![KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]](https://asset.asean.biz.id/kejahatan-tersembunyi--xiao-shuxiang-the-series-.webp)
"Lan'Er?" Xiao Shuxiang sungguh tidak bisa mempercayai penglihatannya. Dia akan bicara kembali, namun leluhur Bocah Pengemis Gila yang bersamanya melesat dan langsung menyerang monster yang hampir saja melukai Lan Guan Zhi dari belakang.
Hanya dua jari yang diayunkan dan dua makhluk itu langsung menghilang. Lan Guan Zhi tersentak dengan pertolongan yang tiba-tiba ini, namun raut wajahnya tetap tidak berubah.
"Lan Zhi ..!" Xiao Shuxiang akhirnya bisa benar-benar menghampiri teman baiknya. Dia mengulurkan tangan dan menyentuh kedua pundak pemuda yang lebih pendek dari itu.
Xiao Shuxiang berkedip beberapa kali, "A-Yuan, apa ini benar-benar kau? Apa yang terjadi padamu, kawan? Kenapa kau bisa seperti ini?"
"................" Lan Guan Zhi berkedip, dia pun sama tidak menyangka akan bertemu teman baiknya di tempat semacam ini.
Xiao Shuxiang mengedarkan pandangan dan sudah tidak ada makhluk berwajah menyeramkan sekarang. Kini, dia bisa bicara dengan lebih leluasa dengan teman baiknya.
"A-Yuan, katakan apa yang terjadi padamu?"
"Aku bertarung dan tiba-tiba saja kabut datang, lalu semuanya menjadi bias. Aku pun berada di tempat ini,"
"Lalu bagaimana kau bisa terlihat seperti ..." Xiao Shuxiang berkedip, "Tidak tahu bagaimana mengatakannya tapi kau menjadi lebih pendek. Pffft, ini lucu."
Lan Guan Zhi mendengus, dia baru akan mengatai teman baiknya ketika suara seseorang menginterupsinya.
"Aku tidak ingin mengganggu reuni kalian, tapi kita harus pergi."
Lan Guan Zhi mengerutkan keningnya. Sosok yang berdiri di hadapannya ini mempunyai wajah asing dengan mata berwarna hijau alami. Dia tidak pernah melihat orang ini sebelumnya dan entah bagaimana teman baiknya bisa bersama pria asing ini.
Xiao Shuxiang yang tahu situasinya saat ini pun mulai mengenalkan kedua orang di sampingnya. Dia berkata, "A-Yuan. Ini Senior. Senior, ini temanku. A-Yuan,"
Pria bermata hijau alami itu menatap Xiao Shuxiang dan berkata, "Caramu memperkenalkan kami cukup unik. Lumayan,"
__ADS_1
"Ayolah, untuk apa memperkenalkan kalian dengan panjang lebar? Ayo pergi,"
"Haah... Tidak bisa mendebatmu," pria bermata hijau alami itu pun berjalan mengikuti Xiao Shuxiang. Dia sedikit memperhatikan remaja berusia 14 Tahun berpakaian serba putih ini dan itu pun membuatnya mengusap-usap dagu.
Leluhur dari Bocah Pengemis Gila itu menyilangkan tangan dan kemudian berkata, "Semakin kuperhatikan dengan baik---tingkahmu ini mirip seseorang yang kukenal. Rasanya menyebalkan,"
Lan Guan Zhi tertegun dan menatap sosok di sampingnya. Xiao Shuxiang yang juga ikut mendengarnya pun nampak menoleh, keningnya terlihat mengerut.
"Senior, kenapa kau bicara begitu dengan teman baikku?" Xiao Shuxiang bertanya tanpa peduli bahwa tangan kanannya saat ini sedang merangkul Lan Guan Zhi.
Pria bermata hijau alami itu mengatakan secara singkat pada Xiao Shuxiang bahwa dia juga mempunyai kenalan yang sikapnya mirip dengan Lan Guan Zhi, sosok yang hemat bicara, berwajah dingin, terlihat sangat disiplin dan itu membuatnya merasa jengkel.
Lan Guan Zhi sendiri tidak peduli dengan ucapan pria asing ini, ia lebih peduli pada posisinya yang dirangkul seperti anak kecil oleh Xiao Shuxiang. Tidakkah teman baiknya ini sangat kurang ajar?
Xiao Shuxiang sendiri sibuk berbicara dengan pria bermata hijau di sampingnya dan tanpa terasa mereka pun sampai di depan penghalang selanjutnya.
