KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
115 - Lan Guan Zhi (5)


__ADS_3

Zhi Shu, Liu Wei Lin, Wang Zhao dan Mo Huai merasa keheranan. Keempatnya menatap Ling Qing Zhu dengan saksama. Lan Guan Zhi berdiri dari kursinya dan menatap gadis berambut putih itu, dia bersuara dingin.


Lan Guan Zhi, "Ada apa?"


"Ikut denganku," Ling Qing Zhu tidak mengatakan alasannya dan malah melangkah pergi. Nada suaranya serius hingga Lan Guan Zhi terpaksa harus mengikutinya.


Mo Huai berdiri, "Nona Ling? Apa ada sesuatu yang terjadi?"


Ling Qing Zhu tanpa ekspresi berkata, "Bukan masalah besar. Kalian tetap di sini,"


Mo Huai berkedip dan melihat pintu ruangan mulai tertutup kembali. Dia pun duduk dan menatap teman-temannya, "Sebenarnya apa yang terjadi...? Kenapa nona Ling hanya mengajak tuan muda Lan...?"


Wang Zhao menggeleng pelan, "Aku tidak tahu..."


Liu Wei Lin mengangkat sedikit bahunya, "Aku juga tidak tahu. Aku sendiri justru penasaran dengan apa yang terjadi,"


Zhi Shu, "Tidak perlu dipikirkan. Jika nona Ling hanya memanggil tuan muda Lan, maka ini pasti berhubungan dengan saudara Xiao-ku. Mereka itu seperti insan yang sudah dijodohkan langit,"


Mo Huai tersedak napasnya sendiri, dia terbatuk dan kemudian langsung menatap ngeri ke arah Zhi Shu. Dirinya tersentak saat menyadari sesuatu yang fatal. Zhi Shu juga punya kebiasaan menggosipkan hal-hal yang aneh tentang hubungan Xiao Shuxiang dengan Lan Guan Zhi.


Liu Wei Lin melambaikan pelan kipasnya, "Insan yang sudah dijodohkan langit? Apa artinya itu..?"


Mo Huai tersentak. Pertanyaan Liu Wei Lin barusan bagaikan sinyal berbahaya yang akan memicu mulut cerewet Zhi Shu. Dia pun berusaha bicara, "Ayo kita bahas yang lain---"


"Oh, benar juga!" Zhi Shu menepuk tangannya, "Aku belum menceritakan hal ini pada kalian."


Mo Huai panik, "Nona Shu. Tolong jangan katakan yang bukan-bukan,"


"Saudara Mo, kau diam dan dengarkan saja. Teman baru kita juga harus tahu ini,"


"Ti-tidak, tunggu. Ja-jangan.." Mo Huai pucat, apalagi saat dia bisa merasakan sesuatu yang mencurigakan dari senyum milik Zhi Shu.


*


*


Ling Qing Zhu membuka kamar tempat Wali Pelindungnya istirahat. Lan Guan Zhi nampak berjalan di belakangnya. Kedua orang ini terlihat begitu mempesona dan memiliki daya pikat tersendiri.

__ADS_1


Lan Guan Zhi menghampiri sebuah tempat tidur dan melihat Xiao Shuxiang berbaring dengan mata yang tertutup. Teman baiknya seperti sedang tidur.


"Shuxiang," Lan Guan Zhi menepuk ringan lengan teman baiknya. Dia berusaha membangunkan Xiao Shuxiang.


Kening Lan Guan Zhi sedikit mengerut, dia menoleh ke arah Ling Qing Zhu. "Kau tidak memintanya mandi sebelum menyuruhnya tidur?"


Ling Qing Zhu berkedip, "Aku lupa."


Lan Guan Zhi bernapas pelan, "Orang ini tidak akan mudah dibangunkan."


Lan Guan Zhi kembali menepuk lengan Xiao Shuxiang bahkan menggoyang-goyangkan tubuh teman baiknya. "Shuxiang? Shuxiang, bangun. Xiang'Er? Xiang'Er?"


"Apa dia mati?"


Lan Guan Zhi tersentak mendengar suara dingin dari Ling Qing Zhu. Dia menoleh dan baru saja akan bicara saat melihat bahwa dibalik tatapan dingin gadis cantik ini----Ling Qing Zhu nampak cemas.


Lan Guan Zhi berkata, "Dia mungkin terlalu lelah hingga sulit dibangunkan."


"Tuan Muda Lan bisa memeriksanya? Aku menyentuh punggung Shuxiang tadi. Ada darah di telapak tanganku, kurasa dia terluka."


"Nona Ling tidak mengobatinya sendiri?"


Lan Guan Zhi bernapas pelan, Ling Qing Zhu benar-benar tipe gadis yang langka. Dia merasa bahwa teman baiknya perlu banyak belajar agar bisa memahami sosok gadis seperti ini.


