![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Peringatan!
Episode mengandung adegan kekerasan yang tidak pantas ditiru. Harap selalu bijaklah dalam membaca dan terima kasih karena sudah mengikuti perjalanan Xiao Shuxiang sampai sejauh ini^^/
*
*
Berada di tangan Chu Gu Xiang tentu bukanlah hal yang baik bagi Qiao Nuan. Apalagi dengan semua hal yang sudah terjadi, mustahil Chu Gu Xiang tidak akan membalas dendam.
Di sisi lain, Xiao Shuxiang tidak berkata apa-apa saat melihat Chu Gu Xiang mulai membawa pergi Qiao Nuan. Dia tahu bahwa tanpa diperingatkan pun---wanita itu mengerti bahwa Qiao Nuan tidak bisa dihabisi begitu saja. Lagipula, orang yang paling tahu sosok Qiao Nuan adalah Chu Gu Xiang sendiri.
Xiao Shuxiang sekarang lebih fokus pada para anggota Sekte Lembah Iblis. Dia dan Ling Qing Zhu bekerja sama untuk mengalahkan lawan-lawan mereka. Tapi memang keduanya berada di jarak yang sedikit berjauhan.
Ling Qing Zhu menyerang para anggota Sekte Lembah Iblis tanpa ada niat untuk mengambil nyawa mereka. Jadi terlihat bahwa pertarungan gadis itu memakan waktu sedikit lebih lama.
Tidak hanya Ling Qing Zhu, tetapi juga Lan Guan Zhi dan Liu Wei Lin. Mereka fokus untuk menumbangkan lawan tanpa membunuh, kondisi ini membuat tenaga lebih cepat terkuras apalagi lawan justru menginginkan kematian musuhnya lebih dari apa pun.
Dapat berwelas-asih pada lawannya adalah salah satu bentuk didikan yang terima oleh Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu di sekte masing-masing. Di sisi lain, Liu Wei Lin pun mendapat pengajaran yang sama selama menjadi murid di Sekte Lautan Awan.
Tapi Xiao Shuxiang memiliki pemikiran lain. Jika hanya melukai lawan tanpa ada niat membunuh, mereka akan semakin termotivasi untuk menyerang. Jadi dia memikirkan cara ini.
Xiao Shuxiang menjatuhkan salah satu pedang milik anggota Sekte Lembah Iblis dan kemudian melukai kaki orang itu. Dia pun menebas bagian tubuh pria yang sudah mengerang kesakitan itu tanpa menggores organ vitalnya.
Xiao Shuxiang membuat musuhnya itu mengeluarkan jeritan pilu sebelum mulai menebas mulut anggota Sekte Lembah Iblis hingga lawannya tidak bisa menjerit lagi. Tindakannya yang kejam bahkan belum mencapai puncaknya.
Di tengah-tengah pertempuran, dia tanpa ragu menebas dada lawan, mematahkan setiap tulang rusuknya dan kemudian mengeluarkan sebuah gumpalan daging yang masih berdetak. Tindakannya yang mencolok itu disaksikan oleh beberapa anggota Sekte Lembah Iblis yang bahkan tidak sempat menolong rekan mereka.
!!!
Tidak berhenti, Xiao Shuxiang berdiri dan mengangkat gumpalan daging di tangan kanannya, menengadah dan mulai meremas benda itu. Dia meminum hal yang tidak seharusnya seakan itu adalah air sebelum mulai melemparnya ke tanah. Dia bahkan mengusap mulutnya yang justru meninggalkan bekas merah.
Para anggota Sekte Lembah Iblis yang menyaksikan itu dengan mata kepala sendiri nampak membeku dan tanpa sadar menahan napas. Tubuh mereka menjadi kaku dan ini membuat Ling Qing Zhu, Lan Guan Zhi, dan Liu Wei Lin tersentak.
Mata para anggota Sekte Lembah Iblis itu terbelalak dan tidak sedikit yang merasakan gemetar disekujur tubuhnya. Bahkan Lan Guan Zhi kaget ketika ada tiga orang kultivator Sekte Lembah Iblis yang tiba-tiba tersungkur dengan wajah yang seakan baru saja melihat malaikat kematian.
Saat mengikuti arah pandangan dari kultivator Sekte Lembah Iblis itu, Lan Guan Zhi pun menyaksikan secara langsung detik-detik Xiao Shuxiang membongkar tubuh lawan yang sudah tewas seperti membongkar tubuh mainan.
