![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
"Xiao Shuxiang benar-benar keterlaluan. Dia pergi dan membiarkan kita menunggunya begitu lama. Belum lagi, dia bahkan membawa lari calon istri Lan'Er Gege. Wah, waah... Dia berani sekali." Bocah Pengemis Gila berdecak beberapa kali dan memperhatikan para murid Sekte Kupu-Kupu di sekitarnya.
Bocah Pengemis Gila berdecak, "Sekarang di mana pemuda itu?"
"Itu dia," Ling Qing Zhu buka suara dan membuat Bocah Pengemis Gila mengarahkan pandangan mengikuti tatapan mata gadis berambut putih ini.
Bocah Pengemis Gila kini bisa melihat Xiao Shuxiang yang berjalan di antara kerumunan murid Sekte Kupu-Kupu. Dia pun menatap Ling Qing Zhu dan berkata, "Kau ini hebat sekali. Bagaimana kau bisa mengenali Xiao Shuxiang di antara kerumunan orang-orang?"
".......... Karena dia sangat mempesona,"
"Ap-Kau bilang apa barusan?" Bocah Pengemis Gila tersentak dan melihat Ling Qing Zhu berjalan pergi bersama Lan Guan Zhi. Dia pun berkedip dan lantas berujar, "Aku sama sekali tidak bisa memahami gadis aneh itu? Dia dan Xiao Shuxiang mempunyai kesamaan dalam hal ini. Haah..."
*
*
Xiao Shuxiang yang sedang bertegur sapa dengan murid Sekte Kupu-Kupu kini melihat sosok Ling Qing Zhu dan Lan Guan Zhi yang berjalan mendekat. Dia pun menghampiri mereka dan tersenyum dengan ramah.
"Ah... Maaf karena aku pergi tiba-tiba," Xiao Shuxiang buka suara saat berada di depan kedua temannya ini. Tanpa ditanya, dia pun berkata. "Aku baru saja menyelesaikan masalah Lan'Er dan kali ini dia tidak perlu terpaksa menikahi Rana Qisheng itu,"
Ling Qing Zhu berkedip, "Maksudmu?"
"Shuxiang," Lan Guan Zhi melihat teman baiknya tersenyum dengan penuh percaya diri. Dia bertanya, "Apa yang kau lakukan?"
"Gadis itu sudah menemukan belahan jiwanya. Kau sekarang bisa menikmati kehidupanmu yang tenang dan damai,"
Bocah Pengemis Gila yang baru saja tiba di dekat Lan Guan Zhi nampak menyilangkan tangan dan menatap Xiao Shuxiang. Dia pun dengan ketus berkata, "Dasar tidak tahu malu. Kau membawa lari calon istri orang lain untuk apa, huh? Kau ingin menikahi si Rana Qisheng itu?"
"Tsk, mulutmu ini.."
"Apa? Apa? Memang aku salah bicara?"
"Jangan buat keributan," Lan Guan Zhi berujar tenang pada pria yang berdiri di sampingnya. Di sisi lain, Ling Qing Zhu nampak menggeleng pelan.
Lan Guan Zhi menatap Xiao Shuxiang dan kemudian bertanya, "Sekarang di mana nona Rana?"
Xiao Shuxiang menjawab, "Gadis itu sekarang bersama Saudara Jing. Mereka mungkin sedang menikmati suasana tempat ini sambil saling mengenal satu sama lain,"
"Waah.." Bocah Pengemis Gila bisa berdecak kagum dan berkata, "Apa yang kau lakukan pada mereka? Kau melakukan hal yang aneh lagi?"
"Apa maksudmu?" Xiao Shuxiang berkata, "Aku hanya mempertemukan dan langit yang mengatur semuanya."
"Cih, tidak tahu malu." Bocah Pengemis Gila mencibir, "Kau membuat Lan'Er Gege kehilangan calon istrinya. Teman macam apa kau ini, hah?"
"Aku menolong Lan Guan Zhi dari hal yang tidak dia sukai. Kau harusnya sangat berterima kasih padaku,"
"Shuxiang," Bocah Pengemis Gila mendebat. "Pria mana yang tidak suka pernikahan, huh? Kau pikir Lan'Er Gege tidak mau menikah? Kau sudah keterlaluan,"
Xiao Shuxiang berkedip mendengar jawaban Bocah Pengemis Gila. Dia pun menatap Lan Guan Zhi dan berkata, "Apa kau ingin menikah dengan gadis itu?"
