
"Aku akan turun tangan sendiri mi bersama ™Ꭰᥲʀκ͢☢Ӄᴎ͟͞ɪ͟͞ԍ͟͞ʜ͟͞ᴛ]™ milikku,"
Tangis Gretha semakin menjadi. Dia tau apa artinya itu. Jika Ardan turun tangan, maka sudah bisa dipastikan Smith akan kehilangan hidupnya.
"Mi...aku pengen makan bakso," celetuk Ardan. Gretha yang masih menangis itupun seketika dia menghentikan tangisnya sejenak. Disaat seperti ini dia bilang ingin makan bakso? Yakinlah Nico sudah mengepalkan tangannya ingin rasanya dia menonjok anak laki-lakinya.
Sedangkan Kevin sudah menahan tawanya. Bisa-bisanya disaat seperti ini pengen makan bakso? Gretha segera menghapus air matanya.
"Kita tunggu Rianna dulu. Setelah itu kita pergi cari bakso ya,"
"Iya mi. Mas Ardan emang lagi gak makan nasi semenjak ngidam palingan makan apa gitu,"
"Yang hamil kan kamu nak jadi kalau Ardan yang ngidam biar saja anakmu berarti gak pengen nyusahin kamu dan bisa makan banyak nutrisi nantinya,"
"Iya deh terserah. Aku lemes gak bisa debat. Sayang minta sayang dulu," Ardan memajukan bibirnya. Sontak saja membuat Ani memalingkan wajahnya bukan karena nggak mau kasih kecupan tapi mukanya sudah memerah layaknya kepiting rebus.
"Sayang kenapa kamu mengacuhkan ku," mulai merajuk. Ani seketika menoleh kearah Ardan.
"Ya ampun mas. Kamu ini udah lemes gitu masih bisa bikin orang kesel," mencubit perut suaminya.
"Auw.... sakit sayang. Seharusnya aku dielus-elus bukan diginiin," merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.
*Ardan gila gimana saat seperti ini malah merajuk kayak gitu. Merinding. Kevin
__ADS_1
Kenapa mataku harus melihat ini. Aku yang disini saja sudah malu kalau harus punya suami gak lihat tempat. Monica
Dasar anak itu. Kalau dia sehat udah aku tarik itu kuping. Nico*.
"Kakak....kakak....kakak....."
Teriakan manja dari Rianna sudah terdengar padahal gadis cantik itu bahkan belum menampakkan batang hidungnya.
"Kakak,"
Semua menoleh kearah pintu yang terbuka lebar. Gadis itu bahkan berlari dengan high heel. Dadanya kembang kempis dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Lihat aku beli yang strowberry," dengan polos dan senyum yang mengembang dia memperlihatkan dua kantung belanjaannya. Membuat mereka yang ada disana membulatkan matanya.
"Ya ampun," lenguh mereka semua bersamaan.
"Kenapa? Hei kak Ardan gak pengen muji aku?" Rianna tersenyum dengan lebar. Memperlihatkan gigi-giginya yang putih bersih itu. Kemudian dia menyambar satu pengharum ruangan itu dan memasangnya.
Monica mengedarkan pandangannya. Apa Rianna gak sadar kalau dia saat ini dipelototi semua orang?
💞💞💞
Pyar pyar prang ......
__ADS_1
Semua barang sudah hancur lebur. Para pelayan hanya menunduk takut-takut.
"Kenapa gagal lagi?! Seharusnya Ani mati segera bukan?" tangisnya pecah. Dia menatap laki-laki yang berada di hadapannya itu dengan penuh tatapan harapan. Berharap bahwa laki-laki itu segera bertindak memenuhi keinginannya.
"Sepertinya "™Ꭰᥲʀκ͢☢Ӄᴎ͟͞ɪ͟͞ԍ͟͞ʜ͟͞ᴛ]™ mulai beraksi sayang kita tak bisa melakukan hal lain selain bersembunyi sementara waktu. Tenanglah,"
"Bagaimana aku bisa tenang? Mereka hidup bahagia sekarang,"
"Tapi terlalu beresiko jika "™Ꭰᥲʀκ͢☢Ӄᴎ͟͞ɪ͟͞ԍ͟͞ʜ͟͞ᴛ]™ turun tangan,"
"Apa itu "™Ꭰᥲʀκ͢☢Ӄᴎ͟͞ɪ͟͞ԍ͟͞ʜ͟͞ᴛ]™ ?" tanya intan.
"Geng mafia milik Ardan Wijaya. Kalau Ardan Wijaya yang memimpin sendiri maka tamatlah kita. Lebih baik kita mundur dulu,"
"Mafia?"
"Benar. Lebih baik kita mundur dulu. Aku tak punya banyak pasukan. Mereka sudah banyak yang mati. Dan uang kita sudah menipis sayang kita harus hati-hati untuk selanjutnya. Lebih baik kita bersenang-senang. Aku rindu milikmu," tangannya mulai menyentuh area sensitif milik intan.
"Ah tuan Smith," lenguhan intan membuat laki-laki paruh baya itu semakin ingin melahapnya. Segera menarik tubuh intan dan membawanya kekasur. Selanjutnya dia menyuruh para pelayan itu pergi. Setelah kepergian para pelayan itu mereka melancarkan kegiatan panasnya.
💞💞💞
Haloha 4 bab sudah meluncur ya. Apa kalian senang dengan alur yang author buat? Tinggal satu konflik yang belum author keluarkan haha nanti ya bentar lagi bakalan keluar author selingi dengan kisah asmara biar gak tegang banget.
__ADS_1
Setelah ini Belenggu Cinta akan meluncur. Oh iya Azalea sudah meluncur juga cek ya judul dan cover udah author ganti baru hehe. Selamat membaca 😘😘