Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
Kesalahpahaman karena cemburu


__ADS_3

Dengan otak yang sudah frustasi dan badan yang lelah, Arga hanya bisa menunduk sembari menatap layar ponsel yang tengah di peganginya di tangan, disana tidak ada satupun kabar dari sang istri, karena ponsel Nindi ada di sampingnya, Nindi tidak membawanya serta.


"Akh...!" Dengus Arga yang sudah tahu langkah apa yang akan ia lakukan, segera saja ia menekan tombol pada ponselnya dan terlihat menghubungi seseorang, ternyata Arga tengah menghubungi anak buahnya.


Hingga beberapa saat Arga menunggu kabar dari anak buahnya, terlihat ia hanya mondar mandir di dalam kamarnya.


"Akh...baru saja nikah beberapa hari yang lalu...kenapa juga sudah ada ada aja sih masalahnya!" Ucap Arga yang makin resah di hatinya, karena sudah hampir satu jam orangnya tidak memberi kabar, hingga ia keluar dari kamar hotelnya dan sudah nampak sepi, mama papa sudah pergi meninggalkan hotel dari tadi, Aditya dan Ifa juga tidak terlihat dimana mana, apa lagi Satria dan Yura yang hanya mojok di sudut cafe hotel berdua saja di sana,


"Nggak mungkin kedua orang itu mengetahui keberadaan Nindi." Ucap dalam hati Arga dan ia hanya melewati keduanya saja menuju ke lobi hotel dan duduk di salah satu kursi yang ada di sudut ruanganya.


Lalu tiba tiba ponselnya berbunyi, nampak salah seorang yang Arga suruh mencari Nindi tengah mencoba menghubunginya, dengan segera Arga pun mengangkat panggilanya.


"Gimana? kau lihat istriku?" Ucap tanya Arga pada orang suruhanya, namun orang suruhanya tanpa balasan ucapan hanya mengalihkan panggilan telephonenya ke panggilan video call.


Dengan mata terbelalak dan bibir mengatup rapat, Arga tampak geram melihat sang istri di tepi pantai dengan seorang lelaki, lelaki yang terlihat selalu tertawa di depan Nindi yang berjalan mundur dengan menatap sang istri di depanya.


"Sial! berani beraninya dia berurusan dengan Arga sanjaya! dia nggak tahu istri siapa yang tengah di godanya!" Ucap Arga dengan geramnya, dan segera saja Arga menuju ke arah lokasi sang istri dengan perasaan marah dan bercampur geram.


Langkah kakinya kian di percepat saat Arga sudah menatap sang istri yang masih bersama dengan seorang lelaki muda di depanya.

__ADS_1


"Jadi...kau disini saat suamimu ini mencari carimu seperti orang kesetanan dari tadi! dengan...!" Ucap Arga setelah sampai di belakang Nindi, dengan tangan yang terulur dan menunjuk sang lelaki muda di depan sang istri.


"Kenapa? kenapa dengan Farhan? apa salahnya?" Ucap Nindi yang terlihat tengah membela lelaki yang tengah bersamanya.


"Kau terang terangan membelanya! kau tak tahu salah kamu apa hah?!" Ucap Arga dengan nada meningginya dan kedua tangan berkacak pinggang seakan menunjukan betapa kuat dirinya.


"Aku memang tak salah!" Ucap Nindi yang menurutnya benar dan ikut mendengus kesal karena sikap sang suami.


Hingga terlihat seorang perempuan yang lebih tua dari Nindi datang mendekat ke arah ketiganya.


"Apa Farhan membuat masalah?" Ucap si wanita yang baru tiba dan merangkul pundak lelaki yang tengah menemani Nindi dari tadi, Ternyata si perempuan adalah seorang senior Nindi di perusahaan Wijaya, dimana ia tengah berlibur dengan puteranya, yang tanpa sengaja telah berpapasan dengan Nindi yang lagi sendirian di tepi pantai, sampai si senior itu pamit ketoilet sebentar dan meninggalkan anaknya dengan Nindi berdua saja.


Dan setelah keduanya berjabatan tangan, Farhan dan mamanya pun berpamitan untuk pergi meninggalkan Arga dan Nindi berdua saja.


"Apa? nggak usah pura pura marah! masak iya kamu cemburu sama anak SMA? kamu kira aku doyan berondong?!" Ucap Nindi yang ingin marah balik pada sang suami, dengan langkah cepat dan berjalan mendahului Arga, Nindi berusaha menghindar dari pertengkaran, yang pasti saat itu hati Nindi masih sedih dan teringat apa yang tadi di lihat oleh mata kepalanya sendiri.


"Bukan gitu maksud aku sayang...oke...oke, aku salah...aku sudah terbakar cemburu saat melihatmu dengan lelaki lain, pakai cengengesan segala, aku nggak rela tahu!" Ucap Arga dengan jujurnya.


"Akh...apa? aku cengengesan? lalu...tadi apa? aku lihat juga dengan jelas kamu saling goda dengan wanita di hotel tadi." Ucap Nindi dengan nada suara datar dan raut wajah tanpa ekspresi.

__ADS_1


"Sayang kau salah paham...itu tadi Manager Hotel, aku sedang minta izin padanya karena Aditya ngambil kelapa di dekat Hotelnya kebanyakan sayang!" Ucap jujur Arga, dan terlihat Nindi pun langsung bisa mengerti dan menerima apa yang di utarakan sang suami, karena Nindi tahu Arga hanya mencintainya, dan hanya ada dia di dalam hatinya. Dan itu pun sudah teruji hingga detik itu.


"


"


"


"


"


"


"


"


"

__ADS_1


Hallo pembaca semua yang baik hati...terimakasih atas dukunganya sampai saat ini...semoga bisa menghibur ya sahabat...tidak perlu vote nggak apa apa, yang penting jangan lupa like dan komenya ya sahabat...itu sudah membuat Author bahagia sekali...maaf jika masih ada kekuranganya...sekali lagi hanya niat menghibur saja, terimakasih banyak ya semua...🙏🏻🙏🏻😊😊.


__ADS_2