KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
173 - Musuh dari Sekte Lembah Iblis


__ADS_3

Situasi di bangunan Sekte Lautan Awan saat ini tidak dalam kondisi baik. Banyak sekali bangunan yang rusak parah dan tidak sedikit yang sampai rata dengan tanah.


Ada sebuah tumpukan puing-puing bangunan yang cukup tinggi dan sesosok wanita terlihat duduk di puncak puing-puing tersebut.


Ada lukisan ular kalajengking di paha kanannya dan pakaian ungu gelapnya nampak dilambaikan oleh angin. Wanita itu memperhatikan murid-murid Sekte Lautan Awan yang terikat dan penuh luka di sekujur tubuh mereka.


Ada belasan murid yang terbaring tidak berdaya dan beberapa terlihat terikat pada tiang-tiang kayu yang dikelilingi oleh tumpukan kayu dan jerami. Buruknya, di sekitar tempat wanita itu berada juga menampakkan potongan tubuh manusia dengan bekas darah yang mengering.


"Nona, apa sebaiknya kita bakar saja mereka?" salah seorang pria berpakaian hitam dengan wajah yang tertutup kain nampak bertanya pada wanita cantik yang duduk di atas tumpukan puing bangunan.


Di tangan pria itu, terlihat obor yang menyala. Dia jelas sudah sangat siap untuk menyulut jerami dan membakar hidup-hidup belasan murid Sekte Lautan Awan. Dia hanya perlu menunggu satu buah perintah.


Wanita cantik berpakaian ungu gelap itu tidak lain adalah Chu Gu Xiang. Tangan kanannya terlihat memegang lima buah lembar kertas yang kemungkinan besar adalah lembaran Kitab Pembunuh Matahari.


"Apa kalian sudah memeriksa mereka semua?" Chu Gu Xiang bertanya. Raut wajahnya terlihat tenang, namun sorot matanya begitu dingin.


Pria berpakaian hitam itu mengangguk pelan. Dia menjawab, "Kami sudah selesai memeriksa semuanya. Tidak ada lagi orang yang memiliki lembaran kitab kuno itu,"


"Aku harusnya memberi mereka ancaman yang lebih besar lagi.." Chu Gu Xiang bergumam, "Mereka jelas tidak akan menggubris jika terus seperti ini."


Chu Gu Xiang memberi perintah, "Kau buat tiang kayunya menjadi tinggi dan gantung beberapa kepala murid sekte yang sekarat itu. Kemudian lemparkan bagian tubuh mereka hingga para murid di sana melihatnya,"


"Lalu bagaimana dengan obor ini, Nona?"


"Kau bakar saja murid perempuan yang terlihat cantik. Aku tidak suka melihat wajah mereka,"


Pria berpakaian hitam itu mengangguk dan mulai mengisyaratkan pada rekan-rekannya yang lain untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh Chu Gu Xiang.


Beberapa di antara orang-orang itu menarik paksa para murid Sekte Lautan Awan. Ada yang memberontak, tetapi kemudian langsung mendapatkan pukulan di perut dan dada mereka. Tidak sedikit dari murid itu yang memuntahkan darah karena rasa sakit yang mereka alami.


!!


Bilah pedang para anggota Sekte Lembah Iblis itu terlihat berkilat diterpa cahaya matahari sore. Para murid Sekte Lautan Awan tidak bisa berbuat apa-apa atau pun memohon pengampunan atas nyawa mereka. Para murid Sekte Lautan Awan itu melihat bahwa mereka akan tiada sebentar lagi.


Di saat anggota-anggota Sekte Lembah Iblis mengayunkan pedang mereka dan nyaris mengenai leher para murid Sekte Lautan Awan----sesuatu seketika melesat dan menghantam punggung mereka.


!!!

__ADS_1


Para anggota Sekte Lembah Iblis sampai terpental dan langsung menubruk tanah serta beberapa puing bangunan lainnya. Mereka meringis dan merasakan nyeri yang amat sangat, tepat di punggung mereka.