Tidak ada rasa jijik yang nampak pada wajah Xiao Shuxiang, justru Lan Guan Zhi melihat teman baiknya itu tersenyum dengan mata berbinar seolah sangat menyukai melakukan apa yang dia perbuat sekarang.
Liu Wei Lin membuka tutup mulutnya, dia kesulitan untuk mengeluarkan kata-kata. Bahkan kakinya pun berat melangkah, dia sampai menahan napas saking kagetnya. Di sisi lain, hal yang sama pun terjadi pada Ling Qing Zhu.
Xiao Shuxiang sendiri tahu dia sudah membuat gebrakan di dalam dada setiap kultivator Sekte Lembah Iblis dengan tindakannya. Namun ini belum selesai. Dia pun tanpa peringatan melempar organ dalam lawan yang sudah dia habisi ke berbagai arah, bahkan ada bagian mata lawan yang jatuh tepat di depan kaki salah satu kultivator Sekte Lembah Iblis hingga membuatnya berteriak ketakutan.
Keadaan mendadak sunyi karena Xiao Shuxiang. Dia pun tanpa ekspresi mulai berkata, "Jika kalian ingin merasakan keadaan yang sama sepertinya ... Maka angkat pedang kalian dan lawan aku."
!!!
__ADS_1
Pedang yang dipegang oleh setiap kultivator dari Sekte Lembah Iblis langsung terjatuh seketika, seolah senjata itu terasa berat di tangan masing-masing pendekar. Mereka bahkan semuanya berlutut dan wajah yang begitu pucat.
Liu Wei Lin menelan ludah. Dia bisa melihat bagaimana perasaan para kultivator ini. Bahkan untuk dirinya sendiri pun, ini adalah kali pertamanya menyaksikan bagaimana seseorang bisa melakukan tindakan yang luar biasa kejam, monster pun tidak akan bertindak semengerikan ini.
Xiao Shuxiang mengangguk pelan. Dia sudah memutuskan semangat juang dari para kultivator Sekte Lembah Iblis dengan cara yang gila. Para musuhnya dan bahkan rekan-rekannya sendiri pun sampai tidak bisa berbicara.
"Lepas jubah kalian dan pergi, sebelum aku tidak lagi melihat kalian semua sebagai manusia."
Suara Xiao Shuxiang datar, tetapi jelas mengandung ancaman yang membuat jantung serasa akan berhenti. Wali Pelindung dari Ling Qing Zhu itu pun mulai berjalan pergi dan meninggalkan teman-temannya.
Di saat Xiao Shuxiang pergilah, para kultivator dari Sekte Lembah Iblis itu mulai bisa sedikit bernapas. Mereka masih lemas, bahkan tidak mampu untuk bergerak. Beberapa ada yang merasakan pandangannya menghitam.
"Di-dia ..." salah seorang kultivator merasa terengah-engah, kepalanya pusing karena menyaksikan hal yang bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Mereka berasal dari Sekte Lembah Iblis. Nama perguruan mereka saja sudah menakutkan, tetapi apa yang dilakukan oleh pemuda tadi jauh lebih buruk. Jujur, mereka tidak pernah mempunyai pikiran meminum darah atau mencincang tubuh musuh yang sudah menjadi mayat, apalagi melemparkannya seakan itu adalah permainan yang amat menyenangkan. Tidak pernah ada yang seperti itu.
Mereka berasal dari Aliran Hitam, namun tindakan pemuda tadi bahkan lebih buruk dari kultivator Aliran Hitam pada umumnya. Sosok yang nampak bagai pemuda polos nan baik hati itu ... Tidak disangka mempunyai hati seorang iblis.
"................" Lan Guan Zhi memegang erat pedangnya. Dia berdiri tanpa berkata apa pun dan sebenarnya dia bahkan tidak tahu harus mengatakan apa.
Ekspresi wajahnya tidak banyak berubah, tetapi tatapan matanya terlihat berbeda. Itu adalah tatapan mata yang rumit dan sulit digambarkan. Dia pun menarik napas dan lantas menoleh ke arah Ling Qing Zhu.
Gadis berambut putih itu menyadari tatapan mata Lan Guan Zhi dan juga isyarat agar dia pergi dan menyusul Wali Pelindungnya. Namun saat ini kakinya terasa sangat berat untuk melangkah.