"Senior. Aku tidak merasakan tekanan seperti sebelumnya karena bantuanmu, tapi kenapa A-Yuan tidak ikut merasakan tekanan yang sama denganku?"
Lan Guan Zhi tidak tahu apa maksud teman baiknya, dia hanya mendengarkan perbincangan Xiao Shuxiang dengan pria asing yang entah dari mana asalnya ini.
Pria bermata hijau alami itu berkata, "Kau dan temanmu ini berbeda. Kau adalah orang yang tidak seharusnya masuk ke dalam Bentang Alam Mimpi. Kau tidak berhadapan langsung dengan pemilik tempat ini, berbeda dengannya. Dia jelas merupakan salah satu target dari Iblis Mimpi,"
Xiao Shuxiang memandang ke arah Lan Guan Zhi dan temannya itu pun juga ikut melihat ke arahnya. Meski saat ini sosok yang dilihatnya adalah bocah berusia 14 Tahun, namun aura kewibawaan teman baiknya ini sama sekali tidak menghilang.
Mereka bertiga terus berjalan dan ada banyak kejadian yang Xiao Shuxiang lihat. Dia dan kedua temannya bahkan sampai bertemu dengan makhluk berwajah menyeramkan.
Lan Guan Zhi mengayunkan pedangnya, dia baru akan melesat ketika pria asing yang bersamanya menyerang makhluk berwajah menyeramkan itu hanya dengan dua jari saja.
__ADS_1
Xiao Shuxiang dan Lan Guan Zhi seakan tidak perlu melakukan apa-apa karena keduanya mendapat bantuan dari sosok yang begitu mengagumkan. Leluhur dari Bocah Pengemis Gila itu sendiri nampak berjalan tenang sambil menjaga kedua orang yang bersamanya dengan baik.
Jauh di tempat lain, ada beberapa kultivator yang tewas dalam ilusi dari bentang alam mimpi ini. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai hati lemah sehingga terperangkap dalam jebakan Iblis Mimpi.
Qiao Nuan menggunakan kultivator yang sudah tewas itu sebagai energi untuk meningkatkan praktik kultivasinya. Dia pun menyeringai dan menatap wanita di hadapannya yang nampak memperlihatkan tatapan penuh kebencian.
Sosok yang berhadapan dengan Qiao Nuan saat ini adalah Tetua Meng Hao Niang. Alkemis itu meski terperangkap dalam Bentang Alam Mimpi, tetapi dia tidak pernah merasa gentar. Justru, Tetua Meng Hao Niang masih bisa bersikap angkuh seperti yang dia lakukan sebelumnya.
Qiao Nuan sangat kesal, urat terlihat menegang di dahinya. Dia menggertak, "Kau sepertinya terlalu membanggakan diri sendiri. Sekarang lihatlah bagaimana aku membuat nyalimu menciut,"
!!
Tetua Meng Hao Niang tersentak saat lawannya ini tiba-tiba menghilang dan muncul tepat di hadapannya dengan cakar yang panjang mengarah padanya.
Kejadian itu berlangsung sepersekian detik, hampir saja Tetua Meng Hao Niang terkena serangan itu andai dia tidak spontan melompat mundur.
"Kau tidak akan bisa menang melawanku di tempat yang jelas adalah kekuasaanku sendiri." Qiao Nuan tersenyum dan lantas berkata, "Akan kubuat tempat ini menjadi lokasi pemakamanmu, Meng Hao Niang!"
"............... Hmph, aku tidak yakin dengan ucapanmu. Coba kau kemari dan buktikan sendiri," Tetua Meng Hao Niang jelas memancing emosi lawannya, dia tidak bisa menggunakan energi spiritual, tetapi bukan berarti dirinya tidak bisa bertarung.
Qiao Nuan tertawa saat bisa melukai Tetua Meng Hao Niang. Dia meledek, "Lihatlah bagaimana kau sangat tidak berdaya. Aku akan dengan senang hati menikmati setiap tetes darah yang kau tumpahkan, Meng Hao Niang."
!!
Tetua Meng Hao Niang memang bisa bertarung, tetapi di tempat ini---Qiao Nuan lebih cepat darinya. Dia beberapa kali terkena serangan dari wanita itu yang berhasil mengoyak pakaiannya.
Tetua Meng Hao Niang sebenarnya berada di bagian tiga terdalam penghalang dari Bentang Alam Mimpi buatan Qiao Nuan. Suasana ini mencekam dan luar biasa mengerikan. Tetua Meng Hao Niang berada dalam situasi yang benar-benar sulit saat ini.
__ADS_1
******