![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Pria asing yang ditemui oleh Xiao Shuxiang dan Bocah Pengemis Gila bukanlah orang biasa. Dia sosok yang misterius dan sejujurnya ada banyak pertanyaan terkait pria tersebut.
Masalahnya, tidak ada waktu menanyakan hal itu karena apa yang terjadi di hadapan mereka tidak bisa dicegah. Xiao Shuxiang menyaksikan bagaimana tubuh pria asing ini semakin memudar seolah-olah akan menghilang sebentar lagi.
Pria asing itu tersenyum dan berkata, "Aku sudah mengatakan apa yang harus kalian ketahui. Jadi kalian pun harus ingat untuk membantuku nanti, janji."
"Tunggu, bagaimana caraku menghubungimu?" Xiao Shuxiang bertanya karena tidak tahu tempat tinggal pria ini.
"Waktunya pasti akan tiba. Sampai jumpa,"
!!
Bocah Pengemis Gila tersentak saat tubuh pria asing yang dilihatnya benar-benar menghilang. Dia pun merasakan kabut di sekitarnya semakin menipis dan suasana kembali seperti semula. Dia berada di aula Istana Teratai Hitam dan di antara pilar-pilar yang menjulang tinggi.
"Shuxiang," Bocah Pengemis Gila mulai buka suara. Dia memegang tongkat bambunya dan berkata, "Sekarang bagaimana cara kita pergi ke Alam Kultivasi Bawah?"
"Kita? Kau seorang-lah yang ke sana, bukan kita. Aku jelas tidak akan ikut,"
"Oke, oke. Aku yang pergi ke Alam Kultivasi Bawah, tapi caranya?" Bocah Pengemis Gila berkata, "Aku tidak bisa pergi dengan caraku sendiri, itu akan memakan waktu yang sangat lama dan kita tidak punya waktu sebanyak itu."
Xiao Shuxiang menarik napas napas, "Kau harus memujiku untuk yang satu ini."
Bocah Pengemis Gila berkedip dan bahkan belum sempat bereaksi, dia tiba-tiba saja dikejutkan dengan kibasan tangan Xiao Shuxiang yang bahkan bisa memunculkan sebuah cermin setinggi orang dewasa, tepat di hadapannya.
"Bagaimana dengan perbekalanmu?" Xiao Shuxiang bertanya dan dijawab gelengan kepala oleh Bocah Pengemis Gila. Dia mengeluarkan Cincin Spasial miliknya dan memberikan benda itu kepada pria di sampingnya.
Xiao Shuxiang berkata, "Di dalamnya ada cukup banyak pil, kau pakai saja. Benda ini jangan dihilangkan, Lan Guan Zhi yang memberikannya padaku."
Bocah Pengemis Gila tersentak, nyaris tersandung kakinya sendiri. Ekspresi wajahnya pucat dengan mata yang terbelalak saat dia berkata, "Kau bilang apa barusan?"
"Cepatlah masuk ke dalam sana dan akan kuusahakan agar kita bisa bicara melalui teman kecilku ini," Xiao Shuxiang hanya menggunakan tatapan matanya dan sebuah titik kecil muncul di udara, bahkan membentuk kupu-kupu yang pernah dilihat oleh Bocah Pengemis Gila.
"Shuxiang, kurasa bukan itu yang kau katakan tadi. Kau jelas-jelas menyebut nama Lan'Er Gege,"
"Bocah Pengemis Gila, apakah itu sangat penting dibahas sekarang daripada misi ini? Pergilah. Kau akan membuang-buang waktu, sana..!"
"Shuxiang, jangan mendorongku. Aku ini belum selesai denganmu, hei..! Kau harus memberiku penjelasan tentang ini. Aku tidak terima jika kau dan Lan'Er Gege mempunyai hubungan yang romantis."
"Kau gila, aku lebih baik bermesraan dengan Kucing Putih daripada Lan Zhi. Jadi sekarang pergilah,"
Bocah Pengemis Gila didorong masuk ke dalam Cermin Pemindah oleh Xiao Shuxiang. Kupu-kupu yang sebelumnya terlihat terbang itu bahkan memasuki cermin lebih dahulu.
