
rendi segera bergegas menuju parkiran tempat dimana ia memarkir mobilnya.
menancap gas mobilnya agar cepat sampai di rumahnya.
sesampainya di rumah...di carinya istrinya di kamar,namun tak di temukannya.
lalu rendi bergegas turun,
kedapur.
"bi...liat istriku gak??"
tanya rendi ingin tahu.
"nyonya ada di teraa belakng tuan..."
sahut bi ana.
"bawakan makannya ke sana bi..."
ucap rendi sambil beegegas menuju teras belakang.
di lihatinya dari kejauhan istrinya sedang berjalan2,
memang sekarang sudah siang,namu cuacanya benar2 tidak terlalu panas.
"sayang!!...."
panggil rendi pada istrinya.
anin yang mendengar suara yg ia kenal memanggilnya langsung menoleh ke sumber suara.
"kak rendi",
gumamnya.
"lalu anin menghampiri suaminya,
dan rendi pun langsung memeluk hangat istri dan calon buah hati nya.
"kenapa sampai siang belum makan??"
tanya rendi sedikit hawatir.
"aku malas kak..."
kata anin.
"la terus maunya makan apa sayang???"
sambil membimbing anin mengajak duduk di ayunan yg besar yg berhadapan menyatu.
__ADS_1
anin duduk di depan rendi,menaiki ayunan saling berhadapan.
rendi menggenggam tangan istrinya.
"aku suapi ya..."
kata rendi merayu.
"kak...tapi aku lagi gak lapar..."
sahut anin.
"sayaaang...kalo kamu gak makan dan gak lapar...tapi anak kita apa y ikut gak lapar y yank??"
rendi mencoba bertanya pertanyaan yg bisa anin jawab dengan sangat baik.
sesaat alisnya berkerut dan bibirnya mengatup.
"ank kita pasti lapar kak...baiklah aku mau makan..."
kata anin.
"bukannya kamu masi sibuk???tadi kata ya miting ada 3x pertemuan...kok uda pulang aja"?
tanya anin ingin tahu.
"karena aku kangen kamu yank..."
kata rendi sambil menatap lembut ke aran istrinya.
lalu anin tersenyum dan rendi langsung mengwlus rambut istrinya.
"baiklah....makanan sudah sampai sayang....apa mau aku suapi???"
anin hanya menggeleng.
"aku bisa makan sendiri kak rend...kamu lanjutkan saja kerjaanmu yg belum usei,"
"baiklah sayang...aku ada di ruangan kerjaku kalau kamu mencariku",
sahut rendi sambil menepuk kepala anin.
anin menerima piring makannya,lalu memakannya,
"usei makan ia mengelus perutnya
"sayang maafkan mama ya...sudah buatmu laper seharian...kalau papamu gak pulang...mungkin siang nanti mama baru makan",
ucap anin untuk anknya.
lalu anin teringat dimana suaminya berada.
__ADS_1
entah kenapa anin begitu merindukan suaminya,padahal jelas2 ia tahu suaminya slu memperhatikannya.
anin berjalan menyusuri anak tangga menuju ruang kerja suaminya.
di bukanya...di lihatnya suaminya sedang duduk memunggungi laptop yg ada di atas meja depannya.
diam2 anin mendekat....lalu memeluk suaminya dan duduk di pangkuannya.
seketika suaminya kaget dan mencoba meraih laptop yg di lirik anin,disana terdapat banyak gambar orang berjajar sedang yg di ujung tidak ada...lalu anin pun melihat...
"mereka menatap kita kak",
gumam anin.
dengan cepat rendi membalik duduknya dan di tutupnya laptop itu
"jelas mereka menatap kita sayang....aku barusan sedang rapat yank...itu semua orang kantor..."
jawab rendi dwngan nada menerangkan namun tetap tidak memperlihatkan sikap marahnya.
"anin mengeratkan pelukannya di leher suaminya"
"lalu aku harus gimana kak??"
tanya anin.
"gimana apanya??"
tanya balik rendi.
"ya...gimana nanti mereka memandangku??
memandangmu juga kak rend...?"
kata anin dengan bibir menciutnya.
"namanya juga gak tahu sayaaang...mau gimana lagi...manja aja gini terus...."
kata rendi menggoda istrinya.
"lalu kalau mereka memnadang rendahmu kak rend???"
ucap anin.
yg di sambut tawa suaminya.
"mana ada yg berani sayang....!"
ucap rendi menerangkan.
hingga membuat anin lega dan sesaat mata mereka bertemu.
__ADS_1
saling terbimbing untuk memiringkan wajahnya ke arah berlawanan.
sedetik kemudian saling berpagut.