KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]

KEJAHATAN TERSEMBUNYI [XIAO SHUXIANG THE SERIES]
339 - Ling Qing Zhu (10)


__ADS_3

Tidak bisa dipercaya bahwa sosok yang berdiri di depan Xiao Shuxiang adalah Kucing Putihnya, Ling Qing Zhu. Dia jelas tercengang dengan keberadaan gadis cantik berambut putih ini.


Ling Qing Zhu berdiri dengan postur yang tenang, anggun dan tanpa cela. Tatapan matanya dingin, namun dengan warna seperti langit biru yang cerah. Dia adalah pemilik dari salah satu warna mata yang langka dan kecantikan yang tiada bandingan.


"Kucing Putih? Apa ini benar-benar kau?" Xiao Shuxiang mendekat dengan mata yang masih terbelalak tidak percaya.


Ling Qing Zhu tidak mengatakan apa pun, dia hanya menoleh dan kemudian mengulurkan tangan. Dia menyentuh pipi pemuda di sampingnya, menepuknya pelan sebelum akhirnya mengangguk seakan baru saja memastikan pemuda ini dalam keadaan yang baik.


Xiao Shuxiang tentu saja tersentak dengan tindakan gadis bercadar di sampingnya ini. Dia pun meraih tangan Ling Qing Zhu dan berkata, "Kau tidak seharusnya ada di sini. Ba-Bagaimana kau bisa kemari?"


"...... Mengkhawatirkanmu,"


"Apa? Kau khawatir padaku?"


"Mn," Ling Qing Zhu bergumam pelan. Dia bernapas pelan dan berkata, "Kau sudah berusaha dengan keras. Istirahatlah,"


"Apa?" Xiao Shuxiang tidak menyangka akan mendengar ucapan itu dari Kucing Putihnya. Dia pun mendengus dan lantas berujar, "Aku bahkan masih pemanasan dan kau justru memintaku istirahat. Aku ini belum lelah,"


Xiao Shuxiang, "Daripada itu ... Kau ini datang dengan siapa?"


"Teman yang lain, Tetua Meng Hao Niang juga--"


"Xiao Shuxiang...!!" seruan Qiao Nuan menyela ucapan Ling Qing Zhu. Wanita itu menggeram marah dengan mata yang memerah.


Ling Qing Zhu memegang erat pedang yang belum keluar dari sarungnya dan menatap ke arah wanita berpenampilan menakutkan tersebut. Dia mengatur posisi kakinya dan bersiap menerima serangan dari sosok asing ini.


"Kucing Putih," Xiao Shuxiang berujar pelan sambil menyilangkan tangannya. Dia pun kembali buka suara, "Dia adalah Qiao Nuan. Iblis Mimpi yang sepertinya tertarik untuk menikahiku,"


Ling Qing Zhu menoleh. Ekspresinya tidak banyak berubah, tetapi tatapan matanya jelas mengandung keterkejutan. Dia buka suara, "Kau serius?"


Xiao Shuxiang mengangguk, "Kau tahu aku ini tidak pernah berbohong, kan? Dia benar-benar ingin menikahiku dan jika dia tahu kau adalah istriku ... Ah ya ampun, dia pasti akan mengamuk. Kau sebaiknya pergi,"


"Hmph, tidak tahu malu." Ling Qing Zhu kembali menatap lurus ke depan. Dia baru akan buka suara ketika mendengar ucapan Wali Pelindungnya kembali.


Xiao Shuxiang berujar pelan, "Nona Qiao Nuan itu sebenarnya sangat cantik dan dia tidak masalah jika aku mempunyai istri. Sekarang tergantung padamu, apa kau mengizinkanku menikah kembali?"


Ling Qing Zhu tersentak, kepala Wali Pelindungnya ini pasti sudah terpentur pilar Istana Teratai Hitam hingga berani bicara seperti itu. Dia pun dengan dingin berkata, "Kau suka gadis yang cantik?"


"Benar, aku sangat suka."


"..............." Ling Qing Zhu menoleh dan tanpa nada berkata, "Kau menyukainya?"


"Mn, dia punya nama yang bagus." Xiao Shuxiang tersenyum dan meski bicara dengan Kucing Putihnya, kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar tidak pernah berkurang.


Ling Qing Zhu mengembuskan napas, dia cukup lama memperhatikan pemuda di sampingnya ini dan tahu bahwa Xiao Shuxiang sedang mempermainkannya.


