dahulu pernah mempunyai hubungan yang sangat dekat? Misalnya bertukar beberapa kenangan di tempat tidur bersama?"
!!!
Pertanyaan aneh dari Bocah Pengemis Gila membuat Xiao Shuxiang tersedak hingga terbatuk. Pria asing yang juga mendengar ucapan itu nampak syok karenanya.
"Apa maksudmu? Aku ini pria normal dan sangat menyukai perempuan. Kau pikir dengan wajah penuh tepung seperti itu bisa menggoyahkan hatiku?"
"Bocah Pengemis Gila, bisakah kau serius sedikit?" Xiao Shuxiang kesal dan bahkan spontan menjitak kepala pria di sampingnya.
Bocah Pengemis Gila yang sama sekali tidak menduga hal itu nampak meringis. Dia berekspresi cemberut dan menatap Xiao Shuxiang, "Kau pikir aku bercanda? Aku tidak mengenalnya, tapi orang ini baru saja membahas Teknik Pernapasan Naga. Ja-jadi kupikir dia mungkin salah satu pelanggan yang berbagi kisah di tempat tidur denganku."
"Tidak tahu malu," Xiao Shuxiang dengan sinis berkata, "Bisakah kau tidak mesum dengan seorang pria? Ada banyak wanita cantik di luar sana. Bersikaplah seperti layaknya pria yang normal, oke?"
"Tidak bisa. Aku kan orang gila,"
"Kau menyebalkan!"
Melihat bahwa kedua orang ini bisa begitu serius berdebat di depannya membuat sosok bernama Kai itu nampak menggeleng pelan. Dia tersenyum dan kembali meminum teh di cawan miliknya.
Xiao Shuxiang mendengus ke arah Bocah Pengemis Gila sebelum mengarahkan pandangan matanya ke depan. Dia pun buka suara, "Kau sebelumnya berkata bahwa bentang alam mimpi ini terjadi sebagai bentuk pertahanan karena Iblis Mimpi sedang meningkatkan praktiknya. Apa tidak bisa kami bergerak sekarang dan mengacaukan Iblis Mimpi agar praktiknya tidak sampai naik tingkat? Berbahaya jika praktik kultivasinya jadi bertambah,"
"Kurasa tidak ada hal yang bisa dilakukan sekarang selain menunggu. Kalian ini menghadapi Iblis Mimpi dan bukan kultivator biasa, tapi ...."
"Ta-tapi apa?" Bocah Pengemis Gila menelan ludah dan mulai buka suara saat tahu bahwa pria ini menggantung ucapannya.
Kai memain-mainkan cawan teh miliknya dan kemudian berkata, "Aku bisa saja mengatakan informasi yang diketahui tentang Iblis Mimpi dan hal yang harus kalian lakukan. Tetapi ada bayaran untuk itu semua,"
"Ba-bayaran?" Bocah Pengemis Gila tersentak. Dia memandang ke arah Xiao Shuxiang karena dirinya sama sekali tidak memegang uang saat ini.
"Bayaran apa yang kau inginkan?" Xiao Shuxiang bertanya dengan raut wajah yang serius. Dia lebih memahami kata 'bayaran' yang dimaksud oleh lawan bicaranya.
Pria dengan mata hijau alami itu nampak tersenyum dan berkata, "Bayaran yang kuinginkan mungkin seperti .... Usia kalian?"
!!!
"Kau..!" Xiao Shuxiang tersentak dan di saat bersamaan pria di hadapannya mulai tertawa. Bocah Pengemis Gila kaget dan nyaris jatuh dari tempat duduknya.
Pria bernama Kai itu menggeleng pelan dan kemudian menarik napas, "Kalian ini terlalu serius. Lucu sekali,"
__ADS_1
"Ba-bagaimana kau bisa melakukan candaan seperti itu?" Bocah Pengemis Gila memeluk erat tongkat bambu miliknya dan berusaha untuk tenang. Dia menggeleng dengan ekspresi yang tidak menyangka, "Kau bahkan berbuat demikian di situasi semacam ini. Itu ... Itu tidak baik, tahu."