Ada dua orang anggota Sekte Lembah Iblis yang tidak lagi bergerak. Mereka mengalami kematian tragis karena di leher mereka tertancap sebuah potongan kayu yang runcing. Itu bukanlah serangan tadi, melainkan karena tempat jatuh dua orang tersebut yang sangat malang.


Salah satu anggota Sekte Lembah Iblis baru akan membakar hidup-hidup para murid perempuan Sekte Lautan Awan, namun niatan itu harus berhenti karena kejadian yang menimpa rekan-rekannya.


Chu Gu Xiang pun tersentak. Dia segera menoleh dan melihat ada sesosok pria tampan dengan pakaian serba putih yang berdiri tenang, terlihat sangat kokoh.


Warna mata Chu Gu Xiang berubah cerah. Senyuman nampak di wajahnya dan dia pun langsung melesat.


Chu Gu Xiang menapakkan kaki di jarak lima meter dari sosok berpakaian putih itu. Binar pada matanya semakin cerah, dia menyeringai. "Akhirnya datang juga.."


Salah seorang murid perempuan dari Sekte Lautan Awan yang tak lain adalah Zhao Lu Si berusaha melihat siapa sosok yang kehadirannya membuat nyawanya bisa sedikit tertolong. Di balik kekaburan dalam pandangannya----dia bisa melihat pemuda yang berdiri di depan Chu Gu Xiang adalah orang yang paling dirinya kenali.


"Tuan .... Muda Xiao...?" suara Zhao Lu Si begitu lemah dan terdengar bergetar. Dia sebenarnya terkejut dengan kehadiran Xiao Shuxiang.


"Tidak ...." Zhao Lu Shi terengah-engah, dia menggeleng dan berusaha untuk bangun tetapi tidak bisa. "Jangan .... Jangan kemari Tuan Muda Xiao,"


Meski sudah sangat terluka, namun Zhao Lu Si tetap mencemaskan keselamatan Xiao Shuxiang. Dia melihat pemuda itu datang sendirian ke tempat yang penuh musuh ini. Kehadiran Xiao Shuxiang jelas tidak akan merubah situasi menjadi lebih baik.


"Tuan Muda Xiao ...." Zhao Lu Si mencoba untuk berseru. Dia ingin agar pemuda itu pergi menyelamatkan diri. Chu Gu Xiang dan para anggota Sekte Lembah Iblis yang lain bukanlah lawan yang mudah diatasi.


"..............." Xiao Shuxiang tidak berkata apa-apa dan hanya memperhatikan gadis cantik di depannya dengan saksama.


"Kudengar kau mencariku?" Xiao Shuxiang akhirnya buka suara. Dia menyilangkan tangan dan bertanya dengan penasaran, "Apa sebelumnya aku pernah menghamilimu hingga kau sampai berbuat hal semacam ini untuk menarik perhatianku?"


Chu Gu Xiang tersentak dan menatap tajam ke arah pemuda di hadapannya. "Kau bilang apa barusan, huh?"


Fu Tou sendiri, pria berotot yang merupakan rekan Chu Gu Xiang pun mendengar ucapan itu dan spontan melesat menerjang Xiao Shuxiang.


!!!


"Tuan Muda Xiao...!" Zhao Lu Si terkejut, dia melotot dan menyerukan nama Xiao Shuxiang. Serangan dari Fu Tou sangat kuat hingga menghasilkan suara keras dan membuat tanah bergetar.


Fu Tou sendiri terkejut sebab serangan yang dia lakukan secara tiba-tiba justru ditahan dengan baik. Pedang besarnya yang sudah banyak memenggal kepala nampak berbenturan dengan sebuah pedang milik pemuda di hadapannya.