"...................."
Xiao Shuxiang agak cemas dan berpikir bahwa mungkin dia sudah membuat kesalahan. Dia memang tidak menanyakan keinginan teman baiknya ini dan bahkan tidak mendengar sendiri penolakan dari bibir temannya.
Dia pikir karena Lan Guan Zhi adalah tipe orang yang jarang menolak permintaan, maka dialah yang turun tangan membantu. Dia benar-benar lupa dengan bagaimana perasaan temannya ini.
"A-Yuan, aku..." Xiao Shuxiang membeku saat Lan Guan Zhi mengambil langkah hingga ujung sepatu mereka hampir bersentuhan. Jarak ini sejujurnya terlalu dekat hingga membuatnya tegang.
Lan Guan Zhi menatap teman baiknya cukup lama sebelum mulai buka suara. Nadanya tenang saat berkata, "........... Tidak apa. Karena sekarang aku memilikimu,"
!!!
Bocah Pengemis Gila terkejut bukan main, sementara Xiao Shuxiang sendiri juga nampak syok. Saking terkejutnya, dia bahkan menatap horor pemuda di hadapannya ini.
__ADS_1
Melihat ucapannya barusan mampu membuat teman baiknya bungkam membuat Lan Guan Zhi menoleh ke arah Ling Qing Zhu dan dengan tenang berkata, "Mengerti sekarang? Ini caranya,"
Ling Qing Zhu masih berekspresi tenang, tapi terlihat matanya berkedip dan dia mengangguk pelan. Dalam hati dia akan menganggap Lan Guan Zhi sebagai Guru Besarnya mulai sekarang.
Xiao Shuxiang sama sekali tidak mengerti ada hal apa antara Kucing Putihnya dan Teman Baiknya ini. Dia masih terlihat syok dengan ucapan Lan Guan Zhi yang membuatnya merinding.
"A-Yuan, a-apa kau mengerjaiku lagi?" Xiao Shuxiang sepertinya baru sadar dan Lan Guan Zhi sendiri menggumam pelan sebagai jawaban.
"Aduh.." Xiao Shuxiang mengambil sedikit jarak dan menyentuh dadanya. Dia menggeleng, "Luar biasa. Ketahanan jantungku benar-benar diuji. Astaga... Bercandanya orang serius luar biasa menakutkan."
Bocah Pengemis Gila sendiri baru akan buka suara ketika sebuah seruan wanita yang tidak asing terdengar. Dia spontan menoleh dan saat itu juga tubuhnya terasa ditubruk oleh sesuatu yang berat, besar, dan lembut.
"Bocah Pengemis Gila..! Kau ke mana saja?!"
"Yi Wen!?"
Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, dan Ling Qing Zhu melihat bagaimana Yi Wen memeluk Bocah Pengemis Gila begitu erat. Di sisi lain, pria yang menjadi korban dari pelukan Yi Wen terlihat bersungut-sungut dalam protesannya.
"Kau ini berat! Jangan dekat-dekat! Pahit, pahit! Aku tidak mau! Yi Wen! Lepaskan!" Bocah Pengemis Gila mendorong Yi Wen dengan dua jarinya, tetapi itu sama sekali tidak mempan karena gadis bertubuh bagus ini menempelinya dengan sangat erat.
"Yi Wen! Jangan peluk! Aku fobia perempuan, menjauhlah!"
"Bocah Pengemis Gila, lamar aku."
"Apa?!" Bocah Pengemis Gila kaget sampai membeku mendengar ucapan gadis ini. Dia menatap Yi Wen dan melihat ekspresi serius yang jarang sekali terlihat.
"Kau bilang apa barusan?" Bocah Pengemis Gila ingin menyakinkan diri bahwa dia mungkin sudah salah dengar.
Pipi Yi Wen bergelembung saat berkata, "Ayo kita menikah. Kau dan aku, bagaimana?"
"Kau tidak waras, ya?"