__ADS_1
Setelah Bocah Pengemis Gila sudah tidak ada lagi, cermin pemindah milik Xiao Shuxiang pun memudar dan lalu menghilang. Dia sekarang sendirian di tempat ini dan mulai memperhatikan sekelilingnya.
Ekspresinya berubah. Dia mengeluarkan
Yīng xióng dan mulai berjalan sambil memegang pedang pusakanya itu. Pakaian putihnya nampak berkibar ketika dia melangkah.
*
*
Xiao Shuxiang tidak banyak mengalami kendala saat berada di bentang alam mimpi, satu-satunya anomali yang dia alami hanyalah pertemuannya dengan sosok pendekar bernama Kai. Selain itu, dia tidak mengalami kejadian yang aneh lagi. Dia bahkan bisa keluar dari bentang alam mimpi itu dengan cepat.
Xiao Shuxiang mungkin tidak tahu bahwa situasinya yang tidak berbahaya tersebut dapat terjadi karena peran orang asing yang dia temui. Belum lagi, dia bertemu dengan Bocah Pengemis Gila yang mencegahnya untuk melihat ilusi dari bentang alam mimpi itu lebih jauh.
Di sisi lain, yang tidak ditarik ke dalam bentang alam mimpi Qiao Nuan adalah Wang Zhao. Pemuda itu saat ini berada dalam kondisi yang cukup menyulitkan.
Wang Zhao harus bertarung dengan Monster Duri Beracun, Gao Bao Tian yang secara tidak sengaja dia temui ketika sedang berjalan di aula Istana Teratai Hitam.
Awalnya Wang Zhao hendak mencari tempat bersembunyi, tetapi sayang sekali dia terlambat. Gao Bao Tian lebih dahulu melihatnya dan dirinya pun tidak bisa lepas dari masalah ini.
"Bagus, bagus sekali. Kau ternyata sudah tidak terlihat seperti pecundang yang lemah." Gao Bao Tian menyeringai dan kembali melesatkan serangan.
Wang Zhao berusaha menghindar dan serangan itu pun menghantam pilar yang ada tepat di belakangnya. Dia kemudian ikut melancarkan serangan dan berusaha menargetkan bagian vital lawan.
"Aku memang orang yang seperti ini," Wang Zhao memegang kuat pedangnya dan kembali menyerang.
!!
"Tindakan yang ceroboh..!" Gao Bao Tian melesatkan duri beracun yang berasal dari pakaiannya. Itu adalah jenis pusaka yang bahkan tidak akan dimiliki oleh orang lain.
Gao Bao Tian merasa bahwa serangan dari duri beracun miliknya kini sudah membunuh Wang Zhao, apalagi dia melihat dengan jelas pemuda itu tidak bisa menghindari serangan tersebut.
Tetapi jangankan tewas, Wang Zhao bahkan terlihat sangat sehat dan justru mampu sebanding dengan lawannya.
Gao Bao Tian terkejut bukan main ketika duri-duri beracun yang dilesatkannya kini menjadi debu di tangan Wang Zhao yang mengeluarkan dinding pelindungnya.
Keterkejutan itu semakin menjadi saat Gao Bao Tian melihat baik-baik dinding pelindung Wang Zhao. Itu bukanlah teknik pelindung biasa dan dia sangat mengenal aura dari teknik pelindung ini.
"Bagaimana mungkin?!" Gao Bao Tian membelalakkan matanya. Teknik yang bisa menjadikan benda apa pun sebagai debu hanya karena bersentuhan dengan kabut merahnya tidak lain merupakan teknik yang dikuasai oleh Hei Lian.
Gao Bao Tian menggeram, "Aku tidak salah lihat. Itu memang adalah teknik yang hanya dimiliki oleh Hei Lian, jadi bagaimana kau juga bisa mengeluarkan teknik ini?!"
__ADS_1
"Aku juga tidak tahu bagaimana aku bisa memiliki teknik ini. Tetapi yang kutahu bahwa dengan ini aku akan bisa mengalahkanmu,"
"Hmph, kau masih terlalu muda untuk bersikap angkuh!"
!!!
Gao Bao Tian dan Wang Zhao saling bertukar serangan di mana mereka terlihat mengeluarkan teknik kultivasi masing-masing. Keduanya bertukar banyak jurus dan seakan tidak punya waktu istirahat. Ini mungkin karena belum ada satu pun dari mereka yang menang.
