KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
328 - Kedatangan Yang Tidak Terduga


__ADS_3

"Te-Tetua Meng...?" napas Wang Zhao terdengar berat. Dia tidak tahu Tetua Meng Hao Niang akan datang secepat ini.


Tetua Meng Hao Niang menoleh, dia menatap Wang Zhao dan mendengus. "Kau terlihat sangat menyedihkan. Apa kau bahkan tidak bisa berdiri?"


Tubuh Wang Zhao penuh dengan luka, apalagi kedua pergelangan tangannya nyaris hancur karena serangan dari Qiao Nuan. Bisa dikatakan, keadaannya memang tidak dalam kondisi baik.


Dengan rasa sakit yang masih sangat terasa di seluruh tubuhnya---Wang Zhao berusaha berdiri. Pemuda itu kembali memuntahkan darah dan terjatuh, tetapi tetap mencoba lagi.


Qiao Nuan menggerakkan jari tangannya dan bebatuan dengan ujung runcing lagi-lagi terbentuk di dinding. Tidak butuh waktu lama bebatuan itu melesat ke arah Wang Zhao dan hampir saja mengenai pemuda itu andai tidak ditolong oleh sebuah hembusan angin yang kuat.


Ada dua aliran energi spiritual yang be campur dan saling berbenturan dalam lingkaran yang berpusat pada Qiao Nuan dan Tetua Meng Hao Niang. Wang Zhao bahkan tahu bahwa dia akan terjebak dalam lingkaran itu jika tidak segera bergerak.


Dengan susah payah, Wang Zhao akhirnya dapat lolos meski dirinya belum bisa bernapas lega. Entah bagaimana, tapi saat ini Qiao Nuan dan Tetua Meng Hao Niang sudah bertukar beberapa jurus, bertarung dengan sangat dahsyat.


Pandangan mata Wang Zhao memburam dan pendengarannya sedikit tidak jelas saat ini. Dia terkadang bisa mendengar suara debaman, tetapi kadang juga tidak.


Kedua tangan Wang Zhao gemetar, darah yang mengucur perlahan mulai terhenti. Napas Wang Zhao yang sebelumnya tidak karuan kini mulai berangsur-angsur membaik.


Di saat Wang Zhao masih berusaha untuk memulihkan kondisinya, tiba-tiba saja terdengar suara yang sangat keras dan mengejutkan. Wang Zhao melihat bahwa atap tempat ini terkena serangan Qiao Nuan hingga menciptakan sebuah lubang yang besar.


Jika saja Tetua Meng Hao Niang tidak cepat menghindar, maka mustahil dia masih bisa bernapas saat ini.


Qiao Nuan terlihat berekspresi buruk, urat menegang di dahi dan lehernya saat dia menggeram. Dia pun menyerang Tetua Meng Hao Niang kembali dan bahkan melesat keluar melewati lubang besar itu. Suara keras seakan hendak memecah langit terdengar setelahnya.


Qiao Nuan buka suara disela-sela adu kekuatan dengan Tetua Meng Hao Niang. Suaranya terdengar meledek saat dia berkata, "Aku pikir kau hanya tahu cara menenggak arak. Tidak disangka kau ternyata punya kemampuan,"


"Kau akan terkejut dengan apa yang bisa kulakukan padamu."


"Ha ha ha, aku jadi takut sekali..." Qiao Nuan menyeringai, tatapan matanya seketika menajam dan suaranya pun sampai berubah dingin.


Qiao Nuan berkata, "Dengan praktikmu yang seperti itu ... Apa kau yakin bisa mengalahkanku? Haah ... Meng Hao Niang. Tidakkah kau merasa bahwa aku hanya bermain-main denganmu?"


Ekspresi wajah Tetua Meng Hao Niang tidak berubah. Dia melesat dengan sebuah pedang spiritual di tangannya, membawa angin dingin yang kuat, bahkan bisa membekukan segalanya di sepanjang jalan.


Qiao Nuan lebih banyak menghindari serangan yang tajam nan dingin itu, dia berperan sebagai pengambil posisi bertahan dan memang terlihat bahwa dirinya seakan terdesak.

__ADS_1


Hanya saja, seringai masih melekat di wajah Qiao Nuan dan ini membuktikan bahwa sebenarnya wanita dia sama sekali tidak dalam posisi yang sangat memprihatikan. Justru Qiao Nuan terlihat sengaja melakukannya agar tenaga dari Tetua Meng Hao Niang terkuras.


"Aku tahu siasatmu," Tetua Meng Hao Niang tiba-tiba buka suara. Dia menatap tanpa ekspresi ke arah Qiao Nuan dan berkata, "Kau hebat. Aku mengakui hal itu. Tetapi sepertinya kau lupa bahwa aku adalah sosok yang sangat mampu untuk mengimbangi kekuatanmu."


Tetua Meng Hao Niang mengayungkan pedang pusakanya hingga lesatan bagai bilah tipis yang terbuat dari angin dingin terlihat. Itu tidak hanya satu, tetapi cukup untuk membuat Qiao Nuan mengalami gangguan pada gerakannya.


"Tetaplah bermain-main denganku dan aku akan bisa memiliki alasan untuk menghina kekalahanmu." Tetua Meng Hao Niang mengusap bilah pedangnya dan kembali mengayungkannya dengan sangat kuat. Ledakan penuh energi spiritual datang dan mengejar Qiao Nuan.


!!!


Serangan besar itu tidak bisa dihindari, jadi Qiao Nuan terpaksa menahannya. Kedua tangannya sampai mati rasa dan ekspresi wajahnya semakin memburuk.