"Sangat tidak sopan jika kau menyerang orang yang sedang bicara," Xiao Shuxiang berujar dingin. Dia menatap tajam pria berotot di hadapannya dan kemudian mendengus, "Tapi bila kuingat dari aliran mana kau berasal----ini bukan sesuatu yang mengejutkan,"

__ADS_1


Xiao Shuxiang bergerak dengan mengayunkan kakinya, namun serangan itu ditahan dengan lengan kanan Fu Tou. Serangan kuat itu bahkan menghasilkan suara yang berat, namun keras.


Fu Tou mencemooh, "Kau pikir bisa mengalahkanku hanya dengan serangan selembut tahu ini?! Kau benar-benar bodoh karena berani datang sendirian,"


Fu Tou kini membalik keadaan dan menyerang Xiao Shuxiang dengan pola gerakan yang sama. Hanya saja kekuatannya jauh lebih besar hingga membuat lawannya terdorong.


!!!


Xiao Shuxiang menggunakan pedangnya sebagai penahan agar tubuhnya tidak sampai terjatuh. Dia menggeleng pelan dan berdecak kagum, "Luar biasa. Kau benar-benar tidak menahan kekuatan meski melawan orang dengan praktik selemah ini."


Fu Tou berjalan dengan postur yang kokoh. Dia berkata, "Aku tidak akan pernah melupakan bagaimana terakhir kali kau mempermalukan kami."


Fu Tou kembali melesat dan berseru, "Kesalahan di hari itu akan kubayar dengan menyiksamu sampai mati..!"


"Hmph, bagus. Kesalahanku di hari itu pun akan kubayar lunas hari ini..!" Xiao Shuxiang ikut melesat dengan pedang yang dia genggam kuat.


Chu Gu Xiang dan para anggota Sekte Lembah Iblis menyaksikan bagaimana senjata Fu Tou dengan Xiao Shuxiang saling berbenturan keras. Serangan mereka sampai menghasilkan percikan api dan suara nyaring yang memekakkan telinga.


Xiao Shuxiang merasakan kebas pada tangannya, tetapi ekspresi wajahmya tidak berubah. Dia memakai Teknik Pernapasan Angin dan menerjang Fu Tou dengan kecepatan yang luar biasa.


Dalam sekejap. Alur pertarungan seakan berpihak pada Xiao Shuxiang dan Fu Tou sendiri jauh lebih banyak berada di posisi bertahan.


!!!


"Apa yang terjadi?!" salah seorang anggota Sekte Lembah Iblis terkejut bukan main, tatapan matanya bahkan sulit mengikuti pergerakan lawan.


"Bukankah praktiknya berada di Forging Qi Tingkat 7?! Bagaimana dia bisa sampai secepat ini?!" pria berpakaian serba hitam itu jelas tidak menyangka dengan apa yang sekarang ini dia saksikan. Rekan-rekannya pun demikian.


"Orang itu mampu menandingin kecepatan Tuan Fu. Apa dia benar-benar manusia?!"


Chu Gu Xiang mendengar ucapan salah seorang dari rekannya. Dia sendiri sejak tadi hanya memperhatikan pertarungan Xiao Shuxiang dengan Fu Tou. Dirinya pun menyilangkan tangan.


Chu Gu Xiang berkata, "Orang itu memiliki Teknik Pernapasan yang berbeda dari kultivator pada umumnya. Gerakan yang dia perlihatkan pun seperti orang yang sudah sering melakukan banyak sekali pertarungan,"


Chu Gu Xiang menarik napas, "Dia bukan orang biasa. Kita serahkan dia pada Fu Tou dan lihat sampai berapa lama orang itu bisa bertahan."


"Nona Chu, lantas bagaimana dengan kehadirannya yang tidak terdeteksi oleh penghalang yang kita sebarkan?"

__ADS_1


"Cari tahu tentang penghalangnya," Chu Gu Xiang menatap pria berpakaian hitam di sampingnya dan kembali berkata, "Aku tidak ingin ada masalah. Hari ini, kita tidak akan pulang sebelum meratakan Sekte Lautan Awan."


******


__ADS_2