KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
42 - Ling Qing Zhu (2)


__ADS_3

Xiao Shuxiang agak tersentak ketika Ling Qing Zhu tiba-tiba berhenti berjalan dan lantas memandang ke arahnya.


Dia tertegun saat gadis di sampingnya mengulurkan tangan dan menyentuh pipinya. Hu Li yang berada di belakang mereka dan menyaksikan hal ini terjadi di depannya nampak berkedip beberapa kali.


Ling Qing Zhu, "Kau baik-baik saja kan?"


"Ehm, ya-yah. Memang aku kenapa?"


Ling Qing Zhu mengangguk dan menepuk pelan pipi Wali Pelindungnya sebelum kembali berjalan. Tingkahnya yang tidak terduga ini kadang membuat Xiao Shuxiang terlambat memberi merespon.


Masalahnya dari pandangan Hu Li, hanya ketika Ling Qing Zhu bersikap demikian-lah hingga Tuan Mudanya dapat diam. Lihat saja, Xiao Shuxiang bahkan tidak lagi merutuk dan mengomel seperti sebelumnya.


Yun Qiao Yue melihat hal itu dari kejauhan dan bertanya-tanya tentang hubungan Xiao Shuxiang dengan gadis berambut putih itu.


Dia memandang ke bawah kala mendengar beberapa kultivator yang bicara tentang Xiao Shuxiang.


"Apa hubungan nona Ling dengan orang itu?"


"Mungkinkah Xiao Shuxiang yang disebut sebagai Wali Pelindung nona Ling Qing Zhu adalah dia?!"


!!


"Tidak mungkin. Kudengar Wali Pelindung nona Ling memiliki tubuh setinggi dua meter. Dia sosok penuh otot dan wajah yang menakutkan. Dia monster."


"Kau ini...! Memang Xiao Shuxiang yang itu!" seorang pria menunjuk. "Penampilan yang kau lihat adalah penyamarannya. Aku tahu karena aku pernah melihat wajah aslinya."


Yun Qiao Yue semakin fokus melihat ke bawah saat para kultivator itu mulai heboh. Jujur saja dia juga penasaran dengan identitas Xiao Shuxiang. Pemuda itu punya sesuatu yang menarik perhatiannya. Hanya saja dia tidak ingin langsung percaya pada ucapan orang-orang ini.


Yun Qiao Yue pun berujar, "Tuan-Tuan dan Nona-Nona. Mari silahkan lanjutkan jalan kalian, kita harus segera sampai di atas."


Wilayah Pulau Terapung sebenarnya berada di atas gunung yang bernama Puncak Setengah Langkah. Wilayah itu memiliki segel pelindung hingga tidak bisa dilihat oleh mata orang awam, para kultivator termasuk Xiao Shuxiang.


Semakin lama berjalan, orang-orang dengan fisik yang seperti Mo Huai mulai merasa terbebani. Apa yang dijelaskan Yun Qiao Yue benar adanya, dada akan terasa sakit karena pasokan udara di dalam tubuh kian menipis.


Apalagi medan di gunung ini semakin terjal dan pepohonan yang harusnya membantu mereka berteduh mulai berkurang. Satu demi satu kultivator nampak kelelahan. Xiao Shuxiang mungkin saja berada dalam posisi mereka andai dia tidak tahu Teknik Pernapasan Udara.


Xiao Shuxiang, "Kucing Putih, apa kau masih kuat berjalan? Aku bisa meminta Hu Li untuk menggendongmu jika kau tidak kuat lagi."


Hu Li mendengarnya dan lantas menggeleng pelan, "Tuan Muda. Harusnya Anda yang menawarkan diri sendiri untuk menggendong Nona Ling,"


Nie Shang yang saat ini merangkul lengan Hu Li juga setuju. "Itu benar. Saudara Xiao, kau ini tidak ada romantis-romantisnya sama sekali."


Siu Yixin yang juga ada bersama mereka nampak menggeleng pelan. Dia terlihat menggendong Mo Huai di punggungnya. Di antara mereka, hanya Mo Huai yang terlihat sangat kelelahan. Dia seperti akan tumbang sewaktu-waktu. Karena itulah Siu Yixin menggendongnya.


"♬♪ Kau menyerahkan istrimu pada orang lain itu tidak benar, yo ♪♬"


Xiao Shuxiang, "Kalian ini apa sudah lupa? Praktikku sekarang turun, tidak seperti sebelumnya. Kucing Putih juga berat, sungguh."


"Aku tidak berat," Ling Qing Zhu mendengarnya.

__ADS_1


"Kau berat,"


"Tidak."


"Aku pernah menggendongmu dan kau berat,"


"Tidak."


"Kucing Putih-"


"Hei," Nie Shang menyela. "Saudara Xiao, kau jangan berdebat. Bukan salah Nona Ling jika dia berat, tapi salahmu karena kau kurang kuat."


!!


Xiao Shuxiang terperangah mendengar ucapan Nie Shang. Sementara Ling Qing Zhu tersenyum samar di balik cadar tipisnya karena merasa menang.


"Oh ya ampun. Aku dikhianati teman sendiri," Xiao Shuxiang menggeleng. "Saudara Nie, kau sebenarnya teman Kucing Putih atau temanku? Kau harusnya membelaku, bukan dia."


Nie Shang dengan wajah tidak berdosanya malah berkata. "Saudara Xiao, justru karena aku adalah temanmu hingga aku membela Nona Ling. Ingat pepatah, 'perempuan selalu benar'?"


Ling Qing Zhu berkedip dan menoleh sejenak untuk menatap Nie Shang. Meski tatapan matanya tetap dingin, namun dia merasa kagum pada pemuda itu. Dia bisa memberi jempol pada Nie Sang karena membantunya menindas Xiao Shuxiang.


