Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
butuh penjelasan


__ADS_3

hampir satu jam sudah satria mengemudikan mobil nindi,


akhirnya sampai di tanah lapang luas...tempat jet pribadi wijaya,nindi langsung bergegas ke tempat tanpa membawa pakaian ganti,ia terlalu bersemangat.


"sat...kamu nggak apa apa?kamu nggak capek ikut menemani aku?"tanya pelan nindi pada satria,karena seharian ini satria sudah menemaninya tanpa istirahat setelah beberapa jam perjalanan udara.


dan kini ia pun bersedia menemani nindi lagi untuk melakukan perjalanan udara kembali.


"tenang nindi...aku bisa istirahat di pesawat...jangan khawatir..."ucap satria yang mencoba meyakinkan nindi agar ia bisa menemaninya.karena...jauh jauh satria mengambil cuti hanya untuk bertemu dengam nindi,jika saat ini ia tidak bersama nindi...mungkin ia tidak tahu lagi kapan ia akan di pertemukan oleh nindi lagi.


"dddddrrrrttt.....ddddrrrtttt...."getaran di ponsel nindi,dengan senang nindi menyambutnya.


matanya menatap pada layar kaca ponsel,


"papa..."ucap nya seketika saat melihat ada pesan masuk.


dengan lincah jemari tangannya pun mengusap layar ponsel tersebut.dan membaca isi pesan disama.


"hotel x dengan nomor kamar 22251."

__ADS_1


ucap pesan yang nindi baca dari papanya.


"ayo sat....jika memang kamu tidak keberatan..."ajak nindi sambil melambaikan tangan yang di ikuti satria berjalan di belakangnya.


keduanya masuk kedalam pesawat,nindi dengan senang melangkah masuk,karena ia akan bertemu dengan arga,ia benar benar butuh penjelasannya.


dan ia juga akan minta maaf karena sikapnya yang sudah memaki maki serta menuduhnya tanpa mau dengar dan mengerti penjelasannya.


"silahkan menikmati penerbangannya nona tuan..saya pilot yang akan menerbangkan pesawat ini."ucap seorang pilot dan dua asistennya,dengan tiga pramugari cantik cantik yang mengiringinya.


sesaat nindi dan satria pun tersenyum ramah.kemudian si pilot dan semua yang mengikutinya undur diri.


pesawat pun lepas landas dari tempatnya dan terbang memgudara menuju tempat tujuannya.


"sat...lama nggak ketemu...aku kira kamu pulang akan ngenalin aku pada pacar kamu,"ucap nindi yang mulai membuka percakapan.


"nindi...kamu tahu aku selalu punya jadwal padat soal pekerjaan....apa masih ada waktu untuk mengurus cari pacar.mungkin kamu mau coba jadi pacar aku?kalau kamu kasihan padaku dan membolehkanku merasakan gimana indahnya pacaran."ucap berani satria dan itu jujur dari dalam lubuk hatinya.karena hingga detik ini tidak ada satupun wanita yang mampu masuk ke dalam hatinya.


namun malah di sambut tawa renyah nindi,yang begitu polosnya...bahkan mungkin ucapan sungguhan satria yang baru saja ia dengarkan itu mampu melupakan sejenak kesedihannya.dan begitu menghibur bagi nindi.

__ADS_1


"sat...arga saja membuatku gila...jangan buat aku tambah gila karena candaanmu,"ucap nindi dengan masih tertawanya.


"sudah aku duga."ucap satria dalam hatinya,dengan tangan yang mencubit pipi nindi yang masih nyaring tertawa.


empat jam perjalanan udara akhirnya sampailah pesawat di tempat tujuan.


nindi dan satria berjalan keluar beriringan.sesekali satria tersenyum saat nindi menoleh ke arahnya,namun tidak seperti biasa,satria terlihat hanya diam saja tanpa candaan.namun nindi juga tidak merasakan apapun.


keduanya pun lalu mencari taksi,menuju hotel dimana arga berada,arga yang kala itu tidak menyadari nindi dan satria akan menuju tempatnya pun...tidak mempersiapkan apa apa.


di kamar hotel arga,


"tok tok tok...."


ketukan dari luar kamar hotel arga.


seketika,arga pun beranjak berjalan menuju pintu,ia sudah tahu siapa yang datang.karena sebelumnya orang tersebut sudah memberi kabar padanya.arga pun membuka pintunya.


"audry...."ucap bibir arga seketika saat ia membuka pintu kamarnya,terlihat gadis cantik itu sudah berdiri mematung di depan kamarnya,dan juga seorang laki laki tampan di belakangnya,yang mengapit pinggang audry.

__ADS_1


ya...itu jimi tunangan audry.


"masuk,"ucap arga dengan dinginnya.


__ADS_2