Ling Qing Zhu tahu Xiao Shuxiang berniat baik. Itu adalah cara yang terpikirkan oleh Wali Pelindungnya untuk membuat pertarungan ini berhenti tanpa banyak korban berjatuhan. Buktinya, hanya satu nyawa yang diambil oleh Xiao Shuxiang dan pertarungan di sekitarnya mendadak berhenti begitu saja.
Namun meski demikian, dia tetap tidak menyangka bahwa Wali Pelindungnya masih belum melupakan cara yang sangat brutal ini. Padahal sudah banyak hal yang dipelajari oleh pemuda itu dan ada banyak guru yang telah melatihnya, namun kebrutalan Xiao Shuxiang seakan tidak pernah berubah.
Liu Wei Lin melambaikan kipas miliknya dan kemudian mengembuskan napas. "Aku tidak akan bisa tidur nyenyak mulai sekarang setelah apa yang kulihat tadi,"
Liu Wei Lin menoleh ke arah para anggota Sekte Lembah Iblis dan lantas berkata, "Sepertinya kalian juga sadar situasinya. Jadi bagaimana sekarang? Apa kalian akan tetap mengorbankan nyawa demi mendukung pemimpin kalian yang sudah jelas salah atau berada dipihak kami?"
Para kultivator dari Sekte Lembah Iblis itu menundukkan kepalanya. Tidak ada yang bicara karena mereka semua terlalu syok. Baru setelah beberapa saat ada seseorang yang menengadah dan lantas menatap Liu Wei Lin.
Kultivator dari Sekte Lembah Iblis itu menelan ludah. Suaranya gemetar saat berkata, "A-apa yang bisa kami lakukan? Berada di pihak kalian justru membuat orang-orang tidak bersalah di tempat ini menjadi korban. Pada akhirnya ... Kalian juga akan menghabisi kami."
"Apa ucapanmu itu tidak salah?" Liu Wei Lin membentak, "Yang memulai semua ini adalah kalian. Kau dan kalian semua menyerang sekte lain, menghabisi nyawa siapa pun hanya demi potongan kertas yang disebut Kitab Pembunuh Matahari itu. Dan sekarang, kalian bersikap seperti korban? Hah, jangan membuatku tertawa."
"Ka-Kau tidak mengerti ..." salah seorang kultivator Sekte Lembah Iblis membela diri, "Ka-kami terpaksa melakukannya--"
Liu Wei Lin menampar pria itu dengan memakai kipas miliknya. Dia berkata, "Omong kosong! Kau pikir aku buta hingga tidak bisa membedakannya?"
Liu Wei Lin menghela napas dan dengan sinis berkata, "Jika saja kalian semua adalah bagian dari rakyatku, maka saat ini juga kalian sudah kubakar hidup-hidup."
"Tidak perlu terlihat menyedihkan," Liu Wei Lin mencibir, "Apa yang terjadi saat ini adalah ulah kalian sendiri."
"I-ini ..." salah satu kultivator dari Sekte Lembah Iblis dengan napas berat mulai buka suara. Ekspresi wajahnya sangat pucat dan suaranya gemetar. Dia berkata, "Ini semua adalah sa-salah Wang Zhao ... Ka-kami tidak bersalah."
__ADS_1
Liu Wei Lin merasakan denyut di dahinya dan dia pun langsung menendang pria tersebut hingga membuatnya terbatuk. Dia membentak, "Kau berani sekali memfitnah orang seperti itu. Kau ingin mati, hah?"
"Aku tidak melakukannya, i-itu adalah yang sebenarnya."
"Di-dia benar. Ini semua adalah salah Wang Zhao, dia ... Dia tidak seperti yang kalian lihat--akh!"
Liu Wei Lin kembali memukul salah satu dari anggota Sekte Lembah Iblis. Dia mulai kesal karena bualan orang-orang ini. Dia pun berkata, "Siapa yang sudah meracuni pikirkan kalian, hah?! Wang Zhao, Wang Zhao ... Kalian terus saja menyalahkannya. Apa kau tidak malu? Kalian yang berbuat, tetapi Wang Zhao yang harus bertanggung jawab?! Dia datang kemari untuk membebaskan kalian, sialan."
"Tidak ... Dia tidak datang membebaskan kami. Tolong percayalah, dia ... Dia ..."
Liu Wei Lin benar-benar kesal. Dia baru akan kembali menyerang anggota Sekte Lembah Iblis itu saat sebuah tangan menghadangnya. Dia pun menoleh dan melihat pemilik tangan ini adalah Lan Guan Zhi.
