
Di sebuah gedung pencakar langit. Perusahaan yang begitu besar itu tuba-tiba menjadi ramai. Saat ada seorang tawanan yang baru saja bebas dari penjara diseret paksa menuju sebuah ruangan presdir. Bahkan lelaki itu sesang memakai baju tahanan lapas negara Indonesia.
Brukk.
Lelaki itu jatuh tersungkur saat seorang bodyguard melemparkan tubuhnya begitu saja. Bahkan diujung bibirnya terdapat bekas pukulan. Lelaki paruh baya itu menundukkan kepalanya takut-takut. Padahal dirinya telah dijebloskan di penjara Indonesia. Lalu mengapa dirinya bisa berada di sini? Berbagai pertanyaan terus mengitari otaknya. Tetapi yang lebih penting adalah maksud dari orang dihadapannya ini. Lelaki yang berusia sekitar 25 tahun keatas terlihat begitu mengintimidasi dan tatapannya tajam.
"Hallo Tuan Johan Saputra." Lelaki yang angkuh dan dusuk di kursi kebesarannya menyapa lelaki yang sedang berlutut di lantai. Penampilan lelaki itu sungguh berantakan.
"Si-siapa kau? Me-mengapa kau membawaju kemari?"
"Ha-ha-ha ... Tuan Johan. Sepertinya kau melupakan anakmu ya?" seorang lelaki yang angkuh itu tersenyum seringai menatap tajam Johan yang sangat berantakan. Johan pun mendongakkan kepalanya sesaat setelah kata anak di singgung.
__ADS_1
"Anak?" tanya Johan heran. Lelaki itu menatap penuh tanya ke arah lelaki asing yang duduk di hadapannya kini.
Iya benar anakmu bukankah kau mempunyai seorang anak laki-laki yang saat ini berumur 28 tahun tanya lelaki asing itu
"Siapa kau? Mengapa kau tahu tentang anakku? Katakan apa keinginanmu sehingga kau membuatku harus berada di sini."
"Tuan Johan ... Bukankah seharusnya Anda bersyukur karena saat ini anda telah terbebas dari penjara yang telah mengurung mu selama bertahun-tahun tersebut. Apa kau juga tidak merindukan anakmu aku dengar Rendy Saputra Wijaya menjadi orang nomor satu di Asia Bagaimana menurutmu? Apa kau tidak bangga menjadi seorang ayah dari anak yang memiliki kemampuan dan kekuasaan tertinggi di Asia. Apa kau tidak merindukan anakmu? Seharusnya kau berterima kasih kepadaku. Karena aku telah membebaskanmu dari penjara yang telah mengurung selama bertahun-tahun lelaki asing itu membuat Johan terbeliak kaget.
"Ha-ha-ha kau ingin bertemu anakmu Tuan Johan? tanya lelaki asing itu.
"Tentu! Tentu aku ingin bertemu dengannya. Aku sangat merindukannya. Bisakah Tuan membawaku untuk bertemu dengannya? aku yakin dia sudah dewasa saat ini."
__ADS_1
"Kau benar dan kudengar dia juga menekuni dunia hitam."
"Dunia hitam? Apa maksudmu dengan dunia hitam?" tanya Johan semakin penasaran.
"Dunia hitam adalah dunia yang menekuni jalan kegelapan. Dimana hanya seorang mafia yang biasanya akan menempuh jalan ini." Kata Lelaki asing itu membuat Johan kembali dilanda rasa kaget. Tidak habis pikir dengan dunia yang baru saja dia ketahui. Jika lelaki di hadapannya itu mengetahui Rendy anak lelaki satu-satunya menempuh jalan kegelapan, lalu bagaimana dengan lelaki yang di hadapannya kini? Lelaki itu bahkan sangat tahu semua langkah dan strategi yang Rendy jalankan.
"Tuan Johan aku akan membantumu. Bagaimana kalau kita melakukan sebuah kesepakatan?" tanya lelaki asing itu dengan senyum seringnya yang membuat bulu kuduk orang merinding.
"Kesepakatan?" tanya Johan semakin tak mengerti.
***
__ADS_1
Sudah memasuki konflik ya gaes. Ini nnti konfliknya berkaitan satu sama lain. Hehe tetap setia ya jangan lupa like dan komen.