Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku
terungkap


__ADS_3

di pagi yang cerah,dengan matahari yang mulai muncul,cahayanya masuk menusuk jendela jendela kaca lebar kamar nindi.


di atas ranjang nyamannya nindi meringkuk berselimut tebal dan masih lelap dalam tidurnya.


"tok tok tok,"suara ketokan pintu dari luar kamar nindi.


nindi masih belum menyahutnya,nindi memastikan apakah ia masih di alam mimpinya atau sudah di alam nyata.


"tok tok tok,"suaranya nyaring terdengar lagi.


sontak nindi pun terbangun.ia terjaga dari tidurnya.


"siapasih yang bangunin aku di jam segini?papa mama kan nggak ada."dengus kesal nindi sambil berjalan menuju pintu kamar nya.


"nona...tuan telephone...tolong anda angkat...karena nomor anda tidak bisa di hubungi."ucap bibi pada nindi yang baru membuka pintu kamar nya.


"ponselku semalam mati bik...karena hujan aku juga malas mau ngisi daya jadi langsung ketiduran bi..."ucap nindi lalu bergegas menuju telephone rumahnya.


"tumben...papa kok se pagi ini menelephone sih,"ucap nindi sambil bergegas menuju telephone yang ada di meja kamarnya.


"halo pah...tumben sepagi ini telephone nindi...papa mama kangen suara merdu nindi ya?"ucap nindi sambil cekikikan.


"nindi...kamu kemarin ketemu arga?"ucap suara serius rendi di dalam telephone.

__ADS_1


"tidak pah...kenapa?bukannya arga ada di luar negeri ya pah?ngapain semalam disini?"kata nindi dengan pertanyaan yang membuatnya sendiri tidak percaya.


"nak...kamu serius?kamu nggak ketemu arga?"tanya rendi lagi lebih serius.saat itu pula rendi sedikit khawatir,karena orang suruhannya yang melihat semalam arga keluar basah kuyup dengan wajah sendunya dari kediaman rendi wijaya.


rendi khawatir,sesuatu hal besar akan terjadi,firasatnya benar benar sudah tidak enak,


"semoga saja kita tidak mengusik arga sanjaya,"


gerutu rendi lirih yang samar samar nindi dengar.


"ada apa sih pah?bicara yang jelas kenapa jangan berbelit belit mulu."dengus kesal nindi karena rasa penasarannya.


"nggak apa apa nak...kamu baik baik ya di rumah..."


ucap rendi sambil mematikan sambungan telephone nya.


lalu ia pun bergegas menuju kamar mandi,dengan alunan nyanyian dari bibirnya yang menemani aktivitas mandinya.


pagi ini ia akan menyambut kedatangan satria di bandara.


ia dan satria sudah bertahun tahun tidak bertemu,keduanya hanya menatap satu sama lain di layar ponsel atau laptop masing masing.


setengah jam kemudian nindi sudah keluar dari dalam kamar mandinya,ia...buru buru menuju lemari pakaian,tidak lupa ia menyahut ponsel yang sudah kehabisan baterei itu untuk mengisi daya nya.

__ADS_1


sesaat ia memilih milih baju dari lemari pakaiannya,


ia menjatuhkan pilihan pada celana panjang pres namun terlihat longgar,dengan kaus warna pink lengan pendek yang ia masukkan ke dalam celana di bagian bawah kaus nya.tidak lupa sepatu putih polos dan jam tangan antik kesukaannya.


satu jam sudah nindi berganti pakaian sekaligus merias wajahnya,ia tidak butuh waktu lama untuk berdandan,cantiknya sudah natural luar biasa.lalu ia pun mengambil ponsel yang dayanya sudah hampir penuh itu.menyahutnya dari meja dan melepas pengisian dayanya.kemudian ia keluar dari dalam kamar.


di bawah sudah tersaji sarapan untuk nona mudanya itu.


namun nindi malah melewatinya saja.


"bi...aku nggak lapar...jadi aku nggak sarapan di rumah."


ucap nindi sambil berlalu begitu saja.


lalu ia menuju garasi mobil,menaiki mobil sport keluaran terbaru miliknya,kado ulang tahun dari kedua orang tuannya.lalu mobil itu pun melaju menuju pintu gerbang utama yang masih tertutup.


"tin....tin....tin."bunyi klakson mobil nindi mengisyaratkan agar pak satpam membukakan pintu gerbang untuknya,karena mobilnya akan keluar.


namun pak satpam malah terlihat berlari menghampirinya,


sontak nindi pun membuka jendela kaca mobilnya.


"ada apa pak?"tanya nya dengan singkat.

__ADS_1


"non...semalam tuan arga keluar dari dalam dengan hujan hujanan non...beliau hanya diam saja saat saya tanyai non."ucap pak satpam dengan seriusnya.


seketika nindi tetsentak,tidak percaya,perasaannya...firasatnya semalam arga di dekatnya berada di sisinya itu nyata.namun kenapa ia tidak menemuinya?itulah yang menjadi pertanyaan nindi.


__ADS_2