
"Rangga!" teriakan Smith memenuhi ruangan. Smith menatap tajam laki-laki yang tengah berlutut itu. Sedangkan Rianna diam tak bergeming karena ucapan Rangga. Gadis itu lebih memilih diam tanpa ekspresi.
"Ada apa tuan?"
"Aku bilang kau gantikan aku di perusahaan! Aku sudah harus pensiun karena aku sudah tua. Tenanglah aku akan memantaumu. Kau cari seseorang yang setia agar bisa membantumu mengurus dunia gelapku. Serta semua perusahaan yang pernah kita akuisisi. Untuk menghindari masalah, harus ada yang mengelola dunia gelap milikku. Dan tugasmu adalah mengurus perusahaan milik kedua orangtuaku yang legal itu,"
"Jadi maksud anda, saya nantinya menjadi Presdir? Lalu bagaimana dengan anda tuan? Tapi apa tidak masalah jika saya yang mengelola perusahaan warisan keluarga anda?"
"Tidak masalah. Aku yakin kamu mampu. Aku hanya ingin menikmati hidupku diusia senja ini, Rangga. Aku sudah berumur, saatnya aku pensiun dari kemelut dunia gelap. Sudah waktunya aku mengurus anak gadisku ini. Hadiah dari seseorang yang sangat berharga dalam hidupku,"
Rangga kembali menautkan kedua alisnya. Anak? Apa aku salah dengar? Mana mungkin anak? Bukankah tuan sangat membenci jika ada seorang teman kencannya hamil? Baru mendengar kata hamil saja tuan Smith pasti akan menyuruh orang suruhan untuk menggugurkan kandungan pacar satu malamnya itu. Lah ini? Bahkan sudah menjelma menjadi seorang gadis. Bahkan kemarin aku masih mendapat tugas untuk melenyapkannya. Kemudian sekarang tuan Smith mengatakan gadis itu adalah anaknya?
"Aku tau kamu masih bingung Rangga. Aku juga baru mengetahuinya dua Minggu lalu. Saat aku membawanya kerumah sakit ini, aku tau golongan darahnya sama denganku,"
"Golongan darah? Bukankah bisa saja itu terjadi? Tiba-tiba bertemu di rumah sakit dengan orang yang sama golongan darahnya,"
"Aku memiliki golongan darah yang langka. Begitu juga dengan Rianna. Golongan darah Golden Blood atau Rh-null Blood. Golongan darah yang sangat langka. Jadi mudah ditebak, tapi aku punya satu bukti lainnya untuk memperkuat fakta bahwa kami ayah dan anak,"
"Apa itu tuan?" Rangga seketika menundukkan kepalanya. Menyadari bahwa dirinya banyak bertanya.
"Aku memberikan sebuah kalung liontin bertahta batu ruby merah untuk wanita yang aku cintai 21 tahun yang lalu. Dan jawabannya ada di Rianna. Itulah alasan kenapa aku menghentikanmu waktu itu,"
"Bukankah ada banyak jenis kalung serupa tuan?" Rangga kembali menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Sialan mulutku ini.
"Hahaha tak apa Rangga. Jika kau masih bingung maka bertanyalah. Aku sudah menganggapmu sebagi anakku sendiri. Walaupun kau selalu menjaga jarak padaku. Selalu memanggilku tuan. Desainnya waktu itu aku membayar mahal seorang desainer dan kemudian aku pahat inisial namaku dan inisial wanitaku. Jadi akan sangat mudah dikenali, karena memang hanya satu didunia,"
Perlahan Rangga mengerti, namun dia tak berani bertanya kenapa kedua sejoli yang saling mencintai itu berpisah. Dia kembali menatap dua sosok yang tengah menatapnya. Wajah keduanya memang memiliki kemiripan.
"Kau harus memiliki sekretaris pribadi Rangga. Setelah ini mungkin kau akan sibuk. Berkemaslah, kau akan tinggal bersamaku. Kau membutuhkan banyak materi tentang perusahaan yang harus kau pelajari. Kemarin aku sudah membeli sebuah rumah di kawasan elit. Setelah anakku keluar dari sini kita akan tinggal disana bersama. Tenanglah aku sudah menganggapmu sebagai anakku sendiri. Tak mungkin aku akan membuangmu begitu saja. Kau kan sudah membunuh semua orang yang menghalangi rencanaku. Hahahaa," tawa menggelegar memenuhi ruangan. Tubuh Rianna kembali gemetar setelah mendengar fakta tentang ayahnya.
