![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Yan Tianhen dan para tetua sedang di tempat Dao Fang An berada. Pria tua itu terluka parah sampai sekarat.
Tidak hanya Dao Fang An, tetapi juga Tetua Liu Lang. Shizun dari Liu Wei Lin tersebut bahkan memiliki napas yang tipis dan nyaris tiada andai beberapa murid tidak memakai Qi mereka untuk menjaga detakan jantung Tetua Liu Lang.
Tetua Wang Jing Li merasa buruk, "Apa yang datang adalah tetua dari Sekte Lembah Iblis?"
Beberapa murid menggeleng dan salah satunya mewakili untuk menjawab. "Kami tidak tahu, Tetua. Aku sendiri melihat ada seorang wanita dan pria berotot. Mereka yang pernah datang sebelumnya untuk mencari masalah,"
Tetua Jiao Feng menarik napas dan berkata, "Tetua Besar Dao Fang An dan Tetua Liu Lang adalah kultivator terkuat. Jadi bagaimana Tetua Besar Dao yang merupakan pemimpin sekte dikalahkan dengan menyeluruh seperti ini?"
Tetua Chu Sheng Nan, wanita bercadar merah tersebut nampak memeriksa nadi Tetua Dao Fang An. Dia berujar, "Apa mungkin kekuatan dari anggota Sekte Lembah Iblis telah mencapai titik di mana mereka sudah melampaui kekuatan dari Tetua Besar sekte pada umumnya?"
"Tetua Chu, Anda jangan menakut-nakuti." Tetua Xie Yanran terlihat berwajah pucat. Bila orang seperti Dao Fang An saja telah dikalahkan sampai semenyedihkan ini, lantas bagaimana nasib mereka nanti?!
"Sekte Lembah Iblis sungguh sudah sangat keterlaluan! Aku tidak akan pernah memaafkan mereka!" Tetua Wang Jing Li menggeram. "Akan kuhabisi para iblis sialan itu..!"
"Berhenti, Tetua Wang." Tetua Jiao Feng mencegah Tetua Wang Jing Li untuk pergi. Dia berkata, "Apa kau mau mati konyol dengan menghadapi mereka sendirian? Jangan gegabah. Kita akan pikirkan sebuah cara,"
"Tapi---"
"Shizun," Yan Tianhen menyela. "Apa yang dikatakan Tetua Jiao benar. Kita tidak bisa langsung menyerang hanya karena berlandaskan emosi. Lagipula musuh mempunyai sandera, kita tidak mungkin mengorbankan nyawa mereka."
"Itu benar. Kalian harus berpikir jernih, tidak bisa melakukan serangan secara sembarangan."
Suara pemuda yang barusan membuat Yan Tianhen dan lainnya langsung menoleh. Mereka melihat Xiao Shuxiang berjalan bersama Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu.
"Saudara Xiao...." Yan Tianhen berujar. Dia pun tersentak saat mendengar seruan dari beberapa orang murid Sekte Lautan Awan.
"Itu dia..!"
"Dia orangnya..! Xiao Shuxiang! Dialah yang diinginkan Sekte Lembah Iblis!"
!?
Tetua Jiao Feng, Tetua Wang Jing Li dan termasuk tetua yang lain terkejut karena mendengar seruan itu. Mereka menatap Xiao Shuxiang sebelum mendengar suara lain dari para murid Sekte Lautan Awan.
"Wanita dari Sekte Lembah Iblis itu mencari Xiao Shuxiang. Dia ingin agar sekte kita menyerahkannya pada mereka untuk ditukarkan dengan nyawa para sandera..!"
__ADS_1
"Aku juga mendengarnya! Mereka datang mencari Xiao Shuxiang..!"
"Apa?!" Xie Yanran sampai menahan napas dan seakan tidak percaya dengan yang baru saja dia dengar. "Untuk apa mereka mencari Bocah ini?!"
Di sisi lain, Xiao Shuxiang mengerutkan kening. Dia berkedip dan memperhatikan Xie Yanran dari atas sampai bawah. Bila dibandingkan dengannya, justru Xie Yanran-lah yang terlihat seperti 'Bocah'.
