Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
sedikit cemburu


__ADS_3

"ting!"pintu lift terbuka tepat di samping pintu apartemem arga,arga menggandeng jemari tangan nindi dan membawanya masuk ke dalam apartemen.


"kamu mau minum apa sayang?"tanya arga sambil berjalan menuju ke lemari pendingin yang ada di dapur nya,perlahan ia membukanya,namun nindi masih terdiam,arga yang sudah menunduk di depan pintu lemari pendingin itu pun langsung bangkit dan menoleh ke arah nindi yang terlihat duduk di atas sofa dan sedang serius menatap layar televisi besar dan lebar di depannya beberapa meter itu,di sana ada berita tentang arga,arga baru saja meresmikan rumah sakit khusus tunanetra,di layar tv itu arga begitu berwibawa tidak seperti saat bersama nindi.celamitan dan suka menggoda.


"oh...pantesan tiga empat hari ini sibuk...itu toh ternyata..."ucap nindi dalam hati nya.


tanpa sadar arga pun mendekat ke arah nya dengan membawa kue strowbery kesukaan nindi dan jus jeruk di kemasan botol yang masih tersegel.


"bagus ya beritanya?kamu loh yang punya aselinya,"


canda arga begitu saja yang mengagetkan nindi tiba tiba.


"kamu tu ga...kenapa sih nggak lega ya sekali aja nggak ngagetin aku?"ucap ketus nindi pada arga.


"habisnya kamu dari tadi tuh aku panggilin...aku tanyain...nggak dengar malah melongo lihati tv,"

__ADS_1


ucap arga menerangkan.


"hmmmz...ga...aku tu terpesona oleh sosok arga yang ada di tv itu loh...cool...macho...idola para gadis gadis...nggak heran lah ya kamu menyandang predikat playboy akut."


ucap nindi dengan sinisnya karena ia tahu...ia adalah pacar arga yang sudah ke sekian puluh urutannya,dan ada sedikit kesedihan di sana.namun...nindi juga tahu...sejak arga bersamanya...tidak sekalipun arga melirik ataupun melihat pada cewek lain,mungkin dia sudah benar benar insyaf...dan merelakan predikat playboy nya pergi.


"sayang...kamu tuh kaya nggak tahu aku aja sih,"


ucap arga,


"kamu masih kenapa?nggak suka aku pernah punya gelar playboy?toh megang perempuan juga baru kamu...apa lagi nyium perempuan...itu juga baru kamu sayang...kamu loh yang ngambil ciuman pertama aku kamu yang inisiatif duluan...jangan jangan kamu lupa ya?"ucap arga yang memang benar ada nya dan seketika membuat nindi jadi malu dan menahan perasaan senangnya.


"kan...begini lagi...kamu sakit nggak sih sayang?lagi lagi wajah kamu merah merona...kapan kamu pakai pemerah pipi nya ni tadi?"canda arga sambil mengusap usap lembut pipi nindi dengan jemarinya,dan ternyata malah makin merah karena ulah arga.


"aku nggak apa apa ga...aneh aja...playboy kok belum megang wanita kan wow banget,"ucap nindi lagi.

__ADS_1


"aku nggak megang cewek...mereka yang nempel nempel padaku lho...bukan aku...itu beda sudah ceritanya sayang..."jawab arga lagi.


"walau begitu kamu tu ya...juga mau kan sama mereka...sampai sekarang aku ngikutin beritanya aja kamu masih aja di gosipin sama ank pemilik perusahaan A,


ya kan?kamu juga nggak bantah kan?"ucap nindi lagi.


"sayang kamu kok makin kesini makin bawel deh...aku makin suka tahu..."ucap arga yang tidak marah karena omelan dan tuduhan kekasihnya itu tapi arga malah terlihat senang dan gembira.


"kamu lupa minum obat lagi ya ga?"ucap nindi seketika.


"huuuh lelucon kamu itu tuh udah nggak mempan lagi sayang...aku senang...karena itu tandanya kamu sudah cemburu ngerti nggak?pasti nggak ngerti deh...cemburu itu muncul tanpa kita sadari sayang...dan gosip itu nggak bener...mungkin karena perusahaan kita berkolaborasi makanya muncul gosip itu sayang."


ucap arga seketika yang membuat nindi terkejut dan menatap lekat wajah tampan di sampingnya itu.


"sudah deh natap nya...aku milikmu...mau gimana lagi?"

__ADS_1


ucap gombal arga lagi lagi yang membuat nindi semakin salah tingkah karena ketahuan menatap lama wajah arga.


__ADS_2