Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
hanya pura pura bego


__ADS_3

"udah ayo...ikut aku ke apartemen aja sayang...temani aku doang...nggak aku apa apain...kalau perlu nih...kasi tahu papa mama kamu sekalian sayang...gimana?"


ajakan arga yang lalu di setujui nindi.


"ngapain bilang ke mereka...udah gede juga kok ga...ayo..."


ucap nindi lagi sambil berdiri dan mengulurkan tangannya pada arga yang masih duduk di bawah.dengan cepat arga pun mengambil uluran tangan kekasihnya itu dan melangkah pergi berjalan bergandengan menuju mobil arga yang terparkir tidak jauh dari tempatnya duduk tadi.


keduanya pun masuk ke dalam mobil,dan mobil pun melaju menuju ke apartemen arga,


"sayang...tadi...aditya bilang apa aja sama kamu?"tanya arga begitu khawatir kalau kalau aditya bicara macam macam pada nindi.


"hemmmz...nggak bicara apa apa sih...cuma...tadi sepertinya aku dengar dia ngomong sesuatu...tapi...aku nggak dengerin sih...karena ya...aku sumpal kupingku pakai headset ini,"ucap nindi sambil menunjuk headset yang mengalung di lehernya.

__ADS_1


"ouh...syukur deh kalau begitu,"ucap arga lega dengan senyum tampannya.


"memangnya kenapasih ga?cowok itu kenapa sampai kamu kepo kaya gitu?"tanya nindi yang makin penasaran.


"nggak apa apa sayang...kamu tu ya...kalau aku cemburu di tanyain mulu...mau aku cium huuumb..."ucap arga gemas sambil akan meraup wajah nindi dan menciumnya.


namun iya tersadar saat mata nindi menunjuk nunjuk ke arah pak supir yang ada di depan.


"ya....ya....oke aku nggak pegang pegang deh..."


"terus awasi aditya wibawa,lapor secepat nya,aku tunggu!"


isi pesan yang baru saja ia kirim pada seseorang mata matanya,namun terlihat arga hanya main main saja dengan ponselnya itu tanpa nindi tahu sesungguhnya sesuatu yang penting telah di perintahkan arga untuk bawahannya.

__ADS_1


"kamu kok nyisih kepinggir kaya lauk sama nasi sih kalau sama aku ga?"ucap nindi seketika saat menyadari jarak duduk nya arga yang begitu jauh dari nya.


"masak sih sayang?"ucap arga sambil mendekat ke arah kekasihnya,lalu merangkul pundak nindi dan terlihat senyum senang di bibir nindi.


"ngomong ngomong...kamu suka nyisihin lauk sama nasinya ya sayang?kok gitu sih...kan masuk ke mulut nya bareng bareng...kenapa di pisahin saat di piring sih sayang?"tanya arga yang terkesan bego nya.


"hemmmz...nggak tahu tuh ga...tiap ngambil lauk juga aku selalu gitu...kamu juga kan...kaya gitu,"ucap nindi sambil menyenderkan kepalanya di lengan kekar arga.


lalu tanpa terasa mobil yang di tumpangi arga dan nindi pun masuk ke area parkir apartemen.


arga turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk nindi yang kemudian ikut turun berjalan bergandengan tangan,keduanya masuk ke dalam lift,dan arga menekan tombol naik ke lantai apartemen nya.


sesekali arga melirik ke arah nindi yang mungkin sekarang perasaannya bercampur aduk,karena terakhir kali ia datang...ia sudah membuat masalah untuk arga hingga hampir fatal,dan nindi nggak mau ngulangi kesalahan dan ke bodohannya untuk yang ke dua kali.

__ADS_1


"tenang sayang...nggak akan terjadi lagi hal yang sama seperti terakhir kali...."ucap arga yang menenangkan,seolah ia bisa membaca pikiran nindi dan nindi pun menyambut hangat genggaman jemari tangan arga yang lebih dahulu menggenggam jemari tangannya.


__ADS_2