![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
Ling Qing Zhu sebenarnya kesal pada Xiao Shuxiang sebab Wali Pelindungnya itu sudah menipunya. Ayah Xiao Shuxiang yang dia selamatkan sebelumnya ternyata adalah mayat hidup. Dia pun baru tahu ketika Yang Hao dan Xiao WeiWei datang menemuinya bersama Lan Xiao dan Xiao Qing Yan.
Dia sudah sangat khawatir pada ibu mertuanya yang diculik serta ayah mertua yang terluka parah sampai tidak bisa terselamatkan dan rupanya itu semua hanyalah permainan dari Xiao Shuxiang. Benar-benar mengesalkan.
Meskipun demikian, kekesalan Ling Qing Zhu lebih mengarah pada diri sendiri sebab dia tidak bisa memarahi Xiao Shuxiang. Dia tidak tahu caranya mengomel ataupun merutuk seperti yang selama ini dilakukan oleh Wali Pelindungnya tersebut.
Pelampiasan Ling Qing Zhu ada pada tindakan yang dia lakukan sekarang. Dia menyerang Wang Zhao dengan sangat kuat sebagai bentuk dari kekesalannya pada Xiao Shuxiang. Serangannya yang cepat dan tajam membuat lawannya berada pada posisi bertahan.
Wang Zhao sendiri masih mengukur kekuatan gadis yang dihadapinya. Dia buka suara dan seakan mengajak Ling Qing Zhu bicara, tetapi sosok ini sama sekali tidak mau mengatakan apa pun. Tatapan matanya tajam dan dia pun merasa tidak senang.
Dengan menggeram marah, Wang Zhao melesat dan pedangnya langsung berbenturan kuat dengan Ling Qing Zhu. Tenaganya besar, begitu dahsyat dan sampai membuat lawannya terdorong hingga menghantam pepohonan dengan keras.
Tidak menunggu waktu, Wang Zhao pun seketika melesatkan serangan asam miliknya. Rerumputan dan pohon yang terkena asam itu langsung meleleh. Seringai terlihat di wajahnya sebab lawannya tidak mempunyai kesempatan untuk menghindar.
Wang Zhao mendengus sebelum akhirnya berbalik. Dia hendak berjalan pergi ketika suasana di sekitarnya berubah. Suara bagai dentuman besar di dalam dadanya membuat Wang Zhao berhenti melangkah. Dia pun membalikkan tubuh dan melihat ke arah serangan asam yang dilesatkannya barusan.
!!
Reaksi terkejut terlihat jelas di wajah Wang Zhao saat ini. Dia menyaksikan bagaimana seseorang berdiri di antara pepohonan dan rumput yang sudah meleleh. Sosok itu tidak lain adalah Ling Qing Zhu.
"Bagaimana mungkin dia..." Wang Zhao tentu saja tidak menyangka bahwa gadis yang seharusnya sudah tiada, justru berdiri dalam kondisi yang baik-baik saja, tepat di depannya.
"Mustahil..."
Serangan Wang Zhao selama ini begitu kuat dan tidak mungkin ada orang yang sama sekali tak terluka saat menghadapinya. Tetapi apa yang dia saksikan sekarang benar-benar jauh dari bayangannya.
Dengan suara yang dingin, Wang Zhao berkata. "Kau mulai menarik. Aku ingin lihat berapa lama kau bisa bertahan,"
"................" Ling Qing Zhu sendiri tidak mengatakan apa pun. Dia hanya memegang kuat pedang pusaka miliknya dan mengalirkan energi spiritual yang kuat. Dia pun melesat dan pertarungan sengit langsung pecah.
*
*
Di tempat yang lain, Bocah Pengemis Gila yang masih dalam keadaan terkurung dan bersama Yi Wen saat ini mulai mendengar suara ledakan yang begitu keras. Seolah-olah sedang ada pertarungan sengit yang cukup dekat dengan lokasinya berada sekarang.
Yi Wen buka suara, "Sebelumnya aku mendengar suara keras dan bahkan lantai ini bergetar hebat. Apa menurutmu... Ada orang yang sedang bertarung di gua ini?"
"Mungkin. Apalagi sebelumnya bukankah kau mendengar suara langkah kaki dua orang? Aku yakin ada yang sedang bertarung,"
"Bocah Pengemis Gila," Yi Wen menoleh dan lantas bertanya, "Berapa banyak kemungkinan orang yang tadi adalah saudara Xiao-ku?"