"Jangan begitu," Yi Wen cemberut dan nampak berujar pelan, "Kakak Lu Yang Cantik sudah menikah dengan Dai Chen dan sebentar lagi akan mempunyai anak. Saudara Xiao juga sudah menikah dengan Nona Ling dan Zhi Shu sendiri akan mengenalkan Hu Li dengan kedua orang tuanya. Bahkan kini Saudara Jing pun akan menikah. Ini benar-benar menyebalkan,"
Bocah Pengemis Gila berkedip, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal sebelum pada akhirnya berkata dengan takut-takut. "Lalu kenapa kau memilihku? Aku ini tidak suka perempuan, tahu!"
"Bocah Pengemis Gila, memang aku mencari siapa lagi kalau bukan kau? Tuan Muda Lan bahkan juga sudah menikah dan meski kurayu bagaimanapun juga... Dia terlihat lebih suka Saudara Xiao daripada aku. Kau menikah denganku saja, hm~"
"Tidak mau," Bocah Pengemis Gila merinding geli dan membuat Yi Wen menggelembungkan pipinya.
Yi Wen pun menoleh dan berseru memanggil murid Sekte Kupu-Kupu yang sedang duduk bersantai di bawah pohon. Dia berkata, "Kalian yang di sana! Apa ada yang mau menikah denganku?"
"Biar aku saja, Senior Wen!"
"Aku saja!"
"Aku juga mau!"
Yi Wen tersentak sendiri, dia berkedip. "Hebat. Ternyata sangat mudah--"
Yi Wen baru akan berjalan saat tangannya tiba-tiba dipegang oleh seseorang yang tak lain adalah bocah Pengemis Gila. Pria itu berkata, "Apa kau tidak punya harga diri?"
Yi Wen menepis tangan Bocah Pengemis Gila dan berkata, "Apa harga diri bisa membuatku menikah? Kau sendiri yang menolak, jadi aku cari pria lain saja. Aku tidak mau mengejar orang yang tidak suka padaku,"
"Tapi setidaknya kau bisa sedikit berusaha, kan?"
"Hah. Aku memang tidak punya harga diri seperti katamu, tapi aku juga bukan wanita murahan. Dunia tidak hanya... Tentang kau seorang," Yi Wen melambaikan rambutnya dan baru berjalan beberapa langkah saat lehernya ditarik oleh sebuah lengan dan berakhir diapit dalam ketiak Bocah Pengemis Gila.
"Kau ini apa-apaan! Lepaskan aku!" sekarang Yi Wen yang berusaha memberontak dan membuat Xiao Shuxiang, Lan Guan Zhi, serta Ling Qing Zhu mengembuskan napas pelan.
Xiao Shuxiang menyilangkan tangan dan lantas berujar pelan, "Menyaksikannya mereka secara langsung... Sepertinya sudah diputuskan,"
"Mn," Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu bergumam pelan sebagai pertanda bahwa mereka setuju ucapan pemuda ini.
__ADS_1
Bocah Pengemis Gila mengembuskan napas dan kemudian buka suara saat Yi Wen tidak lagi memberontak. Dia bertanya, "Apa kau sebenarnya tahu arti dari menikah itu? Ini bukan permainan,"
"Tentu saja aku tahu," Yi Wen masih dalam apitan lengan Bocah Pengemis Gila saat berkata, "Menikah itu sama saja dengan kita makan bersama, tidur bersama, bertarung bersama, berburu malam bersama, dan-"
"Memasak bersama?" Xiao Shuxiang menambahkan.
Yi Wen. "Benar, memasak bersama--eh! Tapi aku tidak tahu caranya memasak,"
"Kalau begitu belajar memasak bersama?" Xiao Shuxiang berujar dan membuat Yi Wen menjentikkan jarinya pertanda setuju.
"Itu dia, kita bisa belajar memasak bersama. Intinya semua hal dilakukan bersama," Yi Wen berkata, "Tidakkah kau merasa bahwa ini hal yang menyenangkan? Kau sudah hidup sendiri selama ini dan pasti sangat membosankan. Jika bersamaku, maka ada yang membantumu melindungi dunia ini. Bagaimana? Hm?"
