
"sayang...nanti ayuk kita jalan sebentar yuk..."
kata rendi pada istrinya.
"jalan kemana kak?"
tanya anin tak tahu.
"pokoknya nanti ikut aja yah..."
kata rendi memaksa.
"baiklah..."
sahut istrinya.
sekarang sudah jam 4 sore,rendi ingin mengajak istrinya jalan2,
lalu mereka sepakat beragkat sekarang.
rendi mengajak istrinya menuju suatu tempat,
tepatnya sebuah rumah yg sederhana,
namun lumayan terawat.
"sayang turunlah..."
kata rendi sambil membukakan pintu untuk istrinya.
lalu rendi mengajak istrinya mendekat ke arah pintu.
anin pun menuruti sambil dalam hati bertanya2,
"ada apa?kenapa??"
lalu rendi mengetok pintu itu.
"tok tok tok",
masih sepi...
di ulanginya lagi
"tok tok tok",
barulah pintu terbuka,
"siapa ya?"
tanya seseorang yg membuka pintu.
anin terbelalak matanya melebar tak percaya dengan apa yg di lihatnya,
seseorang yg sangat ia ingin tahu kabarnya,
__ADS_1
seseorang yg ia rindukan.
"neta"....terdengar suara girang anin melihat temannya.
lalu anin dan neta pun berhamburan saling memeluk aatu sama lain.
"apa kabar anin..."
kata neta.
"kabar baik net...aku kangen net..."
kata anin lalu memeluk sahabatnya lagi.
lalu seorang laki2 keluar dari dalm rumahnya,
"siapa sayang?"
tanyanya pada neta.
laki2 itu merangkul tubuh neta,
lalu rendi pun melakukan hal yg sama,
"kenalin nin...ini suamiku..."
kata neta pada anin.
lalu merekapu di persilakan masuk.
kenapa neta tiba2 bisa sudah menikah?
mereka melangsungkan pernikahan di daerah suaminya,makanya tidak bisa mengundang siapapun.
anin dengan khidmad mendengar cerita sahabatnya.
"lhoh nin kok kalian tahu rumah kita disini?"
kata neta terheran2.
"aku juga tidak tahu net...semua ini kak rendi yg uda rencanain",
ucap anin menerangkan.
rendi hanya tersenyum menanggapinya.
"rendi menyuruh seseorang untuk mencari keberadaan neta.
karena neta adalah satu2nya teman istrinya,
mungkin istrinya akan kesepian saat di tinggal rendi...makanya ia menemukan sahabatnya bagaimanapun carany,agar biaa menemani anin di waktu sepinya."
anin dan rendi ngobrol panjang lebar hingga lupa waktu.
"baiklah sayang...waktunya pulang istirahat sayang..."
__ADS_1
ucap rendi pada istrinya.
"tenang aja nin...aku pasti akan berkunjung sering2 ke rumahmu...aku masih ingin ngobrol banyak denganmu,"
kata neta.
lalu rendi dan anin pun berpamitan pulang.
di sepanjang jalan rendi melirik istrinya yg tampak senang berbinar.
tanpa sadar rendi pun ikut tersenyum yg ternyata di lihat anin.
"kenapa kak rendi tersenyum?"
tanya anin pada suaminya.
"karena kamu tersenyum juga",
sahut rendi singkat sambil melihat ke arah depan jalan.
"kamu mau makan apa sayang??"
tanya rendi pada istrinya.
"heewmz...gimana kalau makan malam nya pizza aja di depan sana kak rend...",
"aku lagi pingin pizza nya kak rend..."
ucap manja istrinya.
"baiklah kita makan di sana sayang...",
ucap rendi sambil mengacak rambut istrinya.
lalu mobil rendi pun berhenti tepat di depan ewstoran cepat saji.
anin memilih pizza dengan full toping.dan rendi memilih memesan spageti nya.
tak lupa stik kentang goreng nya.dan free minuman.
anin menerima pesanannya,lalu menikmatinya,
tampak ia begitu suka dengan makanannya.
tanpa terasa 1 pizza yg berukuran besar sudah habis di makannya.
rendi pun sudah menghabiskan makanannya.
"sayang...kamu mau nambah??"
tanya rendi pada istrinya.
"sudah cukup kak...aku kenyang..."
sahut anin dengan cemilan stik kentang goreng yg masi memenuhi mulutnya.
__ADS_1
diliriknya jam di pergelangan tangan rendi sudah menunjukkan waktu jam 9 malam.
"duh...gara2 keasikan ngobrol ni hingga ia lupa waktu istirahat istrinya."