"............." Bocah Pengemis Gila menatap Yi Wen sejenak sebelum bernapas pelan. Dia pun menjawab, "Aku tidak bisa memperkirakan kemungkinan bahwa Xiao Shuxiang ada di tempat ini. Dia itu... Selalu melakukan tindakan yang tidak bisa diprediksi,"
Yi Wen mengembuskan napas. Dia baru akan menurunkan pandangan matanya saat tiba-tiba saja merasakan kehadiran seorang yang kini mendekat. Dia pun tersentak dan berjalan untuk lebih dekat dengan jeruji yang dialiri petir di hadapannya.
Bocah Pengemis Gila juga merasakan ada yang datang mendekat. Matanya melebar saat dia melihat seseorang yang datang merupakan sosok wanita yang menunggangi seekor harimau bulan.
"Lan Xiao..!" Yi Wen berseru. Dia memanggil harimau bulan yang hampir saja berbelok ke sisi lain dari tempat ini. Dia merasa sangat lega sampai begitu terharu ketika harimau bulan tersebut tidak datang sendiri, melainkan bersama Xiao WeiWei.
"Bibi..!" Yi Wen tidak bisa lagi membendung air matanya. Dia menangis dan meminta untuk dilepaskan.
Xiao WeiWei yang mulai turun dari punggung harimau bulan tentu sana terkejut. Dia berjalan mendekat dan yakin bahwa orang yang sedang terkurung saat ini merupakan Yi Wen dan juga teman putranya.
"Wen'Er, bagaimana kau bisa sampai seperti ini?" Xiao WeiWei berkedip, namun Yi Wen justru semakin menangis.
"Bibi, tolong keluarkan aku." Yi Wen terisak saat berkata, "Aku sudah dikurung selama berhari-hari di sini. Kupikir aku akan mati,"
__ADS_1
"Tenanglah, Bibi akan berusaha membebaskan kalian." Xiao WeiWei menarik pedangnya keluar dari sabuk. Dia hendak menyerang jeruji yang dialiri di depannya dengan serangan terkuat, tetapi justru serangan itu seakan diserap oleh petir yang menyelimuti jeruji ini.
Xiao WeiWei kaget, "Tidak bisa dihancurkan. Penjara macam apa ini?"
Nyawn!
Harimau Bulan yang bersama Xiao WeiWei mulai berputar dan asap putih tebal terbentuk di keempat kakinya. Tidak butuh waktu lama sampai asap itu menyelimuti seluruh tubuh harimau bulan sebelum mengubah Demonic Beast tersebut menjadi manusia.
Yi Wen dan Bocah Pengemis Gila menyaksikan bagaimana harimau bulan itu menjadi seorang anak laki-laki yang berusia sekitar 7 Tahun dan dengan penampilan yang mirip seperti murid Sekte Pedang Langit. Lan Xiao memang terlihat seperti manusia, tetapi pupil matanya tetap mencerminkan bahwa dia merupakan jenis demonic beast.
"Bibi Yi Wen, kau *telnyata ada di sini. A-Xiao **mencalimu ke mana-mana tahu,"
^^^*ternyata^^^
^^^**mencari^^^
Lan Xiao menaruh satu tangannya di pinggang dan berjalan sedikit lebih dekat. Dia pun lantas menggeleng pelan dan berkata, "Bibi Yi Wen tidak *sehalusnya menangis. Kau bukan anak kecil,"
^^^*seharusnya^^^
Yi Wen cemberut dan berkata, "Lan Xiao. Bagaimana mungkin bibimu yang cantik ini tidak menangis, huh? Aku terkurung di sini selama beberapa hari. Apalagi dengan pria aneh dan tidak waras ini. Untunglah kau datang,"
Lan Xiao bernapas pelan, "A-Xiao tidak datang untukmu. A-Xiao *mencali ibu A-Xiang. Bibi Yi Wen di sini saja,"
^^^*mencari^^^
Yi Wen, Bocah Pengemis Gila, dan Xiao WeiWei tersentak ketika anak laki-laki itu berbalik dan hendak melangkah pergi. Segera ketiganya berseru dan menghentikan anak tersebut.
"Lan Xiao, kita selamatkan mereka dulu." Xiao WeiWei buka suara sebelum menggerakkan pedang pusakanya dan melesatkan serangan kembali, hanya saja serangan tersebut tetap sia-sia.
"Bukannya Bibi Yi Wen dan Paman ini sangat kuat? Bagaimana bisa kalian tidak dapat *kelual **sendili?"
