Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
barbeque


__ADS_3

tanpa terasa nindi sudah tertidur cukup lama,


hampir tiga jam sudah nindi menghabiskan waktu siangnya untuk beristirahat,badannya terlalu lelah hingga ia tertidur begitu lama.


sampai ponselnya berbunyi...


"ddddrrrrt....ddddrrttt...."getaran ponsel nindi di atas meja kecil samping tempat tidur nya,


terlihat nindi hanya mengulurkan tangannya sampai meraih ponsel di sampingnya dan sayup sayup matanya menatap ke arah layar pada ponsel tersebut.


"Arga..."ucapnya dalam hati yang langsung mengangkat panggilan yang mencoba menghubunginya itu.


"halo....ga...ada apa?aku masih ngantuk ga..."


ucap nindi sambil menempelkan ponselnya di telinga.


"kenapa sayang?apa aku hanya boleh menghubungimu jika ada apa apa saja begitu?"tanya Arga dengan dengusan kesalnya.karena...Arga baru saja tiba di kamar nya,matanya menatap sekitar tempat menginapnya itu,dan hanya bayang bayang nindi yang memenuhi otak nya.


"kamu sudah makan?"tanya Arga ingin tahu.


"belum...makan malam..."jawab nindi dengan suara yang begitu lirih dan samar khas orang yang sedang melakulan" sesuatu ",


"apa?coba bicara lagi...ulangi lagi.."pinta Arga,


"heeeeemmmmzzzz...masih ngantuuukk...."

__ADS_1


sahut nindi dengan nada yang sama.


hingga membuat arga merinding mendengarnya.


"sayang...ya udah deh...nanti aku telephone lagi...suara kamu buat aku nggak konsen saja...buat pikiranku menghayal yang nggak nggak."ucap arga dengan jujur nya,lalu arga pun mematikan panggilan nya seketika tanpa persetujuan nindi.


sedangkan di tempat nindi...ponsel itu di biarkannya nangkring di atas telinganya,ia melanjutkan tidur nya lagi,dengan mata tanpa terbuka.


"tok tok tok...."tiba tiba terdengar suara ketokan dari luar pintu kamar nindi.


"tok tok tok..."terulang lagi karena nindi belum juga menyahut nya.


"aaaakkkh....siapa sih sebenarnya?arga aja udah aku skak biar nggak ganggu tidur siang aku...eh...ini di gangguin mulu..."


gerutu nindi sambil menyumpal telinganya dengan bantal besar miliknya.


"pasti mama nih...nggak mau nyerah...uh..mamah..."dengus nindi yang perlahan turun dari atas ranjang nya dan kemudian melangkah berjalan menuju pintu kamar yang masih tertutup.


"kan....mamah beneran...ada apa sih mah?nindi masih ngantuk tahu mah..."


dengus nindi dengan sedikit rengekan manja pada mama nya.


"heeemmmzz...kamu lupa kamu punya teman sayang?"tanya mama pada nindi.


"tahu...nindi juga ingat mah...nggak lupa...satria dan yura kan?kenapa mah?"

__ADS_1


tanya balik nindi sambil tangannya menggaruk gatuk rambut panjang nya yang terlihat acak acakan.


"ayo temani mama belanja sayang...mama jadi pingin barbeque an di taman belakang sayang...pasti seru kan ada teman teman kamu...kalau nggak ada mereka ma...mama sama papa malas...hehehe..."ucap anin sambil terlihat senyum terkekeh nya.


"eh...nggak usah kelamaan mikir...ayo...cepat mandi...sekalian nyalon tuh rambut udah kayak jerami...ajak juga yura ya sayang..."


ucap anin sambil beranjak pergi dari luar kamar puterinya.


"sepuluh menit mama tunggu di bawah ya...cepet..."sedikit teriakan mama anin yang terdengar sebelum nindi menutup pintu kamarnya.


"aaaaakkkh mama...gini nih...kalau jauh dari mama tu kangen bawel nya..."


ucap nindi dengan langkah gontai menuju kamar mandinya.dan beberapa saat terdengar guyuran air yang membasuh tubuh nindi,terdengar pula nyanyian nyanyian yang nindi nyanyikan untuk mengisi waktu mandinya yang hanya terdengar gemericik air yang membasuh tubuhnya itu.


lima belas menit sudah nindi siap dengan pakaian celana panjang longgar abu tua di padukan kaos lengan pendek yang ia masukkan ke dalam celananya,tidak lupa topi dan juga tas slempang bermerk nya,di tambah sepatu putih bersih yang senada dengan topi yang ia kenakan.nindi begitu pintar memadu padan kan pakaian yang ia kenakan.


"mamah...nindi telat lima menit mah...nggak ada hukuman kan mah?"tanya nindi dengan candaan nya.


"ada...nanti kamu kebagian bawa belanjaan nya sayang..."ucap mama dengan ketus nya.


"aduuuh mamah ma nggak kira kira ya sama anak sendiri..."gerutu nindi di sepanjang perjalanan menuju ke mobil yang sudah terparkir di depan teras rumah nya.


"nah...yura juga telat tu mah...yura aja ya yang nanti bawain belanjaannya."ucap nindi yang merasa lebih awal dari yura.


lalu...nindi tersentak saat membuka pintu mobil di bagian jok depan,ia dapati yura sudah duduk di sana,terlihat juga satria yang sudah berada di sampingnya di kursi kemudi.

__ADS_1


"aku nggak telat nindi sayang..."ucap yura dengan bangganya dan nindi hanya membalas ucapan yura dengan senyum kecut nya.


"sudah ayo masuk sayang..."ucap mama anin sambil mengajak nindi turut masuk ke dalam mobil.dan satria dengan senang mengantarkan ketiga wanita cantik itu untuk berbelanja bahan bahan yang akan di buat barbeque.


__ADS_2