Tetua itu bahkan mempunyai tubuh seperti anak perempuan berusia sekitar 9 Tahun. Xiao Shuxiang bahkan tidak akan ragu memanggilnya dengan sebutan 'Tetua Kurcaci'.
Salah seorang murid dari Sekte Lautan Awan menjawab. "Tetua, Xiao Shuxiang pernah melawan orang-orang dari Sekte Lembah Iblis dan mengalahkan mereka. Kemungkinan besar, musuh tidak mau menerima kekalahan itu dan mengambil keputusan untuk membalas dendam."
Lan Guan Zhi tanpa sadar menahan napas dan langsung menatap teman baiknya. Xiao Shuxiang yang sadar dengan tatapan itu pun mulai menoleh dan menggangguk pelan, rasanya seakan dia tahu jawaban atas tatapan mata Lan Guan Zhi.
"Tetua..." salah seorang murid menelan ludah dan dengan gugup berkata, "Sekte Lembah Iblis itu ingin agar kita .... Menyerahkan Xiao Shuxiang,"
Ling Qing Zhu tersentak dan secara spontan meraih pergelangan tangan Wali Pelindungnya. Ekspresi wajahnya tidak berubah, namun sorot matanya jelas mengartikan bahwa dia tidak akan menyerahkan pemuda di sampingnya ini kepada Sekte Lembah Iblis.
Xiao Shuxiang sendiri tersentak dengan tindakan Kucing Putihnya. Dia merasakan pergelangan tangannya digenggam amat kuat oleh Ling Qing Zhu. Samar-samar, segaris senyum terlihat di wajahnya.
Tetua Wang Jing Li mengarahkan pandangan pada Xiao Shuxiang. Di saat yang sama, Lan Guan Zhi mengambil langkah dan berdiri memunggungi teman baiknya. Rasanya seakan-akan Lan Guan Zhi dalam posisi menjadi tameng bagi teman baiknya.
"Tidak..." Tetua Wang Jing Li berujar dan dengan tegas berkata. "Jika mereka ingin Xiao Shuxiang, apa aku harus begitu saja menurut? Keselamatan sekte kita tidak bergantung pada orang asing."
"Jika kubilang tidak, maka tidak! Aku tidak ingin ada orang yang berkorban karena hal ini." Tetua Wang Jing Li hampir meradang, tetapi kemudian dia masih bisa menenangkan dirinya. Dia pun mulai mengembuskan napas, "Sekarang kau sebaiknya fokus pada pemulihan lukamu. Hal ini, biarkan para tetua yang---"
"Aku akan pergi."
!!!
Semua orang terkejut mendengar suara itu, bahkan Lan Guan Zhi dan Ling Qing Zhu pun menoleh ke arah suara yang tidak lain berasal dari Xiao Shuxiang.
Ling Qing Zhu, "Shuxiang--"
"Jika mereka menginginkanku, maka biar aku yang pergi." Xiao Shuxiang menatap lurus ke depan dan berbicara tanpa nada, "Mereka bermasalah denganku, jadi biar aku yang menyelesaikannya."
"Omong kosong!" Tetua Xie Yanran berseru. Dia menatap tajam ke arah Xiao Shuxiang dan berkata, "Sekte Lembah Iblis sudah bermasalah dengan kami bahkan sebelum kau datang. Tidak perlu sampai mengorbankan dirimu sendiri. Ini bukan tanggung jawabmu,"
"Senior Xie benar," Tetua Chu Sheng Nan buka suara. Wanita bercadar merah itu berkata, "Menyerahkanmu pun belum tentu mereka mau melepaskan para sandera itu. Mereka berasal dari Aliran Hitam dan bahkan lebih buruk lagi. Tidak ada jaminan orang-orang itu memegang kata-kata mereka sendiri."
__ADS_1
Ling Qing Zhu mengangguk setuju.
Tetua Wang Jing Li berkata, "Sekte Lembah Iblis ini tidak bisa dipercaya. Menyerahkanmu sama saja dengan mengakui bahwa Sekte Lautan Awan tunduk kepada mereka. Aku tidak akan pernah menerimanya."
Xiao Shuxiang menatap Tetua Wang Jing Li dan bernapas pelan. Ekspresinya tidak berubah. Para tetua ini sangat taat dan bersungguh-sungguh untuk melindungi, bahkan terhadap orang asing sekali pun.