Ling Qing Zhu menengadah sejenak ke langit sebelum kembali menatap Xiao Shuxiang. Dia berujar, "Sebenarnya ... Tetua Puncak Jiang menemukan ada kecocokan antara aku dan cucunya. Dia mengajukan lamaran. Apa menurutmu aku menerimanya saja?"


Xiao Shuxiang sudah terkejut ketika Ling Qing Zhu bicara lebih dari satu kalimat dan lebih terkejut lagi saat mendengar ucapan gadis bermata biru ini. Dia pun langsung membentak, "Siapa Tua Bangka Bau Tanah dari Puncak Jiang yang berani bicara seperti itu padamu?"


"Kenapa kau marah? Kau ingin menikah lagi karena tidak suka padaku, kan?"


!!


Xiao Shuxiang kaget. Dia hanya ingin melihat reaksi Ling Qing Zhu yang kesal, tapi apa yang baru saja dia dengar ini? Kucing Putihnya... Miliknya, kepunyaannya, berani sekali seseorang menginginkan subjek yang diklaim oleh Yang Mulia Xiao Shuxiang ini.

__ADS_1


Ling Qing Zhu tidak menyadari wajah Wali Pelindungnya yang gelap. Dia pun kembali berkata, "Aku tidak bisa memaksa jika kau memang sudah tidak suka padaku. Pergilah,"


Xiao Shuxiang tersentak, di berkedip beberapa kali dan baru menyadari maksud dari ucapan gadis di dekatnya ini. Meskipun samar, dia tahu ada nada yang sedih dalam ucapan Ling Qing Zhu.


Xiao Shuxiang mengembuskan napas, dia agak cemberut saat berkata. "Wanita itu memang ingin menikahiku dan aku hanya mau tahu reaksimu. Kau harusnya marah, kenapa justru seakan kau dengan mudahnya melepasku? Ini membuatku sangat sedih,"


"Kucing Putih? Apa sebenarnya kau tidak menyukaiku?"


Melihat tatapan Wali Pelindungnya ini ... Siapa yang tidak suka? Ling Qing Zhu bernapas pelan dan berujar, "Aku suka."


"Benarkah? Seberapa besar?"


"Sebesar kau menyukaiku,"


"Sungguh?"


Fakta membuktikan bahwa pemuda ini bisa dengan cepat mengubah ekspresi wajahnya hanya dalam waktu sekedipan mata. Padahal sebelumnya, sosok ini nampak begitu depresi. Sekarang, dia menjadi ceria seperti anak kecil yang diberi manisan gula.


Tanpa peringatan, sebuah serangan melesat dan langsung ditahan dengan cermin pemindah berukuran besar yang muncul tiba-tiba di udara. Ling Qing Zhu kaget dan segera menoleh, dia bisa melihat betapa kesalnya sosok wanita di hadapannya itu.


Xiao Shuxiang juga menoleh, ekspresi wajahnya berubah dingin dan tatapan matanya menajam. Dia berkata, "Saat aku bicara dengan Kucing Putihku, tidak seharusnya kau menyela."


"Xiao Shuxiang, apa kau pikir kau ini hebat? Kau ingin aku berdiri melihat momen romantis kalian dan seperti orang bodoh? Lagipula kau belum menjawab pertanyaanku. Oh, apa dia gadis yang kau katakan? Istrimu itu?"


Xiao Shuxiang baru akan membentak saat tangannya dipegang oleh Kucing Putihnya dan dia melihat gadis cantik ini mengambil posisi seakan melindungi dirinya.


"Sekte Pagoda Langit, Ling Qing Zhu." Ling Qing Zhu memperkenalkan diri dan membuat lawannya mendecih.


Qiao Nuan memperhatikan sosok gadis bercadar tipis di hadapannya dan dengan ketus berkata, "Bagus sekali. Karena kau sudah memakai cadar, maka aku tidak perlu khawatir melukai wajahmu."


Pertarungan langsung pecah, namun Xiao Shuxiang lebih tersentak dengan gaya mengeluarkan pedang milik Kucing Putihnya. Dia memang tidak pernah memperhatikan detail semacam ini, tapi bila diingat-ingat lagi---Ling Qing Zhu memang menarik pedang dengan cara berbeda dari kultivator lainnnya.