Bocah Pengemis Gila menatap bagaimana Yi Wen tersenyum dan berkedip beberapa kali padanya. Dia pun menggeleng dan menjitak kepala gadis ini.
"Jadi bagaimana?" Yi Wen sama sekali tidak meringis. Apitan pada lehernya sudah dilepaskan dan dia pun berkata, "Menikahlah denganku."
"Tidak mau,"
"Kalau begitu aku yang akan menikahimu,"
"Apa?!"
"Jelasnya kita akan menikah. Saat pernikahan Zhi Shu dan Hu Li dilangsungkan, kau dan aku juga akan menikah."
!!
Bocah Pengemis Gila tersentak. Apalagi gadis ini tiba-tiba saja merangkul tangannya dan menariknya pergi. Dia buka suara, "Yi Wen! Kau ini kenapa?!"
"Saudara Xiao, aku pergi dulu." Yi Wen tidak menjawab ucapan Bocah Pengemis Gila dan hanya menarik pemuda itu untuk ikut dengannya. Dia membuat Xiao Shuxiang berkedip dan bahkan tidak tahu harus berkata apa.
Xiao Shuxiang menggeleng pelan, "Ada yang salah dengan anak itu."
Ling Qing Zhu dengan tenang berkata, "Kurasa Yi Wen akan memperkenalkannya pada ayah dan ibunya."
Lan Guan Zhi, "Saudara seperguruanmu... Begitu menarik."
Xiao Shuxiang, "Maksudmu mereka tidak normal? Haiih... Tsk. Mereka memang selalu penuh kejutan yang luar biasa,"
Lan Guan Zhi baru akan bicara kembali saat terdengar suara keributan. Ini mengganggunya, termasuk Xiao Shuxiang dan Ling Qing Zhu. Mereka mengerutkan kening sebelum saling berpandangan dan lantas bergerak menuju asal keributan tersebut.
Ada tiga murid Sekte Kupu-Kupu yang nampak berusia 18 Tahun. Dua di antara mereka terlihat penuh dengan luka yang parah, salah satunya bahkan beberapa kali memuntahkan darah.
"Ada apa ini?" Xiao Shuxiang baru saja datang dan tersentak saat beberapa murid Sekte Kupu-Kupu meminta maaf padanya dan langsung bergegas pergi.
Xiao Shuxiang menepuk bahu seorang remaja dan bertanya, "Apa yang sedang terjadi?"
"Senior Besar," anak remaja itu tersentak dengan kedatangan Xiao Shuxiang. Dia pun berkata, "Senior Liao mendapat serangan dari Demonic Beast ganas saat menjalankan misi. Kudengar Demonic Beast itu adalah milik pendekar yang kuat dan mereka..."
Xiao Shuxiang membungkuk sedikit saat diberi isyarat oleh remaja ini. Dia dibisikkan sesuatu yang membuatnya mengerutkan kening. Xiao Shuxiang pun menatap remaja di sampingnya dan kemudian berkata, "Apa para saudaramu tadi pergi dan ke tempat itu?"
"Iya, mereka ke sana untuk memeriksa."
"............." Xiao Shuxiang mengusap kepala remaja ini dan kemudian berjalan pergi. Dia buka suara, "Rawat saudaramu dengan baik."
"Senior Besar? Kau mau ke mana?"
"Belakang aku jarang memukul orang. Jadi ini kesempatan untuk memberi sedikit latihan pada tanganku,"
"Ta-tapi..." remaja itu melihat Xiao Shuxiang mengajak Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu pergi. Dia tidak bisa menghentikan Senior Besarnya tersebut.
Apa yang remaja itu katakan pada Xiao Shuxiang adalah kabar mengenai Demonic Beast ganas dari sekelompok pendekar yang ternyata mengincar Rana Qisheng. Saat ini keributan sedang terjadi di Kota Bintang Biduk beserta kota kecil terdekatnya.
Ketiga murid Sekte Kupu-Kupu yang terluka itu sebenarnya bertemu dengan para murid dari Sekte Pedang Langit yang sedang menjalankan misi. Hanya saja, mereka kurang beruntung sebab bertemu lawan yang sulit di hadapi hingga terluka parah seperti ini.
__ADS_1
******