Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
gemetar


__ADS_3

aditya sedang duduk di kursi putar depan meja kerjanya di kantor,di hadapannya berdiri seorang wanita seksi dengan pakaian minimnya sedang mencoba menggoda aditya,ia hanya ingin di mudahkan debutnya di panggung hiburan.


"bos...bisakah malam ini aku menemanimu?"ucap tawaran si artis itu sambil berusaha memeluk tubuh aditya dari belakang kursi putarnya.


"kenapa di dunia ini semua wanita menyebalkan,"


gumam aditya dan sekilas terlintas bayangan kelinci kecil yang tempo hari menyetujui perjanjian dengannya,namun sudah beberapa hari ini aditya tidak berjumpa dengannya hanya menyuruh orang untuk mengawasi saja dan jika ada kendala baru lah orang itu memberi kabar padanya.


"bos...kenapa diam saja?berarti kau setuju bukan?"


ucap si artis sambil terus menggoda.


namun aditya masih membiarkannya dan tidak menggubris sama sekali.ya...mungkin itung itung pijit lah di pundaknya.


"tok tok tok......"terdengar ketukan dari luar pintu ruang kerjanya.


"masuk!"ucap aditya singkat jelas padat.

__ADS_1


"pak...saya mengantar kopi anda..."ucap wanita yang berseragam ovice girl,dengan celana longgar panjang.


dan baju seragam lengan panjangnya tidak lupa kerudung sebagai pelengkapnya.


sesaat wanita itu mematung di tempatnya,saat itu pula tatapannya bertemu dengan tatapan aditya,aditya pun sontak terkaget di tempatnya,dan seketika itu pula ia menepis tangan model cantik yang mengalung di lehernya.


"maaf pak...saya tidak bermaksud mengganggu bapak,saya hanya...."ucap ifa dengan terbata-bata nya dan ucapannya belum usai sepenuhnya.


"kelinci kecil...kau mau ikutan main ya..."gerutu aditya di dalam hati dengan menyunggingkan senyum di separuh bibir nya.


"keluar!"ucap aditya tiba tiba dengan lantangnya,


"keluar kataku...apa kau tuli?"ucap aditya lebih marah lagi,dan bentakan serta teriakannya menggema ke seluruh ruangan,sedangkan ifa yang mendengarnya hanya memejamkan mata.menahan jantungnya yang terkaget dan ketakutan. Tangan yang memegang kopi itu pun gemetaran.


lalu ifa pun membalikkan tubuhnya menghadap pintu keluar dengan mata masih tertutupnya dan tubuh gemetaran.


"wanita sialan!"dengus model cantik itu saat berjalan keluar dan saat ia melewati ifa yang perlahan berjalan hampir menuju pintu keluar.

__ADS_1


sontak ifa pun membuka matanya dan menatap punggung terbuka model kekasih bosnya itu berlalu pergi begitu saja.


"apa kau mau minum sendiri kopi itu?"suara aditya yang terdengar seperti petir menggelegar di siang hari itu sontak mengagetkan ifa yang gelagapan di tempatnya.


"loh....bukan aku kah yang di suruh keluar?"gumam dalam hati ifa di saat kebingungannya.


"masih mau berapa lama berdiri di sana?"tanya aditya lagi yang membuat ifa tersadar dari lamunanya.


"oh...maaf pak saya kira saya yang anda suruh keluar,"


ucap ifa sambil berjalan mendekat ke arah atasannya itu.


"mana mungkin aku mengusir kekasihku sih...sini...kau mau aku pangku?"ucap menggoda aditya yang hanya berniat mengerjai ifa yang lucu seperti kelinci kecil mainan bagi aditya.


"terimakasih pak...tapi maaf...saya bukan kekasih anda dan saya juga tidak bisa menyentuh anda apa lagi duduk di sana meski atas perintah anda."ucap ifa dengan keteguhan hatinya.


"baiklah baiklah...terserah kamu...jangan pidato di hadapanku,aku paling benci orang yang sok suci."

__ADS_1


ucap aditya lagi lagi dengan nada merendahkannya.


"lihat saja kelinci kecil...cepat atau lambat aku akan mendapatkanmu."ucap dalam hati aditya sembari memgambil kopi di hadapannya dan menyeruputnya.


__ADS_2