Lan Guan Zhi bertanya, "Apa di sini ada bak berisi air?"


"Mn, di balik sekat itu."


Lan Guan Zhi mengangguk pelan. Dia menyingkap selimut Xiao Shuxiang dan menggeleng saat teman baiknya masih belum bangun.


Lan Guan Zhi merasa bahwa seseorang akan bisa menebas kepala Xiao Shuxiang jika pemuda mempesona ini masih saja punya kebiasaan tidur seperti orang mati.


"Xiang'Er? Bangunlah," Lan Guan Zhi bernapas pelan, teman baiknya benar-benar tidak bisa dibangunkan.


Ling Qing Zhu sedikit bergeser dan memberi ruang untuk Lan Guan Zhi. Dia menyaksikan bagaimana pemuda ini mengangkat Wali Pelindungnya.


Lan Guan Zhi menggendong teman baiknya, dia agak tersentak karena tubuh teman baiknya ternyata cukup ringan.

__ADS_1


"Tuan Muda Lan..."


"Pakaiannya basah. Kurasa memang benar dia berdarah. Tubuhnya harus dibersihkan dahulu,"


"Mn," Ling Qing Zhu mengangguk dan mengikuti Lan Guan Zhi ke arah sebuah sekat.


"Nona Ling, lain kali kau harus menyuruh Shuxiang mandi dulu. Seret dia jika tidak mau turun dari tempat tidur."


"Mn. Sebenarnya aku bisa menggendong Shuxiang seperti yang Tuan Muda Lan lakukan, tapi tidak yakin bisa melepas pakaian dan membersihkan tubuhnya."


"......... Shuxiang suamimu, kan?"


Ling Qing Zhu berkedip saat mendengar nada suara Lan Guan Zhi. Dia sedikit mengalihkan pandangan dan kemudian mengangguk pelan. "Mn.. Tapi aku masih tidak berani,"


"Bukankah sudah kukatakan kau hanya perlu memperlakukannya sebagai Ya Bing'Er? Kalau dalam keadaan terpaksa, anggap saja dia Ya Bing'Er besar yang kau mandikan."


"Dia mengatakan aku harus melihatnya sebagai pria dewasa. Shuxiang sangat menyebalkan,"


Lan Guan Zhi mengembuskan napas, "Menurutku tidak ada pria dewasa yang sikapnya begitu kekanakan, apalagi punya kebiasaan sulit dibangunkan. Rasanya jika ada kebakaran di tempat ini, dia hanya akan bangun dan mencari tempat lain untuk melanjutkan tidurnya."


Ling Qing Zhu mengangguk setuju, dia juga memikirkan hal yang sama. "Tuan Muda Lan sudah berteman lama dengan Shuxiang, apa tidak merasa lelah?"


"..............." Lan Guan Zhi menurunkan Xiao Shuxiang ke dalam bak berisi air, dia baru akan bicara saat terkejut karena tiba-tiba bahunya ditarik kuat.


!!!


Ling Qing Zhu terlonjak kaget karena Wali Pelindungnya seketika bangun dan justru menarik bahu Lan Guan Zhi. Berikutnya terdengar suara keras dan bak mandi yang terbuat dari kayu tersebut pecah. Air langsung merembes ke mana-mana dan membasahi tidak hanya pakaian, tetapi juga tubuh Lan Guan Zhi dan Wali Pelindung Ling Qing Zhu.


Xiao Shuxiang terbatuk, dia belum sadar akan posisinya sekarang. Dirinya baru saja bermimpi bertarung sengit di atas sebuah kapal hingga ke permukaan air. Hanya saja di saat sedang mengatur napas, tiba-tiba ada yang menariknya ke bawah air dengan sangat cepat. Dia bahkan tidak bisa memberontak.


"Hok, ohok..." Xiao Shuxiang merasakan sakit di hidungnya, ada air yang masuk dan itu sangat tidak enak. Dia pun mulai bisa melihat jelas dan terkejut karena Lan Guan Zhi ada di atasnya.


"Lan'Er..?!" Xiao Shuxiang kembali terbatuk, dia dibantu duduk oleh Lan Guan Zhi dan lantas menatap teman baiknya, "Apa yang kau lakukan? Kau ingin membunuhku dengan cara menenggelamkanku---aduh!"


Xiao Shuxiang merintih saat mendapat sentilan keras di dahinya. Dia memukul lengan Lan Guan Zhi, "Kenapa kau lakukan itu?! Kau ini benar-benar ingin mengajakku ribut ya,"


"Kenapa baru bangun?" Lan Guan Zhi bersuara kasar dan membuat Xiao Shuxiang kaget. Dia mendengus, "Tidak tahu malu."

__ADS_1


!!!


*****


__ADS_2