Ling Qing Zhu sangat cantik. Dia adalah keindahan luar biasa yang bahkan mampu membuat surga dan bumi terkejut. Bahkan dari mata seorang Bocah Pengemis Gila pun---tidak ada gadis dari generasi sebelumnya yang mempunyai keindahan serupa dengan Ling Qing Zhu.


Karena kecantikannya itu, dia harus selalu memakai cadar untuk menutupi wajahnya. Hanya saja kecantikan yang tersembunyi itu justru semakin membuat orang lain tergoda untuk melihatnya.


Sikap dingin Ling Qing Zhu bahkan tidak membuatnya dijauhi oleh orang lain. Di titik di mana identitasnya yang sudah menikah pun, dia masih menerima lima hingga enam surat lamaran setiap harinya dan belum lagi ada beberapa pemuda yang sangat berani melamarnya secara langsung.


Xiao Shuxiang jelas tidak mengetahui ini dan Ling Qing Zhu pun tidak pernah menceritakannya. Kesulitan saat menjadi gadis dengan kecantikan yang mampu mencuri jiwa sungguh merepotkan.


Beruntung karena Wali Pelindungnya adalah pemuda dengan karakter yang berbeda. Dia menyukai ketika dianggap selayaknya gadis biasa pada umumnya.


Ling Qing Zhu sebenarnya menyiapkan rencana lain untuk Xiao Shuxiang. Dia sudah belajar dari banyak buku yang diberikan oleh Yi Wen, namun ketika akan menemui Wali Pelindungnya---Xiao Shuxiang justru tidak ada di kamarnya.


Ling Qing Zhu sudah memikirkan tentang hubungannya dengan Xiao Shuxiang yang butuh diperbaiki. Sebuah lembaran baru dan hidup selayaknya pasangan pada umumnya, tetapi ketika baru akan membicarakan hal itu---suaminya yang sangat tidak tahu malu ini menghilang.


!!


Di sela-sela pertarungannya, Ling Qing Zhu nampak menghela napas. Dia tidak akan melakukan inisiatif lagi. Rasanya agak menyebalkan dan itu bukanlah karakternya.


Qiao Nuan menggeram, "Aku tidak menyangka ada orang yang bisa menghancurkan Bentang Alam Mimpiku. Apa yang ... Sebenarnya sudah kau lakukan?"


Xiao Shuxiang mendengarnya dan juga penasaran tentang hal itu. Dia baru akan buka suara ketika sesuatu menyilaukan matanya. Dia pun dengan cepat berbalik dan menangkap bilah pedang seorang anggota Sekte Lembah Iblis yang datang.


Xiao Shuxiang dengan cepat mengayunkan pedang milik Lan Guan Zhi dan langsung menebas leher anggota tersebut sebelum dia melempar senjatanya itu sambil menyerukan nama temannya.

__ADS_1


Lan Guan Zhi yang sedang bertarung mendengar seruan tersebut dan dengan tepat waktu menangkap kembali pedang pusaka miliknya. Shǎndiàn berubah menjadi pedang dengan bilah besar nan tajam, pertarungan babak baru dimulai.


Ling Qing Zhu menggunakan serangan sembilan langkah petir miliknya. Sebuah serangan di mana target tidak akan bisa menghindari serangan tersebut. Itu adalah teknik yang akan terus mengejar di mana pun targetnya berada.


"Kurang ajar!" Qiao Nuan menggeram, bahkan di saat seperti ini pun---wanita yang dia hadapi tidak mengatakan apa-apa. Dia membenci sikap gadis berambut putih itu.


"Ba-Bagaimana dia bisa, bagaimana bisa dia melakukan itu?! Bagaimana caranya, sialan!" Qiao Nuan menggeleng dengan ekspresi wajah yang buruk. "Tidak, tidak mungkin. Aku tidak bisa kalah seperti ini. Dasar J****g sialan--!!"


Sebelum Qiao Nuan mengumpat, sebuah tangan langsung mencengkeram lehernya hingga membuatnya jatuh menghantam tanah. Dia terlalu fokus pada Ling Qing Zhu hingga lupa bahwa ada orang lain yang menargetkannya.


Aakh!


Ling Qing Zhu tersentak, "Shuxiang-"


"Beraninya mulut kotormu menyebut istriku seperti itu. Kau benar-benar mencari mati,"


Qiao Nuan berusaha bergerak, tetapi wajahnya dibuat mencium tanah. Di samping itu, lehernya dicengkeram dengan sangat kuat.