"Aku tahu kau hanya berada di bawah perintah," Wang Zhao buka suara sambil tetap berhati-hati dengan setiap langkah yang diambilnya.
Wang Zhao berkata, "Qiao Nuan tidak akan memberikan kebaikan padamu. Dia adalah sosok yang jahat dan hanya peduli pada dirinya sendiri. Apa yang kau harapkan dari orang seperti itu?"
Wang Zhao sebenarnya mempunyai kemampuan untuk memberikan luka serius dan bahkan menghabisi nyawa Gao Bao Tian, hanya saja dia sama sekali tidak mau melakukan itu.
Dia berusaha menahan diri, merasa bahwa dia mampu mengubah pemikiran Gao Bao Tian dengan mencoba bicara padanya. Dia ingin memberikannya kesempatan dan menarik sosok ini ke pihaknya, tetapi hal itu ternyata tidak berjalan dengan mudah.
Gao Bao Tian tertawa dan berkata, "Apa kau mau aku berkhianat pada nona Qiao Nuan hanya karena kata-katamu? Dia sosok yang bisa menjanjikanku kekuatan tidak terhingga, lantas apa yang bisa kau berikan?"
"Hidup." Wang Zhao berkata dengan nada yang serius, "Yang kujanjikan adalah kau bisa hidup dengan layak dan kau akan bisa berkultivasi dengan tenang. Kultivator Sekte Lembah Iblis tidak berkultivasi secara instan, kita selalu memulai sedikit demi sedikit, langkah demi langkah--"
"Itu di masa lalu..!" Gao Bao Tian menyela, "Cara ayahmu mendidik tempat ini salah. Buktinya sekte kita terputus dengan dunia. Aku jelas bisa melihatnya,"
Gao Bao Tian mendesah pelan, "Haaah ... Wang Zhao. Orang-orang sedang bersaing menjadi yang paling kuat dan apa yang dilakukan ayahmu? Dia justru membuat sekte ini tidak memiliki hubungan apa pun dengan dunia--"
"Sekte Lembah Iblis memang tidak bisa berhubungan dengan kehidupan manusia, Gao Bao Tian!"
"Lalu kenapa kau justru berhubungan dengan mereka, hah?!"
Wang Zhao tersentak, tetapi jelas tatapan matanya begitu tajam. Dia tahu bahwa orang di depannya ini dahulunya bukan merupakan sosok yang serakah dan semua orang-orang di sektenya pun bukanlah sosok yang bisa menindas orang lain.
"Nama Sekte Lembah Iblis harusnya bisa dikenal oleh lebih banyak orang." Gao Bao Tian berkata, "Kita harusnya menjadi sekte yang sangat ditakuti dan bahkan tidak boleh ada perguruan lain yang berdiri selain Sekte Lembah Iblis."
Gao Bao Tian, "Pemimpin sekte terdahulu tidak bisa mewujudkan ini. Dia tidak mau memperluas wilayah dan hanya berfokus pada meningkatkan praktik tanpa bisa dimanfaatkan. Nona Qiao Nuan jelas menginginkan hal yang lebih, begitu pula denganku."
"Dan itulah kenapa kalian menyerang sekte lain dan bahkan melukai para manusia yang tidak ada hubungannya dengan ini?"
"Tentu saja itu berhubungan. Kami masih butuh para manusia yang lemah itu untuk menyebarkan informasi." Gao Bao Tian berkata, "Membuat mereka hidup dengan penuh rasa terintimidasi akan jauh lebih menarik daripada membantu mereka."
Wang Zhao bernapas pelan. Sekte Lembah Iblis miliknya memang mempunyai nama yang jujur saja menakutkan. Banyak orang dan pendekar yang merasa segan serta takut karena sesuatu berubah, tetapi di masa lalu sekte ini sama sekali tidak seperti itu.
"Aku perlu melakukan sesuatu. Gao Bao Tian adalah orang yang kuat dan dia harus ada di pihak kami," Wang Zhao bernapas pelan dan berkata, "Aku juga tidak bisa membunuhnya karena biar bagaimanapun ... Dia adalah bagian dari keluarga. Aku harus mencari cara lain,"
__ADS_1
******