Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
syok singkat


__ADS_3

tiba tiba...."kriiiiiing.......eh copot...."ucap nindi saat ia mau mengambil ponselnya lagi namun keduluan ponsel di depannya itu berbunyi yang di sertai getaran di sana.


seketika nindi pun meraih ponselnya dan menatap layar ponselnya,


"arga,"ucap nindi dengan girangnya,


"halo sayang...."jawab nindi saat ia sudah menerima video call dan melihat wajah lelah arga yang berbaring di atas bantal dan tempat tidur yang semua bernuansa putih bersih.


"hey sayang....kamu nggak marah kan?aku sampai nggak bisa makan nggak bisa tidur mikirin kamu tahu,"


ucap jujur arga,karena memang benar ini pertama kalinya yang arga rasakan,dan pertama kalinya pula untuknya merasakan pahit manis nya jatuh cinta.


"uuuh...kachiannya...."ucap canda nindi yang begitu manjanya membuat arga ingin menjewer pipi kekasihnya itu.


"sayang....jangan goda dong...aku nanti masuk lewat layar ponsel lalu keluar di depanmu loh,"ucap canda arga balik.


namun nindi tidak menggubris.

__ADS_1


"sayang...aku punya kabar baik...mau lihat nggak?"


tanya nindi apakah arga ingin tahu atau tidak.


"apa tuh?"tanya arga penasaran.


"thadaaaaaaa...."ucap nindi dengan memperlihatkan tespek yang disana terdapat dua garis merah yang lumayan kuat,


"uhuuuuk.....uhhhuuuuk...."arga tiba tiba terbatuk batuk tersedak melihat apa yang di pegangi kekasihnya itu,sebagai lelaki normal,arga mengerti itu alat untuk tes kehamilan,dan di benaknya tiba tiba muncul berjuta pertanyaan sekaligus,dengan satu tangan mengepal dan menoyor noyor dadanya.


"sayang kamu kenapa?ga....kamu kenapa?kenapa bisa kesedak sih?"kata nindi sambil terlihat khawatir di wajahnya.


"apa menurutmu aku bercanda ga...aku serius....siapa yang bercanda sih?"ucap jujur nindi,memang tespek itu milik mamanya tadi yang sempat nindi bawa,dan saking senang nya hingga otaknya jadi bodoh,ia belum memberitahukan arga bahwa alat itu milik mama nya...bukan miliknya.


"terus...kapan kita ngelakiunnya?masak iya ciuman bisa buat orang hamil sih sayang?"kata arga dengan penuh keheranannya.


"ga...ngaco deh kamu...yang bilang ini punya aku tuh siapa sih?ini milik mama tahu....mama hamil lagi ga...aku akan punya adek sayang...."ucap nindi dengan wajah berbinar senang.

__ADS_1


"oh....lega nya hatiku...kirain kamu hamil sayang...aku kan belum ngapa ngapain kamu masak iya bisa hamil..."


ucap dalam hati arga,dan seketika arga pun ikut senang mendengar kabar nindi akan punya adek.


"baiklah sayang...aku tutup telephone nya dulu ya...aku cuapek sayang..."ucap arga lalu di angguki nindi dan langsung mematikan sambungan telephone nya.


"kebiasaan sih kamu sayang...selalu langsung matikan aja setiap kali aku bilang udah dulu ya,huft...nggak peluk cium dulu gitu kaya pasangan pasangan lain tuh,"


ucap arga dengan dengusan kesalnya,namun apa boleh buat,begitulah watak kekasihnya yang bikin kangen,lalu arga pun tanpa terasa tertidur dengan sendirinya,karena hatinya pun sudah sangat sangat lega mendengar kabar kekasihnya tidak marah tanpa arga menjelaskan lebih.


di kamar nindi,


"dddddrrrrrrttt....dddddrrrt...."panggilan video lagi yang masuk.seketika nindi pun melihat layar ponselnya dan wajahnya berubah ceria lagi.


"satria.....hey...."ucap nindi seketika setelah beberapa hari satria tidak menghubunginya,nindi tidak tahu bahwa arga sudah memberi tahu satria bahwa nindi adalah kekasihnya saat ini,dan satria mungkin tidak menyukainya.


"hey nindi...aku dari tadi mencoba menghubungimu,tapi sepertinya kamu berada di panggilan lain,"ucap satria begitu saja.

__ADS_1


"oh itu si arga..."ucap nindi yang belum memperkenalkan siapa arga sanjaya sebenarnya.


__ADS_2