"Maafkan aku kalau begitu, hanya saja kupikir kalian butuh sedikit hiburan." pria dengan bekas luka cakaran di pelipis kanannya itu tersenyum dan kemudian berkata, "Bayaran atas informasi yang akan kuberikan adalah bantuan. Aku perlu meminjam kekuatan kalian untuk melakukan sesuatu,"
Bocah Pengemis Gila berkedip beberapa kali, sementara Xiao Shuxiang nampak mengerutkan keningnya. Pemuda yang mempesona itu pun bertanya, "Bantuan apa yang kau inginkan? Dan bukannya kau bilang kekuatan kami ini seperti belalang sembah bagimu? Lalu kenapa kau masih ingin kami membantu?"
"Ya sudah jika tidak mau. Aku tidak memaksa, tapi kalian benar-benar akan rugi jika tidak mendengarkanku."
"Shuxiang, ti-tidak apa-apa. Kita turuti saja dia, kau jangan melakukan protes untuk saat ini."
Xiao Shuxiang menatap Bocah Pengemis Gila dan kemudian mengembuskan napas. "Baik, baiklah. Tidak akan kulakukan lagi,"
Pria dengan mata hijau alami itu nampak tersenyum dan mulai berkata, "Dunia ini sangat luas dan ada banyak pendekar yang kuat. Kau dan pria berwajah tepung ini adalah dua di antara banyaknya pendekar yang bisa memberikan bantuan padaku. Kalian juga mengembang tugas melindungi dunia kalian dan aku juga memiliki tugas melindungi tempat tinggalku,"
Pria asing itu berujar tenang, "Di Alam Kultivasi Atas ini ... Dibagi ke dalam beberapa wilayah. Sekte Lembah Iblis sendiri merupakan salah satu bagian dari Dataran Tengah. Keponakan Mu Chen ini adalah pilar dari Benua Tengah yang ada di Alam Kultivasi Bawah dan kau sendiri juga merupakan pelindung di benua tempat tinggalmu. Kita mempunyai tugas yang sama, bahkan kesulitannya pun tidak jauh berbeda."
"Aku bisa sedikit mengerti," Bocah Pengemis Gila berkata, "Ta-tapi kenapa kau menyebutku 'keponakan'? Apa kau tidak tahu siapa aku, huh?"
"Usiaku memang lebih tua darimu. Apa kau sungguh tidak ingat aku?"
Bocah Pengemis Gila tersentak, entah kenapa perasaannya jadi tidak nyaman. Dia gugup saat bertanya, "A-apa kita pernah bertemu sebelumnya?"
Pria dengan mata berwarna hijau alami itu berkedip dan menggeleng pelan. Dia menghela napas dan berkata, "Kupikir karena wajahku yang blasteran, maka ini tidak akan mudah dilupakan. Tapi kurasa waktu benar-benar sudah membuatmu melupakan banyak hal. Sejujurnya aku sedikit terluka,"
Bocah Pengemis Gila syok dan merasa sangat kebingungan. Dia memang tidak asing dengan wajah orang ini, tetapi dia tidak ingat kapan pertama kalinya mereka bertemu. Tetapi itu mungkin sudah terjadi jauh di masa lalu.
Xiao Shuxiang memperhatikan Bocah Pengemis Gila dan pria asing ini secara bergantian. Dia pun menarik napas dan berusaha memahami situasi ini, "Jika kau benar lebih tua dari Bocah Pengemis Gila dan mempunyai hubungan dengan Teknik Pernapasan Naga, maka apa mungkin kau adalah pendekar yang juga menguasai enam unsur Tenaga Dalam sepertinya?"
"Tidak," pria itu menggeleng, "Aku adalah kultivator sepertimu dan bukan pemula seperti dirinya. Teknik Pernapasan Naga memiliki hubungan yang erat denganku dan kami tidak bisa terpisahkan. Hanya di saat tertentu aku bisa bertemu dengan pewaris teknik pernapasan milikku ini."
Xiao Shuxiang tersenyum pahit saat berkata, "Ja-jangan bilang kau adalah-"
"Benar. Aku merupakan orang yang menciptakan Teknik Pernapasan Naga yang dipelajari oleh temanmu hingga dia bisa menjadi seperti sekarang."
!!!
"Dia gurumu, Bocah Pengemis Gila. Dia leluhurmu, kau harus bersujud padanya." Xiao Shuxiang sampai menepuk dan menyenggol-nyenggolkan lengannya pada pria di sampingnya.
"Ini ... Ini tidak mungkin ..."
