Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
cahaya bulan


__ADS_3

tepat pukul 19.00 waktu setempat saat arga memutuskan kembali ke kamarnya,dimana nindi sedang beristirahat dan arga masih dengan perasaan bersalahnya.


arga menuju jendela kaca yang terbentang luas di kamar nya,dengan tirai yang tersibak terbuka lebar di kanan kirinya,di temani cahaya remang dari lampu duduk di atas meja kecil kanan kiri tempat tidur nindi,dan cahaya bulan yang langsung memantul menembus ke dalam kamar,membuat suasana malam itu sedikit romantis untuk pasangan muda seperti arga dan nindi,mungkin seperti itu pikiran orang ketika melihat nya,namun nyatanya tidak untuk arga,arga memilih mematikan lampu utama dan hanya membiarkan lampu lampu duduk saja yang menyinari kamarnya karena ia ingin kekasihnya tidur lebih lelap lagi tanpa terganggu cahaya yang terang.


sesekali arga terlihat menyesap minuman isotonik yang adadi tangannya,dan tatapannya terus memandangi cahaya rembulan yang begitu dekat dan terang dari tempatnya berdiri,dan di depannya lurus...terhampar lampu kerlap kerlip dari dalam kamar kamar gedung yang lebih tinggi atau lebih rendah dari tempat arga berdiri.


nindi terbangun dan mulai mengerjap ngerjapkan matanya,tatapannya langsung tertuju pada sosok gagah yang sedang berdiri di samping jendela besar ruang kamar yang ia tempati,bayangannya memanjang sampai ke tempat tidurnya,seketika ia mengenali itu lah tubuh kekasihnya.


perlahan ia menyibakkan selimut yang ia kenakan,menurunkan kakinya satu persatu bergantian dengan perlahan,lalu berjalan berjinjit jinjit mendekat ke arah arga,


"hemmmz...hayow...ngapain ga mematung disini?"


tanya nindi sambil melingkarkan kedua tangannya ke pinggang arga,nindi memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"hemmmz...menikmati cahaya bulan sayang...habisnya...bulanku tidur aja dari tadi."ucap arga sambil menarik tangan nindi ke depan hingga tubuhnya ikut ke depan arga,nindi berganti memunggungi tubuh kekasihnya itu menatap rembulan di atas langit.kini arga beralih yang melingkarkan kedua tangan ke leher nindi memeluknya erat dari belakang nindi.


"sayang...apa kau tidak lapar?mumpung masih sore...kamu mau makan apa?besok pagi kamu harus ikut pulang satria dan yura,"


ucap arga yang sedikit berbisik di telinga nindi.


" hemmmz...aku masih kenyang ga...aku mau berdua saja denganmu...besok udah pisahan lagi kan...aku mau bersama mu saja...menghabiskan waktu berdua denganmu."ucap nindi yang mewakili perasaannya dan tatapan nya sambil menatap lurus ke depan.tanpa sadar matanya terpesona oleh keindahan gemerlap lampu bak bintang di langit yang bertaburan di depan matanya.


"ga...kenpa aku baru sadar pemandangan ini sangat indah ga...kamu masih ingat saat di puncak nggak?persis kan ga?"ucap nindi dengan nerocos begitu saja sambil melepas pelukan tangan arga dan makin mendekat ke arah jendela dan kedua tangan menempel di kaca jendela tersebut.


"ga...kamu kenapa?apa yang sakit?"


ucap nindi yang sontak menoleh ke arah arga yang berada di belakangnya.

__ADS_1


"nggak apa apa sayang...hanya kram sedikit."ucap bohong arga agar nindi tidak membahasnya lebih jauh lagi,namun nindi bukan gadis bodoh,ia lalu berjalan mendekat ke arah arga,dan langsung mengangkat serta mengamati setiap inci tangan hingga lengan arga.


"astaga...ini kenapa ga?lenganmu kenapa ini bisa terluka seperti ini?tunggu...ini...seperti gigitan ga?siapa yang berani menggigitmu sampai membekas seperti ini ga?"


tanya nindi saking khawatir nya.


"cup."kecupan arga mendarat di bibir nerocos nindi seketika dengan tangan mengambil dagu kekasihnya itu.


"ini yang gigit lengan aku."ucap arga setelah mendaratkan ciumannya,lalu berjalan menuju sofa dan duduk di sana.namun nindi hanya tersenyum saja menanggapinya.


"appaaa!?"teriak nindi seketika saat baru menyadari kata kata arga,bahwa ia lah yang menggigit lengan nya.


"kok bisa aku yang gigit ga?gimana ceritanya?kenapa aku nggak ingat apa apa ga?"tanya nindi yang sedang kebingungan.

__ADS_1


dan berjalan mendekat ke arah arga dan duduk di sampingnya.


"jangan sampai kamu ingat sayang..."ucap arga dalam hati nya.dengan senyum yang tersungging di bibir nya.


__ADS_2