!!!


"Shuxiang..!" Ling Qing Zhu tidak pernah melihat sebelumnya bagaimana Xiao Shuxiang ketika melawan musuh yang merupakan perempuan. Tetapi setelah semua ini, dia jelas amat terkejut.


Di hadapannya, Xiao Shuxiang memakai lututnya dan menekan punggung Qiao Nuan dengan kasar. Wali Pelindungnya itu bahkan menginjak tangan lawan tanpa rasa bersalah sama sekali. Ini ... Tidak seharusnya musuh diperlakukan seperti ini.


"Shuxiang, sadarlah! Dia seorang wanita-"


"Lalu kenapa?" Xiao Shuxiang menyela tanpa melihat ke arah Kucing Putihnya. Dia berujar, "Apa kau pikir aku adalah orang yang akan bertindak sopan jika lawanku adalah perempuan? Bahkan jika musuh seorang anak kecil sekali pun, aku tidak akan menahan diri."


"Aakh! Ha ha ha, kau tidak akan bisa membunuhku," Qiao Nuan berusaha bicara. Dia sulit untuk membebaskan diri, tetapi masih berusaha buka suara. "Kau tidak akan bisa aakh melakukannya,"


"Hmph, aku tahu ..." Xiao Shuxiang berkata, "Kau sengaja memprovokasi agar aku membunuhmu, kan? Hmph, Nona Qiao Nuan. Kau bisa menipuku sekali, tapi aku tidak akan tertipu lagi."


Xiao Shuxiang semakin menekan leher Qiao Nuan dan membuat wanita itu merasa sesak napas. Dia pun berkata, "Membunuhmu ... Tanpa membunuh tubuhmu yang lain di waktu bersamaan hanya akan menguntungkanmu."


Qiao Nuan terkejut. Dia tidak bicara apa pun karena mengharapkan pemuda ini menghabisinya agar dia bisa lolos, tapi ternyata Xiao Shuxiang tahu rencananya.


Qiao Nuan tertawa meski kondisinya mengkhawatirkan. Dia masih ingin membuat pemuda ini lengah dengan berujar, "Lalu kau mau apa? Hah ... Hah ... Ha ha, menahanku? Di saat kalian ada di istana milikku?"


"Aku bisa melakukan apa pun yang bahkan tidak akan pernah kau bayangkan,"


"Shuxiang," Ling Qing Zhu hendak menghentikan Wali Pelindungnya ketika beberapa anggota Sekte Lembah Iblis datang dan menyerang. Dia pun harus menangkis serangan itu dan melindungi Xiao Shuxiang.


Masalahnya, pemuda yang merupakan Wali Pelindungnya itu melakukan sesuatu yang sangat mengejutkan. Xiao Shuxiang tanpa ragu mematahkan setiap jari dan tangan Qiao Nuan.


Tidak hanya itu, pemuda tersebut bahkan melakukan hal yang sama pada kedua kaki wanita tersebut. Buruknya ... Entah apa yang diberikan oleh Xiao Shuxiang, tapi Ling Qing Zhu melihat pemuda itu memaksa Qiao Nuan menelan sesuatu.


"Aku akan membunuhmu dan itu pasti." Xiao Shuxiang bernapas pelan sebelum menarik kerah pakaian Qiao Nuan dan langsung melempar tubuh wanita itu yang justru tepat di tangkap oleh seseorang.


Xiao Shuxiang berjalan dan mengait sebuah pedang yang tergeletak di tanah sebelum melesat. Dia menyerang dan membantu Ling Qing Zhu menghadapi kultivator dari Sekte Lembah Iblis.


Qiao Nuan yang bahkan tidak bisa bersuara saat ini berada dipelukan seseorang yang tidak lain adalah Chu Gu Xiang. Dia jelas saja sangat terkejut dengan sosok yang sudah menahan tubuhnya agar tidak sampai jatuh menghantam tanah.


Chu Gu Xiang tanpa ekspresi sebelum akhirnya mendengus. Gadis itu berkata, "Sungguh ironis. Sebelumnya kau begitu angkuh dan sekarang ... Tsk, tsk, tsk. Lihat betapa menyedihkannya dirimu, Jiejie."


!!!

__ADS_1


******


__ADS_2