
Beberapa saat sudah Arga dan Nindi dengan santai santainya, di saung lesehan dan menikmati indahnya pemandangan alam yang terhampar luas di depanya.
"Mau lanjut sayang?" Ucap tanya Arga pada sang istri, karena ia rasa sudah cukup istirahatnya.
"Kakak dan kakak ipar?" Tanya Nindi dengan kepala celingukan menatap kesana kemari, namun tidak ia jumpai Aditya dan juga Ifa berada.
"Akh...kakak dan kakak ipar sudah jalan duluan sayang...karena kak ifa sering ke kamar mandi kata kakak, makanya jalan duluan tadi, lagian...mereka juga belum ada pakaian dan gaun buat acara kita besok, mau belanja dulu juga katanya." Ucap Arga yang menerangkan pada sang istri, dan seketika itu pula Nindi mengangguk mengiyakn ajakan sang suami untuk melanjutkan perjalanan mereka yang masih beberapa jam lagi itu.
"Akh...tahu begini enak naik pesawat kan sayang?" Ucap Arga saat keduanya sudah naik kedalam mobil.
"Emb...ya nggak dong...kalau naik pesawat kan kita nggak bakal nemuin pemandangan yang indah kayak tadi sayang...jarang jarang loh...dan lagi, aku udah ngambil foto banyak tadi." Ucap Nindi dengan cerianya.
__ADS_1
Arga yang melihat sang istri tersenyum itu pun hanya bisa merasakan senang dan bahagia yang sama pula.
Hingga mobil melaju lagi, menuju tempat yang di tuju keduanya.
Di tempat Aditya dan juga Ifa, setelah keduanya sampai duluan di Resort milik Arga.
"Wuaaah bby...ini tempat acara terakhir Nindi dan Arga ya? indah banget bby...romantis nya tempat ini..." Ucap Ifa setelah turun dari dalam mobil, tepat pukul tiga sore.
"Iya sayang...ingat nggak kalau kamu belum punya gaun? hemmmz...mau istirahat dulu atau langsung ke butik?" Ucap Aditya pada sang istri yang masih memandang ke segala arah dan merasa takjub oleh pemandangan yang tersaji di depan Resort.
"Heem mau bby...mau..." Ucap Ifa dengan jujurnya.
__ADS_1
"Hemmmz...bby...lagi males keluar...bisa nggak minta pegawai butiknya untuk bawain kesini aja biar ntar aku yang milih sendiri gaunya?" Ucap manja Ifa pada sang suami.
"Bisa dong...apa yang nggak buatmu sih sayang...jangankan bawa gaun kesini, sama butik butiknya aja aku pindahin kesini bisa kok." Ucap Aditya dengan candaan yang memang bisa dia jadikan kenyataan jika dia mau.
"Emmbz...mana boleh sama Arga kalau tu butik di pindahin kesini sayang, ada ada aja deh...kamu bisa ngelucu juga ya akhirnya." Ucap Ifa yang baru menyadarkan Aditya dengan kekonyolanya yang sengaja ingin membuat sang istri tertawa.
"Akh...aku ngomong apaan sih, sejak kapan aku pinter ngerayu begini, akh...Arga pasti sudah mengontaminasi otaku!" Ucap dalam hati Aditya.
"Ayo masuk...cari kamar." Ucap Aditya lagi dengan ajakanya.
"Kok cari kamar? bukanya nyuruh pegawai butik buat bawain baju nya kesini ya bby?" Ucap Ifa dengan protes kecilnya.
__ADS_1
"Iya...sayang...iya itu sambil jalan...kan nyari kamar dulu, akh...gemesin deh kalau kamu kayak gini." Ucap Adiya yang memang benar benar gemas dengan tingkah sang istri.
"Oke...baiklah...mari kita masuk...emmmb aku mau kamar yang ngadep langsung ke kolam dan tebing!" Ucap Ifa yang hanya di balas anggukan oleh suaminya, hingga akhirnya ia pun mendapatkan kamar yang di inginkanya tersebut.