
nindi terlihat senyam senyum sendiri setelah mendapat ucapan cinta dari kekasihnya,sambil menikmati minuman dingin di gelasnya matanya menatap ke arah satria dan gadis cantik di sebelahnya,
"masak iya aku ajak mereka belanja?bukankah...mereka sedang pendekatan saat ini...hemmmz...aku jalan sendiri aja lah...nggak mungkin kan aku akan tersesat di kota yang seramai ini."ucap dalam hati nindi dengan perasaan bersalah jika sampai ia tega
mengajak pasangan yang baru saja menjalin cinta,
nindi beranjak berdiri dari duduknya,ia melangkah pergi meninggalkan restoran hotel menuju pinggir jalan,terlihat ia akan menyetop sebuah taksi,namun sepertinya tempat dimana nindi berdiri tidaklah tempat biasa di lewati mobil taksi,dan nindi pun tidak tahu akan hal itu,
tiba tiba berhentilah sebuah mobil mewah di sampingnya,terdapat dua laki laki di dalamnya,di kursi depan.
"nona....apakah anda membutuhkan tumpangan?kami akan mengantarkan kemana tujuan anda silahkan..."ucap salah seorang laki laki,nindi hanya menggeleng saja..."tidak tuan...terima kasih...saya akan menyetop taksi saja..."ucap nindi pada laki laki itu.
"nona...sepertinya anda pendatang baru,disini tidak ada taksi lewat nona...anda akan menemukan taksi jika berjalan sampai jauh di perempatan besar di depan sana nona...silahkan jika mau menumpang sampai depan."ucap salah seorang laki laki yang berada di depan kemudi.
"baiklah...saya akan menumpang sebentar pada anda tuan..."ucap nindi sambil masuk ke dalam mobil tersebut.
"toh hanya numpang sebentar kan...kalau nggak di turunin atau berniat jahat...aku akan menjerit saja."ucap dalam hati nindi yang tanpa takut sama sekli.
lalu mobil melaju menuju perempatan besar di depan yang terlihat begitu padat kendaraan berlalu lalang.
__ADS_1
di tempat satria,ia terlihat celingukan menatap bangku yang tadi nindi tempati ternyata sudah kosong.
"nindi...kamu ini kemana sih bikin orang cemas saja."ucap dalam hati satria dengan mata masih menatap kesana kemari.
"kau mencari gadis cantik tadi bukan?dia sepertinya sudah pergi...apa kau menyukai gadis itu?"tanya yura pada satria,karena yura tahu...satria terlihat sangat cemas.
"jujur yura...aku menyukai gadis itu...namun ia menganggap ku sebagai saudaranya saja,dan lagi...dia sudah punya arga sanjaya sebagai kekasihnya,apalah aku ini...aku hanya bisa turut senang untuk keduanya."ucap satria dengan seriusnya.
"apa...arga sanjaya adalah kekasih gadis itu?"tanya yura yang sangat terkejutnya,yura kenal arga sanjaya,ia bukanlah lelaki mudah yang bisa semua gadis dapatkan.bahkan untuk berharap saja ia tidak akan sanggup.
"iya...dia kekasihnya arga sanjaya yura..."ucap satria yang di ulanginya lagi.
"kita harus mencarinya yura...disini cukup asing baginya...apa kau tak apa apa?"tanya satria pada kekasih dadakannya.
"tentu...mari kita cari."ajak nya seketika pada satria,yang langsung berdiri dari tempatnya dan tangannya mengulur meraih tangan satria dan menggenggamnya.
di dalam mobil yang di tumpangi nindi,terlihat kedua orang sedang saling berbincang bincang,nindi hanya sesekali ikut nimbrung saja,lalu berhentilah mobil di persimpangan jalan tepat di bawah lampu lalu lintas yang menyala merah.
"terimakasih ya tuan..."ucap nindi saat keluar dari dalam mobil.
__ADS_1
"sama sama nona."ucap balik sopir yang sudah memberi nindi tumpangan.
nindi berjalan sedikit tergesa,sampai ia berada di seberang mall besar yang ada di seberang jalan.terlihat begitu megah dan terlihat ramai.
"bruk...."namun tiba tiba nindi tidak sadarkan diri.sudah seharian nindi pingsan,
nindi terbangun dan langsung tersentak kaget saat melihat arga sudah duduk di samping tempat tidur nya.
"kau sudah bangun sayang?"tanya arga saat nindi baru saja tersadar.
"kau baik baik saja?apa yang sakit sayang?mana yang sakit?"tanya arga lagi dengan sedikit cemas nya dan memberondong nindi dengan pertanyaan pertanyaannya.
"aku baik baik saja ga...ada apa sih kau ini."
gumam nindi yang tidak tahu apa yang terjadi padanya,se ingatnya tadi ia hanya pingsan setelah sesuatu menyengat di tangannya.
"aaaaaakkkhhh....bajuku...arga...kenapa pakaianku sudah berubah ga?siapa yang melepas dan mengganti pakaianku?"
tanya nindi dengan heran nya.
__ADS_1
"nindi bodoh...malah mempermasalahkan pakaian,dia tidak sadar dirinya dalam bahaya tadi."dengus sedikit kesal dalam hati arga.