Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
di bikin geram


__ADS_3

pagi yg cerah itu,


anin melenggang keluar kamarnya dan menuruni anak tangga,


"pagi bi ani....pagi bi ana.."


sapa anin pada ke2 bibi nya,


seketika pandangan ke2 bibi sejurus menatap anin.


lalu ...


"pagi juga nyonya...."


ucap bi ani dan bi ana secara bersamaan.


bi ani dan bi ana merasa terheran melihat kelakuan nyonyanya yg tidak seperti kemaren.


sekarang terlihat cerah.


lalu terdengar suara dering telephon rumah,


dengan cepat anin bergegas mengangkatnya.


"halo...."


sapa anin pada seseorang di seberang telephon,


"halo cu..."


jawab kakek,


seketika anin sumringah,


"kakeekk",


ucap anin.


"kapan kakek pulaang?"


rengek anin.


"apa rendi meninggalkanmu?...kamu gak di ajak nak?"


tanya kakek...


"ia kek...kak rendi takut knapa2 kalau aku ikut ke luar negeri,karena aku sedang hamil juga kek..."


"baiklah...menurutlah pada suamimu...dia hanya ingin yg terbaik untuk kalian,"


ucap kakek.


"kakek kapan pulang...aku rindu kakek..."


rengek anin manja pada kakek rendi.


"kakek masi sakit flu nak...kasian nanti kamu tertular...apa lagi kamu sedang hamil nak..."

__ADS_1


ucap kakek menenangkan.


"baiklah kek...kakek jaga kesehatannya ya...semoga sakitnya cepat sembuh kek...dan jangan sakit2 lagi ya kek..."


kata anin.


"baik lah cu...kakek matikan dulu y nak..."


lalu mematikan telfonnya.


anin pun menaruh kembali telephon nya ke tempat semula.


lalu berjalan menuju dapur,menghampiri bi ani dan bi ana,


mengintip mereka mau menyiapkan hidangan apa untuknya.


karena memang hari ini anin bangun kepagian.


anin duduk di pinggir meja dapur,


melihat para bibi memasak,


dan para pekerja yg bersih2 dan menyapu pel di sekitar anin.


mereka semua memperhatikan anin.


biasanya mereka sudah selesei ketika anin terbangun dan turun dengan bau yg sudah wangi.sudah mandi tentunya.


tapi...hari ini nyonyanya bangun terlalu pagi meski sudah berdandan wangi.


"nyonya",


anin pun hanya membalasnya dengan senyum.


ternyata...dari semalam sehabis menerima telephone suaminya,ia tak bisa meme jam kan matanya lagi,


ia masih merindukan suaminya,


ia terbiasa tidur di pelukan suaminya.


"bibi masak apa untuk sarapan??"


tanya anin pada kedua bibi.


"cumi krispy dengan ayam goreng dan udang goreng nyonya",


"sama tumis brokoli"


sahut bi ana saat bi ani menerangkannya.


"oke bibi...sembari menunggu...aku akan jalan2 dulu y bi...di sekitar sini aja...",


kata anin.


sambil berlalu menuju pintu depan,


anin membuka pintu,namun keadaan sekeliling masih terlalu gelap.

__ADS_1


"kenapa aku hari ini tak bisa tidur ya..."


gumam anin.


lalu ia melangkah pergi menyusuri jalan setapak


yg ada di pekarangan rumahnya,lalu turun ke jalan raya,namun lebih tepatnya jalan yg cuma di lalui mobil keluwarga rendi saja,menuju jalan utama.


anin mulai menyusuri jalan,ia masih belum mendapati seorangpun penjual sayuran,


"huuuuufffft untuuunglah...."


kata anin dalam hati,karena pastilah anin tak akan melihat ibu2 yg biasanya bergosip atau menggunjing orang.


tiba2 dari arah belakang,


"halo non.."


.kata seseorang di belakangnya.


dan anin pun menoleh...


"duuuh ada ibu2 yg lepas satu dari kawanannya",


kata dalam hati anin.


karena anin tahu...dia kemaren ikut satu kelompok dengan ibu2 penggosip.


"ia bu..."


ucap balas anin.


"mbak nya bukannya mbak yg kemaren ya?"


kata ibu itu.


"ia bu..."


jawab singkat anin,supaya ibu itu secepatnya peegi dari hadapannya.


"dulu...saya pas hamil anak pertama...ke2 sampai yg terakhir...saya selalu jalan pagi di temani suami lo non..."


kata ibu2 itu,


"kalau suami non perhatian...pasti non di temani juga kan...jangan mau non...jalan2 sendirian..."


kata ibu itu yg sok tahu.


"suami saya belum pulang bu dari dinas luar nya bu",


ucap asal anin.


"hati2 lo bu...jang terus percaya suami,sekali2 bolehlah kita curiga...jangan sampai uda lepas baru menyesal..."


sambil ngeloyor pergi.


"aaaah...kenapa hari ini aku bisa krluar rumah si..."

__ADS_1


geram anin pada dirinya sendiri.


__ADS_2