Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
meleset


__ADS_3

"om....arga ngantuk nih...sampai kapan arga nemani om rendi?"tanya arga yang sudah lelah...rendi tadi bilang setelah arga menang ia boleh pergi...dan itu sudah ke empat kalinya rendi kalah tapi masih menahan arga untuk tetap bermain dengannya.


"minum kopi nya ga...biar nggak ngantuk..."ucap rendi dengan masih fokus pada permainan di depan meja nya.


"ini udah yang ke empat cangkir om....arga udah kebanyakan minum kopi nih..."jawab arga lagi sambil menyeruput sisa sisa kopi nya.


"arga...malam ini om nggak bakalan bisa tidur...tante tidur sama nindi ga...temani om sebentar lagi ya ga..."


ucap rendi yang masih fokus pada permainannya,tapi arga menanggapi nya dengan ogah ogahan saja bisa menang terus.


arga mengambil ponselnya,ia mencoba mengirim pesan pada nindi.


"sayang...papamu nahan aku disini nih...suer aku ngantuk berat sekarang...bantuin dong..."


ucap arga dengan nada memelas nya.


lalu sebentar saja,nindi datang membawa pisang goreng panas yang baru mateng.


"lah dia malah bawain cemilan..."dengus dalam hati arga.


"pah...ga...nih cemilannya...di nikmati ya..."


ucap nindi malah menyemangati keduanya.


"sayang...apa kamu nggak baca pesanku?atau otak kamu yang lemot dan nggak bisa nangkep ya?"

__ADS_1


gerutu dalam hati arga lagi dengan gemas nya.


"om...arga ke toilet dulu ya om..."ucap arga begitu daja sambil menyusul nindi yang sudah masuk ke dalam terlebih dahulu.


"sayang tunggu!"ucap arga menyetop kekasihnya itu pergi.


"iya ga...ada apa lagi?kopinya kurang?"tanya nindi seketika yang membuat arga mual mual eneg saking banyaknya kopi yang ia minum.


"kamu nggak lihat pesanku ya?"tanya arga ingin tahu.


"hmmmz...ponselku ada di dalam tas ga...kenapa memangnya?"tanya nindi yang penasaran.


"ya sudah...nggak apa apa sayang...aku merindukanmu,"


ucap arga dengan lesunya lalu berjalan pergi menuju kamar mandi.


ucap nindi di iringi kecupan di pipi arga.


"makasih ya ga...sudah nemani papa aku...papa baru kali ini ngalami seperti ini ga...nggak tahu mama kenapa itu...kalau dekat papa selalu uring uringan...biar besok aku antar mama periksa ga,"ucap nindi yang membuat hati arga berbunga bunga.


"iya sayang...akan aku antar besok ya..."ucap arga dengan nada senangnya.


"nindi sayang...aku kangen...."ucap arga dengan senyum ala playboy nya.


"ih gemes deh lihat kamu kaya gitu,"balas ucap nindi yang memang benar benar gemas melihat senyum tampan arga.

__ADS_1


"eheeeem...."tiba tiba deheman om rendi yang membuyarkan acara kangen keduanya.


"ga...katanya ke kamar mandi?sudah?"tanya om rendi yang berlalu masuk ke dalam rumah.


"iya om sudah...."balas arga dengan nada lesunya.


"kamu laper ga?"tanya nindi seketika saat menatap arga tampak tertekan seperti ingin membuang hajat nya.


namun di sambut arga yang mendelik menatap ke arah nindi.


"sayang mamamu udah tidur?gimana keadaannya?"


tanya papa rendi dengan sedikit khawatir nya.


"mama baik baik saja tuh pah...cuma...mama malam ini minta aku temani tidur pah...mama di kamar ku sekarang..."ucap nindi yang membuat papanya mendelik pula.


"ya sudah om...arga pulang dulu deh kalau gitu..."ucap arga sambil berpamitan pada om rendi dan nindi,seketika nindi pun mengantar kepergian arga,keduanya berjalan beriringan menuju teras rumah,sampai di sana...arga melepas genggaman tangannya.


"sayang...aku pulang dulu ya..."ucap arga sambil meraih kepala nindi dan mengecup tepat di puncaknya.


"hati hati ya ga...selamat jalan..."ucap nindi sambil tangannya melambai sampai mobil arga keluar dari gerbang.


di dalam mobil arga.


"hmmmz sok sok an cium kepala ga...mau nyium bibirnya aja gemetaran...jadi kena kepala deh tadi,habisnya om rendi kaya cctv aja...tiap mau nyium nongol,"

__ADS_1


gerutu arga yang ternyata tadi salah cium atau meleset.


__ADS_2