"Tuan Muda Lan?" Liu Wei Lin berkedip.
Lan Guan Zhi menggeleng pelan, "Jangan gegabah. Kita dengarkan dulu,"
Lan Guan Zhi bisa melihat ada ketakutan pada raut wajah para anggota Sekte Lembah Iblis ini, apalagi ketika mereka menyebutkan nama 'Wang Zhao'. Dia merasa ada sesuatu yang tidak mereka ketahui.
Lan Guan Zhi bernapas pelan, dia pun menciptakan segel pelindung dengan memakai energi spiritualnya supaya tidak ada serangan nyasar atau anggota Sekte Lembah Iblis lain yang datang kemari dan menyerang mereka.
Tanpa nada, Lan Guan Zhi berkata. "Apa yang membuatmu merasa bahwa Wang Zhao adalah penyebab dari semua ini?"
Semua anggota Sekte Lembah Iblis yang sudah meletakkan pedangnya itu terkejut dan saling menatap satu sama lain dengan wajah yang pucat. Mereka seakan takut untuk bicara sebelum ada satu di antara mereka yang mulai memberanikan diri.
Kultivator itu berkata, "Wang Zhao memiliki kekuatan yang tidak terkendali dan membahayakan bagi semua orang. Na-namun tetua sekte terdahulu sama sekali tidak melakukan apa pun dan justru melindungi putranya. Bahkan saat mulai jatuh korban jiwa, tetua sekte bersikap seolah tidak tahu dan menutupi kesalahan putranya."
Liu Wei Lin tersentak. Dia dan Lan Guan Zhi saling berpandangan dan kemudian menatap kultivator yang nampak berusia 29 Tahun ini. Mereka pun mendengarkan apa yang pria ini katakan selanjutnya.
"Te-Tetua Sekte yang sekarang memang merebut kepemimpinan dengan cara pemberontakan, tetapi itu dilakukan karena terpaksa. Jika tidak, maka tidak akan ada yang tersisa dari sekte ini."
"Apa maksudmu?" Liu Wei Lin buka suara. Perasaannya menjadi tidak enak.
"Aku mengatakan yang sebenarnya ... Pemimpin sekte yang sekarang berniat mengumpulkan Kitab Pembunuh Matahari untuk menghabisi nyawa Wang Zhao. Orang itu ... Dia tidak seperti yang kalian bayangkan,"
"Apa kita sedang membahas Wang Zhao yang sama?" Liu Wei Lin mengepalkan kedua tangannya. Dia berkata, "Wang Zhao yang kukenal adalah pemuda yang penakut, berhati selembut tahu, dan sosok yang cengeng. Dia bahkan bisa menangis saat harus memotong ikan. Apa itu yang kalian sebut berbahaya?"
"Aku berkata jujur. Wang Zhao adalah orang yang mengerikan. Sungguh, percayalah."
Liu Wei Lin melambaikan kipasnya. Dia benar-benar tidak menyangka dengan situasi ini. Para kultivator Sekte Lembah Iblis bersama-sama mengatakan Wang Zhao berbeda dengan yang terlihat, entah siapa yang meracuni pikiran mereka.
"Tuan Muda Lan? Bagaimana menurut Anda?" Liu Wei Lin menoleh dan melihat bahwa Lan Guan Zhi pun merasakan situasi ini tidak benar.
"Perlu didalami lagi," Lan Guan Zhi bernapas pelan. "Jangan sampai apa yang kita lakukan ini justru bukan hal baik,"
Liu Wei Lin melambaikan kipasnya dengan kuat, dia merasa gelisah. Dia tahu Wang Zhao adalah putra dari tetua Sekte Lembah Iblis yang sudah dibuang, tetapi alasan pembuangan pemuda itu masih belum dipastikan.
Dia mendengar bahwa pemberontakan terjadi di Sekte Lembah Iblis hanya karena Wang Zhao merupakan pemimpin sekte yang tidak kompeten, tetapi dari raut wajah para anggota Sekte Lembah Iblis ini---nampaknya ada hal yang lebih dari itu.
__ADS_1
"Di mana Wang Zhao sekarang?" Liu Wei Lin baru tersadar. Dia mengedarkan pandangan dan yakin bahwa sebelumnya Wang Zhao ada di sekitar sini, tetapi entah ke mana perginya pemuda itu.
******