Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
tertawa di atas kecemasan.


__ADS_3

anin gelagapan seketika,


ia mencoba membuang muka sebisa mungkin dari ke2 tangan suaminya,


"aku tak apa2 kak..."


ucap anin masih dengan upayanya terlepas dari tangan suaminya.


namun rendi tak semudah itu melepaskannya.


makin kuatnya ia menatap sang istri.


"jawab lah kau kenapa?"


kata2 rendi mulai agak tegang.


anin mendelik menyaksikan suaminya.


"baiklah...maafkan aku..."


tiba2 terucap dari mulut rendi.


"karena sentakanku tadi kan kau bersedih sayang??"


tanya rendi pada isyrinya.


tiba2 anin terisak oleh kata2 suaminya,secepatnya rendi merangkulnya dalam pelukannya,


namun isakan anin makin menjadi.


rendi mengelus punggung istrinya dengan lembut.


anin bangun dari pelukan suaminya lalu terduduk menatap lurus manik hitam dalam mata suaminya,.


sesaat tatapan mata mereka bertemu.


saling menatap.


"kak rend...apa kau mau jujur padaku?"


kata anin di sela isakan yg masih tersisa.


dengan tenang rendi mengangguk mantap.


"ada apa sayang?"


sambil jemarinya menyibakkan rambut istrinya ke samping.


anin pun membalas dengan senyum tipisnya.


"apa kak rendi menyembunyikan sesuatu dariku?"


tanya anin pada suaminya.


"tidak ada sayang...aku tidak ada satu apapun yg ku sembunyikan padamu",

__ADS_1


ucap rendi sambil meraih tangan istrinya dan menggenggamnya.


sedangkan rendi percaya pada anin dan tak percaya anin menyembunyikan apapun dari suaminya.


karena itu bisa di lihat rendi dari sikap anin barusan.


"lalu kenapa kak rendi mengacuhkan ku tadi di mobil??


tatapan kak rendi dingin...seperti memikirkan hal yg penting."


ucap anin pada suaminya.


"tuk",


"auuuuhhh"


terdengar lirih anin mengaduh karena ketukan di kening anin.


"ada yg menggangguku sayang...dan itu begitu mengusik",


kata rendi.


"kalau itu aku...pasti tak akn ku gubris...itu kamu sayang...kamu..."


sambil mengelus rambut istrinya dari puncak ke bawah.


anin terkejut saat mendengar apa yg di katakan suaminya,


matanya terbelalak seakan tak percaya.


"kenapa aku kak?"


"saat aku akan pergi dinas kemaren...tanpa sengaja aku mendengar...gosip dari ibu2 tentangmu,


dan itu sangat mengusikku hingga aku ingin cepat pulang menemanimu sayang..."


kata rendi menerangkan.


"gosiiip!"


kata anin masih tak mengerti.


"gosip apa itu kak rend?"


anin makin antusias nya.


namun rendi masih mikir2...apakah gosip ini akan mengganggu mod istrinya jika istrinya tau,


"sudah lah yaaank...gak usah di fikirkan...gosip gak jelas gitu",


kata rendi sambil meraih tubuh istrinya lalu memeluknya.


namun anin...malah mendorong dada suaminya ,


"ayow kaaak...crita...ada apa?kenapa aku?apa gosipnya??"

__ADS_1


tanya anin dengan antusiasnya.


"janji...gak akan marah??gak ngrubah mod nya?"


sahut rendi memastikan.


"janji kak..."


kata anin dengan mantapnya.


"beneran janji ya...jangan mikir macam2...atau aku tak percaya padamu",


kata rendi lagi...


"ia kok...cepat cerita...ayoo...katakan..."


kata anin benar2 ingin tahu.


"oke2 aku akan cerita sekarang",


kata rendi yg di sambut anin duduk bersila di depan rendi dengan manisnya.


rendi meraih tangan istrinya yg ada di depannya,


menggenggam jemarinya.


"baiklah...aku mulai cerita ya sayang..."


kata rendi.


"aku dengar gosip kamu itu selingkuh pas aku lagi gak ada",


dengan sedikit hawatir di ucapan rendi.


seketika mata anin terbelalak tak percaya.


tawanya pun pecah,


anin tertawa sambil tangannya memukul2 tempat tidur yg ada di sampingnya.


"kak rend...gosip dari mana tu...bikin aku sakit perut"


kata anin di sela tawanya.


dengan mlongo tendi menatap istrinya.


"ye....ni orang...uda bikin jantung ku mau copot...tak kira bakal mencak2...eh...malah ketawa ngakak",


"tau gitu gak tak pikir sampe tumbuh uban",


sloroh rendi saat melihat istrinya terpingkal pingkal.


"gosip apaan tu kak...jelas2 saat kamu tinggal tu aku kaya orang setres...mana bisa aku tinggal selingkuh coba?"


kata anin di sela ketawanya.

__ADS_1


"perasaan uda kayak mayat hidup...boro2 bisa selingkuh",


ucapnya lagi.


__ADS_2