Xiao Shuxiang mengembuskan napas dan dengan tenang berkata. "Tetua, sebagai sosok yang berpengaruh pada sekte ini. Kalian memikul tanggung jawab atas keselamatan para murid. Tetua harus tahu keputusan apa yang lebih tepat,"
"Shuxiang," Ling Qing Zhu menatap Wali Pelindungnya dan merasa bahwa Xiao Shuxiang benar-benar ingin menyerahkan diri. "Kita cari cara lain,"
"Tidak ada waktu, Kucing Putih." Xiao Shuxiang bernapas pelan dan tersenyum. Dia pun memegang tangan gadis di sampingnya dan dengan lembut berkata. "Aku mengerti cara berpikir orang-orang seperti Sekte Lembah Iblis itu. Aku pasti akan baik-baik saja,"
"Terlalu berbahaya," Lan Guan Zhi berujar. Dia juga tentu tidak ingin teman baiknya mengorbankan diri sendiri.
"Lan Zhi. Kau sangat mengenalku. Tidak mungkin kulakukan hal yang membuat diri sendiri tidak sanggup mengatasinya. Tentu, aku tidak menyepelekan Sekte Lembah Iblis. Mereka sangat kuat, tetapi bukan berarti kita harus diam saja tanpa memberikan perlawanan. Lagipula, aku sangat ingin menghajar mereka saat ini."
Xiao Shuxiang menatap Tetua Wang Jing Li dan kembali berkata, "Sebagai seorang Tetua yang berada dalam situasi sesulit ini. Pilihan yang tepat adalah yang mudah terlihat. Anda tidak bisa bertanggung jawab pada nyawa satu orang dan justru mengabaikan nyawa banyak orang,"
Yan Tianhen tersentak, termasuk juga Ling Qing Zhu, Lan Guan Zhi, Mo Huai dan Wang Zhao. Mereka melihat para tetua nampak mempertimbangkan hal ini.
"Aku tidak bisa menerima ini..!" Jian Yang juga berada di tempat tersebut dan mendengar ucapan Xiao Shuxiang. Dia menatap teman barunya dan berkata, "Bagaimana kau bisa mengatakan itu dan seakan nyawamu sendiri tidak berharga?! Kenapa harus kau yang berkorban, Saudara Xiao...?!"
"Karena aku punya takdir yang luar biasa dengan masalah." Xiao Shuxiang berujar, dia melepaskan pelan pegangan tangan Ling Qing Zhu dan bahkan tidak disadari oleh Kucing Putihnya itu. "Mereka hanya menginginkanku. Jadi biarkan aku yang mengurus hal ini,"
Suara Xiao Shuxiang terlalu lembut dan menenangkan hingga untuk sesaat---Ling Qing Zhu sampai tidak menyadari bahwa pegangan tangannya sudah dilepaskan. Dia baru tersadar ketika Xiao Shuxiang mulai berjalan pergi.
Ling Qing Zhu kembali menahan Wali Pelindungnya, "Shuxiang. Tunggu,"
"Jangan pergi sendiri. Kita hadapi bersama," Lan Guan Zhi ikut menahan langkah teman baiknya. Ucapannya mendapat anggukan dari Ling Qing Zhu.
"Aku juga tidak akan membiarkanmu mengambil langkah sebesar ini sendirian," Tetua Xie Yanran ikut bersuara. Dia merasa harga diri sektenya akan dipertaruhkan bila membiarkan Xiao Shuxiang mengorbankan diri.
"Kalian ini ...." Xiao Shuxiang menggeleng pelan. Dia mengembuskan napas dan merasa bahwa dirinya tidak akan bisa memberi pelajaran pada anggota Sekte Lembah Iblis jika terus tertahan di sini.
Xiao Shuxiang memejamkan mata sejenak sebelum membukanya. Dia pun berkata, "Baiklah. Baik. Kalian terlalu peduli padaku dan meskipun aku suka, tetapi dalam kondisi sekarang----itu sangat menganggu."
Xiao Shuxiang mengembuskan napas dan dengan ekspresi wajah yang serius, dia berkata. "Aku punya satu rencana,"
__ADS_1
!!
******