"Aku tahu kau pasti sangat syok, tapi lihat sisi baiknya. Ada orang yang lebih tua darimu, Bocah Pengemis Gila. Kau tidak sendirian menjadi pria berumur," Xiao Shuxiang tersenyum dan jelas ucapannya mengandung ledekan.
Dia senang melihat ekspresi pria di sampingnya ini dan menghela napas pelan, "Dunia memang sangat luas. Aku merasa terhormat bisa bertemu dengan Anda. Jujur saja, orang di sampingku ini sangat menyebalkan dan menganggap tinggi dirinya sendiri hanya karena dia sudah hidup lebih lama. Aku yang masih muda ini benar-benar diuji oleh segala kelakuannya,"
"Benarkah?" pria dengan mata hijau alami itu tersenyum, "Senang bisa mendengarnya darimu. Sekarang aku akan menjelaskan sejauh yang kuketahui tentang bantuan yang kuinginkan dari kalian dan semua ini memiliki hubungan dengan makhluk yang dianggap 'Iblis'."
Senyuman Xiao Shuxiang membeku saat mendengar ucapan terakhir dari pria di hadapannya. Dia langsung memasang ekspresi yang serius dan di saat yang sama, Bocah Pengemis Gila juga ikut tersentak.
Pria dengan bekas luka di pelipis kanannya itu berkata, "Dunia sedang terancam dengan makhluk yang sangat mengerikan ini dan meskipun aku kuat, tetapi aku tidak bisa menghadapi mereka seorang diri. Tugasku adalah mengumpulkan orang yang layak dan bisa membantu melawan para iblis ini. Kalian berdua ... Meski masih di tingkat praktik belalang sembah, tapi aku bisa merasakan kalian memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan kalian ini."
"Tunggu dulu," Xiao Shuxiang berkata. "Kau membantu kami mengalahkan Iblis Mimpi dan kau ingin kami membantumu melawan iblis yang sesungguhnya?"
__ADS_1
"Waktunya masih lama, tapi aku punya kesempatan bicara dengan kalian saat ini jadi kupikir langsung kukatakan saja. Sekarang dengarkan,"
Pria dengan mata hijau alami itu kembali berkata, "Iblis Mimpi sangatlah kuat. Kau tidak akan bisa mengalahkannya karena kekuatan makhluk ini berasal dari mimpi para manusia,"
Pria tersebut menjelaskan, "Manusia umumnya tidur di malam hari. Bahkan beberapa kultivator pun ada yang menjadikan tidur seperti latihan dan hampir semua orang pasti pernah bermimpi. Mimpi inilah yang menjadi sumber dari kekuatan Iblis Mimpi yang harus kalian hadapi,"
Pria bermata indah itu berkata, "Selagi masih ada manusia yang tidur, maka kekuatan Iblis Mimpi tidak akan pernah berkurang. Teknik Kultivasi semacam ini unik, tidak semua orang memiliki bakat melakukannya, dan sangat berbahaya bagi lawan. Kalian benar-benar tidak punya kesempatan untuk menang,"
!!!
Bocah Pengemis Gila dan Xiao Shuxiang terkejut bukan main. Mereka tahu bahwa Iblis Mimpi adalah sosok yang sangat suka memanipulasi mimpi seseorang, tapi tidak disangka bahwa sumber dari kekuatan makhluk ini berasal dari mimpi para manusia dan itu artinya ...
"Sejauh mana jangkauan dari kekuatan Iblis Mimpi ini?" Xiao Shuxiang bertanya dengan nada yang serius.
"Jangkauannya? Itu adalah tidak terkira dan bahkan bisa mencapai lebih dari satu benua. Kalian berhadapan dengan monster sungguhan."
Bocah Pengemis Gila kaget, "Kau pasti bercanda..! Shu-Shuxiang, bagaimana ini?!"
Pria bermata hijau alami itu berujar. "Aku tidak bisa mengatakan pada kalian untuk tidak khawatir, tetapi kalian harus tahu yang satu ini. Karena kekuatannya yang bisa dikatakan tidak terbatas, Iblis Mimpi jadi mempunyai kesulitan di dalam diri sendiri. Itu bisa saja mempengaruhi kondisi dari mentalnya dan ini adalah yang paling parah,"
Bocah Pengemis Gila dan Xiao Shuxiang mendengarkan penjelasan tersebut. Pria bermata indah itu berkata, "Untuk bisa mengatasi kondisinya---Iblis Mimpi umumnya membelah diri dan kalian harus bisa menemukan bagian dari jiwa yang terbelah itu dan mengalahkannya. Potongan jiwa ini harus dikalahkan di waktu bersamaan. Itu satu-satunya cara untuk menghabisinya,"
Xiao Shuxiang, "Tapi kau bilang kekuatannya tidak terkira dan kami tidak punya kesempatan untuk menang. Lalu bagaimana kami bisa mengalahkannya?"