"Luar biasa..." hembusan napas Xiao Shuxiang dangkal, dia menggeleng pelan. "Tuhan sangat adil. Tidak disangka aku diberi teman-teman yang baik, benar-benar luar biasa."


Hu Li mengulum senyum dan setengah berbisik pada Nie Shang. "Anda sangat hebat,"


Tidak ada Demonic Beast yang menjadi penghalang sepanjang perjalanan mereka, namun kesulitan datang dari betapa terjalnya gunung ini dan itu semakin bertambah ketika mereka telah berada di tanah bebatuan.


Xiao Shuxiang lama tidak bersuara dan perjalanan terasa hambar karenanya. Nie Shang kemudian menatap Mo Huai yang masih digendong Siu Yixin. Dia bertanya, "Mo Huai. Kau baik-baik saja, kan?"


Mo Huai mengangguk lemah. "Aku baik, tapi aku sangat tidak enak. Tuan Siu harus menggendongku, semua karena aku terlalu lemah. Maafkan aku..."


"♬♩ Yo, yo. Aku tidak keberatan. Aku bahkan bisa membawamu naik ke atas sana dengan cepat yo! ♬♪"


"Eh? Tu-tunggu. Tuan Siu--!!"


!!


Nie Shang dan Hu Li tersentak saat Siu Yixin tiba-tiba saja melesat dan bahkan tanpa peringatan sama sekali.


Kaki pria itu menapak sejenak di bebatuan sebelum kembali melesat dan akhirnya tidak lagi terlihat.


Nie Shang, "Kenapa dia pergi dengan cara seperti itu?! Bukankah tenaganya akan cepat terkuras habis?! Di tempat ini tidak bisa menyerap Qi, bagaimana jika dia mati?"


Hu Li, "Tuan Muda Nie. Tuan Siu adalah mantan Pilar Scarlet Bayangan. Dia juga punya Teknik Terlarang. Dan sejauh yang saya ketahui, Tuan Siu lahir di daerah pegunungan. Tempat itu mungkin lebih buruk daripada gunung ini,"


Nie Shang, "Begitu ya. Saudara Xiao, bagaimana denganmu? Bukankah wilayah Aliran Hitam tempat tinggalmu dahulu adalah pegunungan yang terjal?"


Xiao Shuxiang berkata, "Benar. Tapi aku sudah lama tidak tinggal di gunung. Aku juga jarang pergi ke sana dan aku tidak belajar teknik terlarang seperti Siu Yixin. Lagipula berjalan-jalan begini dengan Kucing Putih juga bagus, kami bisa lebih dekat."

__ADS_1


Xiao Shuxiang memang dapat mencari kesempatan untuk mengikutkan Ling Qing Zhu dalam pembicaraannya. Dia membuat gadis berambut putih itu menoleh.


Ling Qing Zhu, "Kau mau kugendong?"


Xiao Shuxiang menatap gadis di sampingnya. "Kau yakin ingin menggendongku?"


Xiao Shuxiang sebenarnya tidak menyangka Kucing Putihnya akan mengajukan pertanyaan yang demikian. Padahal sebelumnya dia sudah menduga Ling Qing Zhu akan mengucapkan kata seperti 'Tidak tahu malu' atau 'Memalukan' sambil menatap dingin ke arahnya. Namun tidak disangka respon gadis ini berbeda dari dugaannya.


Ling Qing Zhu mengangguk pelan, "Mn." dia berjalan dan berhenti di depan Xiao Shuxiang. 


Sambil memunggungi Wali Pelindungnya dan mengambil posisi yang pas----dia pun berujar, "Naiklah."


!!


Nie Shang dan Hu Li terkejut dengan tindakan Ling Qing Zhu. Keduanya bahkan berkedip saking tak percayanya. Serius?! Gadis itu ingin menggendong Xiao Shuxiang di punggungnya?!


Xiao Shuxiang juga tidak menduganya. Dia sampai tertegun. "Ehm..."


"Naiklah," Ling Qing Zhu mengulang ucapannya.


"Aiya, kau ini..." Xiao Shuxiang berjalan mendekat. Dia mulai meraih tangan Kucing Putihnya, sementara tangan lainnya berada di lipatan lutut gadis bercadar tipis itu.


Ling Qing Zhu terkejut dengan tindakan Xiao Shuxiang yang menggendongnya. Namun ekspresi wajah dan suaranya tetap dingin, "Turunkan aku."


Xiao Shuxiang mengembuskan napas pelan. "Kucing Putih, bayangkan... Coba bayangkan. Apa terlihat enak dipandang jika perempuan harus menggendong laki-laki?"


Ling Qing Zhu, "Aku tidak keberatan."


Xiao Shuxiang, "Tapi aku keberatan. Kau akan menurunkan harga diriku,"


Xiao Shuxiang mulai berjalan sambil membawa Kucing Putihnya. Ling Qing Zhu sendiri sudah tiga kali meminta untuk diturunkan, tetapi pemuda ini seakan tidak mendengarnya.


"Shuxiang. Turunkan aku."


"Tidak mau,"


Ling Qing Zhu, "Aku hanya ingin membalas kebaikan."


Xiao Shuxiang "Oh. Karena dahulu aku pernah menggendongmu, jadi kau mau membalasnya dengan melakukan hal yang sama?"


"Mn. Sekarang turunkan aku,"


"Tidak mau. Kau justru harus pegangan yang erat,"


?!


Xiao Shuxiang tersenyum dan lantas melesat membawa Ling Qing Zhu. Dia meninggalkan Nie Shang dan Hu Li yang terperangah hingga lambat bereaksi di karenakan tindakannya.


******

__ADS_1


__ADS_2