Bocah Pengemis Gila menarik napas dan berkata, "Nak. Apa kau tidak lihat ini? Tali pengikat ini menghentikan jalur meridian dan bahkan membuatku tidak bisa merasakan tenaga dalam. Energi spiritual Yi Wen pun terhambat karenanya,"
Bocah Pengemis Gila berujar, "Jangan meniru ibu A-Xiangmu. Cobalah tiru sikap Lan'Er Gege yang tidak meninggalkan teman-temannya,"
"Ibu A-Xiangku tidak begitu, Paman jangan *bicala **sembalangan. Paman dan Bibi Yi Wen *mundul" Lan Xiao menggelembungkan pipinya dan kembali menjadi seekor harimau bulan.
^^^*bicara, **sembarangan^^^
Xiao WeiWei memberikan ruang pada Lan Xiao. Bocah Pengemis Gila dan Yi Wen pun ikut mengambil jarak dan memperhatikan demonic beast itu yang mulai mengambil posisi.
Harimau Bulan memiliki energi kehidupan yang kuat dan meskipun saat menjadi manusia dia terlihat seperti bocah berusia 7 Tahun---namun kekuatannya bukan main-main.
Harimau Bulan itu melesatkan serangan yang luar biasa besar dari mulutnya dan ledakan tercipta. Yi Wen spontan menutup mata dan berusaha bersembunyi dari dampak hancurnya jeruji itu.
!!
Beberapa potongan jeruji melesat dan nyaris melukai Yi Wen. Hanya saja secara tidak terduga, Bocah Pengemis Gila melindunginya dengan cara menendang potongan jeruji tersebut.
"Lan Xiao, kau harusnya lebih berhati-hati." Bocah Pengemis Gila berkata, "Itu tadi berbahaya tahu. Bagaimana jika potongan besi tadi menancap di tubuhku atau Yi Wen?! Kau ini.."
Nyawn!
Bocah Pengemis Gila menaikkan sebelah alisnya. Dia tidak mengerti ucapan dari harimau bulan ini, tidak seperti ketika demonic beast tersebut berubah menjadi manusia.
Xiao WeiWei kini berusaha melepaskan tali yang menjerat tangan Bocah Pengemis Gila. Hanya saja dia tersentak saat menyadari bahwa tali ini tidak mudah diputuskan.
__ADS_1
Harimau Bulan sendiri menghampiri Yi Wen dan mulai mengendus tali yang mengikat pergelangan tangan gadis itu. Yi Wen yang mengetahui isyarat dari tindakan demonic beast ini pun lantas mengulurkan tangannya yang masih terikat.
Harimau Bulan itu dengan hati-hati berusaha menggigit tali yang menjerat Yi Wen, dia bahkan menggunakan energi spiritual yang besar untuk melepaskan tali yang mengikat gadis ini.
!!
Karena merupakan demonic beast yang langka dan dengan energi kehidupan yang besar---Lan Xiao benar-benar bisa membuat perubahan. Tidak sulit untuknya melepaskan tali ini sebab Xiao Shuxiang selalu memberikannya tanaman herbal berusia ribuan tahun sebagai makanan setiap kali datang berkunjung.
Tidak hanya itu, para murid Sekte Kupu-Kupu juga sering memberikannya makanan dari jenis tanaman herbal langka. Karena hal itu, Lan Xiao mempunyai kekuatan yang besar dan memang dia mempunyai bakat dalam pengendalian diri yang baik.
Yi Wen tentu saja kaget dan senang sebab kini tali yang mengikat pergelangan tangannya berhasil diputuskan. Sekarang dia mampu merasakan energi spiritual yang mengalir di dalam tubuhnya. Di sisi lain, Bocah Pengemis Gila pun akhirnya dapat bernapas lega sebab Lan Xiao juga berhasil melepaskan tali yang mengikat tangannya.
"Bagus, sekarang tinggal ke tempat Xiao Shuxiang." Bocah Pengemis Gila kini bisa menggunakan tenaga dalamnya kembali. Dia kini dapat mencium aroma Xiao Shuxiang dan segera melesat ke tempat pemuda itu berada.
Yi Wen dan Xiao WeiWei mengikut di belakang pria tersebut, demikian pula dengan harimau bulan. Gua ini mempunyai beberapa lorong, tetapi Bocah Pengemis Gila tetap bisa menemukan targetnya.
!!