"Di antara kalian berdua, siapa yang lebih kuat?" pria bermata indah itu bertanya.
Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila saling menunjuk diri sendiri sebelum Xiao Shuxiang mengarahkan telunjuk pada pria di sampingnya. Dia berkata, "Dia lebih tua dariku dan mempunyai pengendalian diri yang bagus. Jadi kurasa dia yang lebih kuat,"
Bocah Pengemis Gila mengangguk membenarkan. Pria dengan bekas luka cakaran di pelipis kanannya itu berkata, "Berarti kau yang harus turun dan cari potongan jiwa lain dari Iblis Mimpi di Alam Kultivasi Bawah."
"Alam Kultivasi Bawah?" Bocah Pengemis Gila tersentak.
Pria bermata indah itu berkata, "Alam Kultivasi Bawah adalah tempat di mana banyak manusia biasa hidup. Tempat yang sangat sesuai bagi Iblis Mimpi untuk meningkatkan kekuatannya dan memanipulasi mimpi orang lain. Aku tidak bisa mengatakan apa pun lagi tentang Alam Kultivasi Bawah karena sudah lama aku tidak ke sana dan pasti tempat itu telah banyak berubah."
"Iblis Mimpi ini ... Apa hanya mempunyai dua jiwa?" Xiao Shuxiang berujar tanpa nada dan dengan wajah serius dia pun bertanya, "Bagaimana jika lebih dari dua?"
"Mm ... Kupikir karena dia sedang meningkatkan praktiknya, jadi Iblis Mimpi ini masih berusia cukup muda. Tetapi untuk hal ini ... Aku tidak bisa meyakinkannya pada kalian. Bisa saja ini kekeliruanku terhadap usianya, intinya kalian harus berhati-hati."
Bocah Pengemis Gila menelan ludah, tenggorokannya kering dan dia bahkan kesulitan untuk berbicara. Dirinya cukup lama mempersiapkan diri sebelum pada akhirnya mulai berkata, "Menghadapi satu Iblis Mimpi saja sudah sesulit ini, apalagi harus menghadapi Iblis Mimpi yang lain. Belum lagi, kita bahkan harus menghabisinya di waktu yang bersamaan. Bagaimana itu bisa dilakukan?"
Bocah Pengemis Gila menatap pria asing di hadapannya dan bertanya, "Apa kau bisa membantu kami?"
"Aku ingin membantu, tapi saat ini aku hanya potongan jiwa. Setelah Bentang Alam Mimpi ini menghilang, aku juga akan ikut menghilang dan kembali ke tempat tinggalku."
"Namun kalian harus tahu satu hal," pria bermata indah itu berkata, "Seseorang yang sudah sangat kuat biasanya akan mulai diliputi keangkuhan. Rasa tinggi hati ini membuat celah dan jika kalian menemukannya----maka kekalahan yang sebelumnya dijamin jatuh pada pihak kalian akan bisa berubah."
Xiao Shuxiang baru akan buka suara saat suasana di sekitarnya mendadak mulai berbeda. Kabut semakin tipis dan sosok di hadapannya entah bagaimana menjadi makin transparan.
Bocah Pengemis Gila terkejut, "Ka-Kau..! Apa yang terjadi padamu?"
"Mn? Oh, mungkin ini sudah waktunya." pria bermata hijau alami itu berkata, "Kupikir masih sangat lama bagi Iblis Mimpi itu untuk meningkatkan praktiknya. Tetapi sepertinya kalian berhadapan dengan orang yang benar-benar berbakat. Aku sangat sedih tidak bisa membantu, tapi kuharap kalian mampu mengatasi masalah ini bersama-sama."
__ADS_1
"Teman itu sangat berharga dan memiliki teman yang bisa diandalkan adalah hal yang paling mengagumkan. Kalian harus bisa saling percaya dan bekerja sama dengan baik," pria asing bermata indah itu tersenyum sebelum tubuhnya semakin menghilang.
******