Qiao Nuan merasakan sakit di dadanya. Dia menggerakkan gigi miliknya dan mulai menatap tajam ke arah Tetua Meng Hao Niang. Kebencian nampak sangat jelas pada tatapan mata tersebut.


"Aku sudah muak denganmu, Meng Hao Niang! Kau benar-benar akan mati sekarang!" Qiao Nuan membentak dan justru dibalas oleh sikap acuh tak acuh dari lawannya.


Tetua Meng Hao Niang berkata, "Aku tidak yakin kau punya kemampuan untuk membunuhku. Kau ... Sepertinya hanya membual,"


"Meng Hao Niang!" tubuh Qiao Nuan dipenuhi oleh energi spiritual berwarna merah. Ini adalah perubahan jenis Qi yang sangat langka dan bahkan sulit dikuasai oleh kultivator pada umumnya.


!!!


*


*


Luka di pergelangan tangan Wang Zhao berangsur-angsur tertutup dan pulih bahkan sampai tidak berbekas. Rasanya bahwa saat ini dia memiliki regenerasi yang nyaris menyamai Xiao Shuxiang.


Wang Zhao menengadah, menatap ke arah langit dari lubang besar dari pertarungan Tetua Meng Hao Niang sebelumnya. Ekspresi Wang Zhao tidak terlihat, tetapi kedua tangannya nampak terkepal kuat. Tidak butuh waktu lama sampai dia menghentakkan kakinya dan melesat pergi.


Di tempat yang cukup jauh, suara yang menggelegar itu didengar oleh Xiao Shuxiang. Pemuda mempesona tersebut berdecak kesal, entah karena apa.


"Ini sudah kesekian kalinya aku diganggu oleh suara pertarungan mereka," Xiao Shuxiang menggeleng. "Apa mereka tidak bisa bertarung tanpa suara? Tidak lihat sekarang aku sangat sibuk?! Tsk, pusaka itu juga entah ditaruh di mana.."


Xiao Shuxiang saat ini berada di sebuah ruangan yang penuh dengan buku. Dia hanya mendapatkan buku tentang teknik terlarang, kultivasi tertinggi dan bahkan catatan yang sangat kuno.

__ADS_1


Barang-barang ini sebenarnya sangat berharga. Mempelajari satu kitab saja dengan benar, maka akan bisa membuat dunia berguncang dan Xiao Shuxiang saat ini menginjak kitab-kitab itu di kakinya.


Salah satu dari kupu-kupu bersayap putih miliknya mendekat dan Xiao Shuxiang pun buka suara. "Bocah Pengemis Gila, bagaimana keadaanmu di sana?"


"Shuxiang?! Apa ini kau?!" suara Bocah Pengemis Gila terdengar dan sepertinya pria tersebut sangat terkejut.


"Tidak mungkin, bagaimana aku bisa mendengar suaramu? Hei..! Hei..! Aku bicara dengan kupu-kupu barusan! Apa mungkin aku sudah gila?"


Xiao Shuxiang menoleh ke arah serangga terbangnya sebelum menggeleng pelan. Dia pun berkata, "Aku memang bicara denganmu lewat teman kecilku. Kau pikir kita punya hubungan se-erat apa sampai bisa telepati dari jarak sejauh ini, huh?"


"Mustahil, serius! Aku benar-benar tidak bisa mempercayai ini. Aduh! Sakit ... Aku ternyata tidak bermimpi, benar-benar teknik yang mengagumkan! Kau belajar dari mana, hah?!"


Xiao Shuxiang mendesah pelan mendengar ocehan dari Bocah Pengemis Gila lewat serangga terbangnya. "Apa itu penting untuk dibahas sekarang? Aku tidak menghubungimu untuk mendengar kekagumanmu. Aku ini memang luar biasa, kau harusnya tidak perlu heran."


"Shuxiang..! Aku ini kaget tahu! Tiba-tiba mendengar suaramu begitu saja, siapa yang tidak akan terkejut. Kau ... Ini serius. Dari mana kau belajar teknik semacam ini?!"


"Teman kecilku terbuat dari cermin pemindah. Jika aku fokus, aku bisa berkomunikasi seperti ini dengan seseorang lewat teman kecilku. Apa yang bisa kulakukan dengan bakat seperti ini? Aiih ... Aku sangat luar biasa. Terlalu luar biasa sampai membuatku ingin menangis," Xiao Shuxiang mengusap-usap dadanya dan berdecak kagum pada dirinya sendiri.


"............. Entah kenapa sekarang aku jadi menyesal karena memujimu tadi."


"Ha ha ha, siapa suruh kau memuji?" Xiao Shuxiang tertawa dan lantas menghela napas. "Sudah, sekarang katakan bagaimana situasimu saat ini."


"Oh. Aku sebenarnya sudah lama menemukan markas Sekte Lembah Iblis, tapi ini pertama kalinya aku menyusup. Tempatnya juga sangat besar dan ada banyak sekali penjaga,"


Xiao Shuxiang mengerutkan keningnya, "Kau sendirian menyusup di tempat itu?"


"Kau pikir aku akan mau memasuki kandang yang dipenuhi singa seorang diri? Meskipun aku tidak meragukan kekuatanku, tetapi datang sendiri juga terlalu berisiko. Aku ini gila, tapi tidak bodoh tahu!"


"Tidak bisa berkata-kata lagi untukmu,"


"Hmph, asal kau tahu. Aku bertemu dengan Ling Lang Tian dan juga pria nyentrik yang ucapannya bahkan kadang tidak kuketahui. Tunggu! Ada yang datang."


?!


******

__ADS_1


__ADS_2