"Saudara Xiao..!?" Yi Wen terkejut saat tiba di sebuah ruangan dan melihat Xiao Shuxiang yang terikat di antara kedua pilar. Seruannya membuat tersentak saudara seperguruannya itu.
"Xiao'Er..!" Xiao WeiWei ikut berseru. Dia begitu kaget melihat kondisi dari putranya, bahkan Bocah Pengemis Gila pun sampai tidak sanggup berkata-kata.
"Kalian..." Xiao Shuxiang memperhatikan siapa yang datang sebelum pandangan matanya mengarah pada Lan Xiao.
Harimau Bulan itu mendekat dan berusaha untuk melepaskan rantai yang mengikat tangan Xiao Shuxiang. Sayang sekali dia hanya bisa melepas tali yang melilit tubuh pemuda menawan itu, bukan rantai besi yang tersambung di kedua pilar.
Harimau Bulan itu kembali menjadi anak laki-laki dan memperlihatkan raut wajah yang sedih. Lan Xiao berkata, "Maafkan aku Ibu A-Xiang. *Lantai besinya jauh lebih kuat,"
^^^*Rantai^^^
"Kau sudah melakukan hal yang baik, tidak sia-sia aku dan A-Yuan membesarkanmu. Sekarang mundurlah," terlepasnya tali tipis yang melilit tubuhnya membuat Xiao Shuxiang kini bisa merasakan energi spiritual. Ini jauh lebih dari cukup baginya untuk membebaskan diri dari belenggu pengikat yang lain.
!!!
Bocah Pengemis Gila, Lan Xiao dan yang lainnya melihat bagaimana energi spiritual menyeruak dari tubuh Xiao Shuxiang. Rantai yang mengikat pergelangan tangan Wali Pelindung Ling Qing Zhu itu pun berubah menjadi cahaya dan menghilang sebab tidak bisa menahan kekuatan yang terlalu banyak.
"Ibu A-Xiang..!" Lan Xiao bergegas dan langsung memeluk Xiao Shuxiang. Ucapannya yang memanggil dengan kata 'ibu' itu tidak diprotes sebab sekarang bukan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Xiao Shuxiang mengusap pelan kepala Lan Xiao. Yi Wen sendiri juga berseru dan kemudian memeluk saudara seperguruannya itu. Dia terlihat menangis sebab begitu cemas dan juga sangat merindukan Xiao Shuxiang.
"Saudara Xiao.. Kupikir aku tidak akan pernah melihatmu lagi. Aku sangat takut," Yi Wen terisak dan membuat Xiao Shuxiang menghela napas.
"Tenanglah, semua baik-baik saja sekarang." Xiao Shuxiang mengusap pelan punggung Yi Wen dan menatap ke arah Xiao WeiWei. Kali ini dialah yang bergerak dan lantas memeluk ibunya tersebut.
".............." Xiao WeiWei mengusap-usap pelan punggung Xiao Shuxiang dan berkata, "Kau pasti sudah banyak mengalami masalah. Syukurlah kau baik-baik saja,"
"Ibu juga..." Xiao Shuxiang perlahan melepaskan pelukannya dan menatap wajah Xiao WeiWei. Dia menarik napas dan mengangguk pelan, "Aku sangat bersyukur Ibu dalam keadaan yang baik."
Xiao WeiWei bertanya, "Sebenarnya apa yang terjadi..? Ibu--"
"Ceritanya sangat panjang," Xiao Shuxiang memperhatikan setiap wajah orang yang sudah menyelamatkannya ini dan lantas berkata, "Keadaan sebenarnya belum bisa dikatakan terkendali. Aku harus pergi untuk menyelamatkan Kucing Putih terlebih dahulu dan menyelesaikan masalah ini secepatnya,"
Xiao Shuxiang berujar, "Maaf jika aku mengatakan ini. Aku masih butuh bantuan sedikit. Ibu, Yi Wen, dan Lan Xiao pergilah ke tempat paman Shuai Niao. Tolong bantu mereka yang saat ini sedang dalam kondisi sulit. Dan Bocah Pengemis Gila, kau ikut denganku."
"Sa-Saudara Xiao..!" Yi Wen tersentak sebab setelah mengatakan hal tersebut dan tanpa menunggu jawaban---Xiao Shuxiang langsung melesat pergi.
Bocah Pengemis Gila yang ikut kaget pun juga tidak punya pilihan lain selain menyusul pemuda itu. Dia meninggalkan Yi Wen bersama dengan Xiao WeiWei dan Lan Xiao.
__ADS_1
******