"Sayang, tenanglah. Aku membunuh mereka karena niat buruk mereka terlebih dahulu. Papa akui papa belum bisa menjadi ayah yang baik untukmu. Tapi papa akan berusaha untuk keluar dari masa lalu papa. Bisakah kamu memberi papa waktu?" Smith memeluk tubuh gemetar Rianna. Walaupun Rianna terlihat sudah sembuh, namun trauma yang membuatnya takut dan was-was masih belum hilang sepenuhnya. Namun, tak bisa dipungkiri sikap papanya kini lebih baik dari sebelumnya. Rianna tau jika papa kandungnya itu sedang berusaha. Rianna akan memberikan waktu untuk papanya berapa lamapun.
__ADS_1
💞💞💞
"Kau sudah bangun?" Agnes menatap Dion dengan tajam. Laki-laki itu telah merenggut paksa selaput dara miliknya. Kini rasanya perih karena terkoyak milik Dion.
"Jam berapa?" Dion merenggangkan otot-ototnya. Sesekali menguap karena memang baru bangun dari tidurnya.
"Jam 8 pagi," jawab Agnes dengan ketusnya.
"Kau masih marah?" tanya Dion. Kini laki-laki itu berganti posisi menjadi duduk dengan bersandar di ujung ranjang.
"Gimana aku nggak marah? Aku udah bilang pelan-pelan! Tapi kamunya malah ganas. Gimana aku nggak marah? Harusnya kamu pelan-pelan karena itu pertama kali bagiku," matanya kini berkaca-kaca. "Aku udah nggak perawan lagi. Nanti aku gimana kalau kamu ceraiin aku? Gak bakal ada yang mau nerima aku," dia menekuk tubuhnya. Menempelkan dagunya kelututnya. Terlihat butiran air bening mengalir dari kedua sudut matanya.
"Apa maksudmu?"
"Sekarang kamu kan udah dapat perawanku kan? Bukannya setelah ini kamu bakalan ninggalin aku?"
"Siapa yang mau ninggalin kamu?"
"Ya ampun! Siapa yang mau ninggalin kamu? Aku ngajakin nikah ya karna aku pengen nikah sama kamu! Aku gak bakalan ceraiin kamu,"
"Kenapa kamu nggak ceraiin aku?" Agnes nggak bakalan percaya begitu saja dengan pria buaya didepan matanya ini.
"Maksud kamu apa sih? Kamu mau ngajak aku pisah?" kini Dion yang balik bertanya.
"Eh ******! Aku udah kasih kamu hal yang berharga dalam hidup aku! Nggak mungkin aku yang minta pisah juga. Aku pengennya pernikahan ini tetep lanjut! Walaupun kita nikah karena terpaksa, perjodohan kedua orangtua kita. Tapi aku pengen menikah cuma sekali seumur hidup," Agnes menundukkan kepalanya dalam-dalam.
"Aku juga ingin menikah sekali seumur hidup denganmu. Aku dari awal nggak main-main dengan pernikahan kita," Dion segera bangkit kekamar mandi. Meninggalkan Agnes dengan pertanyaan dan keraguan dalam hatinya.
Apa maksudnya? Apa dia juga menginginkan pernikahan ini?
💞💞💞
__ADS_1
Mampir juga nih dinovel sad ending. Bikin mewek. Permaisuri juga mewek baca ini. Yakin loh bikin greget. 😂😂😂
**JUDUL NOVEL : CINTA MENJEMPUT MAUT
AUTHOR : LUNA HANAYUKI
GENRE. :. Romantis Sad ending**.
💞💞💞
**JUDUL NOVEL : MY LOVE DAN KEMUDIAN MY DEAR
AUTHOR. : PUTRI BERLIANTI ( nama pena Atena Lee Shiau Yen** )
💞💞💞
**JUDUL NOVEL : NESTAPA
NAMA AUTHOR : NATALIA DENNOUPA
💞💞💞
TERIMA KASIH KARENA SUDAH SETIA
MAU LIAT LIKENYA KALAU BANYAK AKU UPDATE LAGI 🤣🤣🤣
__ADS_1
LIKE GRATIS**